HUNTER "Pembalasan Kris"

HUNTER "Pembalasan Kris"
Eps. 8


__ADS_3

Li berjalan menuju dapur, sesampainya didapur dia segera menghampiri Cheng yang masih dalam keadaan marah.


"Cheng berhenti menggerutu, aku tau siapa yang memakan hidangan ini"


Ucap Li sambil berbisik.


"Apaaaaa??? Bagaimana kau tau dan berdiam diri Li? Siapa pelakunya ! Akan ku potong tangannya" Teriak Cheng


Semua orang yang ada disana melihat kearah Cheng dengan penasaran.


"Pelankan suaramu, dan jaga bicaramu Cheng" ucap Li


"Li ! Katakan saja siapa pelakunya, berani - beraninya dia memakan hidangan tanpa izin, bahkan menghabiskan sebagian dari hidangan yang ada" Cheng yang semakin marah mendesak Li


"Master telah turun dari bukit Sora, menurutmu siapa yang memakan hidangan itu?" Tanya Li


"Tidak mungkin Master, bahkan Master tiba saat kita semua ada disini" Jawab Cheng sambil mengerutkan dahinya


".... Li ??? Apakah ini ulahnya ?" Tanya Cheng


"Apakah kini kau tau Orangnya Cheng? Dan Apakah kau masih ingin memotong tangannya?" Jawab Li


".. Anak itu !! Dimana dia sekarang, aku harus memberinya pelajaran !" Jawab Cheng


"Mungkin dia saat ini ada dikamarnya"


"Ayo Li, kita bergegas kesana!" Jawab Cheng sambil menarik tangan Li


"Cheng, ketika bertemu dengannya aku harap kamu bisa menahan amarahmu !" Ucap Li


Cheng tidak menjawab sama sekali, dia diam dan kesal.


Cheng dan Li berjalan menuju kamar Kris.


Sesampainya mereka di depan kamar Kris, Cheng dengan amarahnya menggedor pintu dengan sangat keras.


"Kris !!! Buka pintunya,"


"Kris !!! Buka pintunya,"


"Anak ini !! Kenapa dia tidak menjawabnya !" Ucap Cheng kepada Li


Seketika pintu terbuka.


"Siapa yang menggangguku !" Ucap Kris berdiri di hadapan Cheng dan Li


"Ah Paman Cheng, paman Li, ada apa?"


"Oh anakku, kau tumbuh dewasa, apakah kami mengganggu tidurmu? Paman kemari untuk melihatmu, setelah 11 tahun berlalu kini kau kembali ke kuil, Paman sangat merindukanmu" Ucap Cheng


Li menatap Cheng dengan heran.


"Bukannya Cheng ingin memarahi anak ini, kenapa sikapnya berubah ! Dasar Cheng !!" Ucap Li dalam hati


"Paman, lama tak jumpa, aku juga merindukan kalian, apakah kalian hanya ingin berdiri disini? Apakah kalian tidak ingin masuk?" Jawab Kris


"Tidak nak, paman hanya ingin melihatmu, lanjutkan tidurmu," ucap Cheng


"Baiklah paman, aku lelah sekali, di Sora aku hanya makan jagung bakar, dan tidur beralaskan bambu, itu membuat seluruh badanku kaku"


"Tidurlah kembali nak, besok kau akan pergi lagi bersama Xiosi, istirahatlah !" Ucap Li

__ADS_1


"Baik Paman, selamat malam" Kris kembali masuk kekamarnya


Cheng dan Li kembali berjalan menuju dapur.


"Cheng bukankah kau ingin memarahinya?" Tanya Li


"Ah, tidak mungkin aku akan memarahinya Li, bukankah kau dengar sendiri, dia hanya memakan jagung bakar saat di bukit Sora, pantas sebagian makanan habis olehnya. Ha .. ha .. ha.. "


Li hanya tersenyum menatap Cheng.


Sesampainya mereka di dapur,


"Cheng bagaimana, apakah kau tau siapa yang menghabiskan makanan kita malam ini?" Tanya Dulo


"Ah, sudahlah mari kita makan, jika tidak kita semua akan kelaparan malam ini, kalian silahkan makan" Teriak Cheng


Seorang pemuda, dengan tubuh yang tinggi, putih dan begitu tampan menghampiri Cheng dan Li yang sedang mengambil makanan.


"Guru, apakah tidak masalah membiarkan masalah ini?"


"Oh Xiosi, makanlah ! Tidak perlu di bahas lagi," jawab Cheng


"Tapi Guru ...."


"Xiosi, aku tau kau pasti bisa menebak siapa pelakunya" jawab Cheng sambil tersenyum kearah Xiosi dan berjalan meninggalkannya


Xiosi yang mendengar hanya terdiam membisu sambil memikirkan siapa orang yang berani menghabiskan setengah makanan yang ada di Kuil.


"Xiosi jangan dipikirkan terlalu dalam, oh ya besok kau harus menemani Kris ke kuburan pedang, Master memintamu untuk menemani dia, saat pagi tiba temuilah dia di bukit Sora, dan kau harus menjaganya"


".... Kris ???... "


Li tersenyum, dan berjalan melewati Xiosi.


"Apakah kamu kira Master turun sendirian?"


".... apakah pelakunya adalah Kris???" Ucap Xiosi


Li tersenyum dan membalikkan badannya berjalan menjauh dari Xiosi


"Anak itu, sekian lama dia berlatih dan kini saat dia kembali dia sudah membuat semua orang marah, suasana Kuil jadi heboh karenanya, harus aku apakan anak itu ! " ucap Xiosi dalam hati.


Pagipun tiba, suasana kuil pagi itu cukup cerah, sebagian dari murid di kuil telah berlatih dengan penuh semangat, begitu juga dengan Xiosi.


"Pagi ini sangat cerah, .... ah ....segarnya habis mandi, aku harus berjalan ke bukit Sora, mengingat aku akan kesana hari ini rasanya berat sekali kaki ini melangkah, Baiklah !!! Ayo Kris kau harus semangat hari ini, ini hari berharga untukmu"


Kris berjalan keluar dari kamarnya,


"Perutku lapar sekali, bagaimana kalo aku mampir sebentar kedapur .. he .. he.."


Kris berjalan ke arah dapur, suasana didapur sepi tidak ada orang sama sekali, sedangkan hidangan sudah siap di meja makan yang cukup panjang, ada banyak sekali makanan yang berbeda tersedia di atas meja.


"Wah ... keberuntungan menyertaimu Kris, makanan yang sangat nikmat, biasanya di pagi hari aku hanya minum air sari tetesan embun didedaunan, dan siangnya aku harus berburu untuk mendapatkan makanan nikmat, tentunya dengan jagung bakar !! Hem ... kira kira berapa banyak jagung yang sudah aku makan yah?"


Kris berjalan mendekat ke arah meja.


"Baiklah mari kita santap hidangan pagi ini !"


"Selamat Ulang tahun Kris, Selamat makan !" Ucap Kris pada dirinya sendiri sambil menepukkan kedua tangannya.


Dia sangat senang, karena dia menyukai makanan yang ada di meja saat itu,

__ADS_1


Kris menyantap beberapa makanan berat dan menghabiskan beberapa potong buah yang ada,


"Argghhh !!!! Kenyangnya, baiklah ayo kita berjalan ke bukit Sora ! Bagaimana dengan Xiosi? Hahaha sudah lama aku tidak berjumpa dengan laki laki sombong itu"


Kris tersenyum dan berjalan keluar dengan sangat tenang dan bahagia.


"Cheng apakah tidak masalah?" Ucap Li


"Tak apa Li, kau dengar ? Hari ini hari ulang tahunnya, kita harus menyiapkan sesuatu untuknya saat dia kembali"


"Itu artinya Hari ini umurnya sudah 17tahun, anak itu sudah tumbuh dengan sangat Cantik" jawab Li


Cheng dan Li yang berada di balik tembok, ternyata telah memperhatikan Kris yang menghabiskan sebagian hidangan yang ada di meja, mereka berdua hanya berdiri dan memeperhatikan Kris tanpa marah sedikitpun.


Namun kehebohan kembali terulang saat semuanya telah selesai berlatih,


"Bagaimana ini terjadi kedua kalinya !!! Teriak Dulo


Cheng dan Li hanya diam tersenyum, mengingat mereka melihat Kris yang menyantap hidangan dengan penuh semangat tanpa dosa.


"Kenapa guru Cheng dan Guru Li tersenyum, apakah ini ulah Kris lagi" ucap Xiosi dalam hati,


Xiosi bergegas tanpa bicara, dia segera mengambil makanan yang ada dan segera memakannya dengan lahap.


Semua orang yang ada disana menatapnya heran ,


"Apa yang kalian lihat? Sebaiknya kalian segera makan, kalian tidak akan menemukan pelakunya, dan sepertinya ini akan terjadi terus menerus, dari pada itu lebih baik kalian mengisi perut kalian yang kosong, aku makan karena perutku kini sudah sangat lapar." Teriak Xiosi


Xiosi melanjutkan makanannya, dan yang lainnya mengikuti.


"Apakah anak itu tau Li?"


"Sepertinya begitulah Cheng, tapi coba lihat wajahnya, dia sangat kesal"


"Bagaimana saat dia bertemu Kris, aku takut dia akan murka dan menyakiti Kris kecilku" ucap Cheng


"Li Master bilang Kris sudah tumbuh, dan dia lebih baik dari semua orang yang ada disini"


"Apakah Master mengatakan hal demikian? Itu artinya dia lebih baik dari kita berdua?"


"Entahlah, aku juga tidak tau ! Jika Xiosi bertemu Kris , aku harap dia tidak menyakitinya, aku rasa Xiosi akan menyukainya, mengingat Kris kita tumbuh dengan sangat menawan"


"Ah ya kau benar, meskipun dia dingin, dan kasar, dia tetaplah laki laki, akan aku tanyakan nanti kepada Kris, bagaimana sikap Xiosi hari ini hahahha, ... oh iya Li !! .... kita harus menyiapkan Kado untuk Kris !! "


"Apa yang akan aku berikan?" Ucap Li sambil berfikir


"Ah.. aku juga bingung, dia perempuan, sedangkan di Kuil ini semuanya laki - laki, ap yang di sukai oleh anak perempuan? Aku harus mencari orang yang tau, aku pergi sebentar Li !"


"....Cheng !! ... " Li berteriak ke arah Cheng yang sudah berlalu pergi sambil berlari


"Aduhai, orang itu ! Tapi benar yang dikatakan Cheng, aku harus menyiapkan hadiah untuknya"


Xiosi yang selesai makan menghampiri Li yang sedang kebingungan,


" ... Guru ..." sapa Xiosi


"Maaf Xiosi aku harus bergegas mencari hadiah untuk Kris, hari ini hari ulang tahunnya" Ucap Li sambil berlalu pergi meninggalkan Xiosi


"Hari ini ulang tahunnya? Apakah yang dia maksud itu Kris?" Ucap Xiosi dalam hati.


"Apakah anak itu sudah berada di bukit Sora? Aku harus menemuinya sekarang !"

__ADS_1


Xiosi bergegas pergi meninggalkan Kuil


*******


__ADS_2