I LOVE YOU MY FRIENDS.

I LOVE YOU MY FRIENDS.
Merasa Sedih Mengingat Masa Kecilnya Dulu


__ADS_3

Seminggu setelah siap pertunangan Zi dan zafira,mereka kembali bekerja seperti biasa dengan kegiatannya masing-masing saat ini yang sedang dilakukan Zi di perusahaan.


Zi sibuk dengan aktivitasnya kembali sehinga membuatnya sibuk hari ini sampai dia lupa untuk makan siang kerjaannya sudah sangat menumpuk.


"Selamat siang tuan,saya hanya mengingatkan saja,ini sudah masuk waktu makan siang,tuan Zi apa anda akan makan di sini atau di luar?"ucap Jo pada Zi.


"Jo kayaknya aku tidak sempat untuk keluar jadi kamu pesan akan saja aku makan siangnya."ucap Zi santai yang masih melanjutkan pekerjaannya.


"Baiklah tuan, saya akan memesankan makan siang buat tuan."ucap Jo lagsung keluar dari ruangan Bosnya itu.


Tidak sampai 30 menit makanan Zi sampai juga,Jo masuk kembali keruangan Bosnya itu untuk mengantar makanan itu.


"Tuan Zi saatnya anda Makan dulu."ucap Jo menarok makanan itu di tas meja yang ada disoffa yang didepan meja kerjanya itu.


"Terimakasih Jo,kamu tarok saja disitu,sebentar lagi akan aku makan makanannya." kata Zi masih berkutat dengan pekerjaannya.


"Baiklah tuan saya permisi lagsung keruangan." ucap Jo keluar meningalkan ruangan Zi.


Satu jam setelah itu baru Zi siap dengan pekerjaannya itu, Zi melihat kearah makanan tadi yang dibelikkan Jo untuknya itu.


"Sebaiknya aku makan saja dulu, kalau begini aku bisa sakit juga."ucap Zi berbicara sendiri.


Zi beranjak kemeja dimana makanan yang ditarok oleh Jo tadi dan Zi membuka Makan siang itu,Zi sangat tidak sabar ingin menatap makanan itu kerena perutnya sangat lapar.


"Tuan baru makan setelah satu jam lebih saya memesankan itu untuk tuan baru jam segini tuan makan."ucap Jo keceplosan.


"Tadi kerjaan aku masih banyak Jo jadi aku siapkan dulu."Kata Zi santai sambil memakan memakan makan siang nya itu.


"Terserah kamu Saja Tuan,yang penting kamu makan tuan.",


"Ada apa lagi Jo kamu kesini"


"Aku ingin mintak tanda tangan tuan untuk bekas ini karena ini sangat penting tuan."


"Ya sudah kamu tarok dulu disana , aku siapkan makan aku dulu."


"Tidak bisa tuan kerena berkas ini diperlukan oleh rekan bisnis kita Tuan.",


"Kamu ini Jo tidak bisa melihat aku senang sedikit saja."ucap Zi langsung mengambil berkas yang ditangan Jo dan membaca sedikit yang sudah ditulis dalam berkas itu, setelah itu Zi langsung menanda tangan bekerja sama itu.


"Ini sudah siap kamu boleh pergi sekarang. "ucap Zi sambil memberikan berkas itu ketangan Jo lagi.


"Terimakasih tuan, saya akan langsung berangkat untuk miting bersama Sekretaris anda tuan."ucap Jo.

__ADS_1


"Ya."


Zi menyempatkan untuk berbicara dengan Tunangannya itu hari ini walau hanya sebentar.


"Hai sayang!! "sapa Zi pada Zafira menatapnya dilayar pipi itu dengan senyuman dibubirnya.


"Kamu gak lagi sibuk Zi ?"


"Tidak sayang,aku baru saja siap makan siang."kata Zi


"Kamu terlambat makan lagi Zi, Jagan terus seperti ini nantik kamu bisa sakit." ucap Zafira pada tunangan nya itu.


"Kamu tidak usah kawatir Sayang Karena aku masih makan."jawabnya santai.


"Kamu ini Zi kebiasaan."ucap Zafira kesal pada Zi.


"Kamu marah Padaku sayang."senyum Zi pada Tunangan nya itu.


"Aku tidak bisa marah padamu Zi."balas Zafira pada Zi


"Itu yang aku suka dari kamu Fi."kata Zi terseyum pada belahan jiwa nya itu.


"Ya sudah Zi aku harus ke cafe cabang sebentar lagi, kita akhiri dulu ya pangilan ini, kerena Bimbim sudah menungguku."


"Ada Bimbim bersama ku Zi, kamu gak usah kawatir."ucap Zafira dengan senyumannya.


"Daaaa sayang!!!!" ucap Zi mengakhiri pangilan itu.


Zi kembali dengan perkerjaannya lagi, Zi berkutat kali dengan kerja yang sudah menunggunya saat ini.


Sorenya Zi siap mengerjakan pekerjaan nya saat ini, Jo sudah menunggu Bosnya itu untuk pulang sore ini.


"Ayok Jo kita Pulang,aku merasa sangat capek hari ini,aku mau melihat rumahku yang akan aku tempati nantik pas siap menikah dengan Zafira."


"Baiklah tuan aku akan mengantar anda kesana."ucap Jo tidak mau membanta apapun kata Bosnya itu.


"Kemaren kamu sudah cek rumah itu bagai mana dengan persiapannya Jo?"


"Sudah finis semuanya Bos tingal mengisi prabotnya lagi!! "jawab Jo apa adanya pada Bosnya itu.


"Baiklah besok aku ingin mencari sendiri prabotnya yang aku suka."


"Saya akan menemani tuan pergi besok."ucap Jo.

__ADS_1


"Terimakasih Jo kamu sudah membantuku sampai ke tahap ini!! "


"Sama-sama tuan Zi."


Zi dan Jo pulang menuju komlet elit dimana Selama ini Zi dibesarkan komlet itu bersama Orang-orang yang sangat disayanginya.


Zi dan Jo tidak butuh lama melakukan perjalanan ke rumahnya itu,dimana Rumah yang dibeli Zi untuknya nantik setelah menikah adalah didepan rumah Givan dan Naysha.


"Tuan kita sudah sampai. "ucap Jo pada Zi


"Kita sudah sampai ya Jo?"tanya Zi terbangun dari tidurnya itu.


"Sudah tuan, anda kelihatan kelelahan hari ini."jawab Jo


"Bangat Jo sampai aku tidak sadar sudah sampai disini, mari kita turun aku mau lihat hasil renovasi rumah ini."ucap Zi turun dari mobilnya itu untuk masuk kedalam rumah yang baru dibbelinya itu dari tetangga lamanya itu.


"Untung saja pak irawan mau menjual rumah ini pada anda tuan sehinga kakak anda bisa melepaskan anda tingal bersama keluarga baru anda nanti setelah menikah dengan Nona Zafira."jelas Jo sangat salut pada Bosnya itu, dia bela-belain untuk mencari rumah yang dekat dengan keluarganya kerena mau menjaga hati kakak yang selama ini sudah merawat dan membesarkan dia selama ini.


"Itulah Jo kerena Aku tidak mau Kakakku merasa kehilangan aku jika aku jauh darinya aku tahu dia sangat meyangiku selama ini, makan dari itu aku tidak mau membuatnya sedih."


"Anda memang baik tuan Zi,aku saluut dengan anda belum tentu aku bisa melakukan itu semua pada orang yang aku sayangi."ucap Jo pada Bosnya itu.


"Jo hormati orang tua kamu semasih dia ada bersama kamu dan saudara kamu,hanya mereka yang kita miliki."ucap Zi sendu pada Jo.


"Aku akan meme lakukan apapun untuk kekuagaku tuan Zi selagi aku masih bisa."jawab Joa apa adanya.


"kamu itu harus melakukan yang terbaik untuk keluarga kamu Jo apalagi ibu kamu."


"Terimakasih banyak tuan telah mengingatkan aku tentang ini semua."


"Kamu tidak pernah merasakan tidak punyak ibu Jo,aku dari lahir dibuang oleh orang tuaku sampai sekarang tidak ada yang mencariku,aku sampai berpikir berarti aku betul-betul tidak diinginkan oleh mereka, sungguh miris hidupku Jo dulu sebelum bertemu dengan Kak Naysha."ucap Zi mengingat kembali masa kecilnya itu.


"Yang sabar tuan,mana tahu suatu saat orang tua tuan mencari tuan lagi."


"Tapi aku tidak berharap itu terjadi Jo,kerena sangat menyakitkan aku, lebih baik mereka tidak ada."jawab Zi sedih.


"Maafkan saya tuan bukan saya membuat Tuan Zi sedih."kata Jo merasa bersalah pada Bosnya itu.


"Tidak Apa Jo, memang seprti itu kenyataan dari hidup aku,aku adalah anak terbuang."ucap Zi sangat sedih.


"Ya sudah tuan mari kita masuk,jangan mengingat masa itu lagi,semua itu akan membuat tuan Merasa Sakit."kata jo dengan bijak.


************

__ADS_1


__ADS_2