
Makam kuno— bagian terdalam makam hanya ada bebatuan sepanjang lorong dengan tulang-tulang monster ataupun manusia berserakan di samping dinding batu. Tidak hanya itu, sepanjang perjalanan mereka ke bawah ada lentera malam menerangi lorong seakan-akan memberikan penyambutan atas kedatangan mereka berdua.
Kejanggalan ini membuat Lan Loushui yang biasanya tenang dengan ekspresi dingin berubah, dia meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk penyerangan, kutukan dan formasi di sekitarnya.
Sama halnya dengan Qin Chen, dia menanggapinya dengan serius menggunakan kemampuan mata untuk mengamati apa ada yang di sembunyikan dunia? Dengan matanya, dia dapat melihat formasi yang terpasang di dalam lorong ini atau tidak, kemampuan ini memudahkan Qin Chen dalam mengurus masalah jebakan tersembunyi di dalam ruangan.
"Apa kamu dapat merasakannya? Sesuatu seperti eksistensi kuat berada di dalam sana menunggu seseorang untuk membangunkannya dalam bertarung." Ungkapnya dengan wajah khawatir.
Qin Chen langsung menoleh kesamping. "Jangan mengatakan apapun, aku di sampingmu tidak akan membiarkanmu mendapatkan satu luka. Jika ada luka, aku akan menyerahkan kepala ini sebagai permintaan maaf." Ujar Qin Chen.
"Bukan itu!" Lan Loushui berada di samping Qin Chen dengan berhati-hati mengikutinya. Dia bahkan mengenggam tangan Qin Chen dengan erat tidak ingin lepas meskipun hanya satu menit darinya.
Merasakan suasana romantis ini, napas Qin Chen dan detak jantungnya tidak beraturan untuk kali pertamanya. Setelah menjadi bujangan seumur hidup, ini adalah perasaan intens kaum sepertinya mendapatkan pegangan erat dari wanita tercantik di daratan surga barat menganggapnya sebagai pria yang dapat di percaya.
Qin Chen membeku sesaat tidak dapat mencerna apa yang ada di benaknya, ia mendidih seperti kepanasan hingga suhu tubuhnya meningkat pesat sangat panas!
"Sayang? Kenapa suhu tubuh mu terus-menerus meningkat, apa kamu demam? Kalau benar, kita akan keluar sekarang dan melanjutkannya setelah kamu sembuh." Lan Loushui begitu khawatir melihat asap menggumpal di atas kepalanya, ini membuatnya semakin khawatir.
"Ti– Tidak apa-apa, aku hanya gugup sekarang. Lupakan masalah tentangku, ada yang berharga di dalam sana tengah menunggu kita kembali membawa kebahagiaan bagi masyarakat di desa itu." Qin Chen membalasnya menahan malunya, ia menguatkan fondasi untuk menjaga harga dirinya sebagai pangeran surga!
Merasakan ada yang aneh dengan Qin Chen, dia langsung menariknya dan melihatnya. "Kamu ... " Lan Loushui membeku melihat Qin Chen sekarang ini begitu manis dengan rona merah di pipinya seperti malu melihatnya, dan sekarang dia berpura-pura kuat di hadapannya karena sentuhan lembut di tangannya.
__ADS_1
Lan Loushui tersenyum manis langsung menangkap tangannya, kedua gunung surgawi menenggelamkan seluruh tangannya kedalaman keputusasaan!
Tidak! Slurpt!
Darah di hidungnya keluar, ia langsung menoleh kesamping menutupinya dengan tangan. Bagaimana bisa Lan Loushui mengambil kesempatan di saat situasi tidak mendukung sekarang, walaupun begitu Qin Chen masih mencari kesempatan untuk mencuri-curi pandangan.
Besar!
'Sialan! Aku tidak dapat mengontrol kemampuanku!'
"Ara~ sayang, kenapa kamu berpaling ke tempat lain? Di sampingmu ada keindahan terdalam di surga dan bumi, bagaimana bisa kamu mengabaikannya begitu saja tanpa memandanginya meskipun sekilas." Dengan lirih bersuara di samping telinganya.
"Ja– Jangan bicara omong kosong, aku hanya mengamati sesuatu yang bergerak di sana." Qin Chen membalasnya, ia buru-buru melangkah mengubah topik pembicaraan mereka berdua sekarang.
Sekarang, mereka berada di pertengahan merasakan aroma yang tidak sedap. "Semakin dalam kita melangkah masuk, aroma darah semakin pekat seperti ada danau besar yang berisikan darah di hadapan kita." Lan Loushui menutup hidungnya tidak sanggup menahan aroma yang menyengat begitu kental dan padat seperti sekarang.
Qin Chen yang mendengar itu baru sadar kalau aroma ini adalah darah, karena ia sebelumnya masih menahan malunya merasakan tangannya tengah di gandeng wanita cantik sepanjang perjalanan. Mendapatkan kabar aroma ini adalah darah, Qin Chen berspekulasi kalau di hadapan mereka ada sesuatu yang mengerikan tengah menunggu.
Sampai di mana keduanya masuk kedalam langsung di sambut dengan luasnya danau darah di hadapan mereka. Genangan darah begitu kental terombang-ambing di bawah gunung besar menjulang tinggi ke atas melampaui langit.
Danau besar berwarna merah darah berisikan banyak tulang-tulang monster. Sementara itu, di atas kepala mereka terdapat garis lurus dengan pola besar di langit ruangan begitu menyeramkan. Aroma darah muda tercium seperti manusia, dan bukan monster.
__ADS_1
Tidak mungkin!
Keduanya tertegun menanggapi penemuan ini, Qin Chen dan Lan Loushui tidak dapat membayangkan seberapa banyak wanita yang menjadi korban formasi kuno. Mencoba memalingkan pandangan ke tempat lain, ia mendapatkan sebuah gunung besar menjulang tinggi ke langit dengan singgah sana besar terduduk satu makhluk hitam menatapnya dengan mata kemerahan.
Sesaat kemudian suasana tempat mereka berubah mencekam dengan suara rintikan darah menetes ke permukaan danau, matanya yang kemerahan tersorot keluar memberikan serangan mental terkikis secara bertahap, keduanya tertegun dengan tekanan mental ini dapat menekan langsung Jiwa nya.
"Kahahaha! Akhirnya kau datang ke tempat ini, pangeran surga! Aku sudah menunggu kedatanganmu cukup lama sampai mendengar seluruh pencapaian luar biasa yang kau dapatkan di luar sana." Ungkapnya dengan nada tinggi membuat langit-langit ruangan seperti mau runtuh ke bawah.
Qin Chen tertegun mendengarnya, ia mencoba mengingat siapa dia namun tidak menemukan apapun. "Ummm ... Ya." Dengan bingung menyentuh dagunya, ia masih dapat tenang dengan tekanan di punggungnya. Lan Loushui dan makhluk hitam di atas sana terkejut melihatnya, bagaimana bisa dia tetap tenang meski punggungnya di hantam tekanan besar.
Matanya tersorot penuh pertanyaan mendongak ke atas melihat makhluk itu. "Kesampingkan dulu pencapaianku, karena kau mengenalku sebagai pangeran surga, maka tidak perlu basa-basi lagi langsung pada intinya kenapa kau melakukan pembantai di desa?!" Tanya Qin Chen.
Makhluk itu tidak berbentuk, mau mengatakannya sebagai manusia dia bukan manusia. Menyatakannya sebagai monster, dia tidak mempunyai tipe monster tubuhnya astral hanya ada gumpalan asap hitam membentuk manifestasi ketakutan manusia.
"Seharusnya itu adalah pertanyaan yang ingin aku tanyakan pada kalian para abadi dunia atas, kenapa daratan ini tidak berperang lagi seperti di masa lalu? Selama ribuan tahun mendapatkan kedamaian, orang-orang yang kuat mengambil tindakan munafik bersikap baik di hadapan orang lain namun kenyataannya di adalah iblis." Sosok itu bersuara, setiap nadanya mengandung hawa kesejukan menusuk jantung.
Qin Chen langsung menyadari hal tersebut, ini adalah kudeta!
Mendapatkan kenyataan ini, ia menyadari bahwa banyak eksistensi mulai menunjukkan keberadaan mereka di dunia untuk mengguncang tahta surga melakukan kudeta besar-besaran melawan surga barat!
Setelah itu, merebutkan posisi sebagai raja surga di daratan ini!
__ADS_1
...
*Bersambung ..