
Hari ini hari yang ditunggu Zi dan Zafira akhirnya datang juga,keluarga Zi sudah Berada di rumah Zafira Saat ini sebentar lagi Acara lamaran dan pertunangan mereka berdua Akan dimulai.
Hari bahagia ini membuat Zi bahagia hari ini sebentar lagi Zafira akan menjadi tunangannya.
"Zi apa kamu merasa dadiduk ya."canda Naysha pada Zi
"Kakak jangan megejekku aku sudah tidak sabar lagi ingin melihat calon tunangan ku itu seperti apa dia memakai gaun cantik yang aku belih kemaren saat kita di Amerika kak." bisik Zi pada Naysha yang terseyum padanya.
"Kamu Harus sabar menunggunya saat ini."sambung Naysha
"Aku sudah tidak sabar kak."
"Ahh dasar kamu ini nakal Zi." ucap Naysha geram ulah Adiknya itu, sedikit mencubut paha Zi.
"Sakit kak, jangan dicubit." keluh Zi
"Makanya Jangan mikir macam-macam kamu itu."
"Aku harus mikir apa dong?"
"Halilkan dulu Zafira baru kamu bisa mikir macam-macam sama Dia."ucap Naysha bertambah geram oleh tingkah Zi.
"Baiklah, bulan depan bukankah tidak lama lagi,aku akan menghalal zafira secepatnya."semagat Zi ingin menikahi Zafira dengan cepat.
"Hai kalian berdua ini tidak berenti-betentinya dengan tingkah bodohnya kalian itu, diamlah acara sudah dimulai oleh pembawa acara malam ini.
Semua keluarga dua belah pihak sudah hadir di hari bahagia itu bagi Zi dan Zafira saat ini.acara itu dilanjutkan dengan pinangan yang Akan diutaran oleh Givan kepada orang tua Zafira saat ini.
Zi melihat Zafira Sudah duduk manis di samping ibu dan Adiknya saat ini yang mendapinginya, Zi tidak Lepas pandangannya kearah Gadis itu.
Givan Memulai meguntarakan maksud kedatangan keluaganya kerumah Zafira.
"Asalamualaikum untuk semua tamu yang hadir malam ini saya sangat berterimakasih sydah hadir di acara ini,untuk keluaga besar Zafira saya sangat berterimakasih Atas sambutan ketangan kami kesini disambut dengan baik, untuk itu saya tidak mempepanjang lagi Kata-kata saya malam hari ini."
"Ibuk,Saya sebagai kakaknya Zi ingin menyampaikan niat baik kami pada ibu sebagai orang tua Zafira,saya kesini ingin melamar Zafira untuk menjadi Istri adik saya Zi."
"Apa Anak ibuk,Zafira menerima lamaran adik Saya ini?" ucap Givan dengan senyuman menyampaikan niat baiknya untuk adiknya itu.
"Walaikumsalam...Kami semua sangat merasa tersanjung mendegar niat baik dari keluaga besar Dari Zi,Ibuk sebagai orang tuanya Zafira menerima saja lamaran ini,apa Sebaiknya kita tanya pada Orang yang akan menjalakan hidup bersama Adik Bapak Givan."ucap Ibuknya Zafira pada Keluaga Zi.
"'Zafira Apa Kamu menerima Pinangan dari Zi? " ucap ibunya Zafira bertanya pada putrinya itu.
"Ayok jawab Fi. " teriak Ben semangat.
"Ayok Balas Nona Safira. " Ucap Jo Semangat lagi.
Zafira sedikit malu-malu karena Semua orang menunggu jawaban darinya.
__ADS_1
"Ayok Jawab Fi, lihat mungkah Zi sudah ketakutan kamu tidak menjawabnya." bisik Ben pada Zafira yang ada dibelakangnya saat ini.
"Saya menerima Pinangan Ini."ucap Zafira lantang.
"Alhamdulillah"ucap semua orang yang ada didalam ruangan itu.
"Sekarang saatnya pemasangan cicin pertunangan kaliann berdua.
Zi berdiri di hadapan Zafira saat ini dan memegang satu cicin tanda dia sudah meminang Zafira untuk menjadi istrinya,Zi memasangkan cicin itu ke jari manis Zafira, dan setelah itu zafira juga memasangkan cicin kejari manis Zi secara bergantian.
Semua yang ada di dalam ruangan itu beetepuk tangan menyaksikan hari bahagia sepasang kekasih itu.
Hari ini Zi sunguh senang apa yang diinginkan selama bertahun-tahun mendapatkan Zafira sebagai pasangan hidupnya sangat sulit karena selama ini Zi hanya menahan perasaannya pada Tunangannya itu kerena selama ini hanya sebatas persahabatan di antara mereka berdua.
"akhirnya kalian bisa menuju tahap ini, aku senang lihat kamu bisa menikahinya Zi." ucap Ben pada Sahabatnya itu.
"Terimakasih Ben kamu yang tahu semua perjalanan perasaanku pada padanya, sehinga aku sampai pada tahap ini." ucap Zi sangat senang.
"Kapan kamu akan menghalalkan dia Zi?"
"Bulan depan setelah Alfa selesai dari wusudanya." ucap Zi pada Ben.
"Kenapa harus menunggu Alfa segala Zi?"
"Kerena dia juga orang sangat aku sayangi Ben, dia adalah keponakanku jadi aku mau semua keluaga berkumpul disaat dihari bahagiaku."jawab Zi dengan tulus mengucapkan itu pada Ben kerena tidak ada lagi keluarga selain mereka semua.
"Benar kamu Ben."ucap Zi dengan terseyum pada Sahabatnya itu.
"Bagai mana dengan kamu Ben.?"
"Aku... " ucap Zi menujuk dirinya sendri.
"Iya" ucap Zi menatap Ben.
"Aku masih tetap dengan Rencana Awalku Zi,aku akan tetap menikahi Safitri setelah dia lulus Dari sekolah."jawab Ben santai.
"Baguslah kalau begitu,tapi jangan coba-coba kamu mengyakiti dia Ben,dia seperti adik bagiku,kamu tahu aku tidak akan pernah diam jika kamu menyakitinya."ancam Zi pada Ben.
"Kamu tenang saja Zi aku tidak akan pernah mengecewakan dia, kamu tahu bukan aku sangat mencintainya selama ini."
"Makanya kamu jaga dia baik-baik jika jidak mau berurusan denganku Ben. "
"Baiklah aku akan selalu pegang ucapanku Zi,aku tidak akan membuat kamu kecewa padaku."
"Bagus kalau kalau kamu tahu itu Ben."
"Aku akan selalu mengingatnya Zi."
__ADS_1
Zi dan Semua keluarganya Saat ini berkumpul dan keluarga Zafira untuk menetapkan hari dan tanggal pernikahan mereka nantik.
"Bagai mana Nak Zi kita sudah menetapkan bulan depan Kerena Nak Givan sudah menunjuk hari dan tanggalnya dihari pernikahan kalian nantik."ucap Calon martua Zi itu.
"Aku mengikut kata kakak Givan saja buk karena Itu sudah hari dan tanggal yang bagus untuk kami menikah."Jawab Zi krena sebelumnya sudah disiapkan Zi dan Givan Jauh hari.
" Naguslah Nak Zi kamu setuju dihari itu,kita tingal mempersiapkan Pernikahan kalian di bulan depan."
"Terimakasih buk sudah menerima pinangan ini."ucap Zi pada Calon martua nya itu.
" Bukan Ibu yang menerimabya Nak tapi Zafira." ucap Ibunya Zafira dengan senyuman.
"Terimakasih sayang sudah menerima pinangan aku."
"Sudah Jangan bahas ini lagi."ucap Zafira sedikit malu.
"Jangan malu seperti itu,kamu tambah manis saja sayang."rayu Zi pada Zafira
"Ahhh dasar anak nakal gak lihat-lihat tempat ya kamu,disini bukan kalian berdua saja ada kami disini Zi."ucap Naysha Kesal pada Adik nya itu.
"Kakak apaan Sihh menganggu saja."
"Kalau mau romantis-tomatis nantik saja setelah kalian menikah."
"Gak nada yang larang kamu Zi."sambung Givan lagi.
"Kakak cemburu ya gak bisa bucin tu sama istrinya."ejek Zi pada Givan.
"Zi lihat saja kamu itu sudah mulai bucin sama Zafira apalagi nantik kalau sudah nikah nantik bisa-bisa kamu tidak bisa berkutik entar."balas Givan Pada Adiknya itu.
"Aku bukan kamu kak yang bisa seperti itu."Ucap Zi tidak mau kalah.
"Hai kalian berdua kok jadi besitegang kayak gini,Mas jangan lanjutkan lagi, kalau kamu tidak mau tidur diluar."Ancam Naysha pada suaminya itu.
"Rasain,,ucap Zi pada Givan.
"Aduhhh sayang kok main cubit saja."ucap Zi meringis kesakitan.
"Sudah Zi kamu juga sama saja, tidak mau mengalah sama Kak Givan."
"Kapok kamu Zi kenak juga amuk Calon istri dong."ucap Givan Mengejek sabil ketawa kecil pada Zi.
"Mas"
Akhirnya kedua pria saling megejek itu diam saja karena Naysha sudah melihat mereka berdua dengan tatapan tajam padanya.
"Zi kamu lihat Singgah betina itu mau mangamuk, sebaiknya kita diam saja kalau kita tidak mau diterkamnya.
__ADS_1
************