I Am Prince Of Heaven

I Am Prince Of Heaven
Bab. 10


__ADS_3

Terduduk ke tanah dengan lemas, ia menatap kepergian ibu mertuanya.


"Aku ketahuan, bagaimana bisa wanita itu punya mata yang berbeda dengan manusia pada umumnya? Sistem, apa kau tahu kemampuan mata itu?" Qin Chen bertanya kepada sistem di benaknya.


[Tuan, itu bukanlah mata melainkan kemampuan bawaan.]


"Kemampuan bawaan? Apa maksudmu kemampuan yang terbawa saat lahir? Tunggu, kalau benar apa istri dingin di rumah mempunyai mata yang sama?" Dengan kerutan keningnya mencoba mencerna apa yang ia dengar dan berpikir apa yang terjadi sekarang.


[Benar tuan, istri dingin di rumah mempunyai mata yang sama karena pada dasarnya dia adalah putri wanita sebelumnya.]


Ughh!


"Kalau aku tahu dari awal, aku akan berhati-hati dengan ibu mertua. Apa yang di katakan ibu benar, dia akan menguras kering kalau aku sampai di bawa ke istananya." Gumam Qin Chen.


Qin Chen beristirahat mengambil napas panjang sebelum kembali besoknya, ia mempersiapkan diri dengan membeli barang-barang di toko sistem walaupun sebagian besar PS di habiskan untuk membayar pinjaman energi.


Ditempat ibunya, ia tengah duduk menunggu Lan Xiang Xue kembali ke tempatnya.


Saat ia ada di sana, Lan Xiang Xue duduk dengan tenang seperti tidak terjadi apapun padanya.


"Apa yang kau temukan?"


"Aku menemukan monster yang mencoba kabur dari tanah terlarang, sudah aku bereskan mereka dan tidak akan keluar dari tanah terlarang. Ngomong-ngomong tentang buntalan sebelumnya, apa dia kembali ke bagian timur setelah tidak menemukan apapun di tanah terlarang?" Lan Xiang Xue membalasnya, ia mengambil buah persik di atas wadah kaca dengan motif naga.


"Buntalan itu kembali karena tidak menemukan apapun di tanah terlarang, tapi ada yang aneh disana karena aku menemukan banyak kejanggalan yang berhubungan langsung dengan seseorang yang aku kenal." Ujarnya yang tidak dapat menahan rasa penasaran.

__ADS_1


Ia mengeluarkan potongan kain yang digunakan Qin Chen sebelum meninggalkan Istana. "Aku kenal dengan potongan kain ini, ini punya putraku. Saat mencarinya di tanah terlarang aku tidak menemukannya, tanda-tanda mantra dia baik-baik saja tapi kain ini bagaimana bisa ada di tanah terlarang? Untuk terbang ataupun terseret air sangat mustahil."


Lan Xiang Xue tertegun. 'Dasar bocah bodoh, dia meninggalkan banyak barang di sana, walaupun dia cukup kuat tapi dia masih seorang bocah.' Batinnya.


"Mungkin kau salah tanggap, pakaian Qin Chen bukan hanya dia yang mempunyai warna yang sama ada banyak orang di tempat ini yang mungkin tidak di ketahui menggunakan pakaian yang sama dengan Qin Chen dan tersesat ke tanah terlarang atau buruknya lagi dia mati di sana." Balas Lan Xiang Xue.


"Kau benar, mungkin aku yang sangat khawatir dengan keadaan putraku." Cai Li menghela napas panjang, ia mengambil minuman di sampingnya dan menyeduh. "Xiang Xue, aku harap kamu tidak melakukan apapun pada putraku, kalau tidak aku akan sangat marah padamu." Lanjut Cai Li.


"Tergantung, kalau dia begitu menggoda di mataku, aku akan membawanya ke Istana dan mengurungnya di kediaman untuk selamanya." Balas Lan Xiang Xue.


Mendengar tanggapan Lan Xiang Xue, ia khawatir kalau Qin Chen akan terus mengalami keadaan buruk sepanjang harinya. Dengan buru-buru ia keluar mencari Qin Chen untuk mengatakan kalau ibu mertuanya sebenarnya adalah—


Lan Xiang Xue menghentikannya. "Cai Li, kalau kamu berani mengatakannya, aku akan benar-benar menyusun rencana membawa Qin Chen ke istanaku lalu mengurungnya di dalam kamarku, dan tidak akan membiarkan siapapun mendekatinya kecuali aku."


Ughh!


"Itu berbeda, karena Qin Chen menarik aku akan menunggunya matang. Setelah matang, aku akan memetiknya untuk sendiri tanpa memberikan siapapun mengambilnya." Ujarnya.


Tidak dapat membalas ucapan Lan Xiang Xue, karena hobinya yang aneh membuat Cai Li harus berwaspada akan penculikan putra satu-satunya yang luar biasa.


'Wanita ini, tidak pernah berubah sampai sekarang! Sedikit saja bertemu dengan pria yang berani menggodanya, dia akan membuat orang itu tidak akan hidup dengan nyaman di dunia, aku khawatir Chen'er akan menderita kalau di bawa pergi olehnya.' Batin Cai Li.


Tidak lama setelah itu seorang prajurit masuk memberikan laporan atas acar yang akan di adakan besok di istana surga barat menyambut generasi muda yang hebat.


Ia tidak sabar menunggu putranya datang dan mengikuti acara tersebut, karena sudah lama tidak mendapatkan kejutan dari anak-anaknya yang pergi darinya setelah dewasa, hanya Qin Chen putra satu-satunya dan dia tidak akan membiarkan Qin Chen pergi.

__ADS_1


Cukup di rumah dan dia akan memberikan kebutuhan apapun untuknya.


Satu hari berlangsung cepat, dan acara di Istana begitu megah dengan kedatangan banyak orang-orang hebat dari berbagai kalangan dimana mereka menggunakan Profound ark terparkir di belakang istana surga barat.


Orang-orang berbisik membicarakan tentang acara ini dan kedatangan pangeran surga yang akan ikut dalam kompetisi, di acara ini di bagi menjadi beberapa bagian yang harus di ikuti mereka menentukan siapa yang layak menjadi jenius tak tertandingi di dunia atau tidaknya.


Pertama pengukuran kekuatan fisik, lalu pengukuran energi lalu pengukuran kultivasi dan terakhir bertarung satu lawan satu di atas altar hidup dan mati mempertaruhkan kehormatan untuk menjadi yang terkuat.


Jelas semuanya seperti membingungkan, namun sebenarnya ada beberapa pembudidaya di ranah rendah mempunyai energi di atasnya karena dia mempunyai tubuh unik ataupun ketrampilan lainnya.


Suara gong besar terdengar di langit dan seluruh orang bergerak mendekati tempat untuk menyaksikan langsung acara yang sudah di nantikan selama sepuluh tahun sekali di adakan.


Para peserta yang ikut dalam acara berada di sisi lain tengah berdiri menunggu antrian panjang di depan mereka.


Qin Chen berada di antara mereka dengan menggunakan pakaian hitam menutupi seluruh tubuhnya termasuk kepala dan wajah dimana ia menggunakan pedang di tangannya sebagai aksesoris.


"Seluruh tamu yang hadir di harapkan untuk tenang, acara besar yang di adakan istana surga selama sepuluh tahu sekali akan segera di mulai!" Ungkap seorang pria di atas panggung dengan suara menggelegar terdengar dimana-mana.


"Acara pertama yang harus di lakukan peserta adalah menguji kekuatan fisik masing-masing. Monumen batu bulan di depan kalian adalah batu kuno yang turun dari langit di tinggal leluhur terdahulu mengukur kekuatan fisik mereka. Untuk menang di tahap awal, peserta di haruskan mendapatkan 20k Pound untuk bisa lolos di babak ini."


"Sekarang tanpa basa-basi lagi kita mulai acaranya!"


Sembilan putaran waktu bergerak di langit memberikan tanda bahwa acara sudah di mulai dan para peserta di panggil satu-persatu ke atas panggung untuk menentukan kekuatan fisik mereka.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2