
Malamnya— Qin Chen dan Lan Loushui berada di dalam ruangannya tengah mengamati pergerakan sosok hitam di desa memasuki bangunan-bangunan seakan mencari sesuatu ataupun melakukan tindakan di luar kemampuan manusia.
Bayangan hitam itu bergerak ketempatnya, ini mengejutkan Lan Loushui.
Lan Loushui mendekati Qin Chen dengan langkah buru-buru, dan secara mengejutkan di merangkulnya hingga keduanya jatuh ke atas tempat tidur. Dia terbaring di samping memeluknya dengan mesra menggunakan lengan Qin Chen sebagai bantalannya.
"Jangan bicara aneh-aneh tentang tindakanku sekarang, berpura-pura lah tertidur untuk mengelabuhi matanya. Di saat dia lengah, kita langsung segel dia dan interograsi untuk mendapatkan informasi." Lan Loushui membicarakan rencananya sesingkat mungkin sekarang, ini membuat Qin Chen mengangguk setuju namun ada yang tidak.
"Itu bukanlah masalah, tapi sekarang kau seperti mengambil kesempatan untuk mendapatkan pelukan pangeran ini? Baiklah, aku tidak akan membicarakan tentang ini sekarang kau istriku, tapi tidak baik kalau aku tidak mendapatkan keuntungan dari kesempatan yang datang. Jadi aku akan mengambil sedikit keuntungan darimu, istri dingin." Qin Chen membalasnya dengan menyentuh pinggang rampingnya membuat Lan Loushui mengeluarkan suara manja di telinganya.
Merasakan tangan Qin Chen menyentuh pinggang bagian belakangnya, ia mengeluarkan suara mendesah pelan memukul dada Qin Chen dengan keras untuk memperingatinya agar tidak mengambil tindakan lebih.
"Akan aku bunuh kamu setelah ini." Lan Loushui menatap dengan tajam dengan suara marah kepadanya.
"Tentu!"
Tiba-tiba bayangan hitam itu masuk ke dalam ruangan pada saat yang sama Qin Chen dan Lan Loushui langsung menutup mata mengelabui bayangan hitam di depannya. Qin Chen yang kalah sebelum mengambil keuntungan sekarang membalas dendam secara pelan.
Lan Loushui menyadari akan tindakan Qin Chen, sudut keningnya muncul kekesalan kepadanya.
Sementara bayangan itu mengamatinya dengan serius lalu ia mendapatkan orang yang sedang mereka cari sekarang.
Menghubungi rekan-rekannya untuk membawa Qin Chen sekarang keluar ruangan, ini perintah langsung dari pemimpin mereka karena Qin Chen sangat berbahaya sekali. Saat dia lengah menoleh ke arah lain, Qin Chen dan Lan Loushui langsung bergerak menyegel ruangan dengan kemampuan Penjara Es sedangkan Qin Chen menyegel mulutnya dan seluruh tubuhnya dengan petir!
Jeritan kesakitan bayangan itu bergema di seluruh desa mengagungkan hampir seluruh orang di sana, meskipun tempat tersebut sangat besar seperti kota, kebanyakan orang-orang di sana menyebutnya sebagai desa.
__ADS_1
Seketika orang-orang berbondong-bondong mendekati sumber suara yang berada di tempat Qin Chen dan Lan Loushui berada, mengetuk pintunya berulang-ulang karena khawatir dengan keadaan mereka, Lan Loushui membuka pintu untuk menjelaskannya.
Empress Lan? Kami semua mendengar suara orang berteriak keras di ruangan ini, apa ada masalah dengan anda dan pangeran?" Ketua desa langsung bertanya setelah memberi hormat kepadanya.
"Ada penyusup yang masuk ke dalam desa, kami sudah menangkapnya dan akan mencari informasi darinya. Kemungkinan besar ini ada hubungannya dengan masalah desa ini, setelah mendapatkan informasi itu kita bisa menyelesaikan masalah desa dan desa dapat kembali seperti dulu lagi. Kalian jangan khawatirkan apapun tentang sebelumnya, kembalilah dan beristirahat serahkan kepada kami untuk mengurusnya." Lan Loushui menjelaskan semuanya.
"Penyusup? Bagaimana bisa ada penyusup masuk kedalam desa, kamu sudah mengerahkan banyak orang untuk meningkatkan keamanan desa sepanjang harinya." Ketua desa membalasnya tidak dapat percaya kalau ada penyusup masuk ke dalam desa tanpa sepengetahuan penjaga.
"Penyusup ini bukanlah manusia." Sambar Lan Loushui mengejutkan semua orang termasuk warga yang mendengar.
Qin Chen keluar untuk menenangkan semuanya, ia menenteng bayangan hitam yang tersegel di seluruh tubuhnya di dapat melakukan apapun selain mengandalkan kekebalan tubuh.
Saat semuanya melihat bayangan itu, mereka semua menutup mulut karena itu adalah Demon!
"Demon atau hantu mata-mata ini digunakan seseorang untuk mencari informasi desa, seperti yang kalian lihat sekarang. Dia adalah mata-mata dari seseorang yang tidak kita kenal sekarang, untuk itu kalian dapat beristirahat sekarang dan serahkan kepada kami berdua untuk mengatasinya." Jelas Qin Chen.
"Baguslah, untuk sekarang kalian dapat kembali untuk beristirahat. Yang abadi tidak membutuhkan tidur, namun yanga fana membutuhkan istirahat yang cukup mengisi tenaga, bukan? Aku dan Permaisuri akan mengintrogasi hantu ini mencari informasi mengenainya dan pemimpin di belakangnya." Qin Chen membalasnya sambil mengibaskan tangan meminta mereka untuk kembali ke kediaman masing-masing.
"Baik!"
Mereka langsung kembali tanpa mengatakan apapun lagi karena tidak ingin menyingung perasaan Qin Chen sebagai pangeran yang bertanggung jawab atas masalah ini karena ini adalah tugasnya yang langsung di berikan oleh ratu surga mengetes kemampuan Qin Chen di dunia luar.
Masalah ini rumit, karena pembunuhan di tempat ini masih banyak misteri di matanya hingga sekarang!
Setelah semuanya pergi, Lan Loushui menutup pintu dengan halus dan mereka berdua tersenyum misterius membuat hantu itu memberontak ketakutan merasakan sesuatu yang mengerikan menghujani punggungnya dengan deras.
__ADS_1
Gedubrak!
Qin Chen menendangnya ke sudut ruangan, ia menekankan petir untuk menahan hantu tersebut. Lan Loushui mendekatinya sambil mengeluarkan kertas kuning seperti jimat untuk menyiksa hantu, dan Qin Chen mengeluarkan nyala api dan petir seperti ingin meleburkan sesuatu.
Ti– Tidak ... Kalian psikopat gila!
Huh!
Keduanya langsung menoleh kesamping menatapnya, ini membuat hantu itu semakin ketakutan menghadapi monster! Karena dari sorotan matanya mengeluarkan bayangan mata menyala seperti matahari.
"Bagaimana kalau kita siksa dia dulu sampai menyerah? Setelah itu kita korek seluruh informasi yang ada di otaknya dengan cara membongkar pasang kepala hantu itu, itu mudah bagiku untuk melakukannya." Ucap Lan Loushui membuat ngeri hantu itu.
"Tidak buruk, sebelum itu apa kamu mempunyai sebuah tungku atau tempat untuk merebus sesuatu? Jika dia tidak mau bicara sekarang, aku akan merebusnya di dalam api langit dan bumi dengan campuran bumbu petir yang sedap." Sahut Qin Chen.
"Aku punya tungku, kamu bisa menggunakannya!"
Lan Loushui mengeluarkan tungku alkemis nya, dan Qin Chen langsung menenteng hantu itu dan menendangnya lagi hingga membentur dinding bagian dalam tungku.
Klontang!
Nyala api membakar tungku, hantu itu berteriak kesakitan di bakar hidup-hidup. Dia melihat kedua iblis tengah menghantuinya dengan siksa mengerikan melalui celah tungku, ini mimpi buruknya.
Tanpa mengatakan apapun, lan Loushui menempelkan kertas kuning ke seluruh tungku dan seketika memancarkan cahaya keemasan membuat hantu itu semakin berteriak kesakitan dan ketakutan di dalam tungku.
Suaranya menggema hingga burung-burung gagak beterbangan dar sarangnya, Qin Chen dan Lan Loushui menyeringai puas mendapatkan mainan malam.
__ADS_1
..
*Bersambung ...