I LOVE YOU MY FRIENDS.

I LOVE YOU MY FRIENDS.
Zi Tahu Istrinya Saat Ini Hamil


__ADS_3

Dengan Rasa Penasaran yang Apa yang dibilang Oeh Nayaha Barusan, Zi akhirnya memutuskan Langsung ke apotik terdekat di tempat tinggalnya, Zi membeli alat Cek kehamilan itu,setelah mendapatkan itu Zi kembali pulang ke rumahnya Dengan wajah sedikit Bahagia.


"Semoga saja apa yang dimaksud oleh kak Naysha itu benar, aku juga berharap ini sunguh-sungguh dia ada, pasti sangat menyenangkan."kata Zi penuh harap hal itu.


Zi naik ke lantai dua menuju kamarnya itu, dilihatnya Istrinya itu lagi tidur Nyaman di atas kasur empuk itu,Zi hanya tersenyum mekihat Zafira Tidur dengan manisnya.


"Semoga Saja ini benar sayang jika kamu sedang hamil,itu akan membuat aku bahagia dan melengkapi Keluarga kita."ucap Zi sambil Megusap wajah cantik istrinya itu.


Setelah Zi selesai dengan membersihkan tubuhnya Zi naik Ketempat tidur Menyusul istrinya yang sedang nyaman dia dalam alama mimpinya saat ini, Zi juga ikut tertidur bersama istrinya itu dengan memeluk tubuh kecil istrinya itu dengan nyaman.


Waktu shubuh mereka sudah bagun selama ini Zi tidak pernah meningalkan sholatnya, kerena dari kecil sudah dilatih oleh Naysha dan Givan Melakukan itu setiap Hari.


Setelah siap Dengan itu Zi menyuruh Istrinya mengambil Alat Yang sudah ditarok dikamar mandi untuk mencelupkan Dengan Air urin Istrinya itu.


"Sayang Coba Kamu lihat lagi Alat yang aku Suruh tadi,semoga benar yang dikatakan kakak Naysha itu."kata Zi pada istrinya itu.


"Baiklah Mas, aku ambil dulu ya."kata Zafirah megambil Alat Yang ditarok dikamar mandi.


Tidak Lama Zafira Berteriak Dikamar Mandi itu memangil Zi.


"Ziiiiiiiii." tariak Zafira Dengan kencang membuat Zi kaget dan berlari kekamar Mandi melihat istrinya itu.


"Fi,, kamu Gak apa-apa!!"ucap Zi mencemaskan Istrinya itu takut terjadi apa-apa denganya.


"Zi Lihatlah Ini, aku gak percaya Ini Zi, apa Mataku tidak salah?"kata Zafira Senang tampa sadar memangil Suami itu dengan Namanya kembali.


"Sayang Apa Maksudnya garis dua warna merah ini?"kata Zi juga bertanya pada istrinya itu, kerena Zi juga tidak mengetahui bagai mana alat itu.


"Tanda Merah yang terlihat itu tandanya Itu aku ahamil Zi."kata Zafira pada Zi senang


"Benarkah ini Sayang!! "ucap Zi senang dan bahagia memeluk istrinya itu dengan rasa Bahagianya saat ini.

__ADS_1


"Akhirnya yang kita tunggu hadir juga Zi." kata Zafira bahagia.


"Jagan durhaka Kamu sayang,dengan memangil namaku kembali."kata Zi menatap istrinya itu.


"Maafkan aku, abis aku sunguh senang Mas dan Bahagia."jawab Zafira sedikit Senyum pada suaminya itu.


"Akhirnya Allah megabulkan Keinginan kita juga Sayang."kata Zi senang.


"Kamu Akan Menjadi seorang ayah Mas."kata Zafira mencium pipi suaminya itu dengan rasa cinta dan sayang pada suaminya itu yang selalu sabar dan meyayanginya.


"Kita akan mengundang Anak-anak panti untuk rasa syukur kita pada yang diatas telah Menitipkan Benihku di rahim kamu saat ini lagi berkembang."kata Zi pada Istrinya itu.


"Apa kamu tidak akan Memberi tahu ini pada Orang tua kamu Mas?" kata Zafira


"Biarkan saja, saat ini aku belum ingin membagi kebahagianku dengan mereka kata Zi sangat kecewa pada orang tuanya itu, terutama Pada Mamanya.


"Kamu gak boleh kayak gini, ada Nenek dan Papa yang menyayangi kamu Mas, mereka pasti bahagia mendegar kabar baik ini." kata Zafira Lembut.


"Untuk saat ini jangan dulu Sayang, aku belum ingin melihat mereka." kata Zi pada istrinya itu.


"Ya sudah, aku tidak kan memberi tahu mereka, jika kamu tidak menginginkan itu." kata Zafira lembut.


Zafira kekuar dari kamar mandi itu yang masih memakai mukena yang menutup tubuhnya itu, meningalkan Zi yang masih berdiri diam Menatap istrinya Menigalkannya.


"Maafkan aku Fi, bukan aku tidak mau megasih kabar baik ini pada mereka, aku takut Mama melukai kamu, jika diaa tidak Terima Kamu lagi hamil anakku, saat ini aku masih ragu dengan sikap Mama pada kamu."ucap Zi dalam hati.


Zi kekuar dari kamar mandi itu menuju sofa yang saat ini Zafira lagi duduk disana, Zi memeluk istrinya itu dengan cinta,mencium perut istrinyanya itu.


"Kamu Baik-baik disana ya nak, Papa senang kamu sudah ada didalam rahim Mama sekarang!!. " kata Zi berbicara diperut Istrinya itu.


Zafira menagis saat Zi mengatakan itu, hatinya tersentuh mendegar kata Suaminya itu, Zi mekihat Istrinya menangis dia hanya terseyum.

__ADS_1


"Kenapa Kamu menangis sayang, aku bahagia atas ini semua, tampa kita sadari dia sudah tumbuh di rahim kamu saat ini, aku harap kita bisa sama-sama mejaganya, agar dia bisa berkebang dan sehat disini!! " kata Zi senang sambil megusap Perut istrinya itu dengan rasa bahagianya saat ini.


"Terimakasih kamu sudah sangat mencintaiku dan menyayangiku selama ini, kamu sabar dengan penantian selama ini yang kita tunggu."kata Zafira pada suaminya itu.


"Sampai kapanpun aku akan tetap mencintaimu sayang, tidak ada yang bisa merubah Nama Yang sudah tertulis dihatiku selama ini." kata Zi menatap istrinya itu.


"Mulai saat ini kamu tidak bolah melakukan kegiatan Apapun diluar lagi,sampai anak kita lahir Sayang, aku tidak mau terjadi apa-apa dengan kamu dan anak kita."kata Zi pada istrinya itu.


"Terus Aku ngapain jika dirumah Mas?"kata Zafira pada Zi.


"Kamu cukup bersantai saja dirumah dengan menjaga Kandungan kamu, soal kaffe kamu serahkan pada Bimbim, dia sudah bisa untuk melakukan pekerjaan kamu itu."kata Zi lembut pada Istrinya itu


"Pasti itu sangat membosankan jika aku terus dirumah Mas."kata Zafira kesal pada Zi.


"Sayang aku melakukan ini Agar kamu tidak capek, juga untuk anak kita, kamu gak usah membantah kataku." kata Zi tegas.


" Iss kamu ini jika Ngomong enak jidat kamu saja Mas,masa aku harus berkurung seharian dalam rumah,aku gak mau, aku akan tetap ke caffe agar aku gak suntuk."kata Zafira gak mau Kala dari Zi.


"Menurut lah Fi,kata Zi menatap nya tajam, sehinga Zafira tidak bisa menjawab kata Zi lagi jika Zi sudah melihatnya seperti itu.


"Tolong Hargai aku, sebagai suaminya kamu, aku tidak ingin terjadi apa-apa dengan kamu, belum tahu nantik yang menimpa kamu diluar jika sedang tidak bersamaku." kata Zi pada istrinya megigatkan.


"Baiklah Aku akan mengikuti kata Kamu,tapi sekali-kali aku boleh pergi ke caffe ya."kata Zafira lagi pada Zi.


"Tapi dengan aku jika kamu ingin keluar." kata Zi lagi.


"Issas sunggu membuat aku kesal kamu Mas." kata Zafira pada Zi.


"Dari kamu tidak bisa kekuar sama Sekali." jawab Zi santai.


"Baiklah Tuan Aziqra pratama!! " kesal Zafira pada suaminya itu.

__ADS_1


Zi hanya tersenyum saja jika melihat istrinya itu yang kesal padanya saat ini, zafira tampak manis seprti itu.


************


__ADS_2