I Became The Seconde Wife For Of A Emperor

I Became The Seconde Wife For Of A Emperor
APA INI SALAHKU???


__ADS_3

...35...


...🖤----------------❤...


"Salahmu adalah, karena mengambil yang mulia raja Alaric dari ku!" ungkap Yola.


"Apa???"


"Kau tahu aku lebih dulu menyukai yang mulia Alaric di banding mu dan aku jauh lebih layak menjadi ratu di banding dirimu!"


Yola POV :


Sebenarnya dulu aku tidak terlalu tertarik dengan nya karena dia tipe pendiam, tapi aku penasaran dengan rumornya yang katanya di kenal kejam.


Pertemuan kami yaitu saat pesta kedewasaan, banyak wanita yang membicarakan di pesta kedewasaan, katanya kejam lah punya sikap tidak buruk lah, karena aku penasaran dengan nya aku pun mendekati dengan pura-pura ingin berdansa dengan nya.


Dan saat di lihat dia ternyata pria yang baik, saat berdansa dengan nya aku benar-benar di perhatikan, semua orang iri karena aku bisa berdansa dengan orang sedingin Alaric dan di sanalah aku mulai menyukai nya.


Aku pun mencapai sesuatu data tentang Alaric, ternyata dia adalah pria idaman, wajah yang tampan, berasal dari kelas bangsawan tinggi bahkan Alaric adalah seorang calon raja yang berarti waktu itu dia adalah putra mahkota dan itu adalah kriteria idaman, sudah aku mendapatkan calon ku, tapi aku harus menghentikan perasaan ku.


"Aku harus berhenti mencintainya karena dia akan di jodoh kan dengan mu!!!" bentak Yola pada Aeris.


Aku tidak bisa menghentikan perasaan ku yang sudah benar-benar jatuh ke dalam nya, Aku pun membuat rencana untuk menyingkirkan ratu baru yang adalah saudara ku sendiri.


"Dan rencana itu berhasil, aku sudah membawa mu menjauh dari Alaric ku yang paling ku cintai,"


Dasar gila


"Tindak akan ada yang bisa mengetahui ini karena tempat ini di lindungi Oleh sihir,"


"Kata siapa putri Yola???" ucap Aeris tanpa merasa takut.


"Aku sangat ingin menyakiti mu tapi ada orang yang menyukai mu, itu membuat ku kesal,"


"Kau tidak akan menyakiti ku karena bantuan sudah datang..."


"Hah apa kau sedang menghayal ratu," kekah Yola.


"Ratu tidak berbohong!"

__ADS_1


Alaric dan seorang pria berambut panjang dengan rambut tosca tiba untuk membantu Aeris.


"Yang mulia!! Dan Heli???"


"Yah ini aku!"


"Jangan mendekat aku tidak akan membiarkan kalian mendapatkan Aeris!" teriak Yola.


"Lepaskan dia jika kau masih ingin menjadi anak ku!"


"A-ayah..."


Bagaimana mereka bisa masuk kesini, si Elvern juga apa dia kalah.


"Aku adalah saintis jadi aku bisa membuka ruang sihir ini dengan gampang, putri Yola," ujar Heli sambil memamerkan senyuman cantiknya.


"Dan Pangeran Elvern sepertinya kabur, karena bukan prioritas kami, jadi kami tidak peduli mereka pergi kemana!"


Gila, dia bisa membaca pikiran ku, siapa dia.


"Meskipun kalian berhasil menemukan Aeris kalian tidak akan bisa menyelamatkan nya karena aku akan.."


Yola mengeluarkan pisau dari saku bajunya dan dengan cepat berlari ke arah Aeris.


"Aku tidak akan menikam ratu, asalkan saya bisa jadi kekasih yang mulia raja Alaric!"


"Hah apa maksud mu!!!"


"Lepaskan Aeris wanita sialan!!!" Ujar Heli.


"Aku kan sudah bilang aku akan melepaskan nya jika Alaric jadi milik ku!"


Pisau yang di todongkan semakin dekat dengan perut Aeris.


Tuhan jangan sampai di menusuk bayi ku ini.


"Ayah ayah kan tahu kalau aku mencintai Alaric, kenapa kau malah menjodohkan anak lain!" ujar Yola Histeris.


"Maafkan ayah, tapi ini keinginan Raja wilayah utara sendiri, cepat lepaskan Aeris nak!"

__ADS_1


"Tidak! Tidak mau!"


"Lepaskan istriku nona Yola, kalau tidak kau akan menanggung akibat nya,"


Andaikan yang ku hadapi ini pria pasti aku sudah membu***h nnya!


"Istri? ahk yang mulia itu membuatku sakit hati,"


"Aku dengar Aeris tengah hamil, itu membuatku kesal, karena itu membuatku kesal, aku harus MELENYAPKAN KAN NYA HAHAHAHAH!!!!


JLEB!


"Ahk..."


"AERIS!!!!!!!!"


Yola meni**m bagian perut Aeris. setelah itu Yola kabur menggunakan sihirnya.


"Dasar wanita sialan!!!"


Heli mulai marah dan mengeluarkan khodamnya nya.


"Aku akan mencari wanita sialan itu sampai dapat,"


"Tidak tunggu," potong Ayah Yola.


Perkataan ayah Yola atau raja Henry tidak di gubris, Heli sudah menghilang menggunakan kekuatan nya untuk mencari Yola yang kabur.


Sementara Alaric tak tinggal diam, Alaric pun menggendong Aeris untuk pergi ke kerajaan agar Aeris bisa mendapatkan pertolongan dengan cepat.


Sial kenapa Heli harus pergi dulu, aku belum sempat meminta sihir teleportasi.


"Aeris bertahanlah..."


Kenapa, kenapa ini harus terjadi.


Andaikan aku tidak menikah dengan yang mulia, mungkin sekarang aku berhubungan baik dengan putri Yola.


Apa benar ini salahku???

__ADS_1


......................


{ Temen-temen jangan lupa suport ya dengan cara like dan comen, baca terus juga! Kalian juga bisa kritik oke biar author belajar lebih baik lagi dalam membuat novel, sekali lagi makasih ya yang udah baca! 🍀🌻🍀}


__ADS_2