HUNTER "Pembalasan Kris"

HUNTER "Pembalasan Kris"
Eps. 27


__ADS_3

Saat mereka akan pulang, Gea berdiri di depan kelas untuk menghadang Mereka.


"Jika kau memang berani , kakakku menunggumu di luar !" Ucapnya pada Lola


"Heh .... kau meminta bantuan dengan kakakkmu, nyalimu sangat menyedihkan !" Jawab Lola


"Apa kau takut?"


"Aku ? Takut? Jangan bermimpi !"


"Lola kau yakin?" Ucap Han


"Aku yakin ! Aku tidak akan pernah lari dari apapun !" Ucapnya


Han tersenyum, "Kau harus hati-hati Lola" ucap Kris


"Tenanglah , kekuatanku tidak seburuk itu" ucapnya meyakinkan Han dan Kris lalu mengikuti Gea menghadap Boree.


Boree yang duduk di sebuah batu dibawah perlindungan dahan pohon yang rindang sedang menunggu orang yang mengganggu adiknya, saat Gea tiba dia segera berdiri "Mana orang yang mengganggumu" teriaknya


"Yang mengganggu adikmu?" Ucap Lola


"Adik mu yang bicara tidak sopan kepada kami" Lola segera mendekat ke arah Boree


"Apakah wanita ini yang kau ceritakan tadi Gea?" Tanya Boree


"Ya pelacur ini yang menggangguku" ucap Gea sambil menunjuk kearah Lola


Boree ditemani beberapa orang yang memiliki ilmu bela diri terkuat di akademi.


"Kau akan mendapatkan balasan jika mengganggu adikku" ucap Boree sambil berlari membawa pedangnya kearah Lola


"Kau menggunakan senjata rupanya" ucap Lola sambil mengambil kuda kuda menyatakan dia siap bertarung.


"Hiaaaaatttttt" Bore mengangkat pedangnya, mengayunkan dengan sangat kuat ke arah Lola,


Lola yang telah siap dan menangkis setiap gerakan Boree dengan tangannya,


Boree kini mendesak Lola, saat melihat Lola yang lengah Boree mengambil kesempatan dan mengeluarkan pukulan terbaiknya "Pukulan Raja kera" Pukulan itu melayang ke arah perut Lola "Buuukkk" Lola yang terkena pukulan terdorong kebelakang dan mengerang kesakitan.


Tiba - tiba darah keluar dari mulutnya.


"Kau melukaiku? Tak akan aku biarkan kau tersenyum seperti itu !!!" Teriak lola yang kesal karena melihat Boree menyeringai kearahnya.


Lola berlari dan melepaskan pukulannya kearah kepala Boree, meski Boree menahan dengan pedangnya, namun kekuatan pedang itu tidak cukup untuk menahan pukulan Lola


"Pukulan apa itu?apakah dia berasal dari sebuah sekte?" Ucap Boree dalam hati


"Jurus Naga seribu duka" sebuah angin besar membentuk sebuah naga yang panjang keluar dari pukulan Lola dan menyerang Boree, Naga itu dengan cepat melayang menembus tubuh Boree, Boree mengerang kesakitan, darah keluar dari mulutnya cukup banyak. Lola berjalan mendekati Boree yang tidak bisa bangun lagi, "Dengar ! Aku akan mengakhiri hidupmu hari ini, Lola mengarahkan dua jari tangannya ke kepala Boree, Han yang melihat itu segera berlari kearah mereka


"Jangan lakukan Lola, sudah cukup!" Han menahan Jari Lola,


"Aku ingin dia menghilang dari Bumi ini" ucap Lola


"Tidak .. sudah cukup, semua tulangnya telah patah, jangan biarkan kegelapan menguasai hatimu" Han menatap Lola dengan tajam


"Heh ! Kau selamat Boree, jika adikmu masih bermulut kotor ! aku sendiri yang akan membungkam mulutnya selamanya" Ucap Lola pada Boree, dia segera melirik ke arah Gea yang sedang menangis melihat kekalahan Kakaknya


"Kalian akan tau rasa nanti ! Aku akan katakan ini pada Ayahku" Gea berteriak kesal dan membantu Boree berdiri,


"Kalian dari sekte mana?" Ucap Boree pada Han dan Lola


"Sekte? Hem .. kami bukan dari sekte manapun"


"Tidak masalah jika kalian tidak mau memberitahuku, namun aku akui kini telah kalah, maafkan atas kesalahan adikku, dan aku harap Nona dan Tuan memaafkan kami, aku tidak tau jika yang ku hadapi adalah seorang Master bela diri"


"Hehe kami hanya murid akademi ini, yang kau lawan ini adalah Kakakku, Namanya Lola, dan aku Han," Han memperkenalkan dirinya pada Boree

__ADS_1


"Aku Boree, Kami dari Sekte Glow.. Gea adik kandungku, semoga kita tidak menjadi musuh kedepannya"


"Ah kita lihat nanti, sepertinya Kakakku masih marah padamu" Han tersenyum


"Nona , maafkan kelancanganku dan adikku" Boree meminta maaf pada Lola dengan membungkuk, meski beberapa tulangnya yang patah dia menahan sakitnya.


Lola berjalan pergi meninggalkan Boree dan menghampiri Kris


"Kakakku sudah memaafkanmu, sebagian tulangmu patah, aku akan menyambungnya, tolong tahanlah karena rasanya mungkin akan sangat menyakitkan"


Han meletakkan tangannya di atas kepala Boree, sebuah asap keluar dari kepalanya, Gea yang berada disampingnya gemetar hebat karena rasa takutnya yang begitu besar. "Tenanglah aku tidak ada niat jahat padanya" Ucap Han menatap Gea


Boree mengerang, teriakannya terdengar diseluruh tempat, hingga akhirnya dia pingsan.


"Kakakmu akan baik baik saja, bawalah dia pulang, dan ketika dia bangun beri dia sebuah rebusan dari gingseng yang hangat, tubuhnya akan kembali seperti semula"


Ucap Han dan berlalu pergi, sebagian pengikut Boree mengucapkan rasa terimakasihnya pada Han.


Han berjalan mendekati saudari dan kekasihnya.


"Dimana Roy," tanya Lola..


"Aku tidak melihatnya dari tadi"


"Mungkin dia masih didalam kelasnya" Ucap Han


"Perasaanku tidak enak, ayo kita cari dia" Lola berjalan menuju kelas Roy bersama Han dan Kris


"Apa kau melihat Roy?"


"Roy, yang rambutnya seperti Landak?" Ucap seseorang yang sedang di hampiri Lola


"Benar, apa kau melihatnya?"


"Dia tadi berlari mengejar seseorang keluar gerbang"


"Lola tunggu" Kris dan Han mengejarnya


Lola mencari di luar gerbang dengan raut wajah yang penuh dengan kekhawatiran, hingga dia melihat sebuah hutan lebat yang berada di samping Akademi mereka.


Tanpa rasa takut Lola berjalan masuk, meski hutan itu cukup lebat dan gelap karena cahaya matahari ditutupi oleh daun daun pohon yang menjulang tinggi.


"Lola apa yang terjadi" Han dan Kris tiba di belakangnya


"Roy mengejar seseorang, dan perasaanku tidak enak untuk hal ini, aku khawatir padanya"


"Siapa yang dia kejar?" Ucap Kris


"Entahlah, aku hanya mendapatkan informasi sebatas itu"


"Coba lihat itu !" Han menunjuk kearah kilatan cahaya dari dalam hutan


"Mungkin itu mereka, ayo !"


Mereka bertiga berlari masuk kedalam hutan, dan benar saja dia mendapati Roy yang terluka parah sedang bertarung dengan seseorang,


"Roy" teriak Lola


"Bukankah itu?" Kris berlari mendekati mereka


"Sedang apa kau disini !" Teriak Kris


Han dan Lola menyusul Kris, Lola segera membantu Roy yang terluka parah..


"Aku bertanya ! Kau ! Sedang apa kau disini !" Kris berteriak kencang


Han yang berada disamping Krispun kaget "Kau ?"

__ADS_1


"Xiosi ! Jawab aku !" Kris semakin meninggikan suaranya


"Kau kenal dengan mereka?" Ucap Xiosi


"Mereka teman temanku, dan apa yang kau lakukan pada Roy !"


"Oh jadi mereka teman-temanmu, dan apakah orang ini juga?" Xiosi menunjuk ke arah Han


Han berdiri menahan amarahnya, karena dia tau bahwa Kris mengenal Xiosi.


"Dia Pacarku" ucap Kris


"Kau berpacaran dengannya?"


"Ada apa ! Apa kau cemburu?" Jawab Kris


"Cemburu ! Hahahhahah Kau berpacaran dengan seseorang yang membantu pembunuh Ayah dan Ibumu" teriak Xiosi


Ucapan Xiosi seperti sebuah halilintar yang sangat hebat menghantam dirinya, jantungnya berdetak dengan hebat, logikanya kini sedang kacau, "tidak... tidak mungkin dia membantu mereka membunuh Ayah dan Ibuku"


"Apa yang sedang kau pikirkan Kris ! Coba kau tanya dia, apakah dia mengenali Kai !" Teriak Xiosi


"Kai?" Han menjawab dengan heran


"Kau kenal Kai?" Kris bertanya pada Han dengan datar, "katakan kau tidak mengenalnya"


"Kau tidak perlu berpura-pura ! Kau mengenalnya bahkan kau memanggilnya dengan sebutan paman !"


"Apa yang kau maksud Kai murid dari Kuil Dubalo?"


"Dia bukan murid kuil Dubalo ! Dia penghianat yang membantu membunuh Ayah dan Ibuku" teriak Kris pada Han


"Aku mengenalnya" ucap Han


"Kau dengar Kris ! Dia yang meberitahu pada Kai tentang pedang Shadow dan Kalung emas yang mereka gunakan untuk membunuh Orang tuamu !" Ucap Xiosi yang mendekati Kris


Kris yang mendengar itu murka , tubuhnya diselimuti dengan aura merah yang mengerikan, tubuhnya bergetar hebat karena amarah, tatapannya bagaikan Iblis yang ingin membunuh mangsanya,


"Han ..." teriak Lola


"Bawalah Roy ketempat yang aman, sekarang !" Han berteriak kearah Lola


Lola segera membawa Roy menjauh dari sana.


"Jangan tinggalkan dia Lola" ucap Roy lirih


"Diamlah, aku harus menyembuhkanmu dulu, kita akan membantunya setelah kau pulih, aku yakin dia tidak akan apa-apa karena dia adikku, dan aku tau kemampuannya" Ucap Lola , merekapun pergi


Kris yang marah segera menghajar Han tanpa henti, "Kris ! Kau harus mendengar penjelasanku dulu" teriak Han sambil menangkis semua serangan Kris


Semua pohon disekitar mereka roboh dan terbakar, Han yang melihat sekeliling menyadari jika mereka bertarung disana maka hutan akan hancur, dan akan berdampak pada Akademinya


Han menghindari serangan Kris yang seperti monster sambil mencari tempat yang luas untuk mereka bertarung, Xiosi yang melihat pertarungan mereka pergi begitu saja.


"Kris dengarkan aku !" Han berteriak kencang


Kris mengeluarkan kekuatannya hingga menghancurkan sekitarnya. "Sepertinya dia kehilangan kendali" gumam Han


Tanpa sadar sebuah serangan angin yang sangat kuat mengarah kearahnya, akibat serangan itu Han terluka,


"Angin ini seperti pisau yang sudah diasah" ucap Han ,


angin itu telah menggoreskan beberapa luka yang cukup dalam pada Han dan membuat bajunya sobek di setiap tempat.


Kini Han berfikir sangat keras "Apa yang akan kau lakukan Kris !" Ucapnya dalam hati


*****

__ADS_1


__ADS_2