
Di sebuah rumah sakit terbaring seorang wanita tidak diketahui identitasnya mengejutkan semua suster yang menjaganya setiap hari.
Setiap di cek tubuhnya selalu saja ada yang berbeda tanpa diketahui penyebabnya. Bahkan bukan masuk kedalam suatu penyakit langka ataupun orang yang pernah menjadi kelinci percobaan dari ekperimen tertentu.
Wanita itu adalah seorang pelajar SMA hanya saja harus membatasi kegiatan belajar lantaran mengalami kecelakaan parah yang menyebabkan tubuhnya cacat.
Luka bakar di sekujur badan sampai ke wajah dan rambutnya sudah tidak ada lagi, tangan terpenggal akibat terlindas, kedua kaki sampai lutut hancur, satu mata mengalami kebutaan, dan masih banyak lagi.
Semua itu berawal saat dirinya hendak menyeberang di kalah zebra cross menunjukkan lampu hijau.
Tapi saat itu juga dan tidak disangka-sangka mobil pembawa minyak tanah oleng hingga menabrak mobil yang tengah berhenti.
Dengan kecepatan tinggi saat menabrak mengakibatkan mobil yang tertabrak terpental hingga menyenggol wanita itu dan membuatnya jatuh.
Kejadian tersebut berlangsung secara cepat, lalu mobil pembawa minyak jalan kembali dan meledak tak jauh dari wanita itu
Hingga ledakan itu merambat ke mobil-mobil disekitarnya.
Diketahui korban jiwa mencapai tujuh belas orang serta yang mengalami luka-luka maupun cidera parah lima orang, termasuk wanita itu yang paling parah mengalami luka.
Saat diselamatkan orang-orang histeris melihat wanita itu masih hidup walaupun kepalanya mengalami luka bakar yang sangat parah.
Bisa dibilang dia masih hidup karena sebuah keajaiban dari Tuhan, menyelamatkan nyawanya, tutur saksi kejadian saat ditanyai tanggapan mengenai salah satu korban yang mengalami luka sangat parah itu.
"Aku tidak mau mati, aku tidak mau mati, aku tidak mau mati... hiks... " Itulah yang dikatakan olehnya sesaat setelah kedatangan pihak rumah sakit, mengatakan bahwa dirinya terpaksa harus dibunuh.
Melihat kondisinya terlalu memprihatinkan untuk hidup lebih lama lagi dari sekarang. Bahkan seseorang menyayangkan dia masih hidup setelah mengalami tragedi kecelakaan terburuk.
__ADS_1
Namun mendengar perkataan wanita itu yang tak ingin mati apapun yang terjadi, membuat pihak rumah sakit mengabulkan permintaannya.
Baru satu Minggu berada di rumah sakit wanita itu mengalami perubahan signifikan dalam waktu singkat.
Tidak diketahui apa penyebabnya masih diteliti dan diamati.
Dalam catatan rumah sakit mengenai wanita itu, mengalami perubahan untuk pertama kalinya pada area mata dan bola matanya.
Membaik dan bisa melihat lagi seperti sediakala, hanya saja saat dokter penasaran pada wanita itu dia membandingkan lagi foto sebelum kejadian.
Yah. Mata wanita itu sebelumnya berwarna biru entah mengapa sekarang ini berubah menjadi coklat dan biru.
Hanya dalam waktu tiga hari perubahan lagi-lagi ditemukan pada wanita tubuh wanita itu. Kali ini sangat mencengangkan.
Kedua kakinya yang awalnya hilang sampai lutut diakibatkan kecelakaan itu kini nampak seperti semula. Bagian yang putus pun mendapati bagian baru, aneh sekali.
Sampai saat ini dia terus mengalami perubahan tanpa bisa diketahui apa penyebabnya, sampai-sampai seorang yang ahli dalam bidangnya pun angkat tangan.
Membiarkan wanita itu terus berubah seiring berjalannya waktu.
Lambat laun dirinya terlihat sudah berbeda sekali dengan dirinya yang dulu.
•••
Hani kini melihat-lihat berita yang kemarin telah ia publikasikan entah kenapa kebanyakan dari berita itu selalu saja melibatkan dirinya.
Dari hantu sekolah dengan keadaan badan setengah Hani sempat melihat hantu itu tanpa disangka-sangka.
__ADS_1
Wabah laba-laba yang terjadi beberapa waktu lalu juga melibatkan dirinya dan berita-berita lain yang sebelumnya ia tulis lalu publikasikan dengan cara online maupun offline.
"Kamu sedang pusing memikirkan apa sih Han? Aku perhatiin kamu dari tadi sepertinya melamun... terus, sambil sibuk mengetik, apa nggak menganggu ya?" tanya teman Hani.
Mereka berdua tengah berada di kantin menunggu kedatangan pelayan menghidangkan makanan yang dipesan, sambil mengobrol.
Tapi saat ini Hani melamun menatap layar laptopnya seakan tengah memikirkan sesuatu, bersamaan dengan jari jemarinya yang sibuk mengetik.
Membuat temannya itu akhirnya memberanikan diri untuk menanyakan perihal masalah yang sedang Hani pikirkan.
"Hmm, aku mikirin dia terus. Orang yang menjadi bos kita!"
"Memangnya kamu habis ditegur sama dia atau di hardik Han?"
"Ye... sama aja, itu mah. Aku mikirin dia terus soalnya ada yang aneh darinya. Bos kita itu sebenarnya multitalenta bisa memiliki berbagai pekerjaan apapun, sampai-sampai menjadi dokter dan sebagainya, menurutmu bagaimana?"
Teman Hani itu nampaknya sedang memikirkan pendapatnya beberapa saat lalu dia membuka mulut.
"Apa iya Han, setahuku nggak deh."
"Stefan nama pendeknya," imbuh Hani.
"Dia ya, jadi kamu mengidolakannya Han. Jujur aku juga suka sama sifat mantan bos kita itu."
"Mantan!?"
"Ekspresi kamu seperti belum tahu jika bos kita itu sudah tiada Han, dia memang sudah lama sekali pergi... hanya menyisakan kenangan-kenangan indah saat beliau memimpin perusahaan, itulah yang aku ingat tentangnya!" ucapnya ada raut sedih saat mengatakan tentang bosnya.
__ADS_1