
Hari ini Zi mendatangi Ben keperusahan Zi yang dipegang oleh Ben sahabat kecilnya itu.
Ben belum sempat kembali ke kota dimana dia dan Zi dibesarkan itu karena Ben saat ini baru saja siap peluncuran Produk baru di perusahaan Zi.
"Terimakasih Zi hari ini kamu Sudah meyempatkan datang kesini. "
"Aku juga ada yang diinginkan aku tanyakan pada Kamu Ben. "
"Apa itu?? tanya Ben lagi pada Zi
" Mengenai Rencana kamu itu?"ujar Zi santai
"Ohhh soal itu ya!! "
"Apa rencana kamu selanjutnya Ben?"
"Pasti Zi,Aku setelah produk ini locing Akan langsung kembali kota kita."jawab Ben
"Saat ini Safitri sudah selesai dengan ujiannya, kamu apa sudah mencarikan tempet kuliahnya.
"Sudah,,Dia itu akan menjadi istrinya aku Zi pasti aku ingin yang terbaik untuk dia Zi."
"Baguslah kalau begitu kamu masih ada pikiran seperti itu pada Safitri jadi aku tenang melepaskan Safitri bersama kamu Ben.
"Aku Akan menjaganya Zi, kamu tenang saja Aku tidak akan menyakiti dia." jawab Ben sedikit tersenyum pada Sahabatnya itu.
"Bagaiana Dengan Zafira apa sudah ada tanda Dia hamil Zi??kerena kamu sudah menikah sudah Tiga bulan."Kata Ben
"Sampai saat ini istrinya aku belum ada Tanda yang kamu tanya itu, itu dia saat ini aku pikirkan Ben, setiap bulan Zafira terus berpikir dia tidak bisa hamil, dia terlalu takut jika dia itu tidak bisa memberiku anak."ucap Zi sedikit sendu pada.
"Kalian Yang Sabar dulu, Belum Ada rezeki."
"Aku selalu sabar Tapi tidak dengan Zafira Ben dia terlalu takut dan selalu memikirkan Apa kedepannya jika dia tidak bisa hamil."ucap Zi bingung Saat ini pada Istrinya itu.
"Sebaiknya kalian berdua program saja, bawa istrinya kamu kedokter kandungan biar kalian puas."ucap Ben mengasih saran pada Sahabatnya itu.
__ADS_1
"Kok aku gak pernah berpikir kesana Dari kemaren ya.? "ucap Zi berpikir apa yang baru saja di beri tahu oleh sahabatnya itu.
"Kalau begitu setelah sampai kamu Dirumah cobalah bawak istrinya kamu itu."kata Ben lagi
"Terimakasih bayak Ben kamu mengingatkan aku."ucap Zi tersenyum paa Ben.
"Tidak usah berterimakasih Zi kita itu saling mengingatkan."
" Kapan kamu akan kembali ke kota ?" tanya Zi pada Ben.
"Minggu depan aku sudah kembali kesanaa Zi , ada sedikit lagi yang harus aku kerjakan disini."jelas Ben pada Zi.
"Apa kamu mau membicarakan masalah ini sama ibu panti Ben? " kata Zi lagi pada sahabatnya itu.
"Iya Zi,,jika nantik bisa dipercepat Pernikahanku sama Safitri maka dipercepat saja Zi."
"Bagus itu Ben, aku juga Ingin kamu hidup bahagia bersama orang yang kamu sayang selama ini."
"Hanya Safitri yang aku punya Zi,kamu enak sudah berjumpa dengan Orang tua kandung kamu, jika kita Masih sama Seperti dulu entah dimana orang tua kami Zi."ucap Ben merasa sedikit sedih.
"Aku Akan selalu mengingat itu Zi,dasar kita dari sanah sehinga kita bisa jadi seperti ini kerena semagat dan kemauan kita untuk maju dan sukses Zi.
"Bagus kawan Jika kamu Masih bisa mengingatnya .
"Baiklah Ben sampai jumpa nantik aku harus kembali juga kekota kita hari ini juga soalnya Papa, mengajak makan malam dirumahnya nantik malam, Kamu tahu bukan Nenek Lita tidak bisa tidak melihatku dalam satu minggu itu, aku wajib menjeguknya sekali dalam satu minggu."
"Aku mengerti kamu Zi saat ini sudah memiliki keluarga besar dari orang tua kamu,aku paham."ucap Ben tersenyum.
"Ya sudah aku harus kembali, semoga pekerjaan kamu disini sukses pro." kata Zi menepuk pundak Sahabatnya itu.
"Terimakasih banyak kamu bisa mengusahakan hadir untuk Peluncuran Produk baru perusahaan kita.
"Itu pasti kawan."ucap tersenyum.
Zi dan Jo meninggalkan Perusahaan itu untuk kembali ke kotanya saat ini,dua jam Perjalanan dengan pesawat ,Zi Akhirnya Mereka berdua sampai juga,dari bandara Zi langsung pulang ke rumahnya saat ini, kerena hari sudah sore, sebentar lagi akan berangkat kerumah Kedua orang tuanya Zi, untuk makan malam bersama Papa dan Mamanya juga Nenek Lita.
__ADS_1
Sampai dirumah Zi lansung mencari istrinya itu sudah seharian ini tidak melihat wajah cantik Zafira, Zi masuk ke kamarnya saat ini Istrinya itu baru saja siap Manday dan baru saja mulai berdandan Cantik kerena akan kerumah mertuanya.
"Hai Sayang!!" ucap Zi memeluk istrinya itu yang lagi berdiri didepan kacan lemari hiyasnya saat ini.
"Kamu sudah Pulang?"tanya Zafira pada Suaminya itu.
"Sudah,, bukankah sudah kamu lihat aku sudah ada didekat kamu saat ini?"ucap Zi sambil mencium Leher istrinya itu sedikit bermanja pada Istrinya itu.
"Kamu bisa Lepas gak, Mau aku tabok kamu Mas,lihatlah aku sudah susah kayak gini, kamu masih saja Menepel padaku!! "sungut Zafira pada Zi, saat ini seprti Kucing mau Nyusu aja Pada Indukny.
"Sebentar saja Sayang, aku sangat merindukanmu."kata Zi yang masih enak menempel pada istrinya itu.
"Kamu mandi sana Bentar lagi magrib lo, katanya mau kerumah Mama hari ini, kasihan mereka menunggu kita kelamaan."kata Zafira mengingatkan Suaminya itu.
"Iya,, tunggu sebentar lagi."kata Zi tidak medegarkan kata istrinya itu.
"Zi dengar aku gak sihhh."ucap Zafira Mencubut perut suaminya itu.
"Aduhhhhhh,, sakit sayang Jagan disebut, dicium aja Kenapa sih!! "
"Jika dicium bisa-biaa kamu hari ini gak jadi pergi kerumah Mama."jawab Zafira pada suaminya itu yang menatapnya Dengan Senyuman.
"Kamu Cantik hari ini sayang."puji Zi pada Istrinya itu.
"Jangan Muji-muji aku Zi,Kamu tidak akan dapat jatah sama Aku maupun pujian kamu itu sepenuh ruangan Kamar ini, aku tidak akan Mempan dengan pujian kamu itu." kata Zafira Tutup Poin pada suaminya itu.
"Benaran gak menpan,coba saja kita hari ini jika tidak mau kerumah Papa, sudah habis dari tadi sama aku Sayang."ucap Zi Mencubit hidup mancung istrinya itu.
"Sana kamu mandi, aku tunggu sebentar lagi Magrib, kita sholat dirumah saja,siap itu kita langsung berangkat ketempat Papa."kata Zafira dengan senyum dan lembut pada suaminya itu.
"Ya sudah,, kita sholat dikamar saja, kamu bersiaplah dulu ya, aku mandi dulu."ucap Ziasuk kedalam kamar mandi.
Setelah siap mandi Zi melaksanakan sholat Maghrib dahulu dirumah sebelum mereka berdua berangkat kerumah orang tuanya Zi.
**********
__ADS_1