HUNTER "Pembalasan Kris"

HUNTER "Pembalasan Kris"
Eps. 23


__ADS_3

Sejak kembalinya Han, mereka saling bertukar cerita apa yang sudah terjadi.


Siang itu, mereka duduk sambil menikmati hidangan yang dimasak oleh Han


"Waahhhh, masakanmu semakin lezat" ucap Roy


"Sesuai janjiku, aku akan masak untuk kalian"


"Ayam bakar buatanmu sungguh nikmat, bumbunya yang meresap membuat ayam ini sangat menggiurkan" Kris yang makan dengan lahap tersenyum lebar


"Han...apa yang terjadi disana?" Lola tiba tiba membuat keadaan yang tadinya riang menjadi hening. Semua orang diam tak ada yang bicara, termasuk Han. Cheng yang mendengar itu berdiri dan ingin meninggalkan mereka.


"Paman Cheng , duduklah ! Aku akan menceritakan semuanya kepada kalian, Wolf dan Nano kalian juga mendekatlah dan aku akan menceritakannya dari awal"


Kris yang tadinya duduk di dekat Lola berdiri pindah dan duduk disebelah Han,


Han tertunduk dan menarik nafas nya yang dalam.


"Puluhan ribu tahun yang lalu, saat kalian semua sudah kealam baka, aku dan yang lainnya sekuat tenaga melawan raja iblis dari dasar neraka. Aku di bantu beberapa dewa yang ikut dalam perperangan itu, berkat itulah kami bisa menang, raja iblispun mundur. setelah perang itu kehidupan yang aku jalani rasanya hampa, aku di berikan kehidupan abadi namun rasanya itu percuma, karena semua teman saudara bahkan kekasihpun hilang, entah berapa lama waktu yang telah aku habiskan hanya dengan menangis, sang dewi yang penuh kehangatan tak tahan melihat kesedihanku, diapun meminta suaminya untuk membantuku.


Akupun di panggil oleh sang dewa, dia memberi tau semua informasi tentang kalian, bahwa kalian masih ada di surga dan belum memilih untuk hidup kembali.


aku yang mendengarkan itu sangat bahagia, jika kalian kembali dihidupkan aku ingin tetap berada di antara kalian, sang dewa menyetujuinya, dengan syarat aku harus menunjukkan kesetiaanku pada langit. Aku memburu raja iblis hingga ke bumi !


aku mencarinya disetiap tempat, dan aku menemukannya, aku melawan raja iblis hanya dengan beberapa hewan beast yang tersisa, begitupun raja iblis, pasukannya sudah kalah. Raja iblis yang sbentar lagi akan mati berjanji bahwa dia akan bangkit kembali..


Dewa yang menyaksikan matinya sang iblis mengabulkan permintaanku. Namun aku terlambat karena Kris memilih untuk kembali menjadi manusia dan hidup dibumi, begitu juga Roy dan kau Lola.


Aku mengatakan pada sang dewa untuk tetap mengabulkan apa yang kalian pinta, dan kirim aku juga kesana, dewapun memberikan aku waktu satu hari untuk berfikir kembali, karena dia ingin aku tetap menjadi salah satu penjaga langit.


Hari itu, aku menyebar para beast suci ke bumi, aku meminta mereka untuk bersembunyi dari manusia, hingga waktunya aku menemukan mereka kembali, dan aku mengirim Wolf ketempat dimana dia akan dilahirkan, aku meminta wolf untuk membuat sebuah rumah untuknya berlindung di dasar bumi, aku mengirimnya dengan kekuatan sihirku yang terakhir, Wolf akan kembali mengecil jika bertemu dengan Kris itu karena aku tak ingin Kris takut akan Tubuh Wolf yang begitu besar dan gagah. Aku meminta wolf untuk menjaga Kris. Aku mengikatkan mantra jiwa pada Nano , agar tak bisa jauh dari Wolf, kenapa tubuh Roy bereaksi itu karena dikehidupan sebelumnya Roy pernah meminum darah Wolf saat dia kehilangan darah melawan Jean putra iblis I, mungkin kalian mengingatnya saat itu.


"Ah ya aku ingat !" Ucap Roy


Karena itulah Roy juga terikat, saat itu aku lupa, bahwa mantra itu akan berhenti jika wolf bertemu dengan Kris , jeda waktu perubahan hanya beberapa bulan , jika tidak wolf dan Nano akan mati, meraka telah hidup ribuan tahun di bumi, dan Roy akan kena dampaknya. Aku melakukan penukaran jiwa, aku di kirim kelangit bertemu dengan Apollo , beruntung dia tidak terlalu memarahiku. Disana aku diberi beberapa nasehat, berlatih dan sebagainya. Aku dikirim kembali karena ada sesuatu hal yang harus aku lakukan, tapi sayangnya aku tidak boleh mengingatnya sehingga aku lupa apa itu.


Jadi yah begitulah hehehe ..." ucap Han


"Ah ya Kris apa kau benar sudah mengingatnya?" Tanya Han


"Aku sudah ingat semua rentetan kejadian masa lalu" Kris tersenyum


"Itu artinya kau tau bahwa kau adalah istriku?"


"He'em....." Kris mengangguk

__ADS_1


"Itu artinya malam ini kau akan tidur denganku kan?"


"Apaaaaaa????" Teriak Cheng Lola dan Roy


Mendengar ucapan Han ,Muka Kris tiba tiba memerah ..


"Apa kau sudah gila !" Lola marah sehingga aura kekuatan nya keluar.


"Anak ingusan ! Kau tidak boleh tidur dengannya ! Itu masalalu kalian , dan saat ini kau dan dia bukan suami istri ! Kalian anak remaja yang sedang jatuh cinta, itu saja ! Mana boleh ! Aku tidak akan mengizinkannya !"


"Paman Cheng" Han menunduk


Cheng terdiam, semua orang yang ada disana pun terdiam, suasana seketika hening..


"Saat aku pertama kali melihatmu rasanya aku ingin memelukmu paman.." ucap Han


"Hah?" Lola dan Roy kaget


Kini Cheng yang tertunduk diam..


"Kau tumbuh lebih baik, bahkan kau lebih tua dariku, hahahaha ... tapi aku senang kau bisa memanggil namaku seenaknya dan bisa memarahiku." Han tersenyum


"Ada ap dengan Paman?" Tanya Kris


"Paman kau kenapa?" Ucap Roy yang menghampirinya


"Maafkan dia paman, dia tidak bermaksud kasar padamu" tambah Lola


Cheng menangis lebih kuat, derai air matanya mengalir, "aaa... aaakkuuu... jugaa ..." Cheng akhirnya berbicara meski terbata bata.


Han yang mendengarnya menangis kembali duduk menatap Cheng dan tertawa


"Hahahahaha ... ternyata kau masih saja sama Pom"


"Haaaaahhh??????!" Semuanya kaget dan langsung menatap Cheng


"Maafkan aku Master" ucap Cheng yang berlari memeluk Han


"Apakah kau tidak tau malu, kau merengek seperti anak kecil , lihatlah ubanmu yang putih, janggutmu yang panjang, bahkan kau sudah tua dariku, dan kini kau menangis merengek seperti ini" Han memeluk Cheng


"Apaaakah paman Cheng ini Pom?" Tanya Kris


"Ya ... bagaimana kau tidak mengenali milikmu Kris"


"Itu artinya ... paman adalah reinkarnasi dari Pom?"

__ADS_1


"Benar"


"Karena itulah Paman Cheng selalu berada di dekatku?"


"Kau benar lagi Hahaha" Han tertawa


"Pom ...." Kris ikut memeluk Cheng


"Maafkan aku Pom, emh .. paman, aku tidak mengingatmu," ucap Kris


"Aku tidak mengerti semua ini" ucap Roy menepuk kepalanya


"Han, seberapa taunya kamu tentang dunia ini?"


"Lola sayangku.... aku tuan mereka, dan aku tau pasti seperti apa Beast yang aku besarkan dulu, meski terpisah kami tetaplah terikat" ucap Han tersenyum


"sebenarnya aku seperti bermimpi saat pertama kali melihat Master datang kala itu, namun bayangan itu seperti samar - samar melintas di pikiranku, Ingatanku kembali jelas setelah mengintip Master yang menggunakan Black Mask itu, saat aku keluar aku lupa membawa sesuatu sehingga aku kembali, saat aku kembali aku mendengar keributan, aku ingin masuk namun saat melihat Master memegang pedang dan menggunakan Black Mask, kepalaku sakit, dan ingatan itu kembali"


"Pom ..." ucap Kris


"Maafkan aku" ucap Cheng


"Ini bukan salahmu, baiklah ! Meski aku tau kau dulunya adalah harimau kecilku, namun dikehidupan ini kau adalah Pamanku, aku akan tetap menghormatimu dan memanggilmu paman," ucap Kris dengan lantang


"Yah, akupun sama" tambah Han


"Master" ucap Cheng lirih


"Kami juga akan berlaku sama" tambah Lola dan Roy


"Hahahaha Pom , pantas kau pertama kali bisa mengenaliku dan bilang aku ini Beast suci , hah.. ini seperti nostalgia, seekor Harimau putih yang dulunya kecil dan suka merengek, sekarang menjadi Kakek kakek tua yang bodoh dan tetap saja suka merengek, aku tetap menganggapmu Paman tua yang bodoh, sekalinya kau bodoh aku tetap menyayangimu" tambah Wolf


"Pom .. aku merindukanmu" ucap Nano berlari mendekat dan memeluk Cheng


"Terimakasih semuanya,"


Han tersenyum .."Ah mungkin kalian akan bertemu beberapa Beast suci ku yang lain, aku akan mencari mereka dan menemukan mereka suatu hari nanti" ucap Han


"Apakah yang ada dirumah juga beast suci?" Tanya Roy


"Bodoh ! Kau tidak bisa membedakan hewan biasa dan Beast !" Ucap Lola memukul kepala Roy


Siang itu Semua tertawa bahagia, kebahagiaan menyelimuti mereka..


*******

__ADS_1


__ADS_2