I LOVE YOU (Papi)

I LOVE YOU (Papi)
39


__ADS_3

dokter reyhan keluar dari ruang rawat riri langsung terduduk di lantai di susul perawat dan dokter juga keluar.


"dokter bagaiman keadaan riri, dia baik baik aja kan. "


para dokter masih diam.


"kenapa kalian diam!! dia baik baik aja kan. "


"maaf kan kami, kami gagal menyelamatkan nya"


nara langsung terduduk lemas perawat langsung sigap membantu, dan mengambil alih anaknya. riri dengan terburu buru mengutak atik ponselnya sepertinya menelfon seseorang.


"mas... ka-kamu cepat kerumah sakit sekarang...pokoknya nya sekarang kerumah sakit...jangan banyak tanya dulu. "


"apa ibu mau melihat jenazah riri? " tanya perawat.


nara menggeleng, dia sebenarnya tidak berani melihat, dia akan melihat jenazah riri bersama rega.


sambil menunggu suaminya, nara hanya terus menangis.


...🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀...


reza melihat ponselnya berbunyi, yang menelfon adalah nomor baru, entah kenapa baru panggilan pertama, dia langsung mengangkatnya, padahal biasanya malas mengangkat jika nomor baru.


"halo... siapa? "


"halo za... ini gue"


"lo siapa? "


"ini gue niko.. "


"lo ganti nomor nik"


"gak ini hp abang gue"


"kenapa hp lo? "


"pulsa gue habis, makanya pakai hp abang gue"

__ADS_1


"ck... hp elit pulsa sulit" ejek reza.


"gue punya berita yang pasti bikin lo gak percaya. "


"apaan memang? "


"karina meninggal"


"karina siapa?"


"pacar lo lah, siapa lagi"


dia baru ingat, riri kan di kenal sebagai karina kalau di sekolah.


"becanda lo gak lucu anjing"


"gue gak becanda, kalau gak percaya data ke rumah sakit sekarang, abang gue adalah dokter yang ngerawat karina selama ini, dan dia nyuruh gue untuk ngasi tau ke kenalan atau teman karina kalau karina udah meninggal. "


panggilan langsung di putuskan sepihak oleh reza


reza masih belum bisa mencerna ini semua, tapi tubuhnya tergerak memanggil adiknya karena dia sahabat riri.


reza menggedor pintu kamar gea dengan tidak sabaran.


"karina meninggal" kata reza langsung.


"apaan sih, ngigo lo bang"


"pokoknya ikut abang sekarang, kita sama sama memastikan"


...🚗🚗🚗🚗🚗...


"bang, lo tau dari mana berita ini? "


"dari temen gue, abangnya adalah dokter yang ngerawat riri selama ini"


"riri? " tanya gea.


"gue panggil karina itu riri" katanya reza seadanya karena malas menjelaskan.

__ADS_1


"ooh... berarti selama ini riri sakit dong, kok dia gak pernah cerita sama gue sih. "


"sama.gue juga gak tau kalau dia sakit"


"aduh.... kok gini sih... gue belum percaya dia meninggal"


"sebelum abang liat jenazahnya, abang juga belum percaya. "


...🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀...


gea langsung berlari menghampiri jenazah riri yang akan di bawa ke rumah duka reza menangis melihat adiknya yang meraung tanpa peduli kondisi sekitar.


sedangkan dia berdiri mematung, masih belum percaya dengan yang di lihatnya. tak sadar air matanya mengalir.


...🥀🥀🥀🥀🥀...


satu persatu orang pergi dari makam riri, tersisa nara. dan satu pelayan.


jangan tanya rega.... dia tidak hadir di sana, tapi adik, dan ibu rega, juga nadia hadir.


"nyonya.... ayo pulang, tidak baik meninggalkan tuan muda raka lama lama"


nara mengangguk dan berjalan duluan kearah mobil, pelayan mengikuti dari belakang.


...🥀🥀🥀🥀🥀...


rega membuka brangkas tempat dia menyimpan surat surat penting, lalu mengambil selembar kertas. itu adalah fotonya yang sedang menggendong riri masih bayi.


anak perempuan yang dulu setiap hari mengatakan 'I love you papi' sudah tidak ada lagi. meninggalkan dia dengan segala rasa penyesalan.


hanya satu kata terucap dari bibirnya


"maafkan papi" sambil air matanya mengalir.


.


.


.

__ADS_1


. end!!!!


akhirnya tamat juga gaes, klw ekstra part nya ntar klw ada waktu. sengaja episode nya cuma dikit, biar gak bertele tele dan bikin bosan😌


__ADS_2