Horror Disturbing

Horror Disturbing
Fokus Ke Hal Penting Selanjutnya


__ADS_3

Tidak ada hal penting yang Hani temukan saat dirinya menyelediki pantai tempat ikan-ikan berukuran besar itu. Meskipun sampai jam tujuh malam mereka berdua dan para bodyguard berada di sana.


Teka teki tentang ikan itupun masih menjadi misteri hanya bisa menunggu penyelidikan lebih lanjut dari pihak terkait, namun berkat ajakan Stefan hari ini Hani merasa ringan dari segala pikiran penasarannya.


Yang seperti halnya menghantuinya jika tidak dituruti kemauannya.


Berada di dekat api unggun mereka berdua duduk bersama sambil memanggang ikan maupun bercerita.


Sementara para bodyguard berjaga tak jauh dari mereka dengan membuat camp sembari melakukan aktivitas tertentu.


Posisi mereka berdua jauh dari bangkai ikan itu sehingga tidak tercium bau amis dan bau busuk yang menyengat.


"Moga aja kita melihat ikan terdampar secara langsung!" ucap salah satu bodyguard berada


di dekat api unggun tengah berbincang, setiap camp memiliki aktivitasnya sendiri-sendiri.


"Kemungkinannya kecil, tapi untuk yang berharap saranku kalian jangan terlalu menantikan hal itu."


"Ahh!!"


Suara teriakan terdengar dari camp dua salah satu camp yang memiliki ijin khusus diperbolehkan untuk melakukan penyelidikan terhadap bangkai ikan itu.


Sontak membuat semua orang terkejut dan berlari ke sumber suara, begitupun Hani yang kini menuju kesana.


"Ada apa? Kalian menganggu malam yang tenang ini?" tanya Stefan dengan ekspresi tidak suka.


Sementara Hani nampak kebingungan melihat wajah ketakutan salah satu bodyguard, diduga dialah orang yang berteriak tadi.


"Sa...ya menemukan sesuatu yang tidak disangka-sangka dari dalam kulit tebal bangkai ikan itu! Sebuah tubuh manusia utuh seakan terperangkap didalam sana, kurang lebih saya menemukan dua orang. Pria dan wanita!" jawabnya sedikit terbata namun penjelasannya dapat dicerna dengan mudah.


Hani terlihat menutup wajahnya sampai hidung dengan kedua telapak tangan matanya membola setelah mendengar penjelasan bodyguard itu.


Tentu saja Stefan berinisiatif untuk pergi melihatnya sendiri daripada mendengarkan penjelasan panjang bodyguardnya.


Terbukti, seorang manusia tertanam pada daging ikan itu cukup dalam karena kulitnya ikan ini sangatlah tebal.


Kondisinya nampak baik-baik saja tidak ada luka maupun bekas diracun dari wajahnya dan tubuhnya.


"Kok bisa ada manusia didalam daging ikan ini ya, apa semua ikan yang terdampar..."

__ADS_1


"Jangan berpikiran aneh-aneh, kita lihat saja kebenarannya sendiri. Itu kan, yang kamu inginkan?" ucap Stefan seraya menepuk pundak Hani.


Hani menghela nafas lalu menundukkan wajahnya sedikit dan membuka mulut.


"A-aku cuma penasaran aja sama kejadian ini, semoga saja ada penjelasan logisnya..."


"Tenang saja, peneliti di laboratorium milikku itu tidak memakan gaji buta!"


Hani masih berada tak jauh dari bangkai ikan itu dirinya begitu penasaran melihat jalannya pengambilan orang yang tertanam dalam daging tak disangka-sangka.


Antusias melihat setiap teknik sayatan yang dilakukan oleh orang-orang profesional agar tidak terjadi hal tidak diinginkan.


Walaupun wajahnya sesekali menunjukkan ekspresi jijik maupun menahan mual, tapi Hani tetap melanjutkan kemauan sendiri untuk melihat hal itu.


Dua jam lamanya proses pengangkatan orang yang tertanam didalam daging ikan yang dalam kondisi tidak bernyawa, ada fakta mengejutkan lagi telah ditemukan.


Ternyata semua bangkai ikan yang baru terdampar hari ini berisi manusia didalam dagingnya.


Jumlah orang yang ada didalamnya pun beragam dan sama seperti hari sebelumnya, terdapat bayi pula


Malam itu menjadi malam yang panjang, dikarenakan Hani begadang demi memuaskan rasa penasarannya.


Esoknya, Hani bangun agak kesiangan lantaran Stefan telah memberikan ijin cuti kepadanya.


Kesempatan itupun dimanfaatkan olehnya untuk beristirahat dan melakukan aktifitas kecil maupun berbicara dengan sukainya.


Pukul 08.30 Hani sedang berbicara dengan Bram lewat sambungan telepon.


"Iya kah, ada ikan terdampar berukuran besar dan perut serta dagingnya berisi orang dan bayi?"


"Hm, aku serius mas. Bahkan aku dapet fotonya dan melihatnya secara langsung, hanya saja... sampai sekarang kejadian itu masih menjadi misteri."


"Mungkin nanti akan terungkap, terus kamu jangan lupa ya ceritakan padaku, aku penasaran juga soalnya!"


"Iya, nanti aku kabarin. Sebenarnya aku memiliki kesempatan menelpon kamu lebih dari satu kali, soalnya hari-hari ini aku dapat banyak berita supranatural maupun aneh, dan sudah aku publikasikan. Serta... ada stok cukup berita sampai aku menyelesaikan perjanjian, dan keluar dari sini..."


"Aku senang dengarnya, ingat, kamu juga harus berhati-hati dan jaga selalu kesehatanmu."


Di laboratorium.

__ADS_1


Hasil penelitian terbaru mengenai kejadian itu telah dipublikasikan. Bahwa ikan yang terdampar di pantai dan berukuran besar itu diketahui hasil eksperimen rahasia.


Professor Wexua juga menghimbau agar masyarakat di pesisir pantai maupun para pengunjung untuk tidak berada di titik tertentu.


Terutama bagi para nelayan setelah mendapati kabar larangan mencari ikan pada wilayah perairan diduga berbahaya.


"Profesor, saya mendapati kabar jika salah satu bayi itu yang kini berada di panti asuhan, badannya berbau amis!"


"Hm, saya juga memperkirakan hal itu akan terjadi."


Di satu sisi Hani sedang membaca informasi terbaru mengenai kejadian yang sekarang ini sedang populer dan banyak dicari-cari.


Bahkan menempati urutan kedua berita trending setelah berita pengalaman masa lalu pengusaha sukses Bradley Smith.


"Aku harus move on dari berita kemarin, fokus ke bahan berita selanjutnya!"


Berganti ke aplikasi pesan Hani memilah dan memilih klien yang akan menjadi narasumber. Selain itu ia mencari cerita, pengalaman, kejadian yang tidak masuk akal maupun absurd terkesan aneh dan supranatural.


Menemukan pilihan yang cocok Hani langsung membaca pesan dari seorang perempuan bernama Keisha.


Mengaku dirinya dihantui oleh hantu berwajah menyeramkan selalu menampakkan wujudnya secara acak di manapun Keisha berada.


Anehnya, setiap hari dirinya selalu saja ada yang hilang dalam dirinya. Entah yang tak terlihat maupun sebaliknya.


Keisha bilang akan menceritakan pengalamannya itu kepada Hani, dia sebut nona dalam pesan agar menemuinya besok. Di jam yang telah dia tentukan.


Dan kebetulan sekali Hani cuti dari pekerjaannya jadi hanya fokus pada bahan beritanya saja.


Iapun akhirnya menyetujui, pertemuan dengan Keisha besok.


•••


Arlojinya menunjukkan pukul 09.00 Hani berjalan menuju tempat pertemuan setelah dirinya mampir ke toko buku.


Di sebuah cafe, mereka bertemu lalu langsung bertegur sapa satu sama lain. Di lanjutkan dengan basa basi sedikit hingga ke inti pembicaraan.


"Mata saya ini adalah bukti sesuatu yang hilang secara misterius, nona bisa melihat hasil pemeriksaan saya. Disitu tertulis satu mata saya hilang bukan karena di operasi, melainkan murni hilang tanpa diketahui penyebabnya!" ucap perempuan bernama Keisha ada sedikit raut kesal saya dirinya menekankan kata mata.


Itulah sebabnya Keisha menutupi satu matanya dengan penutup berwarna agar dikira fashion, pikir Hani.

__ADS_1


__ADS_2