HUNTER "Pembalasan Kris"

HUNTER "Pembalasan Kris"
Eps. 38


__ADS_3

\~ Di Negara Sky Up \~


"Han ! Apa yang sedang kau lakukan ?"


"Ah tidak ada .."


"Kau pasti melakukan telepati lagi ! Siapa kali ini yang kau ajak bicara ?"


"Apa kau penasaran Lola?"


Han tersenyum dan meninggalkan Lola yang tiba-tiba masuk kedalam kamarnya..


Han pergi keruang rahasia untuk berlatih..


Lola pun mengikutinya dari belakang, dia diam tanpa bicara !


"Apa kau benar penasaran?" Teriak Han pada Lola


"Apa kau menghubungi Kris?"


"Tidak ! Apa kau masih marah padanya?" Tanya Han sambil membuka Pintu Ruang Rahasia


"Dimana Roy? Bukankah dia bilang akan kemari?"


"Aku juga mencarinya makanya aku masuk kekamarmu" Lola mengambil pedang kayu disudut ruangan.


"Kau akan menggunakan kayu itu? Ayolah.. kita bukan anak anak lagi" ucap Han


"Kau ingat , kau pernah di pukul habis habisan oleh Ibu disini,"


"Ah ! Kau selalu mengingatnya !"


"Bagaimana aku lupa ! Kau ingin melawan Ibu dengan kekuatan membunuh mu!" Ucap Lola


Han juga kemudian mengambil pedang kayu miliknya ..


Lola berlari mendekat ke arah Han, dan menebaskan pedang kayu itu kepadanya ..


< WHOOOOSSHH !! >


Angin kencang keluar dari tebasan, meski Han menahannya dia tetap terdorong kebelakang ..


Han mengalirkan aliran Qi nya, aliran listrik biru memancar menyelimuti Pedang kayu Han..


Dorongan Angin dari pedang Lola membuat Han terpojok,


< KRAAAKKKK !! >


Dinding yang menjadi tumpuan kaki Han retak, Han menekan kekuatannya mendorong mundur San Lola ..


Dengan Cepat han menebaskan pedang kayunya ke arah lengan Lola ..


"Aarggghht !!" Lola tersengat Listrik pedang Han..


"Bagaimana listrik bisa mengalir pada kayu !!" Teriak Lola


"Itulah bedanya kekuatanmu denganku !"


Han berlari mendekati Lola, "Diamond Of Dark" tekanan luar biasa menekan Lola dari atas kepalanya, sebuah kilatan besar menghantamnya dari atas !


Lola menghindar dengan cepat,



" Beruntungnya aku ! Jika tidak tubuhku akan remuk !" Ucapnya


"Fu fu fu" Han menyeringai kearah Lola


"Heh ! Jangan terlalu sombong Han Lee"


Lola memegang gagang pedang kayunya dengan kuat, " Ocean Waves" tiba tiba sebuah gelombang air yang besar menghampiri Han dengan Cepat ..


Han terhempas ke arah dinding , dan tersentak oleh gelombang air milik Lola.


"Kau membuat badanku basah !!!" Teriaknya kesal


"Hahahah.. bagaimana ? Apakah kau suka ombak?"


Tiba tiba Roy datang dan mendobrak pintu ruang rahasia dengan sangat kuat


"Han Lee ! Cepatlah" teriak Roy


"Ada apa?"


"Ada cahaya merah muncul dari langit ! Kemungkinan Beast suci muncul ..


"Apa?" Han segera berlari meninggalkan ruang Rahasia begitu juga dengan Lola


Mereka bertiga berlari keluar, dan melihat ayah dan ibunya menatap ke arah langit,

__ADS_1


Saat itu sore hari menjelang malam namun suasana langit merah pekat seperti kobaran api yang menyala..


"Ini !" Han tertegun menatap langit dan tersenyum sinis "Dia kembali" ..


Sebuah bayangan besar muncul dari atas langit, sayapnya terbentang dan aura kekuatannya pun memancar hebat ..


"Bukankah itu?" Lola tercengang



"ER"


Han menatap seekor burung raksasa yang gagah dengan api yang menyala dari tubuhnya ..


Matanya yang merah


kini menatap Han, dia terbang dengan sangat cepat .. dimatanya Han seperti sebuah kelinci kecil yang sangat enak untuk dimakannya ..


Han berdiri tanpa ragu, Burung raksasa itu kini semakin dekat dengan han , namun dia tiba tiba menghentikan tubuhnya dan berteriak sangat kencang !


" Kiiiiiaaaaakkkk "


teriakannya dapat menyakiti telinga, semua yang ada disana menutup telinganya kecuali Han ..


Burung itu terbang dengan tenang di hadapan Han, dia mendekatkan kepalanya , Han menyambutnya dengan belaian tangan kanannya..


Tangan Han terbakar karena menyentuhnya..


"Kau kembali ER , akhirnya kau mengenaliku"


Burung itu tiba tiba mengecil ..


"Master" dengan suara nya yang berat dia menatap mata Han ,


"Sayap Kiriku"



Burung itu terbang dan bertengger di bahu kiri Han..


"Selamat datang ER"


Keluarga Han yang melihat itu hanya diam,


"ER" Lola memanggil sang elang


"PETUA ROY"


Er menundukkan kepalanya,


"Master dimana Istrimu?"


[Eh ! Burung ini ! Untung keluargaku tidak dapat mendengar suaranya jika tidak ! Ayah dan Ibu akan mengamuk ! Bagaimana Anaknya sudah di bilang menikah tanpa bicara pada mereka!"


"Hahahah" Lola yang mendengar telepati Han tertawa lepas ..


"Apakah ini binatang suci?" Ucap Ayah Han


"Ayah , Ibu "


"Sepertinya benar, lihatlah dengan kekuatanmu Bondan" Ibu Han menambahkan..


"Jika benar, jagalah dia Han, dia memilihmu"


"Bicara apa orang ini Master !"


[Er , mereka orang tuaku ! Sebaiknya kau menjaga sikapmu , dan tugasmu juga menjaga mereka]


"Kanapa Master bicara denganku menggunakan telepati ?"


[Jika aku bicara padamu tidak melewati telepati ! Maka aku akan di bilang gila !"


"Kenapa?"


[ Er ! Sudahlah ! Apakau tidak ingin bertemu Nano?]


"Dimana dia?" Er tidak sabaran bertemu dengan Nano


" Ayo ayah Ibu , kembali kedalam.. hari mulai gelap"


Han mengajak keluarganya masuk kedalam rumah.


Disamping itu \~


Nepa yang berjalan turun dari Kuil Dubalo untuk bertemu dengan Kris kini telah tiba ..


"Ah, Bukankah itu Nepa?"


Ucap Cheng pada Kris

__ADS_1


Cheng berjalan mendekatinya..


"Nepa ada apa?"


"Ah guru , aku ingin menyampaikan pesan kepada Kris,"


"Pesan? Apakah kuil terlibat masalah?"


"Guru, master mengatakan bahwa besok malam saat bulan purnama , akan ada beberapa orang yang mungkin ingin masuk kedalam kuil secara paksa, bahkan ada banyak orang yang mencari kuil kita di pasar gelap"


"Kenapa orang-orang itu mencari Kuil?"


"Aku tidak tau, namun Master memintaku untuk turun dan menemui Kris,"


"Nepa aku akan kesana," Ucap Kris


Saat Kris dan semuanya sedang bersiap untuk pergi kekuil Dubalo, ada beberapa orang yang datang ke Soka..


"Siapa mereka?" Ucap Kris


"Entahlah, biar aku yang kesana!" Cheng berjalan mendekati beberapa pemuda itu


Kris melihat pembicaraan yang serius dari raut muka Cheng ..


cheng membawa mereka kehadapan Kris, Kris yang menyadari itu segera menggunakan Topengnya ..


"Kris, pemuda ini ingin betemu dengan ketua"


Cheng mempersilahkan mereka untuk berbicara padanya ..


Wen dan yang lainnya menatap sinis pada beberapa pemuda itu ..


"Mereka cukup tampan , bolehkah aku memelihara mereka ?" Ucap Yuan


"Diamlah nenek lampir ! Kau sudah tua masih ingin bermain dengan yang muda !"


Wolf melototi Yuan


"Kenapa kalian kemari?" Tanya Kris


"Salam ketua, aku Ginko , dan ini saudara- saudaraku, kami berlima mendapati pesan untuk mencari kota Soka,"


"Pesan dari siapa?"


"Maafkan kami , kami tidak bisa memberi tahukan siapa yang mengutus kami, namun kami hanya di minta untuk memperlihatkan formasi kami kepada Tuan" Mereka berlima segera bergerak memegang pedang, dan membuat sebuah formasi piramida , mereka mengacungkan pedangnya kearah Kris ..


"Sekiranya Tuan mau menguji formasi kami"


"Kris mengeluarkan pedangnya , dan mencoba untuk bertarung dengan mereka, namun sayang Kris tidak bisa menembus pertahanan mereka.


Mereka melepaskan formasi , dan kembali berbincang dengan Kris ..


"Pertahanan kalian cukup baik"


"Tuan, kami tau tuan hanya menahan serangan, jika tidak kami pasti akan terluka"


"Fu .. fu .." Kris menahan tawanya


"Izinkan kami untuk bergabung dalam sekte ini Tuan.."


"Baiklah, tapi aku tidak suka penghianatan !"


"Kami mengerti , kami Lima bersaudara akan setia hingga mati bertempur dan berjalan mengikuti alur yang tuan kehendaki"


"Baiklah, selamat datang di sekte Hunter"


"Sekte Hunter? Kami telah mendengar kehebatan sekte Hunter yang menghancurkan gudang mafia di kota"


"Ya .. itu ulahnya mereka !" Ucap Cheng


"Siapa nama kalian?"


"Aku Ginko ini adikku Ganko, Genko, Gunko dan Gonko"


"Nama kalian rumit -_-' " ucap Kris


"Tuan boleh memanggil kami Panca"


"Baiklah, kami saat ini bergegas kesuatu tempat ! Kalian akan berada disini untuk berjaga jaga, kebetulan Kota soka tidak ada penghuninya, kalian bisa berjaga jaga disini, ingat jika ada apa apa kalian yang atasi, jika ada penyusup tangkap mereka, jangan sampai membunuhnya"


"Baik Tuan, kami akan mematuhi perintah Tuan" ucap para pandawa


Kris dan Yang lainnya berjalan menuju Kuil,


"Apa kita tidak menggunakan gate?" Tanya Wolf


"Tidak, kita akan berjalan kekuil, siapa tau kita bertemu dengan para penyusup malam ini !"


******

__ADS_1


__ADS_2