HUNTER "Pembalasan Kris"

HUNTER "Pembalasan Kris"
Eps. 15


__ADS_3

"Paman Cheng, Prades"


Teriak Kris berlari keluar tambang sambil mengendong Wolf


"Ah Kris, akhirnya kau keluar"


Cheng dan Prades segera berdiri dan menghampiri Kris


"Paman, Prades maaf membuat kalian menunggu lama" Ucap Kris


Seketika getaran hebat dari bawah tanah, dan pintu tambang tertutup kembali


"Ah, pintunya?" Teriak Prades


Cheng dan Kris segera melihat kearah itu


"Pintunya akan tertutup selamanya" Ucap Kris


"Apa? Bagaimana dengan emasnya? Ucap Kris


Kris hanya berdiam diri,


"Dan apa kenapa kau mengendong anak anjing kecil ini?" Tanya Cheng


"Ah iya aku menemukannya di dalam tambang, dan namanya adalah Wolf"


"Anak anjing di tambang? Bukankah pintunya baru saja kau buka Kris? Kenapa dia bisa berada disana?" Tanya Prades


"Ceritanya cukup rumit hehe" jawab Kris


"Hey manusia tak tahu malu, Aku ini serigala, bukan anak anjing !" Teriak Wolf


"Wolf jaga bicaramu" ucap Kris


"Hah?" Prades kaget


"Sepertinya dia bukan binatang biasa, mengingat jarak tertutupnya pintu tambang dari tahun ke tahun dan hari ini, bagaimana dia bertahan? Coba lihat tubuhnya, penuh dengan lemak" tambah Cheng


"Buka matamu hey jenggot ! Aku ini binatang Suci yang sangat dihormati"


"Wolf jangan bicara kasar kepada paman" ucap Kris


"Bukankah anak anjing ini hanya mengaung dari tadi?" Kata Prades


Kris tersentak kaget,


"Hah? Kalian tidak mendengar dia bicara?" Ucap Kris


"Hem" Cheng semakin kuat berfikir


"Heh bocah, mereka tidak bisa mendengarku, yang hanya bisa mendengarku hanyalah kau seorang"


"Kenapa demikian?" tanya Kris


"Itu karena kau dan aku terikat satu sama lain, jika kau terus bicara seperti ini kau nanti dianggap gila, cobalah berbicara dalam hatimu, aku bisa mendengarnya" Ucap Wolf


"Kris, apa kau baik-baik saja nak?" Ucap Cheng


"Ah iya paman, aku hanya mencoba untuk berbincang dengan Wolf hahahha"

__ADS_1


"Kau menjadi aneh Kris" tambah Prades


"Dari tadi aku memperhatikan binatang ini, sepertinya dia serigala!" Cheng membungkuk menatap Wolf dari dekat


"Akhirnya matamu kembali normal jenggot, sesuai dengan kekuatan yang kau punya" ucap Wolf


"Iya paman, dia serigala"


"Tunggu, dia memiliki tanda titik kecil di keningnya, aku kenal tanda itu, tapi apa yah?" Cheng kembali berfikir


"Sudahlah paman jangan difikirkan, oh ya Prades ini untukmu"


Kris mengeluarkan beberapa batang emas yang dia ambil dari Kangold untuknya


"Gunakanlah untukmu dan Nenek, bertahanlah atau kau bisa meninggalkan tempat ini" ucap Kris


"Ini sungguh untukku? Ini terlalu banyak Kris"


"Anggaplah ini sebuah balasan karena kau masih menghormati ayah dan ibuku"


"Terimakasih Kris" Prades mengambil emas dan membungkuk dihadapan Kris


"Paman sebaiknya kita bergegas sekarang sebelum malam tiba"


Kris menoleh kearah Cheng, Cheng pun mengangguk setuju


"Kalian akan pergi kemana?" Ucap Prades


"Anak muda, kami akan pergi ke ILOS untuk menemui kenalakanku disana"


"Apakah kalian akan menetap disana?"


"Kalau begitu serahkan semua kepadaku, aku akan menghubungi seseorang untuk mengantar kalian kesana, dan jika kau butuh sesuatu kau bisa mencariku Kris, aku akan tetap disini, untuk menjaga Kota ini" Ucap Prades


"Terimakasih Prades"


Prades mengajak Kris kerumahnya untuk menunggu orang yang akan menjemput mereka dan pergi ke ILOS,


Beberapa jam kemudian, orang yang akan mengantar Kris dan Cheng sudah tiba, dan merka pun berpamitan, serta pergi melanjutkan perjalanan.


Diperjalanan menuju ILOS \~


"Paman, saat ditambang aku menemukan Wolf, dan dia bisa bicara, karena dia salah satu binatang Suci"


"Ah benar ! Aku baru ingat. Beast Suci ! Ternyata dia salah satunya"


"Beast Suci?"


"Yah, para leluhur menyebutnya begitu. Beast Suci dulu sangat di kenal oleh para leluhur, entah kenapa mereka tidak pernah ditemukan, Beast Suci memiliki tanda titik di keningnya, dan itu menandakan kekuatannya dari beast lain. Jika titiknya 1 maka dia berada di tingkat tertinggi, konon katanya tingkatan Beast hingga 12"


"Ternyata paman tau lebih banyak tentang hal yang seperti ini, dan paman juga tidak kaget kalau dia bisa bicara"


"Yah wajar jika dia bisa bicara, hanya saja orang lain tidak akan mendengar, hanya tuannyalah yang bisa berbicara dengan Beast, karena mereka sudah terikat kontrak. Aku mengetahui ini dari cerita Kakekmu Soka, dia menceritakan hal ini dengan semua murid yang ada di kuil"


"Kakekku?"


"Iya, bahkan titik itu hanya orang-orang yang punya Kultivasi tinggi yang bisa melihat tingkatan titik itu"


"Itu artinya paman ada di tingkat tinggi?"

__ADS_1


"Benar, makanya hanya aku yang menyadarinya, ah Kris ! siapa nama Beast ini tadi?"


"Namanya Wolf Paman"


"Hem, tuan wolf maafkan aku karena tidak sopan kepadamu" Cheng menundukkan kepalanya dihadapan Wolf


"Manusia ini dia tau cara menghormati, angkat kepalamu hey orang tua, dimana harga dirimu" Ucap Wolf


Ucapan itu disampaikan langsung kepada Cheng melalui Kris, Chengpun mengangkat kepalanya dan memperkenalkan diri, Wolf yang girang karena diberikan penghormatan tidak berhenti tertawa


"Kris jika kau ingin tidur maka tidurlah, perjalanan ke ILOS cukup memakan waktu"


"Baik paman, paman juga"


"Kemungkinan aku akan terjaga untuk menjagamu"


Krispun tertidur dibangku kendaraan yang mereka gunakan.


Kris dan Cheng menuju ILOS dengan menggunakan sebuah mobil yang melaju kencang, hingga keduanya tertidur pulas.


*********



Nama : KRIS


Gadis berusia 16th



Nama : Cheng


Usia : 45th



Nama : Li


Usia : 40th



Nama : Xiosi


Umur : 19th



Nama : Raykudo


Umur : 100th


(Baiklah anggaplah ini sebuah gambaran untuk membantu kalian para pembaca, bagaimana Muka para tokoh ..


Heheh ..


Maaf banyak kekurangan, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan ...


--------------------------------------------

__ADS_1


__ADS_2