I Am Prince Of Heaven

I Am Prince Of Heaven
Bab. 9


__ADS_3

Daratan di tempatnya terangkat ke langit-langit dengan bongkahan bebatuan besar berputar di tengah-tengah badai kekacauan. Sebuah ledakan api membakar badai menghancurkan segalanya, para monster bergerak ketakutan untuk mundur menghindari serangan Qin Chen yang menggila.


"Dunia berubah, api naga membakar langit!" Ungkapnya yang pecah di udara semakin besar membakar daratan dengan badai angin kekacauan menghembuskan debu di gunung dan sungai.


Boom! Boom! Boom!


Sepanjang mata memandang getaran dan gelombang ledakan bergeming dimana-mana, hampir satu dunia mendapatkan guncangan hebat itu dari bagian barat tempat para monster Nascent Soul berada, dimana monster-monster disana mempunyai ancaman bisa menghancurkan satu surga.


Sementara di tempat Cai Li berada, ia melesat ketempat sumber suara berada, di sana sebuah formasi besar menutupi seluruh dunia monster yang ada di tanah terlarang. Surga bagian barat dengan ratusan ribu pasukan berada di langit menunggu kesempatan untuk melawan kembali.


Bagian timur dan selatan berdatangan dengan pasukan besar, mereka merasakan akan ada eksistensi kuat yang akan muncul di dunia sekarang.


"Ratu Cai semakin menawan, apa sudah memikirkannya untuk menikah denganku?" Tanya penguasa bagian timur surga dengan angkuh mengangkat kepala menyombongkan diri dengan kekayaan dan kekuatan yang berada satu di atasnya.


"Jaga mulutmu pria bajingan!"


Pria itu pura-pura takut lalu tertawa. "Begitu galak seperti biasanya, tapi itu sangat menggoda apa lagi dapat naik di ranjang yang sama denganmu."


Cai Li yang mendengarnya tidak dapat mentoleransi tindakannya, ia mengangkat tangannya menyelimuti dengan energi surga yang padat membuat pasukan bagian timur bergerak kedepan untuk melindungi penguasa bagian timur.


"Tch! Untuk sekarang aku tidak akan membunuhmu, karena ada masalah yang harus aku lakukan. Selanjutnya, aku akan mencincang, dan mengebiri kau!" Cai Li mengesampingkan masalahnya dengan surga bagian timur, karena masalah di bagian barat masih mengundang banyak pembudidaya abadi tersembunyi.


"Cai Li, aku merasakan ada sesuatu yang bergerak cepat di dalam formasi ini dan dia sedang menyerang monster-monster dengan ganas seakan-akan dari awalnya ia berencana untuk membunuh mereka."


"Apa maksudmu?"


"Maksudku, ada seseorang di dalam formasi tengah memburu monster yang berada di tanah terlarang. Jika orang itu mempunyai niatan buruk terhadap surga barat, dia tidak mungkin membantai habis monster di bagian terlarang." Jelas Lan Xiang Xue.


Mendengar ucapan Lan Xiang Xue, Cai Li memusatkan matanya ke dalam formasi mengamati pergerakan energi besar kemana-mana tengah membantai habis monster-monster.


Hingga paginya tiba, formasi itu pecah berubah menjadi kepingan kunang-kunang.


Mereka sontak bersiap-siap untuk kemungkinan besar, namun mereka tidak menemukan siapapun di sana selain kehancuran besar di tanah terlarang tanpa meninggalkan sedikitpun monster.

__ADS_1


Qin Chen yang tahu kalau ada ibunya dan orang-orang menunggu di atas sana, ia menyembunyikan keberadaan dirinya dan kabur secara diam-diam tanpa sepengetahuan siapapun dari sana.


Namun yang tidak ia ketahui adalah, kalau Lan Xiang Xue dapat melihatnya keluar dari tanah terlarang.


"Ada sesuatu yang harus aku lakukan Cai Li, kamu dapat kembali ke istana duluan." Lan Xiang Xue melihatnya dengan serius seolah-olah ia menemukan sesuatu. "Setelah selesai aku akan menceritakannya padamu, bisa kamu percaya?"


"Ya aku tidak keberatan, tapi membuatmu bergerak seperti ini aku khawatir ini bukan masalah kecil." Balas Cai Li.


"Bukan masalah besar, hanya sesuatu yang ingin aku pastikan dulu, kalau sudah pasti nanti aku katakan padamu." Ujarnya dengan menyentuh pundaknya sedikit mengangguk.


Mendengar ucapan Lan Xiang Xue begitu serius, ia membiarkannya dan melesat dengan kecepatan tinggi mengejar Qin Chen yang tengah berlarian masuk ke hutan dan gunung monster agar tidak di curigai siapapun.


Sesampainya di hutan dan gunung monster, Qin Chen melangkah pelan karena sudah tidak di temukan siapapun namun secara mengejutkan Lan Xiang Xue turun kebawah berpura-pura tidak melihatnya.


Qin Chen tengang dan menahan napasnya untuk menghindari keberadaannya terekspos dunia luar.


Dengan sengaja berada di depan Qin Chen, ia mengerakkan tangannya menyentuh bagian sensitif Qin Chen dengan gaya mengibaskan tangannya membuatnya sangat kesakitan seperti di hancurkan.


"Ibu mertua begitu ganas!" Gumamnya.


Qin Chen membeku dan perlahan menampakkan dirinya. "Bagaimana bisa ibu mertua mengetahui keberadaanku? Bahkan ibu sendiri dan penguasa lainnya tidak bisa menyadari keberadaanku." Tany Qin Chen.


"Mungkin kau bisa membutakan mata semua orang, namun tidak dengan ibu. Karena mata ibu mempunyai keunikan sendiri, mataku bisa memperlihatkan fenomena yang di sembunyikan dunia termasuk keberadaanmu yang di sembunyikan dunia."


"Ja– Jadi ... "


"Apa kau orang yang melakukan itu?"


"Tidak!"


Cubit!


Wajahnya langsung mendapatkan cubitannya dengan keras membuat Qin Chen merengek kesakitan tidak tahan untuk melepaskan cubitan ibu mertuanya.

__ADS_1


"Jangan bercanda denganku, aku melihatnya secara langsung kau keluar dari formasi itu. Siapa lagi yang bisa keluar dengan selamat dari tanah terlarang selain orang yang membuat kekacauan surga bagian barat." Jelasnya.


Awww~


"Ibu mertua, lepaskan cubitannya aku akan mengatakan yang sebenarnya, tapi aku minta tolong untuk tidak mengatakan pada ibu kalau tidak dia pasti akan bingung mendengarnya langsung." Balas Qin Chen.


"Tergantung."


Lepas!


Lan Xiang Xue melepaskan cubitannya, karena sudah lama mencubitnya membuat bekas di pipinya begitu merah dan bengkak, Qin Chen mengusap-usap karena perih seperti di tusuk pedang dimana-mana.


"Ibu mertua begitu galak, aku tahu kenapa ibu mengatakan untuk tidak memilih ibu mertua, aku yakin aku bisa kering saat dewasa nantinya."


"Hohoho!"


Qin Chen tegang, ia memalingkan wajahnya kesamping. "Ibu mertua, aku sebenarnya cukup kuat untuk membangun formasi besar dan melawan monster. Jadi begitu, aku kuat sekarang untuk menyelesaikan urusanku dengan siapapun!"


Lan Xiang Xue menggendongnya, dan membawa berjalan di tengah hutan membuat Qin Chen bingung. Namun, ia menjelaskan semuanya pada Lan Xiang Xue dari mulai kekuatannya di ranah Spirit Tranformasi yang sama dengan putrinya, ia menyembunyikan kekuatan di ranah Spirit Tranformasi (9) yang sudah bisa menembus ranah selanjutnya namun belum mendapatkan pencerahan.


Sepanjang waktu ia mengatakan semuanya, dan secara tanpa sadar mereka sudah berada di luar hutan gunung monster.


"Selanjutnya, apa kau akan melakukannya dengan putriku?" Tanya Lan Xiang Xue.


Qin Chen malu-malu karena di tanya langsung ibu mertuanya.


Melihat reaksinya benar-benar menggoda untuk membawanya pergi ke istana es, tapi dia putranya Cai Li membuatnya sedikit kesal kalau tidak ia pasti sudah membawanya ke istana untuk di tahan.


"Aku akan menunggu di hutan ini sampai hari besok di acara, ibu mertua bisa bantu aku menyembunyikan semuanya? Aku hanya ingin memberikan kejutan pada ibu." Ucap Qin Chen.


"Baiklah, hanya untuk kali ini selanjutnya aku tidak ingin membantu. Kecuali kau bisa membuatku membantumu." Jelasnya lalu pergi meninggalkan Qin Chen sendirian di hutan gunung monster.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2