
"Lupakan— aku akan membalas budi karena membantuku mencarikan hadiah untuk Permaisuri," Qin Chen melihat bayangan hitam bergerak di luar ruang, dia menyentuhny tangan Yue Ling dan membawanya pergi dari tempat tersebut.
Sesaat kemudian, keduanya berada di daratan tersembunyi di antara bintang, daratan besar dengan tanah gersang. Angin kencang menyapu debu-debu di sekitarnya, Qin Chen dan Yue Ling menutup mata menghindari hempasan debu bisa mengalihkan pandangannya.
Setelah badai berlalu, Qin Chen membawanya kedepan dan Yue Ling menghentikannya. Qin Chen bingung dan memalingkan wajahnya kebelakang dengan bertanya?
"Pangeran—" Yue Ling menatap matanya dengan canggung, Qin Chen kebingungan meskipun begitu Yue Ling. "Pangeran sudah mempunyai Permaisuri di istana, tidak baik menyentuh wanita lain." Lanjutnya.
Qin Chen yang sadar langsung melepaskannya, dia benar-benar lupa! "Ma– Maaf aku terbawa suasana sebelumnya, ada seseorang yang memantau kita dari ruang lain." Dia memalingkan wajahnya kesamping bicara dengan canggung.
"Tidak apa-apa, untuk kedepannya tolong sikapnya, karena anda seorang pangeran." Yue Ling membalasnya dan memberikan beberapa masukan. Yue Ling mengamati sekitarnya ada beberapa mata tengah mengamatinya. "Pangeran, lebih baik kita bergerak segara karena saya merasa ada beberapa mata mengamati kita dari tempat yang jauh."
"Kau benar, kemana kita akan bergerak? Permata Bulan Gavesha tidak akan mudah di temukan di tempat seperti ini. Jika kau punya saran atau petunjuk langsung saja beritahu padaku." Ujarnya.
"Seharusnya ada di puncak gunung di sana." Yue Ling menujuk dengan jarinya ke atas sana terdapat gunung gersang begitu besar menembus langit.
"Ayo."
Qin Chen bergerak ke depan di ikuti Yue Ling di belakang, keduanya melesat sambil berjaga-jaga dengan serangan mendadak. Langkah mereka di ikuti monster serigala bintang bertanduk berlian dengan mata biru terbakar api neraka.
Tubuhnya besar seperti patung liberty, menghadang mereka dengan gerangan ganas napas api tersebar dan hawa panas membuat keduanya berhenti, ada dua serigala besar di hadapannya.
"Pangeran, saya akan mengurus bagian kanan dan anda bagian satunya. Kekuatan mereka setidaknya berada di Transcend Ascension (Menengah) apa anda akan baik-baik saja?" Yue Ling sedikit khawatir dengan basisnya, di tambah Qin Chen mempunyai kekurangannya itu adalah tangan.
"Tidak masalah," Qin Chen meliriknya dengan percaya diri. "Meskipun beda cukup jauh, untuk melawan satu itu bukanlah masalah bagiku." Lanjutnya.
Yue Ling tersenyum tipis, dia bergerak duluan darinya, sabit seperti bulan berputar membentuk siluet. Serigala bergerak kedepan sembari mengayunkan cakar tajam membelah daratan tiga bagian besar hingga bertabrakan dengan siluet bulan sabit.
__ADS_1
Duarr!
"Ketrampilan yang bagus!" Qin Chen berlari mendekati serigala, dia menarik pedangnya dan menyerang hingga bertabrakan dengan taring serigala besar. "Formasi surga, perpindahan langit dan bumi!" Lanjutnya.
Wushh!
Serigala menghilang dari pandangannya, dia berada di kedalaman tanah. "Sudah saatnya kau pergi ke dunia bawah!" Qin Chen mengangkat kakinya dan menghentak dengan keras membuat tanah berduri menembus tubuhnya.
[Ding!]
[Memperoleh, 5 M Exp + 2,5 M PS.]
"Huft! Untungnya master formasi adalah keahlian yang bisa di gunakan." Qin Chen mencari sesuatu yang mendukungnya dari belakang, sampai di mana menemukan mata bagus yang bisa membantunya.
"Sword Eye's? Dapat mengeluarkan pedang cahaya dari mata, kekuatan mengikuti penggunanya. Bukankah ini sangat menarik? Baiklah, ini bagus untuk support dengan kondisiku sekarang." Qin Chen dengan serius membelinya dan sesaat merasakan matanya berdarah dan terbentuk seperti pedang di pupilnya.
Yue Ling mendekatinya, "Pangeran saya sudah selesai mengurusnya, apa bisa kita bergerak sekarang? Ada beberapa orang memantau dari sudut ruang ini, saya khawatir itu adalah Dewa Kuno yang menjaga bintang masing-masing." Jelasnya.
Yue Ling menyipitkan matanya, dia tengah marah karena tanpa sadar Qin Chen mengatakan kalau dia sangat tua. Qin Chen menoleh kesamping tidak melihat Yue Ling bergerak, dia bingung. "Ada apa? Ayo cepat bergerak."
"Baiklah."
Dia dengan marah bergerak lebih dulu, Qin Chen bingung?
[Tuan tanpa sadar mengatakannya tua, coba di ingat kembali apa yang anda katakan.]
Menyentuh dagu, mata penuh percaya diri dan akhirnya runtuh kebawah. "Sial! Aku benar-benar lupa, bagaimanapun dia sama seperti ibuku usianya atau bahkan lebih dari leluhur masa lalu."
__ADS_1
Qin Chen menyusulnya dari belakang dia tidak dapat bicara untuk minta maaf, sampai mereka berada di puncak gunung. "Dewi Yue, aku minta maaf atas perkataanku sebelumnya."
"Huh!" Yue Ling meliriknya sekilas, "Lupakan, itu hanya usia. Jangan mengatakan lagi tentang usia wanita, karena itu adalah pamali yang bisa mendatangkan karma." Lanjutnya.
"Baguslah, kemana lagi ini? Aku hanya menemukan ladang padi seluas ribuan mil dari tempat kita berada." Ujarnya.
Yue Ling menujuk ke langit, "Ditempat tersembunyi di langit ada Permata Bulan Gavesha, padi adalah tempat yang baik untuk meningkatkan kualitasnya. Coba kamu panen satu saja dan lihat biji padi."
Dia mengikutinya dan melihat satu biji padi terlihat seperti mutiara, Qin Chen tertegun dengan hal tersebut. Kenyatannya di bawah adalah tanah gersang sementara di atas pegunungan terdapat ribuan mil ladang padi membuat banyak fenomena.
"Sebuah mutiara di dalam bungkusan padi? Apa ini dapat di makan?" Qin Chen melihat Yue Ling yang mengangguk, dia tersenyum puas dengan hal tersebut. "Kalau begitu, aku akan mengambil seluruh padi ini untuk para penduduk, korban perang membuat sumber daya mereka terhenti selama masa perbaikan. Dengan adanya bahan pangan ini, mereka dapat menunjang hidup selama 3/5 bulan kedepannya."
"Itu bagus, tapi memanen sebanyak ini apa mungkin dalam satu kedipan mata?" Tanya Yue Ling.
Qin Chen menyeringai tipis, dia mengangkat tangannya ke depan. "Formasi surga, perpindahan ruang!" Ucapnya, saat itu dunia bergerak seperti lempengan mengalir berpindah tempat kedalam sistem penyimpanan.
Untungnya Qin Chen mempunyai formasi sehingga dapat di gunakan sebagai rekayasa besar di matanya, dalam hitungan detik ladang padi menghilang masuk kedalam penyimpanan sistem. Qin Chen tersenyum tipis, Yue Ling tertegun melihatnya, dia tidak tahu bahwa formasi dapat membantu memindahkan bumi ketempat lain.
"Selesai, sisanya hanya Permata Bulan Gavesha!" Ungkapnya.
"Sepertinya tidak, coba kamu pastikan lagi di atas sana sudah ada tamu yang tidak di udang masuk kedalam skema." Yue Ling menujuk ke atas sana melihat ada dua orang dengan pakaian hitam dan satu naga besar menyerupai bintang tengah menatapnya.
Ranah Transcend Ascension (Puncak) dengan usia kuno. Qin Chen tercengang, dia menggelengkan kepala, karena hari ini masuk ke kandang harimau. "Ha! Dewi Yue, apa kamu dapat mengurus dua pria di sana? Aku akan mengurus naga besar itu, karena kami berdua sama-sama mempunyai fisik yang kuat. Jika kau tidak bisa, kita bisa bertukar serangan untuk mengelabuhi mereka."
"Serahkan dua orang itu padaku, ada ketrampilan yang ingin aku coba. Pangeran dapat fokus melawan naga di sana, tapi tolong berhati-hati karena naga itu sama mempunyai tempramen buruk." Ujarnya.
"Tidak masalah, ayo bereskan."
__ADS_1
...
*Bersambung ...