I LOVE YOU (Papi)

I LOVE YOU (Papi)
12


__ADS_3

...like woi!!...


...maksa ni!!!!...


Bab. 12


Rega merasa frustasi, semalam dia mendengar kabar kalau Nara akan di menikah pada lelaki pilihan mamanya.


Yang paling membuatnya semakin frustasi, tidak bisa menghentikan perjodohan mereka.


Hampir dua belas tahun ini, rega berjuang mengajak Nara rujuk kembali, tapi Nara selalu bilang. "Cari dan bawa riri ke sini, baru aku mau balik sama kamu"


Karena rega pernah bilang, dia memulangkan riri kembali ke panti asuhan, dan saat ingin mengambilnya lagi, ternyata sudah di adopsi.


Padahal anak itu berada di sekitar rega dengan segala beban berat yang di pikul nya dengan tubuh yang semakin kurus.


Tapi rega tidak mau zuri mendapatkan kebahagiaan. Dia ingin membuat anak itu pergi dengan sendirinya dari hidupnya.


Tapi, zuri juga bisa membuat mantan istrinya itu kembali.


Bagaimana ini?....


...*****...


zuri sedang memasak menggantikan bi dean yang penyakitnya kambuh lagi.


Penyakitnya timbul saat bi dean mengetahui suami, dan ketiga anaknya meninggal karena di bunuh, bi dean terkejut dan seketika merasakan sakit di dadanya, dokter memfonis bi dean terkena serangan jantung.


lamunan zuri buyar karena Di kejutkan dengan suara papinya.


"Kamu cepat siap siap, pakai baju yang bagus, saya mau ajak kamu ke suatu tempat"


Zuri melihat sekitar...dia tidak mau geer..


"Saya bicara sama kamu" Rega melotot.


"Ha?.. Oh.. Eh.... Ke-kemana papi? "

__ADS_1


"Cepat! "


"I-iya papi.. " Mematikan kompor lalu menuju kamarnya.


Selesai mandi, dia memilih milih pakaian miliknya yang paling bagus, berkali kali berdecak, karena semua bajunya tidak ada yang bagus.


Sudah mau dua tahun tidak pernah belanja, baju nya itu itu saja bergantian selama beberapa tahun ini, karena memang ukuran badannya tidak pernah naik.


Pada akhirnya memutuskan memakai kemeja coklat dan jeans hitam yang kepanjangan, terpaksa bawahnya harus di lipat.


Menyampirkan tas selempang satu satunya yang di pakainya kemanapun dia pergi, mengoleskan bedak bayi untuk menutupi wajah kusamnya.


Berlari menuju papinya dengan senyum merekah, penasaran papinya akan membawa dia kemana.


"Riri udah siap pi.. "


Rega melihat penampilan zuri.


"Kamu tidak punya gaun? " Memandang kesal.


Zuri menggigit bibir nya, menggeleng. " Gak pi"


...****...


"Jadi ini zuri? riri kita? " Tanya Nara pada rega.


"Hem... " Kata nya malas.


"Ini benar benar riri kan? " Nara menangkup wajah riri sambil bertanya.


"Iya tante. "


"Ya ampun, mami rindu banget, sekarang panggilnya mami ya,jangan tante. " Zuri mengangguk.


"Jadi kamu mau kan balik lagi sama aku ra.. "


"Hem.... Iya deh, pengen dekat dekat sama riri soalnya..."

__ADS_1


Rega langsung memeluk Nara "makasih ya" Mengecup puncak kepala mantan istri sekaligus calon istri.


Zuri hanya diam, karena papinya tadi bilang, dia tidak boleh banyak omong, jadi dia bicara seperlunya saja.


Jujur...zuri bisa merasakan kasih sayang seorang ibu pada diri Nara, dia ingin menangis sekarang, karena terharu.


Mungkin maminya bisa membuat papinya sadar, dan menerima zuri, dan zuri tidak akan meminta apapun lagi lagi pada Tuhan, tapi permintaan itu sampai sekarang belum di kabulkan.


Mungkin maminya adalah utusan Tuhan untuk papinya agar menyayangi zuri.


...******...


Rega menghentikan mobilnya


"Turun." Perintah rega dingin.


"Ta-tapi... Ini belum sampai di rumah pi.. " Zuri gugup.


"Turun!!.. "


"Ini di mana pi? " Melihat sekeliling


"Saya bilang turun ya turun! " Bentaknya.


"I-iya pi.... "


Sedetik setelah menutup pintu, rega langsung tancap gas meninggalkan zuri.


Membulatkan matanya... "Papi!!! " Teriaknya. Tapi mobil itu sudah menjauh.


"Huufff... Ini dimana.. " Sambil melihat sekeliling.


Ada beberapa rumah yang sepertinya ada penghuninya, tapi sepi, mungkin punya kegiatan masing masing, karena masih siang.


Sesekali ada motor dan mobil yang lewat, mencoba menghentikan salah satu kendaraan untuk bertanya, tapi tidak ada yang mau berhenti.


Dia berjalan, tidak tau jalan itu benar atau salah.

__ADS_1


Berkali kali mencoba menghentikan kendaraan yang lewat, tapi tidak ada yang berhenti.


__ADS_2