
Tidak terasa Pernikahan Zi dan Zafira saat ini,sudah dua bulan lebih, namun Tanda-tanda Zafira Hamil juga belum ada.
Zafira Saat ini ingin hamil Dan begitu juga dengan Zi saat ini ingin mendapatkan seorang anak dari cinta mereka, namun saat ini Zafira belum ada Tanda-tanda untuk hamil.
"Mas,aku kok belum juga hamil ya, pada hal aku gak pakai KB untuk menunda kehamilan selama ini?"ucap Zafira agak cemas dan ada rasa kewatir didirinya saat ini.
"Jangan cemas seperti itu sayang, kita baru menikah dua bulan lebih jangan kawatir jika kamu belum bisa hamil,belum rezeki kita."ucap Zi menenangkan istrinya itu.
"Aku takut Mas jika aku tidak bisa hamil dan tidak bisa memberikan kamu Keturunan kerena kamu adalah anak tunggal di keluarga kamu, tentu aku sangat cemas mas."ucap Zafira sedikit tidak semagat itu.
"Jika Kamu tidak bisa hamil dan kita tidak diizinkan untuk memiliki anak saat ini, aku tidak akan meninggalkan kamu Fi, jangan jadikan semua itu alasan."ucap Zi pada Istrinya itu.
"Aku takut jika nantik Mama kamu akan mempertanyakan lagi padaku saat satu minggu yang lalu." Zafira sedikit cemas.
"Sudah jangan dipikirkan, mungkin saja Mama ingin tahu saja saat ini, kamu itu sudah ada tanda kamu hamil." ucap Zi santai meyikapi perkataan Istrinya itu.
"Jika aku tidak bisa memberi kamu Anak,apa kamu Akan meninggalkan aku Zi?"ucap Zafira menatap Suaminya itu dengan serius.
"Hai kamu itu jangan terlalu berpikir yang bukan-bukan."ucap Zi berkata seperti itu pada istrinya itu.
"Ini Sendainya saja Zi, jika aku tidak bisa memberi kamu Anak,apa kamu akan menikah lagi dan meninggalkan aku Zi?" Ucap Zafira saat ini sudah terbayangkan jika akan terjadi Hal buruk dalam rumah tangganya jika ini benar-benar Zafirah tidak bisa memberikan Zi anak, pasti orang tuanya Zi tidak akan membiarkan Zi hidup bersamanya lagi yang tidak bisa Memberi keturunan bagi keluarga Zi.
"Hai, apa yang kamu pikirkan, kamu jangan seperti ini, pernikahan kita baru seumur jagung,masih baru untuk kita memikirkan itu semua,kita jalankan ini semua apa adanya sayang, jika kita ditakdirkan untuk memiliki cepat Kita Terima dengan rasa syukur, tapi jika tidak kita harus sabar."ucap Zi megigatkan istrinya itu.
"Jawab dulu pertanyaanku!! "ucap Zafira pada suami nya itu.
"Sudah aku jawab Sayang, aku tidak akan meningalkan kamu jika kita tidak memiliki anak, dan juga aku tidak akan menika dengan wanita lain, cukup kamu istrinya Zi."ucap nya singkat pada Istrinya itu.
"Ok, aku akan selalu mengingat Kata-kata kanu ini Zi."balas Zafira dengan senyumannya saat ini.
"Jangan pangil namaku sayang!! pagil Mas lagi aku bukan teman kamu saat ini, aku adalah suami kamu."ucap Zi gemas pada Istrinya itu.
"Apaan si kamu main cubit- cubit saja Mas."ucap Zafira
"Habis kamu itu bikin akau gemas jaga oleh tingka bodoh kamu sayang."ucap Zi pada istrinya itu.
__ADS_1
"Bagai mana Ben saat ini Mas,apa dia jadi menikahi Safitri selesai dari ujian akhirnya seminggu lagi akan selesai?"ucap Zafira pada Zi saat ini juga sudah tidak ingat lagi tentang Sahabatnya itu.
"Ohhh iya ya, aku belum ada ketemu Ben sebulan ini."ucap Zi santai.
"Kamu pernah bilang padaku Sebelum kita nikah Ben akan menikahi Safitri Abis dia selesai Ujian Akhir."
"Nanti aku coba tanya lagi pada Ben, saat ini dia lagi sibuk diperusaahaan yang dipegangnya saat ini lagi ada peluncuran Produk baru."ucap Zi pada istrinya itu.
"Apa Ben bisa menjaga Safitri soalnya Safitri baru berumur 20 tahun saat ini, mereka terpaut jauh saol umur mas?"ucap Zafira.
"Walau Ben sudah berumur lebih tua dari Safitri tapi safitri itu pemikirannya sudah dewasa bangat sayang."Jelas Zi pada Istrinya itu.
"Ben melakukan ini semua karena Dia tidak mau kehilangan Safitri, kamu tahu bukan Ben sangat mencintai Safitri itu dari kecil, mereka selalu bersama Selama ini."ucap Zi lagi.
"Sama Kayak kita dulu ya, kamu cintaiku tapi tidak ngomong."ucap Zafira lembut.
"Kamu ngatain aku seperti itu tapi kamu juga gak sadar diri kamu juga meyukaiku dari lama, kamu diam ajakan."balas Zi pada Istrinya itu.
"Eeeh aku lupa, pada hal kita sama-sama memiliki rasa suka dari dulu kenapa kita gak saling jujur saja dari dulu Zi!!! "
"Aku takut pada waktu itu kamu akan menolak ku soalnya kita sudah berteman lama."ucap Zi megigat waktu kecil nya sampai dewasa menjaga persahabatan mereka.
"Aku tidak bodoh Fi, aku menyadari dari dulu aku menyukai kamu, kerena aku tidak mau menganggu hubungan kamu sama Reihan waktu itu, lebih baik aku meyimpan rasa suka itu sendiri Fi."ucap Zi jujur pada Istrinya itu.
"Tapi akau senang sudah jadi istrinya kamu saat ini,aku bahagia bisa hidup bersama lelaki yang aku cintai selama ini."jawab jijurnya pada suaminya itu.
"Apa benar kamu itu mencintaiku sayang?" kata Zi megeratkan pelukannya itu saat malam seperti ini menjelang tidur mereka berdua.
"Aku juga sangat mencintai kamu Mas, jadi jangan pernah tinggalkan aku jika aku sudah jelek pagi kamu."ucap Zafira dengan senyumannya itu.
"Apapun yang terjadi kita tidak pernah akan berpisah sayang kamulah wanita seumur hidupku, dan istrinya sampai Aku tidak bisa bernafas lagi sayang."ucap Zi mencium bibir istrinya itu dengan rasa cintanya.
"Tetaplah selamanya berada di sisi aku Zi, sampai maut memisahkan kita."ucap Zafira
menatap Suaminya itu dengan kasih sayangnya selama ini pada Zi.
__ADS_1
Setiap mau tidur mereka berdua selalu bermanja-manja seperti biasa mereka lakukan, dalam pelukan Zi saat ini Zafira tertidur dengan Nyaman dan begitu juga dengan Zi saat ini.
Paginya selalu Zafira yang terbangun untuk sholat Shubuh,setelah siap mereka Sholat Zi kadang mengisi paginya dengan Berolah raga dulu, kadang menganggu istrinya itu jika memasak didapur.
"Kamu lagi masak apa sayang ?"
"Mas ,,kamu gak olah raga ya."ucap Zafira pada Suaminya itu.
"Lagi malas,jika berolah raga dengan kamu aku mau." Ucap Zi memeluk istrinya itu yang lagi memasak itu.
"Lepas dulu tangannya kamu ini dari pinggang ku Mas,,aku lagi masak ini."ucap Zafira tidak nyaman.
"Sebentar saja sayang." kata Zi yang masih memeluk istrinya itu.
"Dari semalam kamu memelukku masih juga ingin memeluk ku."repet Zafira pada Suaminya itu.
"Kita hanya berdua saja dirumah ini Sayang Para pembantu rumah diruang ini belum datang jadi apapun yang ingin kita la lakukan tidak ada orang yang Liahat."ucap Zi menjawab asal.
"Kemana arahnya tu, emang apa yang ingin kamu Buat jika mereka belum datang?. " ucap Zafira menatap suaminya.
"Kita bisa main kuda- kuda dulu sambil kamu masak."ucap Zi usil pada istrinya itu.
"Awas saja jika kamu berani akan aku siram kamu sama kuah sup panas ini."ucap Zafira menatap suaminya itu dengan tajam.
"Gak ada salah sayang kita mencobanya disini."ucap Zi datang pemikiran kotor dan gilanya itu.
"Gak.... Gak!!! jangan gila kamu ya Mas, aku gak mau."ucap Zafira ngeri mendegar Kata-kata Suamianya itu.
"Terus maunya dimana dong kita main nya ?"tanya Zi dengan santainya berkata begitu pada istrinya itu.
"Jika kamu mau main kuda-kuda cukup dikamar saja, selain dikamar aku gak mau."kata Zafira.
"Sekarang kita main dikamar ya,Aku sudah menginginkan tubuh bohai kamu ini sayang ?"rayu Zi pada istrinya itu.
"Aku lagi masak Zi, jangan gila kamu."ucap Zafira sudah digendong Suaminya itu setelah Zi mematikan Api kompor yang sedang nyalah itu.
__ADS_1
Sampai dikamar itu Zi langsung memulai permainan kuda-kudanya bersama Istrinya itu,seperti itulah kehidupan baru Zi bersama Zafira memejak mereka menikah sesukanya melakukan apa pada istrinya itu.
**********