
Saat ini dimeja makan Rumah Naysha, mereka makan Malam bersama Zi saat ini,Kerena tadi sore mereka sudah janjian akan makan Malam dirumah Givan.
Setelah siap dengan makan malam mereka, sebelum Zi pulang kerumahnya dia menyempatkan untuk bersantai sebentar dengan Kedua kakaknya itu.
"Besok kamu Sudah masuk kerja?"ucap Givan Pada Zi.
"Sudah kak,kerena ada minting penting yang tidak bisa aku wakili pada Jo."ucap Zi santai.
"Gitu ya!! "
"Mungkin Zafira saja dirumah besok karena ibunya safira juga akan kesini."ucap Zi santai.
" Kamu bawak tingal ibunya Zafira tingal bersama kamu kenapa Sih Zi?"ucap Naysha pada Adiknya itu.
"Zi sudah mengajaknya Untuk tingal bersamaku, tapi ibu tidak mau untuk ikut dengan kami Kak."jelas Zi.
"Kenapa Begitu Zi?"ucap Naysha lagi.
"Ibu gak mau ninggalin Bimbim sendiri dirumah Kak." jawab Zafira pada Kakak iparnya itu.
"Jika ibu belum mau jangan paksa dulu untuk ikut sama kamu."ucap Givan pada Kedua adiknya itu.
"Zi kapan kamu akan mengantar Nenek Lita kembali pada Keluarganya?"ucap Givan
"Mungkin besok sore saja Kak,aku akan berkerja setengah hari saja, aku kangantar Nenek Lita pada keluarganya dulu."jawab Zi santainya.
"Zi ada Yang ingin kakak ingin bicarakan sebenarnya sama kamu, selama kamu Di Dubai banyak hal yang tidak kamu tahu, begitu juga dengan kakak kaget ini tiba-tiba saja,kakak juga tidak maenyaka kamu masih memiliki keluarga dan kedua orang tua kamu selama ini masih mencari kamu."ucap Givan lembut mengatakan ini pada Zi.
"Apa maksudmu kak, jangan becanda itu yang berlebihan pada Zi."jawab Zi santai tidak menanggapi katanya Givan dengan serius.
"Zi,, kakak kamu itu serius!! "ucap Naysha lagi pada Zi.
"Kalian ini yang benar saja,mana ada orang tuaku mencari setelah aku dewasa dan sudah menikah saat ini,mereka Tiba-tiba saja megatakan aku anak mereka."Jawab Zi santai.
"Zi dengar kakak Kamu bicara dulu, apa yang kan dijelaskan pada Kamu."ucap Naysha lagi.
__ADS_1
"Aku tidak memiliki orang tua Kak, mana ada orang tua yang membuang anaknya."ucap Zi lagi.
"Kamu tahu bukan Nenek Lita selama ini mencari cucunya sehinga dia telah hidup terlunta-lunta dijalanan bertahun-tahun lamanya dia mencari cucunya itu."ucap Givan Lagi.
"Apa Hubungannya Dengan Nenek Lita Kak?" sambung Zi.
"Nenek Lita itu nenek kamu Zi, kamu yang dicari nenek Lita selama ini."ucap Naysha sedikit nada tinggi kerena Zi tidak serius mendengar semua Kata-kata Suaminya itu.
"Apa Yang kamu katakan Kak, mana mungkin Zi anak yang diculik oleh mantan putra Nenek Lita itu, dan apa buktinya jika aku Cucunya."ucap Zi lagi pada mereka berdua.
"Mas,, kamu dengar dulu Kak Givan Dan Kakak Naysha menjelaskan ini dulu, kamu dengar dulu, baru kamu bisa menagapinya setelah mereka menjelaskan ini semua."ucap Zafira pada Suaminya itu saat ini.
"Baiklah aku akan mendegar kakak menjelaskan ini."ucap Zi menatap Pada kedua kakaknya itu.
Givan Menjelaskan semua kepada Zi mulai pertemuan Nenek Lita dengan putranya itu sampai dengan tanda bukti Zi kecil sudah dikatakan Givan pada Zi saat ini sedikit saja tidak ada tertingal.
"Ini tidak mungkin Kak, aku tidak pernah percaya selama ini aku terlahir dari keluarga berada."ucap Zi menagis mengingat hidupnya susah selama di panti,sebelum diambil oleh Kedua kakaknya itu.
"Tapi itu kenyataan Sayang, kakak tidak ingin kamu bersedih lagi melihat teman kamu masih memiliki orang tua,sekarang kamu bisa memeluk Mama dan papa kamu Zi, mereka sangat merindukan kamu selama ini, mereka tidak mangyangka kamu masih hidup, soalnya wanita yang menculik kamu itu tidak dapat ditemukan lagi keberadaannya sampai sekarang sudah hampir 30 tahun lamanya."ucap Naysha pada Adiknya itu.
"Kedua orang tua kamu asing saat ini bagi kamu tapi tidak dengan Nenek Lita Zi, Nenek Lita yang tahu semua ini, kerena ada tanda dipungung kanan kamu itu."jelas Naysha pada Zi lembut sambil megusap kepala adiknya itu.
"Selama ini aku merasakan nyaman bersama Nenek Lita,itu yang membuat aku dekat dengannya selama ini."ucap Zi yang masih menagis.
"Temuilah orang tua kamu, kasihan mereka sudah menunggu kamu bertahun-tahun lamanya."ucap Givan lagi.
"Apa aku bisa memeluknya kak?"
"Pasti Zi, kerena itu bukan kesalahan dari orang tua kamu Tapi perempuan itu yang membuat kamu terpisa dengan Mama Dan Papa kamu Zi,cobalah untuk menerima ini dengan hati, berdamailah denagan hati kamu Sayang."ucap Naysha lembut.
"Aku Akan mencobanya Kak!!"ucap Zi
"Kamu pasti bisa Jagoanku, Jagan lemah, ini kabar bahagia Zi, kakak senang kamu bisa berkumpul dengan Keluarga kamu lagi walau sudah menghabiskan waktu lama Zi." ucap Givan menepuk pundak Adiknya itu.
"Tanamkan kebaikan didiri kamu selalu Zi, memaafkan itu sangat membantu rasa hati yang tidak lepas selama ini kita tahan."ucap Naysha lagi pada Adiknya itu.
__ADS_1
"Terimakasih banyak kak, kalian selalu mengingatkan Zi."ucap Zi menatap kedua kakaknya itu.
"Kak!! "pangil Zi pada Kedua orang yang ada dihadapannya itu.
"Jika aku sudah menemukan keluagaku, apa kakak akan mencabut semua yang kakak berikan padaku selama aku sama kakak selama ini?"ucap Zi lagi pada Givan dan Naysha.
"Zi jangan berpikir terlalu jauh, kakak adalah kakak kamu sayang tidak akan ada yang merubah ini semua, kamu tetap adiku. "ucap Givan pada Zi.
"Nama yang kami berikan untuk kamu tetap akan itu selamanya dikeluaga ini, tidak akan ada yang berubah Zi."
"Kamu akan selalu AZIQRA PRATAMA." ucap Givan menatap Zi dengan rasa sayangnya pada adiknya itu.
"jika kamu bersama keluarga kamu silakan untuk mengubah nama kamu Zi kerena mereka tidak akan menangil kamu Dengan Sebutan yang sama dengan kami disini. "ucap Givan lagi.
"Maksud kakak apa ?" ucap Zi bingung.
"Kerena kamu sudah memiliki nama kecil kamu,Gibran Hartawan."ucap Gipan pada Zi.
"Bagai mana aku bisa mengunakan nama itu kak, sedangakan orang hanya mengenal aku dengan Zi."ucap Zi bigung.
"Ya !!! itu tergantung kamu saja yang mana yang akan akan kamu gunakan."ucap Givan Acuh saja.
"Biasakan juga jika Mama kamu menangil kamu dengan sebutan itu jika kamu berada di lingkungan mereka Zi.
"Apa Aku bisa menerima mereka secepat ini Kak?" tanya Zi lagi pada Naysha.
"Pasti bisa Zi,kamu adalah orang yang perhatian pada orang lain, apa lagi pada kedua orang tua kamu Zi."ucap Naysha Lagi.
" Aku tidak percaya kak, orang tuaku masih ada,aku Merasa saat ini seperti mimpi."ucap Zi menundukan kepalanya.
"Jangan dipikirkan semua masalah dengan pikiran yang macam-macam Zi, seharusnya kamu bahagia mendegar kabar ini,tampa kamu sadar selama ini Nenek Lita adalah Nenek kamu Zi, Dan dia juga yang memberi tahu kami bahwa kamu itu adalah cucunya yang hilang itu."ucap Naysha Saat ini mahami Zi sedang bigung untuk menerima ini semua.
Naysha Merasa legah sudah menyampaikan ini semua pada Zi,jadi apa yang yang dia tahan beberapa hari ini sudah lepas,itu tergantung pada Pada Zi saat ini.
**********
__ADS_1