
saat baru masuk kelas, entah kenapa riri merasa suasana kelas agak berbeda, dan seketika seluruh siswa di kelasnya melihat ke arahnya.
"kalian kenapa sih, kok ngeliatin gitu banget" tanya riri sambil duduk di kursinya.
"lo gak tau ada berita menggemparkan kar? " tanya sherly dengan serius.
"berita apa, se menggemparkan apa sih"
"ayo kita tunjukin" beberapa teman nya juga ikut saat sherly membawa riri menuju mading sekolah.
"lo liat deh" tunjuk sherly ke arah mading.
riri langsung mengerutkan keningnya melihat beberapa foto dia bersama seorang pria matang, dan dia tau itu adalah dokter reyhan, foto foto nya tidak ada yang aneh, tapi saat membaca tulisan di situ membuatnya sakit hati.
"cewek polos simpanan om om"
riri melihat ke arah teman teman nya
"lo semua percaya? "
teman temannya saling pandang, tidak ada yang menjawab.
"kalian harus percaya sama gue, gue gak akan ngelakuin itu. "
riri mulai takut teman teman nya tidak percaya dengan nya.
__ADS_1
"kita akan percaya kalau lo cerita yang sebenarnya " kata oca.
"gu.. gue bener bener gak bisa cerita ke kalian, tapi gue mohon kalian percaya sama gue. " riri sudah hampir menangis.
"maaf ri" kata sherly. kemudian mereka pergi meninggalkan riri.
dengan kasar riri mencabut semua foto itu, lalu merobeknya.
"rasain lo... akhirnya lo gak punya siapa siapa di sekolah ini hahahaha.. " kata seorang wanita.
riri melihat nama di seragam wanita itu 'Laura queen', dan juga ada 3 temannya.
riri benar benar tidak kenal orang ini.
"jadi ini ulah kalian? "
"mau kalian apa sih, gue aja gak kenal sama kalian"
"gue mau lo jauhin reza"
"reza siapa? " riri masih belum sadar reza yang mereka maksud.
Laura mengambil hp nya "ini, lo pasti tau. " sambil menunjukkan foto reza.
"kenapa jadi lo yang ngatur gue"
__ADS_1
"kalau lo gak mau nurutin kata gue, gue akan tunjukin berita ini sama reza, biar lo di putusin sama dia. "
"terserah gue gak peduli. " riri langsung pergi menuju kelasnya.
sampai di kelas, dia melihat tatapan aneh dari teman sekelasnya, lahirnya, dia masuk mengambil tasnya, lalu menuju perpustakaan, tidak mungkin langsung pulang, gak bakal ada angkutan umum. dia juga gak pakai gojek, kalau naik taksi mahal.
di perpustakaan dia mencari buku novel yang cerita sedih, saat ada yang melihatnya menangis, maka dia akan berkata karena dia membaca novel sedih,tapi sebenarnya dia menangisi nasibnya yang penuh rahasia oleh teman temannya, dia harus menyimpan rahasia ini oleh teman temannya.
lama lama dia semakin tersiksa, memutuskan untuk menggambar di buku dengan pensil biasa, semoga bisa menghilangkan kegelisahannya.
setelah jadi, dia memfoto nya, lalu di masukkan ke story WhatsApp nya.
Sketsa yang menggambarkan perasaan nya saat ini.
Pulang sekolah, dia berpapasan dengan beberapa teman sekelasnya, riri mencoba menyapa dengan tersenyum, hanya satu orang yang membalas senyumannya, lalu menghampirinya.
"Lo dari mana kar? , seharian gak keliatan di mana mana. " Tanya gery
Sketsa yang menggambarkan perasaan nya saat ini.
Pulang sekolah, dia berpapasan dengan beberapa teman sekelasnya, riri mencoba menyapa dengan tersenyum, hanya satu orang yang membalas senyumannya, lalu menghampirinya.
__ADS_1
"Lo dari mana kar? , seharian gak keliatan di mana mana. " Tanya gery