
Hari-hari yang dilalui oleh Zafira saat ini terlalu cepat sehinga sudah satu tahu pernikahannya bersama Zi saat ini namun sampai saat ini dirinya belum juga bisa memiliki Anak dengan suaminya saat ini,apapun sudah dilakukan Zafira agar dia cepat mendapatkan momongan di pernikahannya itu yang sudah satu tahun dengan Zi.
Zafira saat ini hanya memikirkan Nasibnya jika dia tidak dapat memiliki anak maka Zi juga tidak ada Keturunan untuk melajutkan Pewaris keluarganya nantik.
Zafira sudah mulai goyah saat ini memikirkan dirinya yang tidak kunjung hamil, dia sangat menantikan ini semua Namun belum tercapai.
Lama Zafira tetmenung diruang kerjanya saat ini sehingga dia tidak tahu bahwa Zi sudah berdiri hadapan ya saat ini.
"Kamu lagi mikir apa sih Fi? Dari aku datanya kamu hanya melamun saja, sehinga aku sudah berdiri didekat kamu saat ini kamu tidak sadar."kata Zi menarik hidup istrinya itu.
"Mas kamu, kapan sampainya?" ucap Zafira Bingung.
"Makanya Jagan melamun saja kerjaan kamu itu."ucap Zi duduk disamping istrinya.
"Maafkan aku, tidak tahu kamu datang."jawab Zafira rasa salah pada suaminya itu.
"Kamu mikir itu lagi sayang ?"
"Mmmm,, angguk Zafira pada Suaminya itu.
"Jangan terlalu memikirkan itu Fi,aku tidak akan pernah pergi meningalkan kamu,kita akan jalanan ini sama-sama." kata Zi pada istrinya itu.
"Aku takut Mas jika suatu hari nanti aku disalahkan oleh keluarga kamu, yang tidak bisa mengasih keturunan untuk keluarga kamu. "jelas Zafira pada Zi
"Tidak ada yang bisa menentangku, aku hidup sendiri selama ini, sampai saat ini aku jiga tidak pernah merepotkan mereka, jangan pernah mereka mengatur hidup dan rumah tanggaku."jawab Zi sedikit tegas.
"Ayoklah Sayang kita jangan pernah bahas anak lagi,biar semua ini berjalan semestinya, jika nantik kita diberi Allah anugerah itu untuk kita aku sangat bersukur, tapi jika tidak aku akan tetap bersabar."kata Zi lagi pada istrinya itu.
"Kamu tidak mempermasalahkan ini semua Mas, tapi orang tua kamu tidak akan pernah diam saja melihat kita seprti ini."sambung Zafira sedikit sendu, kerena Mamanya Zi sudah pernah bilang padanya jika Zafira tidak bisa memiliki Anak,maka Zafira disuruh olah Buk Carlah meningalkan Zi.
Siapa saja sebagai istrinya saat ini tidak merasa risau Jika sudah kenak ultimatum oleh mertua sendiri,itu yang membuat Zafira saat ini sangat takut pada Mertuanya itu.
"Hai Sayang kamu melamun lagi, ada Apa? Ada yang kamu sembunyikan dariku? "tanya Zi lagi pada Zafira.
"Eeeh tidak Mas." gugup Zafira pada Zi
"Mari kita pulang Sayang ini sudah sangat sore,kita Akan belanja dulu nantik keburu magrib." kata Zi.
__ADS_1
"Ok, baiklah kita betangakat sekarang."Jawab Zafira pada Zi.
Sore ini Zi mengajak Istrinya itu untuk pulang sebelum kembali ke rumahnya mereka berdua menyempatkan Untuk berbelanja dulu di supermarket yang searah jalan rumahnya.
Sampai disana Zi tidak pernah mebiarkan Zafira belanja sendirian saja, dia selalu menemani istrinya itu belanja.
"Mas aku ingin Masak Udang krispy saja hari ini sudah lama kita gak masak itu." kata Zafira
"Aku terserah kamu saja,apa yang kamu suka aku pasti suka." jawab Zi pada Istrinya itu.
"Baiklah sama sup sayur saja hari ini menuh makan malam kita."kata Zafira lagi sedikit semangat.
Saat mereka lagi asik memilih bahan masakan saat itu, Buk Carlah datang menghampiri Putra dan menatunya itu,dengan seorang gadis cantik di sampingnya.
"Zi,, pangil Buk Carlah pada Zi saat ini lagi memasukan sayuran kedalam troly belanjaan istrinya itu.
"Eeeeh Ma!!! Mama disini juga ? Mama belanja juga ?"kata Zi pada mamanya itu
"Iya Zi, tapi mama sudah siap kok." ucap Mama Carlah senang bisa melihat putranya itu.
"Sehat Fi."jawab Buk Carlah Santai.
"Ohh ya, mama sama sapa ke sini, mana Papa ?"tanya Zi pada mamanya itu
"Papa lagi sibuk,Mama datang sama Putri teman mama,Lila sini Ada putra tante disini." pangil Mama Zi pada Gadis itu.
"Lila Ini putra Tante Zi,kenalkan Zi ini anak Teman Mama."kata Mama Carla lagi.
"Hai,,Aku Carla, senang bertemu dangan Kamu Zi."ucap Carlah sedikit suka.
"Saya Zi,salam kenal,,jawab Zi seadanya.
"Ohh ya ini Istrinya saya, kenalkan Zafira."kata Zi menekankan katanya.
"Ya sudah Ma kami lanjut belanja dulu,jika mama masih ingin bicara Mas Mas Zi silakan aku melajukan belanja dulu."ucap Zafiira sopan pada Mama mertuanya itu.
"Ohhh ya silakan Fi, mama ingin bicara sama Zi dulu."ucap Mama Carlah.
__ADS_1
Zafira meningalakan mereka bertiga saat ini dia melanjutkan menjadi rumah kebutuhan untuk dapurnya.
Mama Carlah saat ini lagi ingin mendekatkan Lila dengan putranya itu dengan Caranya sendiri.
"Zi mama Ingin mintak tolong sama kamu, saat ini Lila tidak sedang bekerja, bisakah kamu megasih kerjaan padanya di perusahan kamu Nak?"kata Buk Carla pada putranya itu karena alasanya saja.
"Kenapa sama Zi,bukankah dikantor Papa dia bisa Mama masukan, saat ini diperusahaanku lagi tidak penerima karyawan baru."ucap Zi menolak keinginan Mamanya itu.
"Ditempat Papa bekerja juga sama Zi, juga gak ada lowongan sekarang.
"Mama dengan muda menempatkan dia diasana." kata Zi lagi.
"Jika Dia mau, bagai mana diluar kota Saja biar saat ini di sana masih membutuhkan karyawan."jelas Zi lagi pada Mamanya itu.
"Jika dikuar kota Tante aku gak bisa, soalnya Mama lagi sakit saat ini, aku gak bisa meningalkan Mama."ucap Lila Pura-pura sedih.
"Apa Kamu mau jadi anak gudang dipakrik."tawar Zi lagi
"Kalau masih dikota ini aku mau Zi." jawab Lila Santai.
"Besok kamu datang kekantorku, ada orang yang megantar Kamu Kesana besok."ucap Zi santai.
"Kenapa Digudang kalau tarok Zi,apa tidak ada lagi tempat yang lebih bagus untuk dia."ucap Mama Carlah sedikit kesal pada putranya itu.
"Hanya disitu saat ini yang lagi kosong, pegawai gudang dipakrik saat ini sudah aku pinda tugaskan kedaerah lain." ucap Zi pada Mama nya itu.
"Masa untuk dia kamu tidak bisa mencarikan tempat kerja Yang nyaman buat Lila Zi." repet Mamanya itu.
"Besok Zi coba tanya dulu ke HRD kantor Dulu."ucap Zi meningalkan Mamanya itu denah gadis yang kurang disukai Zi itu.
"Terimakasih Ya Nak." teriak Mamanya itu.
"Kamu tenang saja Lila pasti Zi mengasih kerjaan kamu besok, dia tidak bisa berkata tidak pada Tante."ucap Buk Carla Tersenyum Dengan licik.
Zi kembali pada istrinya untuk membantu Istrinya itu belanja, setelah siap zafira dan Zi mereka langsung kembali pulang kerumahnya.
**************
__ADS_1