I Am Prince Of Heaven

I Am Prince Of Heaven
Bab. 12


__ADS_3

Matanya memfokuskan pada satu kesenjangan antara langit, sementara mata orang-orang tercengang tanpa berkedip menghadapi monumen angka yang hancur berantakan tidak dapat memprediksi kekuatan pangeran surga yang di berkati langit.


Seru pendatang bergumam keras di belakang membentuk demontrasi besar, dalam waktu singkat mereka membicarakan tentang pangeran surga.


Satu orang tidak terima keputusan semua orang, dia adalah kaisar naga yang tidak mempercayai pencapaian seorang bocah 13 tahun melampaui kekuatan putranya, dalam alasan pengalaman, putranya berada di atasnya.


Bagaimana bisa mempercayai seorang bocah mempunyai perbedaan energi yang besar seperti sekarang?


Tch!


Kedua tangannya mengepal, tatapan mata menunjukan permusuhan diantaranya.


Qin Chen mundur kebelakang dengan tenang kembali duduk di tempatnya. "Seharusnya kamu mengatakannya dari awal sistem, kalau seperti ini pasti ada banyak kecurigaan termasuk ibuku."


[ ... ]


[Sistem akan mencatatnya.]


Peserta selanjutnya mendaki tangga berada di panggung, menyentuh bola tersebut ia memancarkan cahaya kebiruan dengan kapasitas energi 40.000± membuat orang-orang bingung dengan identitas orang tersebut.


Wanita itu tersenyum sinis ke arahnya, Qin Chen kebingungan menyadari senyuman misterius itu.


"Sepertinya aku mendapatkan musuh alami, wanita ini tersenyum misterius kearahku, seakan memberikan tanda kalau aku musuhnya di masa depan." Bergumam akan senyuman misterius wanita ini, Qin Chen menghela napas panjang melupakannya.


Disudut bangunan, Lan Loushui tengah mengamatinya dengan ekspresi terkejut melihat Qin Chen sudah mencapai ranah Spirit Tranformasi dalam waktu empat hari, ini memberitakan tanda tanya di benaknya.


"Bagaimana bisa seseorang yang baru memasuki ranah besar abadi mencapai Spirit Tranformasi dalam empat hari?" Ungkapnya dengan heran penuh penasaran di sorotan matanya.


Menyadari ada yang memperhatikannya di bagian sudut tempat acara berada, dia langsung menoleh kesamping membuat Lan Loushui bersembunyi di balik dinding menara bangunan tinggi.


"Istri dingin memperhatikanku? Sepertinya dia belum menyiapkan diri karena sudah salah mencari musuh." Qin Chen bergumam lalu kembali memperhatikan acara ini berlangsung sebelum pertandingan di mulai.


Dalam babak kedua ini hanya ada 43 generasi yang bertahan, salah satunya adalah Qin Chen yang memecahkan rekor baru di acara generasi.


"Babak ketiga akan di mulai sekarang, masing-masing peserta menunjukkan basis kultivasi tanpa menutupi apapun. Dihadapan kalian ada pengamat yang dapat melihat basis yang di sembunyikan." Dengan suara keras terdengar menyapu di langit, pria itu membuat seluruh peserta berlomba-lomba menunjukan basis kultivasi masing-masing.

__ADS_1


Huh!


Dengan angkuhnya orang itu menyombongkan basis kultivasi di ranah Golden Core (1) dan bertahap naik dengan spontan sampai di tempatnya.


Yan Yulong!


Sudut bibirnya terangkat melepaskan manik-manik kekuatan ke langit, aura mendominasi seakan-akan mengompres langit dan bumi di bawah tangan, ia angkuh dengan sikap tiran naga seperti abadi abadi.


"Luar biasa! Tuan muda Yan Yulong berada di ranah Golden Core (8) di generasi muda hanya dia yang mencapai lapisan tertinggi." Salah satu pria di panggung bersorak terkejut melihatnya berada di Golden Core (8).


Humph!


Dengan sombong menatap Qin Chen dengan sorotan mata percaya diri. "Apa kau bisa mengalahkanku dengan basis Golden Core (1)? Kau memang hebat dalam kemampuan fisik dan mempunyai kapasitas energi besar, tapi tidak hebat dalam berkultivasi!"


Bang!


Sontak seluruh peserta menyentak lantai dengan keras termasuk Yan Yulong di buat tunduk di bawah auranya.


Glup!


Qin Chen mendekati Yan Yulong, lalu dia menggunakan ujung sepatunya menyentuh dagunya.


"Yan Yulong, naga muda yang di gadang-gadang dapat menelan langit tunduk pada pangeran surga yang di beritakan tidak mempunyai kekuatan hebat dalam bertarung dan hanya mengandalkan ibu ratu sebagai tameng." Qin Chen berseteru di atas memandang rendah Yan Yulong dengan tatapan dingin. "Dengar baik-baik, Yan Yulong, kalau kau adalah naga muda menelan langit, aku adalah pangeran surga yang akan menginjak-injak langit!"


Jadi— kau tidak akan pernah bisa melampauiku!


Dengan suara dingin mempunyai kesenjangan antara ruang memberikan hawa kesejukan menusuk jantung, dia di buat tidak dapat membatah kalimatnya.


Tamparan keras di muka membuat satu keluarga membeku, akibat menyombongkan keberadaan tiran di hadapan pangeran surga, mereka mendapatkan tamparan balik dimana-mana.


Cacian dan kutukan menghujani punggungnya, ratusan atau bahkan ribuan suara mengagungkan namanya, Qin Chen!


Pangeran surga generasi ketiga menginjak langit di bawah kakinya!


Saat semua orang membicarakannya, ibunya menutup mulut dengan tidak percaya kalau putranya sungguh hebat!

__ADS_1


"Kenapa aku seperti ini, dia putraku sudah seharusnya dia hebat sepertiku!" Cai Li bergumam lalu tersenyum bahagia terpampang.


Yan Yulong tunduk di bawah kakinya seakan-akan mencoba mencium sepatu miliknya, Qin Chen melangkah mundur kebelakang memberikan kesempatan untuk petugas acar melanjutkan acaranya.


Hinaan hari ini akan membekas di hatinya hingga masa depan yang akan datang, perbedaan kasta dan kekuatan membuatnya berubah menjadi tiran dunia untuk membalaskan penghinaan.


Mengembalikan nama baik keluarga naga besar di surga, ia menahan penghinaan ini dalam-dalam dengan gertakan gigi menyahutnya.


Seringai misterius di bibirnya memberikan tanda bahwa ia tidak akan bisa melampaui batasnya, karena Qin Chen adalah pangeran surga yang di agungkan orang-orang mulai sekarang!


Qin Chen duduk dengan tenang menunggu namanya di panggil untuk bertarung di atas panggung.


Ibunya melambaikan tangan menyemangati Qin Chen untuk tidak menyerah walaupun dia tahu kekuatan Qin Chen berada di atas Nascent Soul.


Meski begitu, dia menyembunyikan setengah kekuatannya yang sebenarnya berada di Puncak Spirit Tranformasi yang sudah bisa mendaki lebih tinggi.


Sampai sekarang dia belum mendapatkan pencerahan dan kemungkinan besar akan berhenti di ranah tersebut sampai beberapa tahun kedepannya.


Panggilan pertama dalam pertandingan, Qin Chen mengamati gaya bertarung generasi sekarang.


Sebelumnya, orang-orang tidak memperhatikannya dan lebih memperhatikan Yan Yulong. Sekarang mereka memperhatikan Qin Chen seperti berharap pada sang pencipta untuk memberikan keturunan seperti Qin Chen yang dapat mengguncang surga.


"Ada orang-orang bodoh berdoa meminta permohonan pada pencipta, dan ada yang meminta harapan padaku. Mereka sepertinya sudah tidak waras lagi, karena otaknya sudah melenceng ke arah lain." Qin Chen bergumam lalu menyeduh secangkir susu dengan celupan roti di sampingnya.


Karena dia adalah tuan rumah, dia mendapatkan layanan khusus.


Hingga pertandingan berlangsung beberapa waktu dan ia di panggil ke atas panggung untuk bertarung.


"Pangeran surga akan melawan Ya Yulong!"


Saat suara pria itu terdengar, semua orang langsung berdiri tidak sabar menunggu pertarungan epic antara dua bakat tertentu di surga barat.


Keduanya melangkah masuk kedalam panggung pertandingan!


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2