
Sepasang suami istri itu saat ini lagi bahagia,Ben yang tidak tahan lagi ingin menyentuh istrinya itu lebih dari ciuman saja,safitri juga sudah siap apa tangung jawabnya untuk melayani suaminya.
Ben Mencumbuh istrinya itu diatas ranjang Yang empuk itu saat ini,dengan rasa cinta dan sayangnya selama ini akhirnya Safitri menjadi milik Ben seutuhnya.
Seluruh ruangan itu menyaksikan peyatuan suami istri itu yang lagi bertarung diatas ranjang kamar villah itu dengan sangat mengebu-gebuh asrat sepasang suami-istri itu saat ini.
Ben melakukan penyatuan itu dengan lembut meyetuh milik istrinya itu agar Istrinya tidak merasakan sakit, berlahan-lahan Ben melanjutkan permain panas itu,saat ini mereka berdua juga sudah mencapai surgawi berdua,kenikmatan yang tidak pernah selama ini dirasakan oleh Ben hari ini istrinya itu menyerahkan makota yang paling berhaga untuknya.
Ben tunbang di sebelah istrinya saat ini setelah satu jam bermain dengan milik istrinya itu,Ben merasakan bahagia kerena Istrinya sudah menjaga untuknya selama ini.
"Terimakasih kamu sudah menjaga untukku sayang. " kata ben diselah nafasnya masih terbelum teratur itu.
"Aku menjaga diriku hanya untuk kamu Kak, hari ini telah aku berikan pada kamu,Jagan pernah tinggalkan aku."ucap Safitri senang telah memberikan pada Suaminya.
"Apa kamu merasa kesakitan saat aku memasukan adik nakal ku pada milik kamu?"ucap Ben lembut memeluk istrinya itu.
"Awalnya sakit Kak, setelah itu tidak lagi."ucap Safitri sedikit malu.
"Kamu suka dengan dengan genjotan aku gak?" kata ben mulai menjahili istrinya.
"Apaan sih kamu kak!!!"kata Safitri lagi.
"Tapi kita akan setiap harinya seprti ini, setiap malam aku akan meminta jatahku pada kamu."kata Ben tersenyum pada Istrinya itu.
"Aku tidak keberatan melakukan itu kak, jika kamu senang asal jangan jajan diluar saja."kata Satri asal.
"Enak saja, aku tidak pernah mencocolkan belutku ini sembarangan, hanya disarang saja baru aku cocolkan."ucap Ben mencubit hidup mancung istrinya itu.
"Mana tahu Gitu Kak."kata Safitri tersenyum. pada suaminya.
"Aku tidak pernah berbuat seperti itu,aku sangat menghargai wanita,jika aku suka seperti itu mungkin saja kau tidak akan menikahi kamu sayang."
Kenapa Begitu Kak?"
"Kerena Masih banyak wanita cantik selalu mengodaku diluar sana sehinga aku bisa lupa pada istriku yang mungil ini.
"Uhhhh dasar kamu ini ya asal bicara, gini-gini aku masih bisa muaskan kamu kak."kata Safitri santai.
__ADS_1
"Benar juga kata istri cantikku ini."
"Apa masih sakit?" tanya Ben pada Istrinya itu.
"Sedikit!!! kata Safitri
"Kita ulang lagi yok, aku masih belum puas,aku ingin mencocol Bekutku lagi kedalam sarangnya."ucap Ben lagi pada istrinya itu.
Sehinga kamar itu hanya milik Mereka berdua, dengan menghabiskan waktu mereka saat ini berdua saja diVilla yang sudah disewa oleh Ben untuk bulan madu mereka saat ini.
Sorenya mereka berdua terbangun dari tidurnya mereka yang sudah capek seharian ini Ben megepur istrinya itu tidak ada ampun."
"Hai sayang bangun,ini sudah sore!! " kata Ben membangunkan Istrinya itu dengan lembut.
"Aku masih capek Kak, biarkan aku tidur sebentar lagi."ucap Safitri manja di dipekukan suaminya itu.
"Kamu mau aku melakukan nya lagi, jika selalu memeluk aku seperti ini,lihatlah kaki kamu itu sayang sudah meyegol adikku lagi."ucap Ben tersenyum melihat Wajah cantik itu lagi tidur.
"Tidak apa kak, jika kamu mau berbuat aku tidak bisa bangit dari tempat tidur ini, aku akan lakukan agar suamiku senang."ucap Suara parau Satri .
"Aku tidak setega itu sayang meyakiti kamu,kamu akan aku pakai lama, bukan untuk sekarang saja tapi seumur hidupku."kata Ben mencium bibir manis itu.
"Ya sudah tidurlah aku akan Mandi dulu ya."ucap Ben bangkit dari tempat tidur itu dan masuk kedalam kamr mandi.
Setelah Ben siap dengan mandinya, dia melihat istrinya masih tertidur dengan nyeyak, Ben tersenyum melihat wajah cantik istrinya itu.
"Kamu cantik sayang, kamu selalu membuat aku bersemangat selama ini, sehingga aku bisa sukses dengan karirku,karena ada kamu disampingku, akhirnya kamu menjadi istri aku."ucap Ben senang menatap istrinya itu dengan cinta.
Setelah itu Ben,keluar untuk mencari makanan, dan cemilan untuk istrinya dan dia selama di villa itu.
30 Menit Ben berada diluar untuk mencari apa yang dibutuhkan oleh mereka nantik, setelah mendapatkan semua yang inginkan Ben, dia langsung kembali lagi ke villa itu saat ini mungkin saja istrinya itu sudah bangun, pasti Safitri akan mencarinya.
Sampai diVilla Ben menarok belanjaannya itu diatas meja makan, dan langsung menuju kamar,Safitri masih saja tidur dengan nyaman saat ini.
"Apa segitunya aku membuatnya lelah sampi dia tidak bangun-bangun dari tadi"kata Ben melihat kearah tempat tidur itu.
Ben mencari Leptopnya,untuk melanjutkan pekerjaannya yang beberapa hari ini tidak bisa dia kerjakan kerena pernikahannya dengan Safitri, sambil menunggu istrinya itu bangun,Ben kembali megecek data penjualan produk yang baru dilocingkan Beberapa minggu kenaren.
__ADS_1
Tedak terasa waktu sudah malam saja saat ini, Ben sudah selesai mengerjakan pekerjaannya namun Safitri belum juga bangun, akhirnya Ben mengagu istrinya itu.
"Hai sayang bangun, sudah malam ini."kata Ben.
"Mmmm, Kak jangan ganggu aku."ucap Safitri lagi.
"Ayok bangun, aku sudah bingung dari tadi bingung sendirian saja."
"Sebentar lagi Kak."ucap Safitri.
"Bangun Gak!! " jika tidak aku akan ********* kamu lagi." ancam Ben oada Safitri.
"Apaan Sih kak,gak bisa lihat aku senang sikit."
"Hai aku sudah kebingungan nungguin kamu bangun tidur dari tadi sayang." ucap Ben masih memeluk istrinya itu.
"Bangun sana mandi!! "suruh Ben
"Iya bawel, ucap Safitri, saat Safitri ingin duduk dari tempat tidur itu, dia merasa aneh diselankangnya saat ini,si adek gemoynya itu sedikit bekak jadi sulit untuk Safitri untuk berdiri.
"Auuuuuu!! " Ringis Safitri.
"Kenapa sayang,sakit ya.?"ucap Ben langsung membatu istrinya itu masuk kekamar mandi."
"Maafkan aku bikin kamu kayak gini sayang." Kata Ben sedikit bersalah pada istrinya itu.
"Gak apa Mas,mungkin ini pertama bagiku."jawab Safitri lembut.
"Aku bantu yang mandinya?"kata Ben
"Tidak usah aku bisa sendiri, habis ini aku kan memasang salep yang kamu beli kemaren."ucap Safitri.
"Ya sudah aku keluar dulu, jika sudah sipa pangil aku ya."ucap Ben mencium bibir istrinya itu lagi.
"Sana kak, entar aku gak jadi mandi kamu bikin."kata Istrinya itu.
"Mandilah, aku menunggu kamu diluar ya." kata Ben keluar dari kamar mandi itu.
__ADS_1
Ben sangat beruntung mendapatkan Safitri dengan pemikirannya sagat dewasa,jauh dibayangkan oleh Ben selama ini.
*************