
Suara monster meraung besar di bawah tebing tinggi menyebabkan getaran cukup luas di sekitar. Bebatuan runtuh menghujani monster-monster di bawah, ratusan burung gagak beterbangan ke langit memberikan pertanda bahwa monster kuat tengah menunjukan eksistensinya!
Lan Loushui langsung menoleh kesamping merasakan kehadiran monster itu.
"Burung gagak beterbangan ke arah timur—" Dengan serius melantunkan kalimatnya, pertanyaan penasaran muncul di benak Qin Chen. "Pertanda buruk akan kekeringan sepanjang tahun, surga barat akan mendapatkan bencana, kematian, kelaparan, keserakahan, perebutan dan lain sebagainya membuat desa miskin menjadi pusat kehancuran." Lanjutnya membuat Qin Chen semakin penasaran.
Qin Chen menelan ludah tidak sanggup menahan rasa penasaran, ia perlahan mendekat dengan gugup menyentuh pundak istrinya yang dingin. "Apa yang kamu katakan tadi, Loushui? Apa yang bencana buruk, bisa kamu katakan padaku?" Bertanya-tanya tentang apa yang di katakan Lan Loushui membangkitkan rasa penasarannya.
"Raungan monster itu muncul, hanya ada satu kemungkinan terbesar. Kekeringan sepanjang tahun di daerah ini, ada legenda baru yang mengatakan monster bumi akan meraung keras membuat kekeringan di tempat tertentu, dan suara itu sangat familiar." Lan Loushui dengan sentuhan lembut, ia menyentuh wajahnya menyeret kebawah hingga menyentuh dagunya.
"Raungan sebelumnya, begitu rupanya. Legenda apa yang sampai membuat daratan besar mengalami kekeringan, kalau ada monster seperti dia apa ada monster lain yang bisa mendatangi hujan?" Qin Chen bertanya, ia sembari menunggu tanggapannya.
"Sebenarnya ada monster lain yang dapat mendatangi hujan dan dapat membawa bencana tsunami besar. Dia berada di kedalaman laut terdalam, singgah di tahta istana besar menanggapi perubahan dunia yang akan datang."
"Laut terdalam? Sepertinya aku belum melihat dunia begitu luas, kapan-kapan aku akan mencari waktu untuk melihat dunia. Dengan begitu, aku bisa memenuhi tujuanku untuk menguasai seluruh surga!"
Lan Loushui tertegun mendengarnya, tapi ada senyum senja di bibirnya yang bergerak begitu memperlihatkan kemanisannya. "Selama kamu berusaha, aku akan membantu di samping dengan pengetahuan yang aku punya selama berkerja di istana."
"Semuanya bagus, ayo lanjutkan perjalanan menuju gunung musim." Qin Chen membalasnya dengan lirih mendaki kudanya dan berangkat melanjutkan perjalanan.
Keduanya berada di samping gurun pasir yang luas di bagian barat, meski begitu ada banyak tanaman herbal yang bangun untuk bisa di gunakan sebagai bahan obat seperti cactus matahari yang merupakan tanaman herbal dengan kandungan esensi matahari terkental di tempatnya.
Selama beberapa jam berlalu, mereka berdua tiba di gunung musim yang merupakan daratan dengan hutan besar seperti sarang monster bawaan.
Tepat di depan mereka ada kota besar membentang luas di kedalaman hutan seolah-olah mereka adalah penunggu dan penanggung jawab tempat tersebut.
__ADS_1
"Hutan sebesar ini, ada banyak kematian sudah pasti dari monster. Kalau tidak, dari mana kematian berasal? Pembunuh berencana, hantu hutan yang menyeramkan? Atau scandal misteri yang tak terungkapkan." Qin Chen dengan bingung bersuara, karena ia melihat hutan luas ini begitu makmur tidak ada tanda-tanda kematian.
"Jangan mengambil kesimpulan yang singkat, kita akan masuk ke kota untuk mencari tahu. Karena kamu adalah tamu undangan, sudah pasti mereka akan menyambut kita dengan menyiapkan tempat tinggal dan kebutuhan lainnya seperti makanan." Lan Loushui menyambung perkataannya.
Qin Chen mengangguk mengikuti arahannya untuk masuk kedalam kota, saat di tengah perjalanan seseorang dengan menggunakan pakaian berwarna hijau polos menutupi kepalanya dengan rapat.
Mereka menghadang Qin Chen dan Lan Loushui membuat keduanya berwaspada akan serangan mendadak dari mereka yang mempunyai ranah kekuatan orang di depan mereka adalah Nascent Soul (8).
"Apa kalian utusan istana surga?" Pria itu bertanya langsung kepadanya.
"Ya, aku Qin Chen Pangeran Surga yang di utus langsung oleh ratu surga untuk ketempat ini. Disampingku, Permaisuri Lan Loushui." Qin Chen membalasnya.
Mendengar ucapan itu, pria itu buru-buru mendekatinya sambil membungkuk memberi kehormatan kepada Qin Chen karena meluangkan waktu untuk datang ketempat yang hancur seperti neraka.
"Terimakasih pangeran karena meluangkan waktu untuk datang ke tempat ini. Saya Yang Lu seorang tetua desa ini, terimakasih banyak karena sudah datang ke desa ini, pangeran surga." Ungkapnya dengan penuh hormat membungkuk di depannya. "Mari saya antar ketempat peristirahatan, anda sudah jauh-jauh datang ke tempat ini tidak baik untuk membiarkan sosok seperti pangeran langsung turun lapangan."
"Pangeran surga!"
Suara bergema di halaman utama, tersebar luas ke dalam desa mengejutkan orang-orang yang langsung begegas untuk menyambut dan melihat kedatangannya. Kabarnya, pangeran surga memenangkan acara bakat tak tertandingi di generasi sekarang.
Kekuatan tak terbatas waktu, ia melampaui ekspektasi para tetua abadi di surga hingga membuatnya menjadi satu-satunya generasi dengan kekuatan tertinggi.
"Pangeran surga sampai datang ke tempat ini, sungguh keberuntungan besar bagi desa. Tidak hanya mempunyai bakat tak tertandingi, dia merupakan eksistensi raja takdir yang tak terbantahkan, bakatnya menentang surga dan kekuatan melampaui batasan usianya!"
"Mendapatkan kehadirannya di desa, desa kita benar-benar beruntung!"
__ADS_1
Semua orang membicarakan tentangnya, tentang bakat maupun pencapaian yang di dapatkan Qin Chen sebelumnya.
Sementara itu, Qin Chen mendengar semua percakapan mereka membicarakan tentang dirinya dan membisikkan sesuatu tentang wanita di sampingnya adalah Permaisuri Lan Loushui dari Dinasti Lan Istana es.
Keduanya di bawa ke ruangan khusus sudah di siapkan secepat mungkin, penyambutan hangat, dan makanan enak di sajikan di atas meja memanjakan Qin Chen.
Orang-orang membiarkan mereka beristirahat terlebih dahulu setelah melakukan perjalanan selama tiga hari penuh menggunakan kuda perang.
"Mereka berantusias menyambut kedatanganmu seperti berkah tersendiri datang ke desa ini. Dalam waktu singkat, reputasi yang kau dapatkan lebih tinggi dari pada kebohongan yang orang-orang sebarkan mengenai pangeran tidak bisa apa-apa." Lan Loushui duduk di samping Qin Chen sambil menuangkan secangkir minuman yang di siapkan dari tempat ini.
"Setelah mengetahui kekuatan pangeran surga, mereka tentunya langsung menghormatinya sebagai eksistensi raja takdir di generasi sekarang maupun masa depan." Qin Chen membalasnya.
"Umm ... Ya mereka hanya tahu luarnya saja, namun dalamnya tidak. Bagaimana kalau orang yang mereka banggakan sebagai kekuatan tak tertandingi kalah di atas ranjang dengan istrinya." Sahut Lan Loushui.
Glup!
Qin Chen tidak dapat membatahnya, argumen Lan Loushui mematahkan seluruh alasan di benaknya. "Baik-baik, kau memang kuat di ranjang aku akui itu untuk sekarang, setelah aku dewasa nanti. Jangan harap untuk beristirahat, satu bulan ataupun satu tahun sekalipun aku landeni sampai kau benar-benar puas, mengerti!"
Purftt~
Lan Loushui ingin tertawa namun di tahannya, sebelum dia tumbuh dewasa dialah yang akan mendominasi Qin Chen dari sekarang untuk menaklukannya.
"Terserah, karena dunia ini memandang yang kuat sebagai raja maka sudah biasa bagi mereka menghormatimu, karena kamu mempunyai kekuatan seorang Spirit Tranformasi di usia muda."
Setelah itu, ia mendekat ke arah kaca ruangan untuk melihat desa ini.
__ADS_1
...
*Bersambung ...