
Akhirnya Zi Dan Naysha sampai juga di Amerika saat ini Alfa sudah tidak Sabar menunggu kedatangan Kedua orang yang sangat disayanginya itu.
Alfa menunggu keluar Bunda dan pamanya itu,kerena sudah satu tahun ini mereka benar-benar tidak bertemu ini semua dilakukan Alfa ingin pokus untuk menyelesaikan pendidikannya.
Alfa tidak sabar lagi ingin memeluk Bundanya itu,Wanita yang selalu cerewet padanya dan Pamannya Zi,Alfa tidak putus-tutus melihat kearah keluarnya penumpang dari dalam bandara internasional dikota Amerika itu.
Akhirnya yang ditunggu Alfa Terlihat juga, Alfa sangat bahagia melihat kedua orang itu.
"Bunda.. "Teriak Alfa pad Naysha.
"Hai sayang,,ucap Naysha pada putra yang sangat dirindukannya itu.
"Hai Bro,,apa Kabar kamu?"ucap Zi memeluk keponakannya itu.
"Paman,,aku sungguh merindukan kamu."ucap Alfa pada Zi.
"Bunda Cintaku,Sayangku."ucap Alfa mencium pipi Naysha denga gemas memelukanya dengan kasih sayangnya.
"Alfa Kamu sudah dewasa masih juga tingkah kamu tidak beruba-berubah."repet Naysha pada Putranya itu.
"Biarin saja,tidak ada Yang marah saat ini ayah tidak ada disini."ucap Alfa pada Naysha kerena ada Givan diantaraereka pasti Givat cemburu pada putranya itu.
"Kamu benar tu Al,kerena Singgah jantan itu tidak ikut kita bisa bebas pada wanita cantik ini selama seminggu ini."ucap Zi pad Alfa.
"Benar itu Paman."Balas Alfa pada Pamanya itu.
"Kalian ini sama saja akal kotor kalian berdua ini, dasar kalian berdua ya."ucap Naysha menarik telinga kedua pria tampan itu.
"Bunda... ampun sakit Bun."ucap Alfa megusap Telinganya itu,dan begitu juga dengan Zi.
"Itu dia Al, sudah lama kita tidak merasakan kenak jewernya."ucap Zi terseyum pada Alfa.
__ADS_1
"Kalian ini selalu bercanda,kapan sampainya diapertemaen kamu Al, Bunda sudah sangat capek jika kalian berdua bikin kekoyolan seperti ini."ucap Naysha mengajak pria tampan itu untuk meningalkan bandara itu.
"Baiklah,mari cintaku kita kembali keapertemenku."ucap Alfa membawa barang Bunda nya itu menuju parkiran mobilnya.
Dalam perjalanan mereka tidak henti-hentinya bercanda dan bergurau kerena sudah lama tidak merasakan suasana heboh seperti ini.
Alfa sampai diapertemaennya dan membawa Naysha masuk kedalam agar Bunda nya itu bisa beristirahat telebih dahulu karena baru melakukan perjalanan yang sangat melelahkan.
"Bunda Bisa istirahat dikamar bundah dan Ayah saja, kami bisa satu kamar."ucap Alfa pada Naysha yang sudah sangat lelah.
"Baiklah,,kalian jangan ganggu bunda yang lagi istirahat ya,karena benar-benar lelah hari ini Bunda Nak."ucap Naysha pada Putranya itu sambil masuk kekamarmya jika dia ke amarika jika ingin betemau dengan putranya itu atau lagi menemani Givan jika ada pekerjaan di negara itu.
"Bunda Bisa istirahat dengan tenang Dan Nyaman Alfa akan tahan rindu ini dulu."ucap Alfa pada Bundanya itu.
"Zi di koper yang satu itu, kamu bokar ya itu semua ada makanan kesukaan kalian berdua didalamnya,kalian bisa panaskan jika mau makan,dan yang lain bisa kalian masukan dulu ke lemari pendingin."suruh Naysha pada Zi.
"Ok Kak,kakak bisa istirahat biar kita saja yang urus ini."jawab Zi mengambil Koper yang ditunjuk Olah kakaknya itu.
Naysha masuk ke kamar dan Zi dan Alfa Mambukak Koper yang disuruh Naysha tadi.
"Biar kamu tidak Masak satu tahun ini."jawab Zi santai sambil mengeluarkan semua isi koper itu.
"Lihatlah ini Ada Rendang,kesukaan aku dan Makanan kering juga banyak dibawak Bunda Paman."Ucap Alfa Memindahkan makanan itu kedalam Lemari esnya itu.
"Aku Panaskan rendang ini saja dulu karena aku sudah tidak sabar ingin mencicipinya."ucap Alfa menuju tempat masaka dan menarok wajan diatas kompor listrik itu.
Zi yang melihat keponakannya itu sangat semagat Akhirnya Zi juga Ikut membatu Alfa memasak Nasi untuk makan mereka siang ini.
"Paman,,Bagai mana Lanjutan hubungan Kalian berdua, apa sudah ada kemajuan ?"Tanya Al pada Zi.
"Untuk itu Paman Kesini kasih tahu kamu,bahwa pulang dari sini Paman Akan melamarnya,dengan keluarga besar kita,Paman sudah tidak sabar lagi ingin menghalalkan hubungan kami ini." ucap Zi tersenyum Senang pada ponakannya itu.
__ADS_1
"Benaran itu paman,wowww kamu sungguh menakjubkan, aku tidak sangka kamu bisa secepat ini melamarnya Paman."ucap Alfa senang mendegar kabar itu.
"Apa Kamu sudah selesai dengan Pendidikan kamu Alfa,Aku mau kita berkumpul semua saat aku Menikahi dia."ucap Zi menatap Alfa.
"Bulan depan aku sudah siap Wisudah paman jadi aku bisa melihat kamu nantik nikah dengan wanita selama ini kamu cintai semenjak kecil."Jawab Alfa denga rasa senang dan bahagia melihat pamannya akhirnya mendaptksn Zafira untuk menemani hidupnya dan sebagai pendampingnya.
"Bagai Nana dengan Kamu Al,apa Kamu sudah memiliki wanita Spesial dihidup kamu?"
"Mmm,, untuk saat ini masih ada satu nama dihatiku Paman, belum ada yang bisa mengisihnya sampai sampai saat ini."Terang Alfa pada Pamannya itu.
"Kalau yang itu kamu harus sabar menunggunya saat ini, sampai waktunya datang,agar kamu bisa menyatakan rasa suka kamu itu gadis kecil itu."ucap Zi terseyum pada Alfa.
"Saat ini mungkin dia sudah tumbuh menjadi gadis yang cantik Paman,kerena sudah lama juga kita tidak bertemu dengannya."ucap Alfa mengingat gadis kecil itu.
"Apa Kamu merindukannya?"ucap Zi pada Alfa.
"Aku harus sabar menunggunya,siap aku dengan pendidikan aku ini,aku akan menemuinya."ucap Alfa sedikit terseyum kerah Zi yang sedang memperhatikan ponakannya itu.
"Paman selalu mendukung kamu,karena kita senasib mencintai wanita yang dekat sama kita selama ini,Aku mencintai sahabat sendiri sedangkan kamu menyukai anak sahabat dari orang tua kamu sendiri."Jelas Zi santai tampa ada rasa segan pada Alfa.
Kalau Bunda Dan ayah tau jika aku menyukai anak sahabat mereka apa mereka akan mendukungku tidak Ya.?"ucap Alfa pada Zi.
"Muda-mudahan saja mereka bisa mengerti apa keinginan kamu Al."
Bayak yang ingin dibicarakan oleh mereka berdua hari ini karena Zi juga butuh istirahat, jadi Alfa tidak terlalu semagat untuk hari ini bercerita dengan pamanya itu.
Hari ini Zi seharian tidur dikamar Alfa dan begitu juga dengan Naysah, Alfa tanpak bosan menunggu kedua orang itu,Alfa keluar untuk mencari hiburan sebentar diluar bersama temannya.
Naysha terbangun dari tiduarnya,diarlihat sekeliling ruangan Apartemen Alfa rapak sunyi, tidak ada satupun orang berada druangan itu.
Naysha melihat kedalam Kamar Putaranya itu cuma Zi yang lagi tidur nyenyak dikamar itu,kerana Naysha sudah merasa lapar dia melajutkan langkahnya kemeja makan yang ada diruang makan itu.
__ADS_1
Naysha membukak lemari dimana Biasa Alfa menyimpan makanannya yang siap di masak pputranya itu,Naysha dari pada bingung sebaiknya dia makan saja.
***********