
Lan Loushui duduk di atas tempat tidur, pandangannya dingin menusuk hati tengah menatap Qin Chen terus tanpa berkedip mengamati tindakan Qin Chen. "Lima menit untuk menjelaskan padaku dan kemudian tidur, besok ada yang ingin di bicarakan ibu ratu kepadamu." Lan Loushui berkata dengan pelan di hadapan Qin Chen.
Qin Chen menghela napas lalu bicara, "Aku tadi ke Workshop Senjata, kemudian aku mencari buah surgawi sampai lupa waktu, saat aku sadar hari sudah malam aku buru-buru kembali secepat mungkin tapi sepertinya aku sangat terlambat." Qin Chen membalasnya.
"Buah surgawi? Apa begitu mudahnya bagimu mendapatkan buah surgawi? Ada banyak monster kuno dan abadi abadi di langit merebutkan buah tersebut, bagaimana kamu bisa dengan mudahnya bicara seolah-olah tidak pernah terjadi apapun!" Lan Loushui bicara seakan tidak percaya kalau Qin Chen sudah mendapatkan buah surgawi.
"Aku memang mengganggap bahwa mencari sesuatu seperti itu mudah." Qin Chen mengeluarkan banyak buah surgawi dari dalam penyimpanan dan kemudian dia meletakkannya ke atas wadah besar. "Kamu dapat memilih mana yang bisa kamu gunakan, aku tidak tahu buah surgawi mana yang kamu butuhkan sekarang, seharusnya dengan macam-macam buah surgawi ini kamu bisa memilihnya, kan? Dan lagi kamu pasti tahu buah surgawi yang aku bawa sekarang, karena kamu mempunyai pengalaman lebih dariku, untuk sekarang aku akan beristirahat dulu karena begitu lelah seharian mencarinya."
Qin Chen mendekati Lan Loushui dan kemudian mencium keningnya, ia lalu terbaring di samping Lan Loushui. Lan Loushui membeku tidak dapat bicara, di hadapannya terdapat macam-macam buah surgawi yang sangat familiar di benaknya, dia buru-buru mengeluarkan catatan kuno yang ia dapatkan selama pengembangan kekuatan.
Selama beberapa menit berlalu, Lan Loushui sudah mengecek semua buah surgawi yang Qin Chen bawa ternyata itu semua sama tidak ada perbedaan sama sekali. "Bagaimana dia bisa mengumpulkan buah surgawi yang bahkan di catatan kuno terbilang mustahil untuk menemukannya. Sebagai contohnya, buah surgawi pencerahan, walaupun tidak dapat membuat pengguna menembus ranah Heavenly Enlightenment, tapi khasiat buah ini dapat membantu pengguna dapat memahami hambatan dalam hal apapun, seperti hambatan dalam memahami Dao dan lain sebagainya."
Lan Loushui menoleh kebelakang melihat Qin Chen tengah tertidur pulas, "Lupakanlah, ini adalah urusannya, sekalipun aku minta di beritahukan tapi dia tidak akan mengatakannya." Kemudian dia menyusul Qin Chen tidur, Lan Loushui memeluknya dengan erat membuat Qin Chen terbangun dan memiringkan tubuhnya lalu membalasnya.
Paginya— Lan Loushui terbangun menemukan Qin Chen tengah memandanginya dengan pandangan penuh penasaran. "Apa yang kamu lihat sekarang?" Lan Loushui bertanya dengan ekspresi dingin.
"Ada misteri yang baru saja terungkap di dunia, apa kamu mau mendengarkannya?" Qin Chen membalasnya.
"Aku cantik."
Qin Chen tertegun mendengar itu, karena Lan Loushui sudah mengerti arah pikirannya. "Bagaimana bisa kamu tahu kalau aku mau mengatakannya?" Tanya Qin Chen.
__ADS_1
"Darimanapun aku sudah dapat menebaknya, matamu tidak dapat berbohong saat melihat kecantikan di depan mata. Ngomong-ngomong tentang buah surgawi yang semalam kamu berikan, apa aku boleh berikan satu pada ibuku? Karena salah satu buah yang kamu bawa dapat membantu ibuku melepaskan hambatan dalam pelatihannya."
"Berikanlah, seluruh buah yang aku berikan semalam itu milikmu, kalau memang kurang nantinya langsung katakan padaku, aku akan memberikannya lagi." Balas Qin Chen.
Lan Loushui mencium bibirnya selama beberapa menit kemudian melepaskannya. "Aku tidak tahu darimana kamu mendapatkan buah-buahan surgawi ini, mungkin ini rahasiamu dan aku tidak akan menanyakannya untuk menimbulkan rasa kecurigaan, aku hanya ingin bilang padamu satu hal, terimakasih banyak."
Qin Chen menyentuh bibirnya, "Lupakan darimana aku mendapatkan buah itu, aku akan pergi ke ruangan ratu untuk bicara. Karena aku penasaran kenapa ibu memintamu untuk mengatakannya padaku, tidak seperti biasanya menggunakan telepati untuk bicara denganku, apa ada sesuatu yang penting?"
"Entahlah, aku tidak tidak tahu. Tunggu sebentar, aku akan ikut ke sana untuk mendengarnya."
Keduanya pergi dan sampai di ruangan tempat ratu surga dan Lan Xiang Xue berada. Mereka berdua tengah duduk dengan tenang, dan di atas meja yang tenang terdapat gulungan besar mengundang rasa penasaran, Qin Chen ingin mengetahuinya tapi di tatap Lan Xiang Xue begitu menyeramkan.
"Ada apa ibu memangilku? Tidak seperti biasanya menggunakan kemampuan spiritual untuk menghubungiku." Tanya Qin Chen.
Qin Chen bingung tapi penasaran, dia melihat Lan Xiang Xue mengambil gulungan di atas mejanya. "Gulungan kuno di tanganku adalah gulungan yang menyatakan keberadaan Tangan Dewa yang tersegel di lautan terdalam bintang-bintang. Selama ratusan atau bahkan awal penciptaan tangan dewa merupakan keberadaan spesial bagi abadi di langit, tidak hanya kekuatannya tapi juga dengan kegunaannya melampaui pemikiran abadi. Dan kamu Qin Chen, kamu mempunyai kecocokan dengan tangan dewa."
"Aku?" Dengan bingung Qin Chen menyahutnya.
"Benar, kamu mempunyai kecocokan dengan tangan dewa." Lan Xiang Xue menunjuk ke arahnya dengan tertegun Qin Chen menyadari sesuatu.
Qin Chen mempunyai bakat bawaan yang luar biasa, di usianya yang muda telah mencapai ranah Heavenly Enlightenment. Bahkan bakat putra naga yang di gadang-gadang mengguncang surga belum dapat menembus Golden Core hingga sekarang, sementara Qin Chen yang mempunyai reputasi terhambat di Foundation Establishment secara mengejutkan menentang surga hingga menerobos ranah besar Heavenly Enlightenment.
__ADS_1
Siapa yang dapat percaya dengan pemandangan ini? Para abadi yang berjuang ratusan ribu tahun atau bahkan lebih lama lagi di tampar bocah 13 tahun. Meningkatkan kekuatan seperti membalikan telapak tangannya, mudah!
"Secara lokasi tempat tangan dewa berada belum di pastikan karena keberadaannya akan muncul saat distorsi antara kedua kecocokan beradu, kemungkinan besar tangan dewa akan muncul saat fenomena besar di bintang-bintang terdalam."
"Chaos!" Qin Chen bicara memotong perkataan Lan Xiang Xue.
Semuanya langsung menoleh, karena kekacauan di langit hanya satu kali dalam putaran waktu, itu pada saat penciptaan semesta dan dunia.
Lan Xiang Xue menyentuh dagunya, dia mencoba membaca kembali gulungan itu dengan begitu teliti hingga menemukan kalimat Chaos! Di dalamnya, ini mengejutkannya karena tidak ada yang menyadari dari kalimat tersebut.
"Apa mungkin kemunculan tangan dewa saat terjadi Chaos di alam semesta? Jika benar itu yang terjadi, maka surga dan bumi akan hancur." Ucapnya dengan gugup.
Qin Chen mengangguk menyetujui hal tersebut, tapi di sana tidak di katakan siapa yang membuat kekacauan. Jika tangan dewa muncul saat terjadi kekacauan, maka satu pertanyaan yang muncul di masing-masing benak mereka, siapa yang membuat kekacauan?
"Selama ribuan tahun surga begitu damai, hanya perang masa lalu membuat kehancuran dimana-mana. Jika kekacauan terjadi kembali, siapa yang menyebabkan semua ini? Tiga penguasa surga dapat masuk kedalam orang-orang yang membuat kekacauan, tapi dengan kekuatan mereka seharusnya tidak akan berdampak besar hingga membuat alam semesta masuk kedalam periode kacau?!" Jelas Lan Xiang Xue.
Cai Li menunjuk ke lukisan besar di hadapan mereka, itu sosok dengan penampilan luar biasa mengenakan pakaian dengan warna kebiruan.
"Apa maksudmu Raja Laut Terdalam? Itu hanya mitos dunia yang sudah kau ketahui, tidak mungkin sosok sepertinya ada. Sekalipun ada, apa yang membuatnya marah hingga membuat kekacauan di alam semesta? Dengan kekuatannya sebesar itu, dia bahkan dapat membunuh dengan kehendak, menciptakan kehidupan mengatur kematian dengan tangannya." Lan Xiang Xue membantah Cai Li karena di hadapan mereka hanyalah mitos dunia.
Qin Chen mengangguk setuju, tidak mungkin dia bisa marah sekalipun ada. "Lupakan masalah siapa yang membuat kekacauan, terpenting kita sudah tahu kemunculan tangan dewa dan tempatnya."
__ADS_1
...
*Bersambung ...