
Zi hari ini tidak mau pulang malam lagi kerena dia takut kenak serang lagi oleh kakaknya yang sangat bawel itu,Zi masih ingat apa kata Naysha semalam.
Hari ini dia pulang kerumah agak cepat sore ini.Jo melihat bos nya aneh hari ini, Jo meyempatkan bertanya pada boss nya.
"Tuan tumben anda cepat pulang hari ini?" tanya Jo pada bos nya itu.
"Jo dari kapan kamu memperhatikan aku."ucap zi pada asisten nya itu.
"Hari ini tuan."ucap Jo santai.
"Sudah kamu gak usah bayak tanya Jo sekarang kamu antar aku pulang ya,aku lagi malas nyetir sediri Jo."
"Baiklah tuan kalau itu maunya tuan."balas Jo pada bos nya itu.
Mereka berdua langsung menuju pikiran diamana mobil Jo dipakir,Jo langsung menjalankan mobil itu dengan kecepatan sedang karena jalan sore ini ajak macet.
Tak butuh lama Jo sudah sampai dikediaman Givan pratama itu mengantar Zi pulang.
"Terimakasih ya Jo kamu juga boleh pulang gak usah kembali lagi ke perusahaan kamu sudah bisa istirahat"ucap Zi pada Jo.
"Baiklah tuan saya langsung saja pulang."balas Jo pada Zi.
"Ya,,ucap Zi lagi pada Jo.
Zi langsung masuk kedalam untuk menemui Naysha yang bikin dia pulang cepat hari ini,Zi melihat kakaknya itu lagi bersantai diruang tv, Zi menghampiri Naysha dan duduk disamping sambil memeluk Naysha ZI tak segannya Zi mencium pipi kakaknya itu.
"Kak kamu lagi gapain?ucap zi baru datang langsung melayangkan pantat nya di samping Naysha dan memeluk kakak nya itu dan selalu kecium pipi Naysha.
"Kamu itu salalu manja Zi,kamu itu sudah besar Zi masi saja sifat kamu gak berubah."ujar Naysha pada Zi.
"Nanti Zi berubah kalau sudah nikah kak."ujar Zi santai.
"Dasar kamu Zi, sampai sekarang kamu tidak punya wanita sepesial,bagai mana kamu akan menikah."
"Kakak suruh kamu untuk melamar Zafira kamu jadikan istri alasan kamu bayak,selalu beralasan dengan persahabatan."
"Terus kapan kamu akan mencari pendamping hidup kamu Zi,umur kamu itu sudah cukup untuk kamu menikah,nanti keburuan tua kamu gak bakal laku-laku kamu baru rasa."repet Naysha kepada Zi.
__ADS_1
"Kak apa kakak gak capek terus merepetkan Zi."ucap Zi pada kakak nya itu.
"Hai anak nakal kamu sudah berani ya jawab omongan kakak Zi."sambil mencubit paha Zi dengan keras.
"Aduuuuh kak sakit."ringis Zi kenak cubitan Naysha,,kak cubitannya kayak jepit kepiting kak sakit."jawab zi lagi.
"Sapa suruh kamu jawab omonganku,dasar mau aku tambah lagi cubitan nya."ucap Naysha pada Zi lagi.
"Gak kak ampun."ucap Zi beranjak pergi kekamarnya untuk membersihkan dirinya yang sudah bau keringat.
"Mau kemana kamu anak nakal,awas kamu nantik ya."teriak Naysha pada Zi.
Zi hanya terseyum saja pada Naysha yang sudah kesal padanya.sampai diatas Zi langsung kekamar mandi membersihkan dirinya, siap dengan mandinya Zi memakai pakaian rumah,Zi kembli lagi kebawah untuk bergabung kembali pada kedua kakaknya itu.
"Hai jagoan kamu sudah pulang tumben cepat?tanya Givan pada Zi.
"Kakak gak tau aja kayak mana induk singa ngamuk kalau Zi palang malam lagi,bisa-bisa induk singa itu merepet aja sepanjang malam kak."jelas Gi pada Givan.
"Ha.. Ha.. Kamu lucu Zi,kamu takut juga dengan induk singa itu rupanya,bukan aku saja yang takut padanya."
"Sudah diam kalian berdua,entar kamu mas tidur diluar jangan tidur bersama ku,kalau mau tidur dengan ku jangan lanjutkan omongan kalian itu lagi."ancam Naysha pada suami nya.
"iiis dasar kamu Zi, senang kamu lihat aku menderita,coba nantik kamu kalau sudah nikah tau rasanya kamu diamuk istri."ucap Givan pada Zi kesal.
"Ya mana aku tahu kak."ucap Zi cuek.
"Sudahlah kalian berdua selalu ribut dengan hal yang tak berguna itu,mas cepatan bersikan dirimu bentar lagi mau magrib kita sholat jamaah ya."
"Baiklah aku mandi dulu ya."ucap givan pada istri nya dia langsung pergi meninggalkan Naysha dan Zi ruangan TV itu.
"Kak apa Alfa ada nelpon,aku sangat merindukan anak itu,apa sibuk kali dia ya kok seminggu ini tak pernah menghubungi aku ya??"
"Tadi dia nelpon pagi saat kalian sudah berangkat kerja,saat ini dia lagi pokus untuk menyusun untuk tugas Akhirnya."
"Jadi dia gak mau diganggu dulu,betar lagi dia mau tamat Zi,biar dia pokus dulu dengan tugas akhirnya itu,agar dia lulus dengan nilai terbaik Zi."
"Muda-mudahan dia bisa lulus dengan nilai terbaik kak."
__ADS_1
"Kita sholat dulu Zi kamu yang jadi imam sekarang ucap Givan turun dari lantai atas."
"Baiklah kak aku ambil huduk dulu kak."Zi beranjak pergi mengambil huduk,tidak lama mereka bertiga sholat dengan berjamaah.
Siap sholat mereka bertiga langsung makan malam yang disediakan oleh asisten rumah tangga dirumah itu,karena bik Ina sudah tidak bekerja lagi dirumah givann karena bikin Ina sudah mulai sakit-sakitan,jadi bik ina memutuskan untuk berenti bekerja.
Siap dengan makan malam Givan dan Zi masuk keruangan kerja untuk melihat kerjaannya belum sempat siap dikantor
Mereka berdua asik berkutat dengan perkerjaannya masing-masing,Givan melihat kerah Zi saat ini.
"Zi kamu tadi habis menghajar kekasih nya Zafira ya,berakti kamu sudah tahu sendiri kelakuan pria itu seperti apa selama ini pada Zafira?"
"Kakak tahu selama ini kelakuannya pada Zafira,kakak gak pernah bilang sama Zi."Zi menatap Givan dengan tanda tanya.
"Kakak selalu menjaga Zafira tidak ada yang bisa melukai keluarganya,Zafira juga seperti adik bagiku sama dengan kamu,kakak gak pernah membedakan kamu dengan nya.
Kakak ingin kamu tahu sendiri bagai mana kelakuan pria itu pada Zafira,akhirnya kamu tahu jugakan,kakak senang liat kamu mengamuk kayak tadi,kamu maco juga ya Zi kalau soal tinju-meniju,terus bagai mana dengan pria itu sekarang keadaannya?"tanya Givan pada Zi.
"Berahir diruang rawat kak,siap itu dia harus nginap dihotel pladeo itu dulu untuk mempertangung jawabkan perbuatan nya pada Zafira kak."
"Baguslah itu,lebih baik Zi dari Zafira selalu diancam seperti itu."
"Segeralah lamar Zafira jadikan dia
istrimu,kakak senang melihatmu bersamanya,segera nikahi dia jadikan dia milikmu,sebelum kamu kalah lagi dengan orang lain."
"Kali ini zi tidak akan pernah kalah lagi dan membiarkan dia bersama orang lain kak, Zi akan menikahinya pada waktunya kak."
"Zi akan melamar Zafira atas permintaannya sediri kak, aku juga baru tahu Zafira juga menaruh hati pada Zi sudah dari SMA kak.
Untuk sekarang biarkan cinta itu tumbuh dengan berjalannya waktu,cepat atau lambat Zi menikahi dia kak,kakak gak usah mencemaskannya, dia sudah aman bersama Zi sekarang kak."
"Zi juga akan menjaga nya sepeti apa yang kakak lakukan pada nya,aku juga mengirim orang untuk menjaganya."
"Bagus Zi aku suka caramu,semangat berjuanglah demi cinta kalian."
Givan hanya bisa bernafas lega akhirnya Zi akan mendapatkan Zafira,Givan akan menyetujui hubungan mereka,selama ini cuma persahabatan yang terjalin diantara mereka berdua,Givan tahu selama ini adik nya itu meyimpan perasan sukanya pada Zafirah,sebaliknya juga dengan Zafira terhadap Zi.
__ADS_1
*****************