
"Persiapkan formasi pertahanan istana!" Titahnya dengan lantang mengibaskan tangan kanannya kesamping, seluruh prajurit menangkap perintah bersiap untuk mengatur formasi surga melindungi istana dan kota surga barat.
"Tangkapan ini, kemungkinan besar master abadi abadi di surga bagian lain akan muncul merasakan eksistensi sekuat ini." Ungkap Lan Xiang Xue dengan rasa khawatirnya akan kedatangan master abadi lain dari belahan dunia.
Sama halnya dengan Cai Li, karena hubungan keempat dunia surga tidak membaik karena perang dingin masih berlangsung merebutkan kekuasaan atas surga seutuhnya.
"Cai Li aku akan menyiapkan ketrampilan yang biasanya aku gunakan untuk mencegah hal yang tidak di inginkan. Kau dapat melakukan tugasmu sebagai ratu surga, aku akan mengcover di belakang."
"Ya, bantu aku mempertahankan surga barat kalau terjadi sesuatu yang besar kedepannya." Balas Cai Li.
Lan Xiang Xue mengangguk mengeluarkan tongkat keperakan di tangannya, ia menancapkannya ke dalam tanah seakan-akan fondasi surga barat yang melindungi dari bencana dunia luar menyelimuti langit dengan es abadi yang membentang luas.
Sementara orang yang membuat keributan itu tengah melayang di udara memandang monster-monster yang menatapnya dengan pandangan tidak senang, terganggu, dan kebencian.
Qin Chen turun kebawah dengan kecepatan luar bisa menembus tekanan udara membentuk menyerupai meteor. Sekumpulan monster di bawah mengerang keras menyatakan kebencian terhadap penyuap yang masuk kedalam kekuasaan.
"Api Naga, Angin Kekacauan!"
Telapak tangannya mulai terbakar nyala api besar membulat-bulat tidak terkendali saat Qin Chen mengarahkan tangannya kebawah dengan hempasan angin kekacauan runtuh kebawah menyapu wilayah di bawahnya dengan kasar.
Duarr! Duarr! Duarr!
[Ding!]
[1.245 Naga Bumi Perak : 9.960.000 Exp + 4.980.000 PS.]
[Level Up!]
[Level Up!]
[Level Up!]
[Ding!]
[Ranah Spirit Tranformasi.]
__ADS_1
Seruling kematian menyeret hingga ke bagian dunia lain menghancurkan ribuan kilometer dengan angin kekacauan membakar habis daratan besar, gunung dan sungai berubah daratan luas yang datar.
Para monster yang masih bertahan bergeming ketakutan merasakan kekuatan aneh, Qin Chen menoleh kesamping melihat ras monster demonic berada di bawah gunung di sampingnya.
"Ada berapa banyak monster di sini?"
[Setidaknya ada 10.000 monster Nascent Soul.]
"Begitu rupanya, itu bagus kalau satunya adalah 8.000 di ranah Nascent Soul (8) kalau di kalikan 10.000 itu artinya aku bisa mendapatkan 80 Juta Exp dan itu bisa menembus ranah Spirit Tranformasi atau bahkan di atasnya!"
[Kalau semuanya terkumpul, tuan bisa menembus ranah Heavenly Enlightenment. Namun tuan membutuhkan kesempurnaan pencerahan, dengan begitu tuan dapat memasuki ranah Ascension Transcend lalu melampaui batasan dunia menjadi Heaven Of Eternity.]
"Umm ... Luapkan masalah itu, aku hanya ingin mencapai puncak kekuatan setelah itu membuat rencana menguasai seluruh surga agar perang dingin yang ada di ingatan ini berakhir dan surga kembali damai dengan satu penguasa mutlak."
Sistem di benaknya mengiyakannya, lalu mereka berdua melesat menuju tatapan mata monster kearahnya.
"Tangan Petir!" Ungkapnya pecah di langit seperti guntur-guntur bergemuruh mengancam kehidupan di bawah.
Qin Chen turun kebawah, lalu mengarahkan tangannya ke langit memukul rahang monster hingga sebuah semburan petir menyambar dimana-mana.
Roarrrrrr!
Ruangan istimewa terbentuk di bawah raungan monster besar, hampir seribu monster bergerak di bawah perintahnya. Vermilion emas terbang ke langit menampilkan bentuknya, ia mengibaskan tangan lalu menyembur api besar membakar Qin Chen.
Monster lautan membuat tsunami besar di depannya, Qin Chen menelan ludahnya menyalahkan dirinya sendiri yang masuk kedalam perangkap monster.
"Sialan! Mereka berkombinasi membuatku ketakutan, tsunami kata istri dingin di rumah mereka mempunyai ilusi. Jangan sampai aku mengingat kehidupan di bumi, kalau tidak aku bisa mati di bawah ilusinya." Ucap Qin Chen dengan serius.
Deringan peringatan membesar di benaknya membawa Qin Chen ke langit menghindari tsunami besar menenggelamkan seluruh daratan di depannya. Terpenting lagi, dari mana tsunami itu berasal karena yang ia lihat hanyalah daratan tanah yang luas tanpa ada lautan maupun sungai.
Saat tsunami runtuh mengikis permukaan tanah dan lain sebagainya.
"Kekuatan itu ... " Qin Chen membeku sesaat sebelum ia menyadari lupa makan Pil Roh Kuartet. "Aku harus makan Pil Roh Kuartet dengan mengkondensasikan kedalam diri, aku bisa membangun Roh Primordial."
Menyentuh langit dengan tangannya, ia mengambil Pil Roh Kuartet di dalam penyimpanan sistem. Setelah berada di tangannya, ia menelan Pil Roh Kuartet yang langsung terkondensasi dengan dirinya, ia turun kebawah bermeditasi.
__ADS_1
Monster-monster meraung-raung merasa di hina dan di provokasi mengabaikannya, Qin Chen dengan cepat mengabaikan dunia membentuk Roh Primordial di dalam dirinya agar ranah Spirit Tranformasi sempurna dan bisa menembus ranah Heavenly Enlightenment kedepannya.
Setengah hari berlalu, monster-monster yang berada di sampingnya menghilang karena membaur menjadi abu. Selama pembentukan Roh Primordial, nyala api tersebar beberapa meter menyelimuti Qin Chen.
Hingga matanya terbuka memancarkan cahaya keemasan mendominasi daratan itu dengan penerangan ilahi.
"Roh Primordial terbentuk, sekarang aku seorang Spirit Tranformasi (6) salah satu kekuatan besar di surga barat generasi yang sama dengan istri dinginku di rumah." Gumam Qin Chen.
[Selamat tuan, karena berhasil memadatkan Roh Primordial.]
Dengan lembut menutup matanya, ia merasakan Roh Primordial dalam tubuhnya berbentuk seperti naga. Setelah beberapa menit, ia membuka mata lalu beranjak berdiri melihat sekitarnya sudah sepi tidak ada satupun monster.
"Besok acara akan di mulai, aku akan bersiap-siap lalu menyelesaikan masalah di hutan ini, kalau tidak mereka bisa keluar dan membuat kekacauan di kota maupun istana surga bagian barat." Ucap Qin Chen, lalu mencari tempat keberadaan monster. "Untuk sekarang aku harus menyelesaikan kekacauan yang aku buat sekarang, karena akan bahaya nantinya." Lanjut Qin Chen.
[Bagian utara tuan.]
"Kenapa begitu?"
[Karena monster ketakutan dan mencari tempat berlindung di utara.]
Qin Chen tidak tahu apa yang terjadi sebelumnya, mendengar dari sistem mengatakan mereka ketakutan itu artinya saat membentuk Roh Primordial ada sesuatu yang keluar dalam tubuhnya memberikan ketakutan bagi monster.
Saat berada di utara, ia menemukan sekumpulan monster-monster berada di tempat yang tidak seharusnya berada. Ada yang berdiri di puncak gunung sembilan langit dimana menembus lapisan langit berada di atas awan panas, ada yang berdiri di atas lautan dan pepohonan besar.
Qin Chen yang berada di puncak tebing memandang mereka dengan tatapan dingin kebawah.
Mengambil napas panjang, ia seorang bocah 13 tahun melakukan tindakan berlebihan akan membuat banyak orang tidak percaya, bagaimanapun dia seorang yang mempunyai bakat mengguncang surga.
Mengangkat kedua tangannya, di kanan mengeluarkan api dan di kirinya mengeluarkan petir yang membara. Qin Chen turun kebawah dengan posisi menukik, para monster bergerak mendekatinya dengan nyala aura masing-masing.
Wushh!
Dengan kedua tangannya, ia bertarung dengan sisa-sisa monster di tanah terlarang!
...
__ADS_1
*Bersambung ...