
Zi Melihat Ibu panti sampai masuk kedalam Lif itu sampai pintu lifnya tertentup baru Zi Masuk kedalam Apartemen Ben.
Sampai didalam Ben masih megemas pekerjaannya yang berada disofa tamu itu.
"Kamu lagi Apa Ben?"tanya zi pada sahabat kecilnya itu.
"Zi kamu disini."ucap Ben sedikit kaget karena tidak melihat zi masuk kedalam apartemennya itu.
"Ini makanan, kamu bisa masukan kepiring Ben kerena aku sangat lapar."mintak Zi pada Ben.
"'Kamu bisa tunggu sebentar saja Zi,aku lagi bereskan laporan yang aku harus siapkan untuk perusahan kita Dikota B."jelas Ben masih melajutkan merapikan barang-barangnya.
"Bagai mana keadaan Safiri Ben?"
"Saat ini dia sudah agak membaik dua hari lagi dia sudah bisa kembali ke panti kerena aku tidak mungkin lama-lama disini kerena Aku harus bekerja,kalau gak nantik aku bisa kehilangan pekerjaan, bos gilaku itu memecat ku jadi kariawanya."ucap Ben santai pada Zi.
"Dasar kamu ini, enak perut kamu saja bisa ngomong aku gila."ucap Zi kesal pada Sahabatnya itu.
"Ayok kita kedapur biar aku saja yang melakukan untuk memasukan makanan ini kepiring,kamu bisa duduk cantik disana." ajak Ben pada Sahabat dan Bosnya itu, menujuk kursi ada didepan meja makan itu.
"Kamu bisa pangil Safitri biar kita makan sama-sama."ucap Zi pada sahabatnya.
"Baiklah Bos,hari ini akan bersikap baik pada kamun Bos." ucap Ben pergi memangil Safitri.
Zi hanya terseyum pada Ben kerena tingkah sahabatnya itu,Zi melihat Ben benar-benar menjaga Safitri denga penuh hatinya,zi senang melihat jika sahabatnya itu bahagia untuk hidup mereka berdua.
Tidak lama Ben datang bersama Safitri,Zi memperhatikan Safitri sudah mulai tampak membaik.
"Kak Zi kamu ada disini?"ucap Safitri pada Zi, yang terseyum padanya.
"Apa kabar Za,, apa sudah baikan ?"
__ADS_1
"Sudah kak,saya sudah sangat baikan kak,dua hari lagi saya akan kembali ke panti,masuk sekolah lagi kerena waktu dekat sudah bakal ujian akhir. "
"Baguslah Za, aku juga senang melihat kamu sudah sehat seperti bisanya,untuk itu kakak tidak terlalu kawatir lagi meningalkan kamu."
"Memang Kakak Zi mau kemana?"tanya Safitri pada Zi.
"Kakak minggu ini akan ke Amerika untuk Menjeguk Alfa didana, kerena Kak Naysha sudah sangat merindukan dia,aku juga merindukan Dia sudah satu tahun ini kami tidak bertemu."
"Zi apa Alfa sudah selesai dengan pendidikannya?"tanya Ben pada sahabatnya itu.
"Tahun ini dia selesai,mungkin saja dia akan pokus, untuk membantu kak Givan diperusahaan setelah ini Ben."syukurlah Anak itu pintar juga sama kayak kamu Zi bisa menempuh pendidikannya secepat ini."ucap Ben terseyum pada Zi.
"Kita sudah terlahir mungkin untuk seperti ini Ben,bukan Alfa saja kamu juga sama dengan kita berdua, kepintaran kamu itu banyak yang tidak kami tahu Ben."
"Sudah Zi, aku tidak sepintar kamu."ucap Ben hanya menatap Zi dengan senyuman.
"Tapi kita budak bisa meyemuyikan ini semua Ben,itu semua karena usaha kita,kita bisa seperti ini."ucap Zi megingigat masa-masa kecilnya dulu sebelum diangkat oleh Givan,hidup di panti bersama Sahabat dan yang lain sama seperti dia tidak bayak dari mereka yang beruntung Zi bisa hidup enak setelah diangkat oleh Givan Pratama menjadi adiknya,membuat Zi sangat bersyukur.
"Kita tidak usah mengingat itu lagi, aku sudah bahagia dengan kehidupan seperti ini."ucap Zi pada Ben yang juga melanjutkan makannya .
"Kalian berdua tidak usah merasa sedih seperti itu,aku juga jadi sedih jadinya kak."Sambung Safitri kakak tahu juga aku waktu bayi dibuang di tong sampa kak,itu sangat menyedikan jika aku mendegar cerita ibuk sama aku."ucap Safitri pada Zi.
"Kenapa nasib kita sangat memilukan yang tidak diinginkan oleh orang tua kita kak,salah kita apa padanya,kerena kita anak hasil hubungn gelap mereka atau anak diluar nikah,kita juga berhak untuk mendapatkan kasih sayangnya mereka,membesarkan kita tampa membuang kita seperti binatang."ucap Safitri meneteskan air matanya itu,segitu pahit yang dirasakan oleh mereka bertiga.
"Sudah Za jangan pernah membahas itu lagi karena kita tidak mau sedih lagi, ini waktu kita untuk bahagia."Bujuk Zi pada Safitri yang masih terisak dengan tangisnya.
"Sudah,,maafkan kami berdua mengingat ini lagi,membuat kamu sedih Za,ada kami bersama kamu."ucap Ben memeluk Safitri yang sangat dusayanginya itu dari bayi sampai dia sudah tumbuh menjadi gadis yang cantik.
"Ayok Kita lanjutkan makannya,jangan pernah bahas ini lagi jika kita lagi bersama."ingat Zi pada Ben dan Safitri.
"Baiklah,aku tidak ada niat tadi untuk mengingat ini semua." ucap Ben.
__ADS_1
"Maafkan kami Za."ucap Zi juga memintak maaf pada Safitri yang seperti adik dari kecil,mereka bersama dari dahulu.
Mereka melanjutkan makan mereka kembali dengan keheningan tampa ada pembicaraan diantara mereka.
Setelah siap makan Zi kembali ke sofa yang berada di ruang tamu,Zi duduk bersama Ben dan Safitri membikinkan kopi untuk kedua orng itu yang sedang berbincang.
"Zi bagai mana Hubungan kamu dengan Zafira ?"tangan Ben pada Bos dan sahabatnya itu.
"Setelah aku kembali dari Amerika aku akan melamar Zafira dan lansung hari itu aku akan bertunagan,dan kami sudah sepakat untuk menikah, mungkin secepatnya setelah acara lamaran dan pertunangan kita ."ucap Zi pada Ben dengan Santai.
"Syukurlah Zi pada Akhirnya Zafira jatuh juga ketangan kamu yang sudah lama kamu inginkan,namun kerena persahabatan selama ini kamu menahan rasa cinta dan sayang kamu padanya Zi."ucpa Ben sangat senang dengan kabar yang didegar dari Zi.
"Terus apa Lanjutan Tentang Zafitri Ben,apa Kamu akan membiarkan dia menjalankan hidupnya setelah tamat dari sekolahnya dalam waktu dekat dia sudah tamat Ben?"
"Aku juga sudah membicarakan dengan ibu panti tadi kerena aku tidak mau membawa Satri ikut denganku tantik tampa ada ikatan,jadi aku juga akan menikahi Zafira setelah tamat nantik Zi,setelah itu aku tenang Zi."jawab Ben pada Sahabatnya itu.
"Apa??" ucap Zi kaget.
"Kenapa kamu kaget dengan penjelasan aku Zi."ucap Ben sedikit kesal pada Zi.
"Aku hanya tidak percaya saja Ben,rupanya selama ini aku bayak diam tentang kalian berdua, rupanya kamu juga sudah menaruh hati pada gadis itu bukan, berakti tidak salah dengan filing aku,selama ini kamu juga mencintai Zaftri selama ini."ucap Zi pada Ben.
"Ya Zi,, seperti itulah perasaanku padanya selama ini kerena rasa cinta itu datang sendiri Zi,aku tidak bisa megukiri semua itu."jelas Ben pada sahabatnya itu.
"Berakti kita akan mengakhiri masa lajang kita tahun ini,aku juga tidak sangka semua ini, akan membuat kita bahagia." ucap Zi dengan Senyuman.
"Kita sudah cukup umur Zi untuk menjalankan kehidupan dan masa depan kita dan keluarga kita nantik."ucap Ben juga senang pada akhirnya.
Zi sangat bahagia kerena Sahabatnya sudah menyatukan pilihannya untuk bersama Zafitri yang dicintainya,dan juga dia sendiri juga memilih orang yang akan menemani selama hidupnya yanti bersama Zafira gadis miskin dari kecil mereka sering bersama,sebagai sahabatnya selama ini,Zi sangat mencintai zafira selama ini.
*************
__ADS_1