
Mo Wushuang mendongak ke atas merasakan kekuatan besar terpasang di atas kepalanya, sesaat kemudian kabut menghilang dan menampilkan sebuah formasi besar tengah menutupi seluruh daratan besar. Tepat di hadapan semua orang, Qin Chen menyeringai misterius mendapatkan diri berada di atas langit membuat ibunya dan Lan Xiang Xue tertegun penuh pertanyaan.
Qin Chen lalu bicara dengan dingin. "Mo Wushuang, apa kau melupakan apa yang aku katakan padamu sebelumnya? Kita sama-sama master formasi dengan kelas surga, mengadu kepintaran dan kelicikan itu adalah metode bagi master formasi, bukan? Sekarang, bagaimana perasaanmu merasakan di tekan dengan formasi besar yang sama seperti di masa lalu, Mo Wushuang?" Qin Chen bersuara terang-terangan di hadapan Mo Wushuang mengangkat provokasi, matanya terang penuh kesombongan.
Menghadapi formasi besar surga kuno, Mo Wushuang mengertak giginya menatap Qin Chen dengan membunuh. Mencari sesuatu dari matanya hingga mendapatkan Lan Loushui berada di bawah sana sendirian, menyeringai penuh kesombongan dia memprovokasi Qin Chen. "Kau memang mempunyai kuat pangeran surga, aku mengakui itu. Tapi kau masih mempunyai satu kelemahan fatal."
Mendengar itu, dia langsung menyadari tindakannya dan keduanya melesat secepat mungkin menghampiri Lan Loushui! Kemudian tangan Mo Wushuang di tahan Qin Chen hingga hempasan angin menyemburkan debu di sampingnya terbentuk.
Mo Wushuang gagal untuk mencekik Lan Loushui dimana Qin Chen berada di sampingnya!
"Mo Wushuang!" Gertak Qin Chen dengan penuah amarah di sampingnya. "Jangan berani menyentuhnya di hadapanku!" Qin Chen mencengkram erat hingga suara retakan tulangnya terdengar.
"Apa kau berpikir aku bergerak tanpa tindakan cadangan?" Mo Wushuang membalasnya.
Qin Chen langsung menoleh kebelakang melihat seribu pedang melesat dengan kecepatan tinggi mencoba menembus tubuhnya. Kemudian sebuah suara besar menembus kesunyian menerobos langit hingga seribu pedang hancur berkeping-keping sebelum menyentuh Qin Chen.
Semua orang tercengang melihat pelindung yang ada di hadapan Qin Chen begitu tebal seakan-akan tidak dapat menembus pertahanannya.
"Sayangnya itu tidak mempan, Mo Wushuang." Qin Chen menendangnya kebelakang hingga terlempar beberapa ribu meter menghantam bongkahan es besar yang di sengaja Lan Xiang Xue ciptakan di belakangnya.
Mo Wushuang mengeluarkan seteguk darahnya untuk merangkak keluar dari keterpurukan, dia mengepalkan tangannya memekikkan suara keras membuat pasang gelombang besar mengangkat permukaan tanah ke atas seperti tsunami menenggelamkan Qin Chen.
Sementara di tangan kirinya sebuah petir-petir berwarna violet bermunculan terus-menerus mengangkat derajatnya hingga kemudian dia mengibaskan tangan kesamping menyeret tsunami itu hingga meledak-ledak hancur berantakan berantakan menjadi kepingan udara dan debu tak berbentuk.
Mata semua orang tidak dapat berkedip menanggapi ancaman besar pangeran surga, karena kekuatan keduanya sangat seimbang dan bahkan Qin Chen seperti sudah mengendalikan pertarungan!
Qin Chen melangkah kedepan dengan lambat mengangkat tangan kirinya. "Kau tau Mo Wushuang, kekuatan ini di berikan langsung pada seseorang yang dekat denganku, dia memberikan sisa-sisa kekuatannya untuk membuatku kuat sekarang, dan kau sudah melukainya membuatku ingin membalas dendam ini dengan satu pukulan terakhir!"
__ADS_1
Bang!
Hawa dingin pecah membendung daratan dengan kedinginan mutlak, orang-orang langsung mendapatkan penindasan besar menggigil kedinding menutupi tangan masing-masing kedalam pakaian melepaskan energi panas untuk menghangatkan tubuh.
Qin Chen melangkah lebih dekat kemudian hawa panas meledak membentur hawa dingin membuat dua domain besar memisahkan kedua daratan.
Mo Wushuang gemeteran menatap mata Qin Chen, penindasan di matanya dapat dia rasakan sampai ke pusat jantung yang kini bergetar cepat.
Kemudian kedua kekuatan itu berputar membentuk badai di langit lalu dentuman besar menghempaskan kesejukan sampai dimana keheningan tidak dapat di bantahkan, semua orang tercengang dan bersuara tidak ada terdengar satupun ucapan mereka.
Dunia tampak hening dengan kesejukan begitu senjang, Mo Wushuang mundur beberapa langkah kebelakang dan terus kebelakang menyiapkan kekuatan besar untuk menghentikan tindakan Qin Chen.
Di tangannya sebuah cahaya terang melesat seperti laser besar ke arah Qin Chen, Qin Chen bergerak kedepan menghempaskan kakinya mendorong tubuh menghentikan serangan itu hingga terbelah menjadi dua bagian yang dimana itu membuat kehancuran besar-besaran di belakang terus menyeret hingga tak berujung untuk di pastikan.
Haaaaaa!
Lan Loushui di belakang Qin Chen tidak mendapatkan dampak apapun karena dia membelah serangan Mo Wushuang menjadi dua bagian hingga dia muncul di hadapan Mo Wushuang memberikan tendangan bebas dari kanan kemudian menyikutnya hingga mendongak ke atas.
"Jangan sentuh dia, keparat!"
Satu serangan Qin Chen di penuhi balas dendam dengan energi dingin dan panas menghantam bagian dada tepat di depan jantungnya. Ledakan besar di bawah kakinya membuat lubang besar, orang-orang akan ketakutan melihatnya karena hampa menyentuh dunia bawah.
Mo Wushuang terhempas dengan dentuman keras menghancurkan jantungnya. Menghantam apapun yang menyentuh punggungnya hingga melesat ke langit menyentuh formasi besar.
"Formasi surga kuno! Ruang kosong!" Teriak Qin Chen dengan mencengkram erat ruang di hadapannya
Sebuah Pandora besar bergerak menutupi surga kemudian mengecil dan mengecil dengan suara ledakan-ledakan besar di dalamnya. Sampai dimana kota Pandora itu seukuran tangannya, Qin Chen mengambilnya dan kemudian menyimpannya kedalam penyimpanan.
__ADS_1
Mo Wushuang mati!
Suara sistem di benaknya berdengung kencang menghitung PS dan Exp yang ia dapatkan dalam membunuh Mo Wushuang. Begitu juga dengan pencapaian Qin Chen untuk membunuhnya begitu besar membuat sistem bersemangat.
Qin Chen terengah-engah kehabisan seluruh energi untuk membalas dendam karena sudah menyentuh Lan Loushui. Pandangan matanya berubah kunang-kunang, dia tersenyum puas karena sudah memberikan pukulan yang sangat kuat padanya.
Dia runtuh kedalam pelukan Lan Loushui yang bergerak menghampirinya hingga terduduk melihat Lan Loushui tersenyum bahagia dengan menyimpan genangan air mata di sudut matanya.
"Aku ingin tidur—" Ucap Qin Chen, dia tertidur pulas di pelukan Lan Loushui dan mengabaikan mereka semua yang ada di sana.
Cai Li langsung menoleh kesamping memberikan peringatan besar dengan hawa membunuhnya begitu panas dan intens, di tambah dengan hawa membunuh begitu dingin dari Lan Xiang Xue membuat para abadi kocar-kacir meninggalkan tempat tersebut tidak ingin mati untuk sekarang.
Ketiga penguasa surga berada di sana melirik Qin Chen dengan tatapan berwaspada akan ancamannya dapat mengguncang surga sepenuhnya.
"Enyah sekarang!"
Tidak hanya setengah kekuatan yang dia keluarkan, melainkan kekuatan penuh dapat bersaing dengan ketiga penguasa surga dalam kondisi prima, sama halnya dengan Lan Xiang Xue akan mendukung dari belakang memberikan support dan arahan untuk Cai Li.
Ketiganya melesat kembali ke kekuasaan masing-masing tanpa mengatakan apapun, tapi di matanya merencanakan sesuatu di luar nalar semua orang. Setelah itu, Cai Li langsung turun kebawah dengan terburu-buru untuk melihat keadaan Qin Chen.
"Qin Chen sedang tertidur, dia kehabisan banyak energi." Ucap Lan Loushui.
"Syukurlah, ayo kita kembali Loushui." Balasnya, dia menahan rasa kekhwatiran kepada Qin Chen.
"Ummm ... "
...
__ADS_1
*Bersambung ...