I Am Prince Of Heaven

I Am Prince Of Heaven
Bab. 14


__ADS_3

Selepas acara selesai, pembawa acara mengeluarkan suara keras menggunakan kemampuan seni bela diri suara untuk mengumumkan pada dunia, bahwa Pangeran Surga mendapatkan gelar generasi tak tertandingi di masa ini hingga masa depan yang akan datang.


Saat suaranya terdengar di langit-langit surga bagian barat, orang-orang langsung membicarakan kabar yang tersebar luas di kota-kota besar maupun desa.


Bahkan tidak ada yang tidak mengetahui namanya, Qin Chen! Pangeran surga yang membuat guncangan di langit dengan menyebut namanya, ia merupakan generasi muda dengan bakat tak tertandingi di manapun.


Sementara itu, di tempatnya berada tengah menyeduh susu.


Slurpt~


"Sungguh nikmat." Ungkapnya dengan ekspresi samar-samar puas. "Pemenang acara ini adalah aku, orang-orang bersorak keras memanggil namaku."


Tidak lama itu, para tetua abadi mendatanginya dengan tergesa-gesa, mereka memberikan selamat kepada Qin Chen atas kemenangan mutlaknya melawan generasi muda di surga barat.


Setelah itu, para tetua abadi kembali ke menara surga untuk mengurus masalah. Sementara keluarga besar Qin Chen mendatanginya dengan penuh bangga karena Qin Chen memenangkan acara dan membuat ibunya bangga.


"Kyaaaa~ Chen'er putraku tersayang kamu sangat hebat, ibu sangat bangga!"


Usap! Usap! Usap!


Qin Chen tidak dapat membatahnya, wajahnya di usap-usap dengan wajahnya ibunya sambil memeluknya dengan erat membuat Lan Xiang Xue menggelengkan kepala, karena Cai Li begitu memanjakan Qin Chen.


Selama beberapa menit kemudian, dia berhenti mengusap-usap wajahnya lalu memeluknya dari belakang. "Chen'er, kamu mau apa? Karena kamu sudah membuat ibu bangga, ibu akan memberikan satu permintaan apapun yang kamu katakan."


"Apa ibu serius? Aku akan meminta sesuatu yang sangat besar nantinya." Qin Chen mendongak ke atas melihat ibunya berada di belakangnya tengah memeluknya.


"Selama ibu bisa, ibu pasti akan berikan apapun yang kamu minta." Ujarnya dengan membeli rambut Qin Chen yang panjang berwarna hitam pekat walaupun ada beberapa helaian berwarna putih.


"Bagus, ayo kembali dulu nanti baru bicara masalah ini." Balas Qin Chen.


"Kamu benar, ada sesuatu yang akan ibu katakan padamu, untuk sekarang ayo kembali ke istana dan mengobrol sambil menikmati hidangan besar."


Merasakan sesuatu yang membuat ketakutan, Qin Chen meringkuk di punggungnya terdapat kekhwatiran karena akan bicara sesuatu di luar kuadrat seorang bocah.

__ADS_1


'Uh! Sistem, aku merasa merinding sekarang! Bagaimana ini, apa ada cara mengatasinya?'


[ ... ]


[Sistem hanya dapat meningkatkan level.]


Tanpa mengatakan apapun, Qin Chen di tenteng ibunya pergi ke istana.


Sesampainya di istana, dia duduk dengan gemeteran. Lan Xiang Xue hanya tertawa, karena Qin Chen gugup sampai-sampai keringat dingin bercucuran keluar seperti sungai tak terbendung.


"A– Apa yang ingin ibu katakan?" Tanya Qin Chen dengan gugup.


"Umm ... Ya, ibu sudah mendengar semuanya dari istrimu, kalau dia akan menerimamu kalau kamu mencapai ranah Spirit Tranformasi dalam sebulan. Tapi tidak ada yang menyangkanya, kalau kamu berhasil mencapai Spirit Tranformasi dalam 4 hari." Cai Li tersenyum manis ke arahnya, ini semakin membuat Qin Chen ketakutan. "Singkatnya, karena sudah seperti sekarang kenapa tidak berikan ibu satu atau dua cucu?" Lanjutnya dengan tersenyum.


Glup!


Qin Chen menelan ludahnya, ia tidak dapat mengatakan apapun di saat ibunya sudah mendominasi tempat.


"Ibu ... Apa tidak bisa kapan-kapan saja? Bagaimana bisa bocah sepertiku melakukan tindakan yang di luar pemikiran bocah? Aku masih terlalu dini untuk hubungan mendalam yang di lakukan pria dewasa." Qin Chen mencoba untuk menolaknya dengan lembut karena dia masih seorang bocah.


Ibunya langsung cemberut melihatnya, dia membuat Qin Chen harus tertegun menghadapinya.


"Loushui, ingat kata ibu tadi, nanti malam kalau dia tidak mau melakukannya. Kamu ikat dia dan kamu dapat melakukan apapun padanya selama ibu dapat cucu manis." Ucap ibunya dengan serius membuat Qin Chen langsung menoleh kesamping.


"Ba– Baik ... " Lan Loushui membalasnya mengejutkan Qin Chen.


"Dasar pengkhianat." Kutuk Qin Chen.


Lan Loushui tidak mempunyai banyak keluhan, karena mau itu ibu mertuanya (Cai Li) atau ibunya sendiri memaksanya untuk memberikan cucu manis kepada mereka berdua, ini membuat tidak mempunyai pilihan lain.


Qin Chen di sudutkan dengan tiga wanita yang sudah merencanakan semuanya, ia terdiam membisu.


Dengan kasih sayang ibunya menuangkan minuman dan memberikan makanan kepadanya, Qin Chen menelan ludahnya berulang-ulang tidak dapat bergerak dari tempatnya.

__ADS_1


Sampai malamnya tiba, ia mau keluar tidak bisa karena sudah di pasangkan formasi di kediaman Qin Chen. Qin Chen mengetuk-ngetuk dinding namun tidak ada balasan dari ibunya yang berada di istana.


Tiba-tiba Lan Loushui muncul di belakangnya mengagetkan Qin Chen hampir mati karena kehilangan separuh napasnya, ia terengah-engah menahan panik karena Lan Loushui muncul seperti hantu.


"Apa yang kamu khawatirkan? Ayo kita masuk ke dalam karena malam ini akan turun hujan deras tidak baik di luar lama-lama, nanti bisa masuk angin dan sakit." Lirih Lan Loushui begitu memikat hatinya.


Qin Chen terbujuk rayuan Lan Loushui, ia mengikutinya masuk kedalam kamarnya dengan tenang di mana Lan Loushui mengunci pintunya dengan rapa membawa masuk ke ruangan tengah.


Sebuah bunga berwarna merah berada di tempat tidurnya, ia memberikan kesan untuk malam pertamanya dengan gugup karena ini pertama kalinya bagi seorang bujangan melakukan tindakan pelecahan di usia 13 tahun karena paksaan ibunya.


"Apa kamu tidak siap? Aku sudah mengatakan padamu sebelumnya, kan? Aku akan memberikan layanan khusus untuk malam pertama kita, kamu cukup diam di atas ranjang dan biarkan aku yang mengurus sisanya." Lan Loushui begitu lancar mengatakannya seolah-olah sudah di rencanakan ataupun ahli dalam masalah ini.


Glup!


"Ja– Jangan bercanda, aku ini pria hebat selalu berada di atas untuk mendominasi, tidak akan mau berada di bawah membiarkan wanita mendominasi."


Brukk!


Qin Chen di dorong ke bawah tanpa mengatakan apapun, tangannya langsung tidak dapat bergerak mengejutkan matanya. "Lan Loushui apa yang kau lakukan!" Teriak Qin Chen dengan keras.


"Aku hanya mengikuti apa yang ibu mertua katakan, ikat kamu biar tidak lepas ataupun kabur dari ruangan ini. Karena kamu seorang Spirit Tranformasi, seharusnya kamu bisa berpindah tempat dengan ketrampilan khusus yang ada di istana." Lan Loushui mendekatinya dengan menaiki ranjang, ia berada di atasnya menatap Qin Chen. "Seorang Spirit Tranformasi dengan energi besar, seharusnya kamu tidak akan kalah satu ronde, kan?"


Glup!


"Ka– Kau bercanda, kan? Aku bisa bertahan selama kamu bisa bertahan lama!"


"Bagus!"


Lan Loushui langsung mengesekusi tindakannya, ia membuat Qin Chen berteriak keras di dalam ruangan menggema di istana membuat semua orang merasakan kesengsaraan Qin Chen sekarang.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2