
Surya berada tepat di atas kepala, hawa panas membakar kulit membuat para pekerja di kota beristirahat. Sebagian orang membicarakan tentang pangeran yang makan di restoran bersama dengan Permaisuri Lan Loushui, begitu langka bagi orang besar sepertinya secara langsung turun untuk mencicipi makanan kota.
Sepanjang mata memandang di luar, kota di penuhi orang-orang dengan antusias melihatnya. Ada yang berjualan dan ada yang mengantri masuk kedalam restoran hanya untuk melihatnya secara langsung.
Qin Chen duduk di lantai empat restoran bulan semu bersama Lan Loushui, di atas sana menemukan mereka di bawah tengah memandanginya. Sedikit melambaikan tangan untuk menanggapi kehadiran mereka, para penduduk membalas lambaian tangannya, Qin Chen tersenyum tipis mengamati keraguan di dalam hati penduduk kota, dalam perang sebelumnya Qin Chen sudah menekan dan membuat tanah timur mendapatkan balas dua kali lebih besar dari tanah barat, tempatnya berada sekarang.
Lan Loushui mengamati sudut matanya sedikit meredup dan secara tiba-tiba menutup mata seakan-akan ada sesuatu. "Mereka di bawah begitu antusias untuk melihatmu, satu kehadiran membuat hati penduduk merasa aman, seorang pangeran surga yang di kenal sampah membuat kemajuan besar, siapa yang tidak bangga? Tatapan mata penuh harapan di mata mereka memberikan satu tanda, kamu harapan mereka untuk surga barat, seberapa banyak kematian dan kehidupan sekarang secara harfiah mendukung keputusan yang kamu buat, tanpa mereka surga barat hanya akan menjadi tanah kosong kuno seperti makam abadi tanpa kehidupan."
Orang-orang di bawah tersenyum bahagia sembari melambaikan tangan, Qin Chen tersenyum tipis lalu kembali membuka matanya. "Keputusan ... " Qin Chen mengamati sudut langit yang retak karena sesuatu yang misterius. "Selanjutnya aku tahu harus bagaimana, terimakasih Loushui." Matanya melirik ke arahnya.
"Sama-sama." Lan Loushui tersenyum lalu melanjutkan makan, di belakang mereka ada banyak penduduk tengah menyantap makanan sembari mengamati mereka.
Setelah makan bersama di restoran, mereka kembali dan membicarakan masalah utama hingga satu bulan berlalu dimana 30% tanah timur sudah di dominasi oleh Qin Chen. Setengah lainnya masih membutuhkan waktu untuk menguasainya, Qin Chen tidak dapat secara langsung karena kondisinya.
Kemudian satu bulan terlewatkan lagi, sudah dua bulan berlalu mereka berdua bersama dengan waktu yang cukup lama menghabiskan berdua saat malam maupun siang. Selama dua bulan terakhir, Qin Chen mendapatkan 78% tanah timur menekan penguasa mereka untuk berlutut dan memohon pengampunan.
Selama dua bulan ini, Cai Li yang melakukan pengasingan keluar dari perpustakaan membawa pengetahuan kuno parah leluhur. Dalam seribu pengetahuan, tidak ada satupun catatan yang membahas tentang tubuh dingin sembilan reinkarnasi.
Dua bulan dia habiskan tidak membuahkan hasil yang memuaskan, karena tubuh dingin sembilan reinkarnasi adalah tubuh langka bawaan. Bahkan di empat surga akan kesulitan untuk menemukannya, karena tubuh ini cocok untuk tungku pemurnian.
Saat dia keluar dari pengasingan, Cai Li mendengar berita tentang perang panjang antara empat surga besar. Qin Chen mendominasi peperangan selama dua bulan penuh, dan bahkan menekan penguasa surga, dan para petinggi istana timur.
Mendengar tentang pencapaian Qin Chen membuatnya bangga dan sekaligus khawatir dengan keadaan Qin Chen. Cai Li buru-buru ke ruangan tempat Qin Chen berada, dimana Qin Chen tengah duduk manis membaca gulungan penuh laporan.
__ADS_1
Tiba-tiba pintu ruangan terbuka secara mendadak, Qin Chen tersentak kaget dan menemukan ibunya masuk kedalam, eskpresi khawatir dan napasnya begitu berat mendekatinya.
Cai Li memeluknya dengan erat kemudian mencari luka yang ada di tubuhnya sampai beberapa menit kemudian. "Syukurlah kamu tidak apa-apa Chen'er, ibu khawatir setelah mendengar kamu berperang dengan tiga penguasa lainnya."
Qin Chen tersenyum tipis, "Aku tidak apa-apa, Bu. Dan lagi, apa ibu sudah selesai pengasingannya? Karena ini sudah dua bulan dan cukup lama tidak melihatmu." Balas Qin Chen.
"Sudah-sudah ... Ibu sudah menyelesaikan apa yang ibu butuhkan, dan saat ibu keluar mendengar kabar kamu mendapatkan pencapaian besar, ibu sangat bangga dan di lain sisi ibu sangat khawatir kamu akan terluka karena perang. Bagaimanapun beban yang kamu bawa sekarang sangat besar, ibu sangat khawatir." Cai Li mengusap-usap kepalanya dengan lembut.
Qin Chen menghela napas, 'Bukankah ibu sendiri yang memintaku melakukan semua ini, aku jadi bingung siapa yang salah sekarang.' Pikirnya.
Dia tersenyum menanggapinya, dan membalasnya. "Tidak apa-apa, ini tugas yang harus aku tanggung sebagai pangeran surga, dan aku akan menyelesaikan semuanya. Jangan khawatir tentang itu, terpenting bagaimana keadaan ibu sekarang?"
Sesaat kemudian, dia melepaskannya. "Ibu sangat baik, dan ... " Cai Li melihat Lan Loushui tengah duduk di sopa menikmati secangkir teh hangat sembari mengemil kue manis. "Ibu akan mengobrol dengan cucu ibu dulu, kamu tetaplah di sini dan jangan keluar sampai ibu kembali, mengerti."
"Baik."
Menyentuh tangannya, lalu memintanya untuk berdiri. "Ayo ikut ibu ke ruangan ibu, ada banyak hal yang ingin ibu dengar darimu dan biarkan Chen'er berada di sini mengurus tugasnya sebagai pangeran surga." Cai Li membawa Menantu Perempuan pergi dari ruangan tanpa meminta izin dari Qin Chen.
Belum sempat untuk bicara, Qin Chen tidak menemukan mereka berdua di dalam ruangan. "Ha! Lupakanlah, ibu sudah kembali ke istana. Jadi Loushui punya teman untuk bicara saat aku bertugas, dan ada orang yang bisa di percaya untuk melindunginya."
Qin Chen menyentuh sesuatu di sampingnya, dan tiba-tiba muncul proyeksi layar.
[Nama : Qin Chen.]
__ADS_1
[Profesi : Alkemis Surga (Sempurna) - Formasi Surga (Sempurna).]
[Level : 60 (Heavenly Enlightenment). ]
[Exp : 762.400/60 T]
[Skill : Thousand Immortal Swords (Abadi) - Immortal Sword Finger (Abadi) - Tangan Petir (Surga) - Angin Kekacauan (Surga) - Tangan Hantu (Surga).]
[Toko : » ]
[Poin Sistem : 478,9 M.]
[Penyimpanan : Artefak Penyegel Iblis (Surga)]
"Ummmm ... Level 60, itu sudah Puncak Heavenly Enlightenment. Apa artinya, Heavenly Enlightenment, Transcend Ascension, dan Heaven Of Eternity mempunyai 20 level?" Gumamnya.
"Untuk membuka level baru aku membutuhkan banyak Exp, dan lagi monster-monster di tempat ini hampir rata. Dimensi monster menguras PS dan menambah PS kalaupun itu beruntung bisa kembali hidup-hidup tanpa luka parah." Qin Chen semakin bergumam sendiri menghitung kenaikan level untuk mencapai puncaknya.
Selama beberapa menit bergumam, dia akhirnya berhenti dan bernapas panjang. "Butuh waktu lama, tapi sudahlah terpenting aku harus bangun satu Dao biar tambah kuat. Ibu sudah di istana jadi ada yang menjaga Loushui." Qin Chen memikirkan sesuatu di benaknya, dia seseorang yang suka main pedang tapi fisiknya selalu mendominasi.
Sepanjang waktu, Qin Chen termenung memikirkan hal tersebut.
...
__ADS_1
*Bersambung ...