
Melompat dari atas tebing meluncurkan serangan besar kebawah menghancurkan orang-orang timur. "Jangan biarkan mereka keluar dari tempat ini hidup-hidup!" Suara tintanya terdengar prajurit yang mengikuti bergerak kebawah menghancurkan orang-orang timur.
"Thousands Immortal Sword!"
"Pertahankan formasi penyegelan! Pasukan lain tahan mereka di luar zona!" Suara seorang wanita memerintah prajurit menghentikan penyerangan, Qin Chen menyeringai misterius menghenuskan seribu pedang dari langit seperti hujan.
Boom! Boom!
Ratusan prajurit runtuh, puluhan hektar tanah di hancurkan, perang besar melawan pasukan timur membuat berita panas di berbagai kota. Bala bantuan besar dari timur membawa seratus ribu prajurit tangguh siap mati menghadapi Qin Chen seorang di bagian timur, dimana dia memutari daratan dengan kecepatan cahaya menghindari mata surga.
"Perang besar pecah dan surga dalam kekacauan internal menghadapai sesama abadi, tak terhitung kehidupan mati dalam medan perang terus berjatuhan mengakibatkan populasi mahkluk hidup berkurang secara signifikan. Jika seperti ini ras iblis akan melakukan invasi besar-besaran di saat keempat surga mengalami kemunduran! Siapa yang akan bertanggung jawab atas keberlangsungan kehidupan di surga?"
Anak-anak tak berdosa menjadi korban di berbagai tempat dan banyak lagi kehidupan yang tak terhitung jumlahnya berjatuhan, semua ini di sebabkan keserakahan seorang penguasa akan kekuasaan dan kekuatan membawa kehidupan kedalam kehancuran hitungan waktu.
Enam ratus ribu prajurit surga di kerahkan Qin Chen untuk melawan di berbagai tempat di pimpin masing-masing Jenderal terpercaya. Sementara abadi lainnya tengah bersiap-siap menghadapi pihak lain yang akan datang sepanjang sejarah ini perang dunia ketiga untuk merebut kekuasaan surga barat.
Qin Chen menyerang prajurit timur dengan hujan pedang menembus tubuh, gelombang surya dan badai mencoba menghentikan langkahnya. Phoniex besar kewalahan sebelum mengaktifkan artefak, pihak Qin Chen mendominasi wilayah tersebut.
Sedangkan Lan Loushui yang baru terbangun dari tidurnya, dia menemukan langit-langit mengeluarkan fenomena alam. Kabut asam dimana-mana, gemuruh dan guntur menyebarkan ketakutan di berbagai tempat, surga barat dalam masalah besar.
Di bagian barat guntur begitu keras menyambar, gemuruh memekakkan telinga terdengar hingga ke kota. Ditempat lain, ada banyak kabut asam dan kebakaran dimana-mana, tidak seperti surga yang di impikan.
"Qin Chen sudah pergi ke barat mengatasi artefak, para jenderal mengatasi penyerang naga dan penyusup dengan pasukan. Pihak abadi menunggu perintah, sementara pihak lain tidak memberikan penyerangan, apa mungkin mereka mengetahui rencana ini?"
Lan Loushui mengamati peta dunia tempat-tempat terjadi perang besar sekarang, "Tunggu, pak tua itu apa mungkin menggunakan itu?" Dia dengan serius mengamati situasi perang di berbagai tempat selama beberapa jam berlalu.
Meski awalnya hanya ada 6 naga dan 1 Phoniex, secara bertahap pasukan di kirim menggunakan mantra teleportasi ataupun menggunakan Profound Ark perang yang bisanya di gunakan dalam peperangan.
Sedangkan Qin Chen tengah menghancurkan pasukan musuh hingga rata, dia bertarung satu lawan satu dengan wanita yang tidak ia ketahui. Tetapi wanita itu adalah orang timur, merupakan musuhnya.
"Pangeran mempunyai kekuatan luar biasa, sayangnya setelah pertarungan itu anda kehilangan tangan anda. Kekuatan pangeran tidak akan sama dengan masa lalu, anda akan menerima takdir yang sudah di tentukan para Dewa!" Ungkapnya dengan kasar sembari menahan pedang Qin Chen.
"Jangan bicara omong kosong, aku atau orang-orang di belakangmu menerima takdir yang aku tentukan!" Qin Chen membalasnya dengan gertakan.
__ADS_1
"Tch!"
Wanita itu mengayunkan pedangnya secepat mungkin saling beradu membuat niat pedang membelah pepohonan di sekitarnya, dan beberapa hektar tanah hancur berantakan tanpa ampun.
Trang! Trang!
"Tangan hantu, hancurkan!" Qin Chen menghantam dadanya dengan kasar menggunakan tangan hantu.
Bugh!
Terhempas kebelakang menyeret tanah, dia terengah-engah menahan serangannya, Qin Chen berada di hadapan wanita itu sembari mengangkat pedangnya ke langit hendak mengakhirinya.
Swoosh! Trang!
Qin Chen menoleh ke atas melihat pasukan pihak lain berkumpul, "Pada akhirnya, kalian keluar!"
"Sombong! Apa kau tidak sadar posisimu sekarang berada di mana!" Sahut orang itu dengan keras.
Orang-orang itu mengertak kesal dengan melesatkan ribuan orang menyerang Qin Chen yang tengah memegang pedang di tangan kirinya. "Thousands Immortal Sword! Tangan hantu! Tangan Petir! Angin kekacauan!" Jeritnya dengan keras.
Qin Chen melempar sebuah batu ke langit membuat mereka semua bingung. "Formasi surga dan bumi, perpindahan!"
Seketika kabut tebal menutupi pandangan mereka dan sebuah henusan pedang menembus tubuh, ribuan abadi bermunculan menyerang balik prajurit pihak lain yang berkumpul mengepung Qin Chen, mereka tercengang kedatangan abadi abadi di langit membuat kerusakan sepihak.
"Para abadi dengarkan perintah pangeran ini, bunuh musuh yang masuk kedalam kekuasaan barat tanpa terkecuali!" Tintanya dengan keras terdengar di langit.
Para abadi melesat menghenuskan pedang dan sihir ke berbagai tempat memukul mundur pasukan musuh, Qin Chen melesat kedepan menghenuskan pedangnya menembus tubuh wanita tersebut yang kehilangan banyak darah dalam pertarungan sebelumnya.
Slash!
"Memohonlah pada penciptamu untuk mendapatkan reinkarnasi?!" Qin Chen menarik pedangnya kembali membuat wanita itu terkapar tidak bernyawa.
"Keparat timur, selatan dan utara! Pangeran ini akan datang ke sana cepat atau lambat mengambil nyawa kalian membalas kematian Qin Long Tian!" Saat suaranya terdengar di langit, seluruh surga mendengar hal tersebut membuat siapapun yang mendengarnya ketakutan.
__ADS_1
"Pangeran pasukan musuh dapat di tekan namun banyak pihak musuh mulai berdatangan. Jika berlanjut hingga besok, kami khawatir banyak korban jiwa berjatuhan secara signifikan."
Qin Chen mengertak kesal, dia melihat Poin Sistem begitu banyak. 'Sistem aku akan membeli energi lagi apa bisa?'
[Bisa tuan.]
"Pukul mundur seperti rencana permaisuri, kemudian lindungi aku selama yang kalian bisa!" Ucap Qin Chen.
"Baik!"
"Tinta pangeran telah keluar, pukul mundur musuh yang datang keluar kekuasaan barat! Atas nama pangeran, hancurkan musuh yang berdatangan!" Teriak salah satu abadi di sampingnya dengan keras.
Orang-orang mengangkat kekuatan mereka, beberapa abadi melesat memberikan informasi kepada Jenderal dan lainnya. Qin Chen duduk dengan bertapa mengumpulkan energi besar dari penjuru dunia dan energi dalam dirinya di lepaskan mengejutkan mata surga dan pasukan musuh.
Para abadi berkumpul melindungi Qin Chen hingga enam lapisan untuk mewaspadai segala pergerakan. Qin Chen menarik ulur energi besarnya hingga membulat-bulat di langit seperti badai spiral menyapu tempat tersebut.
"Formasi surga kuno, perpindahan ruang!"
Seluruh abadi mendengar, kemudian sebuah formasi besar bermunculan hingga ribuan lingkaran mantra di langit menutupi surga barat. Mereka mendongak mengamati formasi tersebut begitu besar dan menekan, Qin Chen mengigit bibirnya lalu sebuah kilatan cahaya menembus langit keluar dari tubuhnya.
Haaaaaa!
Wushh! Wushh! Wushh!
Serangan maupun orang-orang dari pihak lain berpindah ke tempat yang kacau, dimana mereka perang di kekuasaan timur membuat kekacauan di sana, pasukan Qin Chen maupun musuh berada di tempat timur sedangkan Qin Chen berada di tempatnya tengah mempertahankan kekuasaan besar barat membangun bendungan menutupi surga barat dari dunia luar.
"Pangeran! Jangan memaksakan diri anda, anda belum sepenuhnya pulih dari pertarungan melawan Mo Wushuang!" Ucap pria tua di sampingnya.
"Sedikit lagi, dengan begitu korban jiwa dapat di minimalisir! Salah satu dari kalian pergi ke timur dan jalankan rencana kedua untuk menghakimi timur!" Balas Qin Chen.
...
*Bersambung ...
__ADS_1