I LOVE YOU MY FRIENDS.

I LOVE YOU MY FRIENDS.
Hari Yang Tunggu Ben Akhirnya Datang Juga


__ADS_3

Sebulan Waktu berlalu dengan cepat saat ini Ben sudah siap dengan ijabkabul yang diucapkan baru saja,saat ini stus mereka sudah berubah menjadi suami atau istri.


Dengan rasa bahagia Ben akhirnya bisa mempersunting Safitri gadis yang baru saja berimur Dua puluh tahun itu.


Safitri pun saat ini sudah menjadi istrinya Ben Sah, gadis itu saat ini tampak cantik dengan senyuman yang terpancar dibibir cantik itu, melihat kearah Ben jiga membalas senyuman istrinya itu, Ben memasang akan cicin kejari cantik istrinya itu dan juga Safitri secara bergatian.


"Terimakasih sudah mau menjadi istri ku."kata Ben pelan pada istrinya itu sambil mencium kening istrinya itu.


Hanya dibalas dengan senyuman di bibir cantik itu,Safitri mencium tangan suaminya itu.


"Hai Bro selamat sudah mempersunting Safitri yang kamu gaja selama ini."ucap Zi pada sahabatnya itu dengan senang.


"Terimakasih banyak Zi kamu sudah percaya padaku. "ucap Ben


"Aku yakin kau bisa menjaga Safitri, sayangi dia Ben."kata Zi memeluk temanya itu.


"Selamat Dek hari ini kamu bisa bersama Ben selamanya,tunaikan kewajiban kamu dengan baik sebagai istrinya Ben."ucap Zi juga memeluk Safitri sudah diangao adik sendiri bagi Zi.


"Terimakasih banyak kalian sudah datang."kata Safitri.


"Ben ini hadiah untuk pernikahan dari kami, ucap Zi memeluk istrinya yang ada di samping dirinya, memberika kunci rumah buat Ben dan Safitri.


"Apa ini Zi? "tanya Ben.


"Ini rumah untuk kalian berdua,jangan pernah lagi kamu tingal di apartemenku yang ada di kota kamu saat ini bekerja, aku sudah membelikan kamu rumah jadi mulai besok kamu kembali kesana tingallah dirumah itu bersama istri kamu."kata Zi santai.


"Baiklah, asal kamu iklas saja."ucap Ben acuh.


"Hai ini aku iklas memberi kamu hadiah pernikahan ini,aku tidak akan memotong separuh gaji kamu Ben."ucap Zi kesal pada Sahabatnya itu.


Hari ini hari yang sangat bahagia buat Ben dan Safitri mereka sagat senang pada akhirnya mereka bisaa menikah selama ini mereka berdua menjalankan hidup berjauhan kota.


Ben kembali ke apartemennya yang ada di kota ini,Ben membantu membawa koper istrinya itu masuk kedalam apartemen miliknya itu.


"Masuklah Sa, kamu bersikan diri sana aku akan keluar sebentar ada yang lupa aku beli tadi."ucap Ben pada istrinya itu.


"Apa ada bahan makanan dikulkas kak,siap mandi aku akan masak buat kita."Kata Safitri pada Suamianya itu dengan lembut.


"Kamu gak usah masak sayang hari ini kita pesan makanan saja, pasti kamu sangat lelah hari ini."ucap Ben memeluk istrinya itu.


"Mmm,, baiklah aku mandi sekarang, kakak pergilah jika ada yang mau dibeli."ucap Safitri pada Ben tersenyum padanya itu.


"Apa kamu senang sekarang sudah menikah denganku?"tanya Ben


" Sudah aku katakan kak, dari kemaren-kemaren, aku senang menikah dengan kamu, kerena aku tidak jauh lagi dari kamu kak,aku sangat meyayangi kamu."ucap Safitri, membalas pelukan suaminya itu.


"Ya sudah, aku pergi dulu, bersihkan dirimu, kerena aku ingin menghabiskan malam ini dengan kamu."ucap Ben menatap wajah istrinya itu dengan rasa cintanya selama ini pada istrinya itu.

__ADS_1


"Mmmmmm,tapi lepas dulu tangan kamu kak diri pinggangku, kayak mana aku bisa mandi jika kamu memelukku seprti ini.ucap Safitri tersenyum melihat Ben.


"Baiklah, kamu boleh mandi sana tapi ada syaratnya."ucap Ben


"Apa? "


"Cium aku dulu!! "ucap Ben usil.


" Gak mau kak,aku malu!! "jawab Safitri dengan sedikit malu pada suaminya itu.


"Dosa kalau nolak ucapan suami, dengar gak apa kata ustadz tadi. "kata Ben suka melihat wajah istrinya itu memerah kerena ulahnya itu.


"Gak mau !!! ucap Safitri berjalan masuk kekamar mandi dikamar Ben.


Hanya bisa tersenyum pada Istrinya saat ini,dia tidak mengyangka secepat ini mempersunting Safitri menjadi istri Sahnya saat ini.


"Kak tungguin dulu jangan pergi dulu!! "pangil Safitri lagi pada Ben.


"Apa lagi Sa?Kata Ben melihat kearah istrinya itu.


"Ini bantuin aku dulu bukak kancin kebaya ku dibelakang, aku gak bisa melakukannya sendiri ."ucap Safitri pada suaminya itu.


"Gak malu kamu jika aku membuka kancing kebaya kamu itu, akan terlihat tubuh kamu Loh? "Kata Ben bercanda.


"Kak kita suami-istri sekarang tidak ada kata aku malu lagi."ucap Safitri pada suaminya itu.


"Jika aku mengiginkannya saat ini apa kamu sudah siap memberikan padaku Sa?."ucap Ben pada Istrinya itu


"Betulkah itu sayang!!" ucap Ben mencium. punggung mulus istrinya itu yang terpampang indah didepan matanya saat ini setelah Ben siap membantu membuka kancing kebaya cantik istrinya itu.


"Sudah siap mandilah,aku akan pergi sebentar setelah itu aku menginginkan itu dari kamu."kata Ben mengecup bibir istrinya itu seadanya saja.


"Terimakasih kak, sudah bantu aku."Safitri lansung masuk kekamar mandi setelah Ben keluar dari Kamarnya itu.


Satu jam Ben diluar mencari sesuatu untuk Safitri,Ben harus mempersiapkan ini semua kerena dia belum mau Safitri hamil jika dia sudah menyentuh istrinya itu malam ini,hari ini Ben akan menyuruh Safitri menudah kehamilannya dulu, kerena Istrinya itu harus kuliah dulu, umurnya masih dua puluh tahun.


setelah mendapatkan semua yang dibutuhkan tadi dari rumah sakit yang di mintak pada dokter kandungan adalah temannya sendiri, Ben kembali lagi keapertemennya saat ini, dengan membawa Makanan untuk mereka berdua saat ini.


Sampai didalam istrinya saat ini menunggu diruang tv sedikit lelah.


"Hai kenapa kamu berbarinng disofa Sa,jika kamu lelah istirahatlah dikamar biar kamu nyaman."ucap Ben pada Istrinya itu.


"Aku menunggu kamu kak, apa yang kakak bawak itu.?"ucap Safitri pada Ben.


"Ini adalah untuk kamu, yang pernah aku bilang ke kamu dulu, aku baru saja menemui temanku dirumah sakit,mengenai kita akan menundah untuk memiliki anak dulu."ucap Ben pada istri nya itu.


"Kak, apa itu aman untuk aku, apa tidak ada efeknya padaku nantik? "

__ADS_1


"Kata Rian ini aman, jika kamu meminumya,aku belum mau kamu hamil Sa, nikmatilah masa bebas kamu disaat kuliah nantik, kamu terbeban jika punya anak."


"Kakak jika itu yang kakak masalakan,untuk apa kita menikah, aku ingin menjadi istri yang baik untuk suaminya dan ibu bagi anak kamu, aku tidak masalah jika aku hamil dalam kuliah kak."ucap Safitri.


"Saat ini aku ingin kita menikmati dilu satu tahun ini berdua saja, setelah lewat setahun ini kamu boleh tidak meminum obat ini lagi, aku siap untuk menjadi ayah untuk anak kita."ucap Ben pada istri itu.


"Kamu janji,hanya satu tahun saja setelah itu aku tidak mau lagi meminum obat ini."ucap Zafitri.


"Aku janji. "jawab Ben lembut.


Setelah itu Ben masuk untuk membersihkan tubuhnya kekamar saat ini Safitri meyoapkan makan malam untuk suaminya,yang sudah dibelih oleh Ben barusan.


Tidak lama Ben sudah terlihat segar dengan rambut basah deng mengunakan Pakaian santainya saja.


"Kak kamu sudah siap mandi? "tanya Safutri


"Sudah, ayok kita Makan aku sudah sangat lapar Sa."ucap Ben sambil berjalan kemeja makan membawa istrinya itu.


"Malam ini kita makan ini saja ya,besok pagi kita akan kekota kita akan menetap,kita bulan madu disana saja,kerena aku sudah menyiapkan villa buat kita seminggu ini.


"Aku mengikuti kata suami saat ini Kak,aku tidak bisa menolak apapun yang dinginkan olehnya."jawab Safitri polos.


"Baguslah jika kamu mengerti."ucap Ben senyum yang terkenanh dibibirnya saat ini.


Setelah siap makan malam mereka brsantai sejenak didepan TV , saat ini Safitri berada dipelukan suaminya itu.


"Hai jika kamu sudah lelah ayok kita masuk kekamar. "kata Ben mengajak istrinya itu kekamar, namun pas Ben melihat istrinya itu sudah tertidur pulas di pelukannya.


"Kamu ini kebiasaan mudah kali tertidur."ucap Ben sambil mengedong istrinya itu untuk masuk kekamarnya.


Ben menarok istrinya itu dengan hati-hati diranjang empuk itu.


Disaat Ben ingin pergi setelah Meyelimuti istrinya itu, namun Safitri terbangun.


"Kak kamu mau kemana?"ucap Safitri baru terbangun dari tidurnya itu.


"Kamu bangun sayang,aku mau cek pintu dulu apa sudah terjunci. "ucap Ben keluar dari kamar itu. setelah siap Ben kembali lagi kekamarnya itu untuk tidur kerena hari ini mereka benar-benar lelah.


"Kok kamu belum tidur Sa? "


"Aku lagi nunguin kakak tidur." ucap Safitri pada suaminya itu.


"Tidurlah,kamu pasti capek hari ini."kata Ben pada istrinya itu juga naik keatas ranjang itu dan berbaring di samping istrinya itu dengan rasa nyaman di pelukannya istrinya saat ini.


"Apa kamu ingin menunggu aku ingin dipeluk Sa?kata Ben senang.


"Mmmmmm!!! ucap Safitri pada suaminya itu.

__ADS_1


Mereka tertidur juga kerena sudah merasa capek dan lelah saat ini seharian meteka dipanti, meyambut tamu yang datang kesana untuk mengucapkan selamat pada mereka berdua, tampa melakukan apa-apa malam ini.


**********


__ADS_2