I Am Prince Of Heaven

I Am Prince Of Heaven
Bab. 11


__ADS_3

"Yan Yulong!"


Mata semua orang tertegun mendengar nama yang sangat besar itu, ia adalah Yan Yulong putra kaisar naga dari keluarga kuno besar Yan.


"Yan Yulong, satu-satunya eksistensi naga besar yang mempunyai kesempatan mengguncang dunia dengan kekuatan di masa depan. Kalau dia mendapatkan pelatihan yang sesuai, masa depannya tak berujung menelan langit dan bumi seperti sangkar burung di bawah tebing." Ungkap pria tua di atas panggung tengah duduk tenang mengamati putra keluarga Yan.


Sementara mereka membicarakan pangeran surga yang ikut dalam partisipasi ini belum kelihatan dimana dia berada, bahkan ibunya mencari sana kemari tidak menemukannya karena itu dia khawatir.


Sedangkan Lan Xiang Xue menemukannya, ia tengah duduk tenang di antara orang-orang yang tengah berdiri menunggu namanya di panggil ke atas sana.


'Dia membuat ibunya khawatir, apa tidak bisa muncul seperti biasa saja?' Batin Lan Xiang Xue.


Qin Chen merasakan tatapan di panggung, ia menemukan ibu mertua tengah menatapnya dengan tajam. Mau ia bersembunyi sekalipun di bawah bumi, ia masih bisa di temukan dengan mudah oleh ibu mertuanya.


Saat sedang menatapnya, sebuah dentuman besar membuat angka di monumen batu terukir 100k Pound begitu tinggi sampai-sampai mematahkan semangat generasi selanjutnya.


"Seratus ribu pound!"


"Keturunan kaisar tidak mungkin memalukan namanya, 100k pound di usianya 18 tahun sangat mustahil untuk di capai oleh generasi yang sama dengannya, rata-rata mereka hanya mempunyai kekuatan fisik di atas 20k ataupun di bawahnya, salah satunya pangeran surga yang hanya mempunyai kekuatan fisik di bawah 20k"


Tanpa memandang tempat mereka mengutuknya karena tidak mempunyai kekuatan fisik seperti Yan Yulong walaupun sudah mengetahui bahwa dia berada di ranah Golden Core sekarang.


Yan Yulong dengan angkuh mengangkat kepala menyombongkan eksistensi sebagai putra tak tertandingi di bagian barat surga!


"Selanjutnya, pangeran surga!"


Seluruh orang langsung menoleh kesamping mencari pangeran surga, tatapan intens tidak memberikan ruang untuk menghindari kedipan mata satu batang dupa tidak akan membuat mereka menghilangkan tatapan penasaran begitu tinggi.


Dengan langkah lambat mendaki anak tangga, ibunya langsung menyadari kalau itu putranya karena dia tahu putranya sangat pendek dan tidak ada orang yang mempunyai pendek yang sama dengannya.


"Tch!" Seorang pemuda mengertak giginya karena iri dengan pangeran surga mendapatkan tatapan penasaran orang-orang.


Qin Chen menyentuh monumen batu besar di hadapannya dengan sentuhan lembut.

__ADS_1


"Apa kau merasakannya?" Sekarang pria tua kembali bicara setelah merasakan sesuatu yang mengerikan muncul di atas panggung seperti soul hantu tanpa bentuk menyelimuti pangeran surga.


"Tidak, hanya perasaanku seperti di sayat enegi kematian besar, apa mungkin ada sangkut pautnya dengan pangeran?"


"Entahlah, namun aku penasaran dengan berapa besar angka yang di dapatkan pangeran surga dalam uji kekuatan fisik, apa dia bisa melampaui Yan Yulong atau di bawahnya." Jelas pria itu.


"Sudah jelas kalau dia tidak akan bisa melampaui tuan muda Yan, karena bagaimanapun di hanya seorang bocah 13 tahun tidak tahu apapun tentang dunia selain mengandalkan ibunya yang sekarang ratu surga. Sementara tuan muda Yan sudah mempunyai pengalaman bertarung, mengenal dunia dan di akui banyak orang akan kekuatannya."


Pria di belakang mereka membanggakan Yan Yulong karena dia adalah orang dari keluarga yang sama dengannya.


Sementara itu orang-orang yang membicarakannya membuat ibunya kesal ingin memberikan pelajaran kepada mereka namun di hentikan Lan Xiang Xue.


Qin Chen lalu menjentikkan jarinya dengan lembut ke monumen batu.


Seketika gelombang dahsyat menghempaskan seluruh peserta kebelakang beberapa meter membuka mata semua orang melihat angka yang terus bergerak besar melampaui angka ratusan ribu.


Duarr! Bang!


Sudut batu hancur berkeping-keping tidak sanggup menahan kekuatan fisiknya yang sudah mentok di angka sembilan berulang-ulang hingga beberapa digit kebelakang.


"Apa maksudmu kaisar?! Monumen batu itu sudah ada ratusan ribu tahun yang lalu dan di gunakan setiap sepuluh tahun mengukur kekuatan fisik seseorang, kalau kau mengatakan batu itu rusak, apa kau punya bukti yang kuat?" Sahut Cai Li.


Bagaimana bisa dia mengatakan monumen itu rusak setelah putranya mengejutkan semua orang, mendapatkan balasan ratu surga dia mengertak kesal.


"Ini sudah seratus ribu tahun berlalu, sudah pasti batu itu rusak!"


"Kalau itu rusak, lalu kekuatan putramu juga rusak dasar bedebah!" Balas Cai Li.


"Ratu surga, ucapanmu bisa membawa perang saudara, apa kau pikir aku takut menyerang istana?"


"Apa kau pikir aku peduli? Selangkah maju kau akan mati, mengatakan putraku curang dengan alasan monumen itu rusak, lantas kekuatan putramu apa tidak bisa di pertanyakan?" Balasnya.


Kaisar naga di sudutkan dengan argumen mutlaknya, ia hanya bisa mengertak kesal melawan wanita merepotkan menang dalam masalah bicara, Qin Chen tersenyum puas melihat ibunya begitu peduli dengannya.

__ADS_1


Sepanjang waktu satu-persatu peserta gugur karena tidak mencukupi batas kekuatan fisik hingga beberapa ratus orang berada di panggung menunggu panggilan selanjutnya untuk masuk ke baba kedua.


"Babak kedua adalah mengukur kapasitas energi masing-masing, batas energi tidak ada tergantung seberapa besar kapasitas energi yang bisa kalian simpan di dalam Dantian-nya." Jelasnya.


Seperti biasa, seorang pemuda sombong dan angkuh di panggil pertama untuk naik ke atas panggung.


Yan Yulong menyentuh batu biru langit dengan tangannya dan seketika monumen batu di depannya memancarkan cahaya terang memperlihatkan batas energi Yan Yulong berada di 89.000!


"Energi sebesar itu setidaknya di ranah Nascent Soul 8 yang hendak mendaki ke lapisan kesembilan."


Meskipun basis kultivasi-nya berada di ranah Golden Core (8) namun kapasitas energinya berada di ranah Nascent Soul yang artinya bisa bersaing di ranah Nascent Soul (2) karena tidak mungkin menghadapi abadi di ranah Golden Core.


Semua orang tertegun melihat semua ini, tidak mungkin seorang pemuda mempunyai kekuatan sebesar itu.


Dia dengan angkuh melangkah kesamping karena sudah yakin kalau dia akan memenangkan babak kedua ini tanpa siapapun yang bisa mengalahkan energinya.


"Selanjutnya pangeran surga!"


Qin Chen mendekati bola tersebut di mana sebelum ia menyentuhnya, ia melihat ke arah ibunya yang penasaran.


Sentuhan lembut di bola tersebut langsung memancarkan cahaya keemasan besar menerangi seluruh dunia.


Sesaat kemudian cahaya itu redup dan sebagian orang mengalami kebutaan, di atas monumen itu terpampang begitu jelas kalau energi Qin Chen tak terukur lagi hingga membuat angkanya hancur berantakan.


'Kenapa begitu sistem?'


[Pinjaman energi sebelumnya masih banyak tersisa karena itu sistem menumpuknya kedalam tubuh tuan. Saat tua mengukur energi, sudah di pastikan itu akan melampaui batasan ukuran bola tersebut.]


Qin Chen membeku tidak dapat percaya kalau kesalahan fatal membuat banyak ketakutan dimana-mana.


Bahkan ibunya sendiri tidak dapat percaya kalau putranya begitu kuat!


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2