
Malam ini Zi membawa Zafira pulang ke kediaman pratama,kerena permintaan dari kakaknya itu.
Sehabis makan bakso yang baru saja dinikmati oleh mereka berdua malam ini.
"Fi kita pulang yok ini sudah malam tidak enak aku bawak anak gadis orang malam-malam."
"Ayok Zi lagian disini gak juga aman buat kita lama-lama berada disini Zi, bayak para preman yang berkeliaran di sekitar taman ini."
"Ayok"ucap zi megegam tangan Zafira dan membawanya kearah pakir mobil.
Sampai dipikiran itu zafira masuk kedalam mobil kerena Zi suda membukan pintu mobil untuknya.
"Zi apa kita gak kemalam ya sampai rumah,aku gak enak sama kak Naysha entar aku dimarahinya Zi."
"Kayak ngak Fi baru jam 9 malam kok,kemungkinan kak Naysha lagi nungguin kita datang."
"Apa aman gak kita pulang jam segini Zi?"
"Aman Fi, kamu tenang aja kak Naysha gak bakal marah kok."
"Yakin kamu Zi"
"Yakin Fi. "
Kamu gak usah takut kalaupun kita dimarahin oleh singgah betina itu,tapi hati nya tetap baik kok."
"Zi kamu gak pernah takut-takutnya sama kak Naysha ya."
"Aku takut jika kak Naysha meninggalkan aku sendirian, kerena dia aku bisa hidup seperti ini,tampa dia aku tidak ada apa-apanya dimata orang Fi."
"Benar kata kamu Zi kalau gak ada mereka berdua diantara kita mungkin kita gak bakal jadi orang yang sukses,seperti kamu saat ini Zi,bagi kamu kak Naysha adalah orang yang sangat berharga buat kamu."
"Kamu harus tahu dari sekarang,aku dan kak Naysha,sudah seperti ibu bagiku."
"Aku paham Zi cinta dan sayang kamu berbeda dengan cinta yang kamu berikan padku,aku akan selalu melihat itu Zi."
"Bagus itu Fi,sebelum kita menikah sebaiknya kamu tahu dari sekarang Fi,Aku tidak mau kamu salah megagap aku sama kakakku dengan arti lain nantinya."
"Iya aku selalu ingat itu calon imamku. "Ucap Zafira pada Zi,Zi yang mendegar itu hanya bisa tersenyum saja kearah Zafira,Zi pokus dengan pandangannya ke depan karena Zi lagi megendarakan mobilnya.
Tak lama mobil yang dibawak oleh Zi samapai kediamannya bersama Zafira, mereka keluar dari mobil,zi langsung membawa zafira masuk kedalam rumah,sampai didalam benar saja saat ini Naysha dan Givan menunggu mereka datang malam ini.
"Assalamu'alaikum kak."
"Walaikumsalam... Sahut Naysha dari dalam melihat kearah suara yang baru datang.
"Zafira kamu sudah datang,ayok sini Fi kakak sudah merindukan kamu,kemana aja kamu kok gak pernah datang lagi kesini sih Zafira."
"Maafkan aku kak dalam beberapa bulan ini aku sangat sibuk di caffe kak.
__ADS_1
"Ya gak apa-apa Zafira,ini kamu sudah datang kesini kakak sudah senang."
"Bagai mana kabar ibu kamu Fi apa dia sehat-sehat saja?"
"Alhamdulillah ibu sehat saat ini kak,
Ibu juga titip salam sama kakak dan kak Givan."
"Zi apa kamu sudah bilang sama Zafira rencana kamu itu,bisik Givan pada Zi.
"Sudah kak,tadi aku udah lamar dia ditaman kota."
"Terus bagai mana hasilnya apa dia mau."bisik Givan kembali pada Zi dengan penasaran.
" Sayang sekali kak, aku........ Ucapan Zi. "terputus oleh Givan tiba-tiba saja memotong ucapannya.
"Ahhhh susa kali kamu Zi masa 1 wanita saja kamu gak bisa taklukan."
"Apanya,aku belum selesai gomong kak....."Kesal Zi pada Givan.
"Hai kalian berdua apa yang kalian bisik-bisikan itu."
"Urusan laki-laki"ucap Zi dan Givan bersamaan.
"Ahhh dasar kalian ini,selalu kompak ya awas kalian kalau aku tahu apa yang kalian bicarakan itu,aku tidak akan megasih ampun sama kalian berdua."
"Gak ada apa-apa sayang kami cuma membicarakan tentang kerjaan diperusahaan tadi siang".
"Fi kamu apa sudah ngatuk biar aku antar kekamar tamu"ucap Zi pada Zafira.
"Belum Zi betar lagi aku akan masuk kamar sendiri saja,gak usah kamu antar biar aku sendiri saja"
"Ya sudah aku mau kekamar dulu ya,kalau ada apa-apa kamu bisa hubungi aku. "
"Baiklah Zi. "
"Aku keatas dulu kak, Zi sangat capek hari ini."
"Pergilah kamu istirahatlah biar badan kamu itu nampak fit kembali."
Zi naik keatas untuk beristirahat kerena seharian ini Zi sagat bayak kerjaan di perusahaannya.
Zafira yang melihat Zi menaiki tangga itu hanya bisa tersenyum saja kerena Zi tampak tidak semagat.
"Fi kamu kenapa lihat Zi senyum gitu?"
"Lihatlah kak Zi nampak lucu."
"Apa kamu suka sama dia Fi?"
__ADS_1
"Apaan sih kak nanyanya kayak gitu pada Zafira sih"ucap zafira sedikit malau pada Naysha.
"Kamu gak usah malu Fi,kamu tahu gak Zi itu suka sama kamu semenjak kalian masih sekolah loh."
"Masa sih kak Zi kok gak perna cerita ke aku selama ini"balas zafira pura-pura gak tahu.
"Zi itu orangnya gak semua orang dia bisa bercerta Fi,apa Zi sudah bilang ke kamu?"
"Bilang apa kak"
"Itu dia cinta sama kamu Fi, sambung Givan pada Fafira.
"Sudah kak,tadi ditaman Zi sudah bilang sama Zafira dan juga dia sudah lamar Zafira untuk jadi istrinya."
"Apa kamu mau jadi istrinya dia fi?Sambung givan kembali,kerena tadi tidak sampai mendegar penjelasan dari Zi.
"Iya kak aku mau,aku sama Zi saling suka kak."
"Jadi kalian berdua selama ini nahan perasaan dong ceritanya,kasihan kalian berdua."celetuk Givan santai.
"Menikahlah sama Zi,kamu pasti bahagia,kakak senang dengar kabar ini walaupun bukan dari anak nakal itu yang bilang sendiri."
"Aku tergantung Zi saja kak,kapan dia mau halalkan hubungan kami."
"Kamu tenang saja Fi kakak akan mengaturnya secepatnya."
"Ya sudah kita tidur yok ini sudah malam, besok pagi kita sambung lagi ya."
"Zafira masuk kekamar dulu ya kak."
Zafira masuk kekamar untuk tidur, sedangakan Givan dan Naysha juga naik ke lantai atas masuk kekamar mereka.
Malam ini semua anggota rumah itu sudah larut semua dalam tidur dan mimpi mereka masing-masing.
Paginya Naysha juga bagun agak kesiangan karena hari ini libur bagi mereka semua.
Zi pagi ini selalu ke panti untuk mengajar anak-anak panti kerena sudah janjinya pada anak-anak itu setiap hari libur zi selalu meyepatkan dirinya pada anak panti untuk selalu ngajar seperti dulu yang sering dilakukannya bersama sahabatnya Beno.
"Zi kamu mau kemana pagi-pagi sudah rapi."tanya Zafira pada Zi.
"Eh kamu Fi,kamu udah bagun,aku mau kepanti untuk mengajar anak-anak sedikit pelajaran yang aku punya."
"Kamu dirumah saja sama kakak,aku cuma sebentar saja."
"Baiklah aku akan tunggu kamu Zi."ucap zafira terseyum kepada Zi.
" Aku pergi dulu ya."
Sebelum pergi Zi melayangkan satu kecupan di bibir manis Zafira.Zi pergi dengan hati yang senang karena Zafira tidak marah padanya.
__ADS_1
Zi pergi kepanti asuhan untuk mengajar adik-adiknya itu semenjak zi masih SMP sudah membatu anak-anak itu belajar.
*****************