I Am Prince Of Heaven

I Am Prince Of Heaven
Bab. 35


__ADS_3

"Apa yang di katakan Qin Chen ada benarnya, kesampingkan masalah tentang siapa yang membuat kekacauan. Terpenting sekarang adalah pengangkatan penguasa baru atas surga barat yang akan di adakan empat hari lagi di istana surga, persiapan pasukan untuk pelatikan sudah di siapkan dan prajurit yang di khususkan untuk keamanan sudah di atur sebaik mungkin, di tambah istana sudah memberikan undangan kepada para abadi surga barat untuk hadir ke acara pelantikan kenaikan penguasa baru di surga barat." Lan Xiang Xue bicara panjang lebar dengan tenang mengesampingkan masalah sebelumnya.


Qin Chen mengangguk penuh kebingungan di benaknya walaupun begitu dia tepat mengangguk. Dalam beberapa hari kedepannya, Tahta Surga akan berada di tangannya, demi untuk menguasai seluruh surga Qin Chen membutuhkan dukungan besar ataupun pijakan untuk melompat dua ataupun sembilan batu dalam satu napas.


"Sebelumnya aku meminta Workshop Senjata untuk menggandakan senjata yang akan di kirimkan ke istana. Masalah bayaran anggaran akan aku tangani sendiri karena aku membutuhkan senjata yang cukup banyak mencoba sesuatu, dan lagi ada yang ingin aku bicarakan padamu, ibu." Qin Chen berkata dengan pelan menjelaskan kalau di pergi ke Workshop Senjata untuk menggandakan senjata.


"Apa yang ingin kamu bicarakan pada ibu, Chen'er? Apa kamu mendapatkan masalah besar lagi." Cai Li membalasnya dengan bingung.


"Manager Workshop Senjata seorang master rune, mungkin di daratan ini tidak ada yang mengetahui pontensi seorang master rune ataupun lainnya. Aku ingin memperkerjakan dia kedalam barak untuk menciptakan senjata-senjata prajurit di istana, tidak hanya meningkatkan kualitas senjata, aku akan memberikan pelajaran khusus untuknya meningkatkan pontensi terbesar seorang rune master, apa bisa?" Jelas Qin Chen.


Cai Li membeku sesaat, dia mengingat kembali seorang pernah melamar ke istana tentang master rune. Saat itu di menolaknya karena tidak ada yang mengetahui tentang rune selain orang itu sendiri, Lan Xiang Xue adalah master formasi sementara dia seorang ratu surga dengan profesi alkemis.


Mendengar putranya ingin memasukkan master rune kedalam istana dan memberikan pelajaran khusus seakan dia mengetahui tentang rune master. Tatapan mata intens seolah dia sangat serius, Cai Li tidak dapat menolaknya. "Kamu dapat memasukannya kedalam istana, jujur saja ibu tidak mempunyai teman ataupun kenalan yang mengetahui tentang rune. Jika itu tentang formasi, alkemis dan lain sebagainya ibu masih bisa mempertimbangkan hal tersebut, karena Lan Xiang Xue adalah master formasi dan ibu seorang master alkemis."


"Jangan khawatir apapun tentang masalah rune master, ibu dapat mengandalkanku, aku mempunyai caraku untuk mengajari seorang rune master." Ujar Qin Chen.


Cai Li mengangguk menanggapi Qin Chen, mereka berempat mengobrol cukup panjang dan lama di dalam ruangan. Sementara kedua saudarinya berada di tempat lain tengah menyiapkan persiapan untuk Qin Chen, dan mereka membuat sesuatu yang spesial untuknya.


Sedangkan di tempatnya berada, "Apa yang selanjutnya akan kamu lakukan?" Tanya Lan Loushui khawatir.

__ADS_1


Qin Chen menoleh kesamping, "Aku akan mencoba yang terbaik untuk ini, selama kamu berada di sisiku mungkin semuanya akan membaik karena aku mempunyai orang bijak sepertimu." Ujar Qin Chen.


Lan Loushui menatap matanya dengan khawatir, "Aku harap begitu ... " Suara yang khawatirkan membuat Qin Chen bingung. "Duduklah, aku siapkan minum hangat." Lanjutnya.


Mengesampingkan itu, dia tersenyum dengan tenang duduk di ruangannya. Lan Loushui menuangkan secangkir minuman hangat untuknya. "Minumlah." Lan Loushui memberikan minuman hangat itu.


"Terimakasih."


"Sama-sama, aku akan keluar sebentar untuk bertemu dan ibu dan ratu ada yang ingin aku bicarakan kepada mereka." Tanpa mendapatkan balasan dari Qin Chen, Lan Loushui pergi meninggalkannya di dalam ruangan sendirian.


Didalam ruangan, Qin Chen membalikan halaman buku yang menumpuk di atas mejanya. Bagaimanapun ini tugas seorang pangeran surga tidak seperti yang ada di dalam sebuah novel dimana pangeran dengan bebas bermain keluar dan melakukan apapun yang dia inginkan.


Ditempat Lan Xiang Xue dan Cai Li berada, Lan Loushui masuk kedalam membuat keduanya bergerak membawanya duduk ke sopa untuk bicara, apa yang akan di bicarakan sekarang mereka mengetahuinya.


"Apa tidak ada cara lain untuk menghindari kenyataan ini? Aku khawatir dengan keadaan Qin Chen sewaktu dia mengetahuinya apa yang akan terjadi padaku." Ucap Lan Loushui dengan khawatir.


Lan Xiang Xue tidak dapat mengatakan apapun, dia lebih khawatir dengan keadaan Lan Loushui yang harus menerima kenyataan. "Bagaimana denganmu sendiri? Apa kamu hisa menerima kenyataan yang harus kamu dapatkan? Sebagai seorang ibu ini sangat berat bagiku harus menerimanya."


"Aku tidak tahu, di satu sisi aku tidak ingin pergi dengan cara seperti ini dan ingin membantunya. Namun di sisi lain ini takdirku yang sudah di tentukan, bagaimana kenyatannya semua yang aku lakukan tidak akan bisa mengubah apapun, aku hanya tidak ingin membuatnya merasa sedih saat aku pergi nantinya." Ujar Lan Loushui.

__ADS_1


"Bagaimana kalau kamu katakan saja langsung padanya?" Sahut Cai Li, dia tahu ini akan membuat Qin Chen akan kepikiran.


Lan Loushui menggelengkan kepalanya tidak ingin mengatakan apa yang sebenarnya terjadi padanya. Lan Xiang Xue mengintip matanya penuh kekhawatiran, ia tertegun lalu bicara kembali. "Bersikaplah seperti biasanya pada Qin Chen, ibu akan kembali ke istana setelah pelantikan berakhir. Kemungkinan besar ada peninggalan leluhur mengenai masalah ini."


Cai Li mengangguk, dia menyetuh pundaknya dengan serius. "Kembalilah agar Qin Chen tidak mencurigainya, ibu akan membantumu menyelesaikan masalah. Ada banyak catatan di surga yang belum ibu baca kemungkinan ada salah satu di antaranya. Jika memang tidak ada, ibu harap kamu menikmati kehidupan dengan bahagia sewaktu di istana, ibu akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencarinya."


"Ba– Baik." Dia gugup tapi mau bagaimana lagi.


Pembicaraan mereka berlangsung cukup lama di mana Lan Loushui kembali ke ruangan meninggalkan Lan Xiang Xue yang tengah khawatir dengan keadaannya. "Bagaimana bisa seperti ini?"


"Lan Xiang Xue, aku akan membantumu mencari cara menyelamatkan Loushui. Kita akan pergi bersama ke tempatmu mencari peninggalan leluhur dan lagi aku akan mencari catatan surga dan lainnya di istana, dia sekarang menantuku aku mempunyai kewajiban untuk merawatnya selama berada didalam kekuasaan istana, karena aku adalah orang tuanya di tempat ini."


Lan Xiang Xue yang mempunyai sifat dingin kepada siapapun sulit mengartikan perasannya. "Terimakasih, aku akan mencarinya sendiri di istana tentang peninggalan leluhur, kau dapat mencari dari catatan alkemis atau catatan surga yang mencatat tentang tubuh dingin sembilan reinkarnasi."


"Serahkan padaku, aku akan membantumu. Untuk sekarang kita akan bersikap seperti biasanya agar Chen'er tidak curiga." Cai Li membalasnya.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2