I Am Prince Of Heaven

I Am Prince Of Heaven
Bab. 21


__ADS_3

Luapan sungai energi mengungkapkan keberadaannya membuat guncangan hebat di dalam makam kuno, danau darah yang tenang terombang-ambing dengan ganas mencoba meruntuhkan gunung. Tahta besar hancur, dan bebatuan di langit mulai runtuh ke bawah secara berangsur-angsur, dan hembusan angin terasa berat untuk bernapas.


Sementara itu, permukaan tanah yang luas berubah gersang dengan kehancuran berangsur meluas mencakup ribuan meter. Napas panjang mengeluarkan hawa panas dalam tubuh Qin Chen membuka suhu panas ekstrem begitu mematikan melelehkan kehidupan dalam radius ribuan kilometer.


Merasakan bahaya besar datang, Mo Wushuang mundur ke belakang beberapa meter melayang di udara menyaksikan makam kuno secara bertahap luntur. Mencoba memastikan sesuatu, dia melihat mata Qin Chen tersorot tajam penuh balas dendam besar tidak terbendung lagi.


Kekuatan ini— setara dengan surga!


Kemudian, gemuruh bermunculan di langit lalu pecah membuat kekhwatiran ibunda ratu yang berada di istana merasakan sesuatu tengah menimpa Qin Chen sampai-sampai langit bagian barat tempat Qin Chen berada berubah menjadi kegelapan abadi menyelimuti seluruh daratan bagian barat.


"Apa terjadi sesuatu pada Chen'er dan menantu? Bagaimana firasatku sekarang mengatakan kalau mereka tengah mengalami bencana buruk di sana, aku jadi khawatir tidak bisa memikirkan apapun dengan jernih, bagaimana ini." Cai Li dengan khawatir dan panik mondar-mandir membuat Lan Xiang Xue tidak dapat mengatakan apapun, dia merasakan firasat yang sama dengannya.


Menoleh kesamping, melihat tempat Qin Chen dan Lan Loushui berada berubah menjadi gelap dengan gemuruh guntur-guntur berjatuhan mencoba menghancurkan segalanya, ini membawa banyak pertanyaan apa yang sebenarnya terjadi sekarang!


"Cai Li berhentilah khawatir, kau membuatku ikut khawatir tentang mereka. Sekarang kita hanya bisa serahkan semuanya pada mereka dan takdir, aku semakin khawatir kalau kau mondar-mandir tidak bisa menenangkan diri sendiri." Lan Xiang Xue mencoba menenangkan Cai Li karena khawatir tidak dapat menyelesaikan semua masalah.


"Tapi ... Tapi Chen'er baru 13 tahun dan dia tidak mempunyai pengalaman dalam bertarung. Meskipun di sampingnya ada menantuku yang mempunyai pengalaman dalam bertarung, tapi kalau mereka berhadapan musuh kuat bagaimana?" Cai Li mencoba tenang namun tidak bisa memikirkan kalau mereka berdua berhadapan dengan musuh yang kuat.


Lan Xiang Xue membeku sesaat, lalu dia kembali menoleh kesamping. "Percayakan pada Qin Chen, dia bisa mengatasinya. Aku yakin akan hal ini." Ujar Lan Xiang Xue.


Mengingat hutan terlarang yang di penuhi monster dapat di hancurkan bocah, dia masih dapat mempercayai Qin Chen kalau dia bisa menang dalam bertarung melawan musuh kuat. Ditambah kekuatan Qin Chen sudah mencapai Spirit Tranformasi di usianya sekarang, ini sudah membuktikan kalau dia sangat berbakat.

__ADS_1


Sementara itu, Cai Li yang tidak dapat tenang ia terus mondar-mandir dengan khawatir melihat bagian barat semakin mencemaskan keadaan Qin Chen dan Lan Loushui. Sesaat kemudian, hembusan angin dari barat tersapu panjang hingga ke tempatnya memberikan firasat buruk kalau di sana terjadi sesuatu yang besar hingga tidak dapat di hindarkan.


Sedangkan di bagian barat tempat Qin Chen berada, dia membuat ribuan kilometer mengalami gersang dan kebakaran. Seluruh kehidupan atau tumbuhan terbakar nyala api yang panas tanpa bentuk, monster-monster mengalami kepunahan, dan sungai yang mengalir mengering!


Secara signifikan membuat kekuatan Qin Chen meningkat meskipun tidak dapat mengalami penerobosan, secara harfiah dia belum mendapatkan pencerahan.


"Mo ... Wushuang!"


Saat suaranya terdengar menggema di antara ruang ia membeku, sesaat kemudian suara itu menghilang sewaktu Qin Chen tidak ada di hadapannya. Secara mengejutkan dia muncul di hadapannya dengan kasar mengayunkan kaki kanan seperti menebas mengenai wajah Mo Wushuang dengan keras membuatnya terhempas kebelakang menembus lapisan-lapisan tanah keluar ke permukaan tanah dengan luka-luka besar.


Pijakan kaki tempat Qin Chen berada hancur membuat lubang besar menarik danau darah meluap-luap memasuki tempatnya. Dengan hentakan kakinya dia melesat kembali ke langit muncul di belakang Mo Wushuang memberikan serangan tambahan, mengumpulkan gumpalan energi besar di telapak tangannya turun kebawah mengarah ke pusaran perut.


Saat sentuhan energi itu mengenai Mo Wushuang, dia menahan dengan kesakitan hingga membuatnya terhempas kebawah menghantam daratan kembali, ini mengejutkan banyak monster yang masih hidup di udara menyaksikan dua kekuatan besar saling beradu mengguncang surga.


Sesaat kemudian, dia menampilkan wujudnya yang sebenarnya dengan darah dan daging menghilangkan kabut hitam yang menyelimutinya, menyeringai memberikan provokasi di hadapan Qin Chen.


Matanya berdenyut berulang-ulang menyaksikan ini, napas terengah-engah merasakan tubuhnya tidak sanggup menampung kekuatan besar terus-menerus, ia hampir runtuh ke bawah tapi di sanggah dengan tekadnya.


Seluruh langit bagian barat mengalami bencana kegelapan, tidak ada turun hujan melainkan petir-petir mengerikan yang tak terhitung jumlahnya menghantam daratan memberikan kerusakan pada Qin Chen yang menggunakan spam ketrampilan, Mo Wushuang mundur kebelakang dengan mengibaskan tangannya memperlihatkan wujudnya.


"Mo Wushuang!"

__ADS_1


Saat suaranya terdengar sebuah gelombang energi padat lepas membentuk tornado besar menyeret ruang di sampingnya ke dalam kekacauan menyentuh Mo Wushuang hingga membuatnya terlempar beberapa ratu kilometer kebelakang.


Mo Wushuang memuntahkan seteguk darah segar dan kemudian dia merobek ruang menyangkal serangan Qin Chen. Mengertak dengan kesal, dia melesat ke depan mengayunkan pedang ke arah Qin Chen, sayangnya serangan itu di hentikan dengan tangan Qin Chen.


Dia tertegun mengamati mata Qin Chen begitu kemerahan menatapnya dengan tajam membakar energi besar hingga membuatnya terus mengeluarkan darah.


"Jangan harap kau bisa tenang setelah melukai istriku!" Ucap Qin Chen, dia mengumpulkan energi sangat besar dan padat berwarna merah tertampung kedalam kepalan tangan hingga berubah berwarna keemasan. Kemudian, dia mengarahkan pukulan yang sama seperti dia mengarahkan serangannya kepada Lan Loushui.


Bagh!


Satu napas menyerang membuat Mo Wushuang runtuh kebawah hingga ribuan meter di hancurkan membuat lubang besar mengangkat tanah-tanah ke langit.


Sementara itu, Lan Loushui terbatuk-batuk tersadar dari pingsannya, dia mencoba untuk mengangkat tubuhnya keluar dari tempat tersebut. Dengan langkah lambat sampai di permukaan melihat seluruh daratan berubah gersang dan di atas sana ada Qin Chen tengah melepaskan energi begitu besar melampaui dirinya sekarang.


Cough! Mo Wushuang merangkak naik ke atas dan tertawa. "Kahahaha! Luar biasa, pangeran surga! Kekuatan yang kau perlihatkan adalah kekuatan yang aku inginkan, ayo bertarung dengan serius sekarang!"


Saat dia bersuara, tiba-tiba lompatan energi besar begitu padat dan gelap muncul beradu dengan energi Qin Chen saling menyerang mengubah ribuan kilometer menjadi dataran rata yang gersang tanpa kehidupan dan tumbuhan di sana.


Lan Loushui menutup matanya dengan lengan menahan tekanan enegi mereka berdua begitu besar dan serius mencoba untuk mengguncang surga dengan kekuatan masing-masing.


Sesaat kemudian, mereka bertemu dan saling memberikan serangan sama kerasnya menciptakan gemuruh yang hancur merobek ruang. Ruangan tempat mereka terdistorsi hingga runtuh mengeluarkan raungan menyeramkan, terhempas kebelakang dengan luka masing-masing, Qin Chen memuntahkan banyak darah.

__ADS_1


...


*Bersambung ...


__ADS_2