
Naysha dan Zafira saat ini Lagi memasak didapur rumah orang tuanya Zi saat ini, dan juga ada Buk Carlah mertua Zafira saat ini yang membantu mereka menyiapkan Makan malam mereka pertama kalinya berada dirumah orang Tua Zi saat ini.
"Kamu Sangat Pandai memasak ya Zafira?"ucap Buk Carlah pada menantu nya itu.
"Tentu Buk, kerena Dia dia pemilik caffe yang banyak dikenal oleh kalangan anak mudah di kota ini Buk."ucap Naysha pada Ibu carla.
"Ohhh pantasan kamu itu pandai Masak."ucap Bik kalah senang pada menantunya itu.
"Tidak segitunya Ma,aku juga memiliki Sheff masak setiap caffe aku."ucap Zafira dengan sopan.
"Nak Naysha juga pintar masak, lihatlah kalian berdua itu kompak, ibu saja tidak bisa melakukan ini secepat ini Nak."ucap buk Carlah melihat kedua wanita mudah itu masak dengan cekapan.
"Tidak gitu juga buk,aku hanya bisa masak biasa saja tidak seperti Zafira jagok masak apa saja." kata Naysha apa adanya.
"Kok aku sih kak,selama ini bukan kah kakak yang sering mengajarkan aku masak,menu yang ada di caffe ku itu semua dari aku pelajari dari kakak semua." ucap Zafira pada Naysha.
"Ibu bangga pada Kalaian berdua, kalian ini memang wananita hebat yang ibu temui."ucap Buk Carlah pada mereka berdua.
"Terimakasih buk pujian ibu untuk kami."ucap Naysha.
Setelah siap memasak semua makanan itu , Naysha menata dimeja makan saat ini dan Dibantu oleh Zafirah meletakan piring dan jelas di meja itu.
"Kak sebaiknya kakak pangil semua orang diluar untuk makan malam ini sudah siap kak!! "ucap Zafira pada Naysha.
"Baiklah, kakak akan pangil mereka semua untuk makan malam."ucap Naysha kekuar dari ruang makan itu.
Naysha menangil Suami dan adiknya itu untuk makan malam dan juga pak Hartawan dan istrinya saat ini.
"Ayok Pa, kita makan!!Ajak buk Carlah pada Suaminya itu."
"Kamu Pergilah dulu aku akan membawa Mama makan malam sama kita."ucap Pak Hartawan pada istrinya itu.
"Baiklah,ucap Buk Carlah melangkah kemeja makan tidak jauh dari tempat mereka duduk.
"Pa biar Zi saja yang Bawak Nenek kemeja makan, Papa Bisa duluan Saja."ucap Zi meningalkan paka Hartawan dan Zi masuk kekamar Nenek Kita.
"Nek kita Makan malam dulu Yok!! Ajak Zi pada Nenek Kita.
"Bantu Zi Nenek untuk naik lagi kekutrsi roda."kata Sang Nenek.
Zi mengangkat Nenek kita ke kursi roda yang saat ini, dan Zi mendorong kursi itu kemeja makan saat ini, semua keluarga besar itu sudah berkumpul semuanya.
"Ayok Ma kita makan."ucap Carlah mengambilkan nasih untuk Mertuanya itu.
__ADS_1
"Mama Mau Sup Ayam itu saja Nak, pasti itu Zafira yang masak."ucap Nenek senang jika masakan Zafira sering dibawakan oleh zi kepanti untuknya itu.
Naysha yang dekat dengan Nenekpun megambilkan Sop kesukaan Nenek, setelah itu Mereka makan dengan hening dimeja makan itu, kerena makan malam saat ini beda dari bisanya, membuat Pak Hartawan Dan istrinya itu senang sudah bisa berkumpul seprti ini bersama Putra dan menantunya.
Setelah siap makan mereka semua berbincang Sebentar setelah itu mereka semua kemabli pulang kerumah masing-masing saat ini.
"Zi apa Perasaan kamu saat ini ? Tanya Givan Pada Adiknya itu.
"Aku bahagia kak bisa dipertemukan kembali Dengan orang tuaku."ucap Zi diselah dia mengemudikan mobil untuk kembali pulang kerumahnya itu.
"Kakak juga senang kamu itu bisa hidup Bahagia Zi,Kamu bisa dengan cepat menerima ini semua."kata Afiyah.
"Tidak ada alasanku untuk tidak menerima mereka kak, itu bukan kesalahan mereka."ucap Zi menjawab kata-kata kakaknya itu.
"Kamu masih beruntung Zi bisa dipertemukan kembali dengan orang tua kandung kamu, lihatlah teman-teman kamu yang kain saat ini sampai sekarang mereka tidak dapat menemukan titik terang keberadaan orang tuanya mereka, lihat Ben dan Safitri mereka tidak seberuntung kamu Zi."ucap Givang apa adanya.
"Kak kenapa Selama ini kakak meyemuyikan semua bukti itu padaku, pada hal ada kalung dan bukti lain saat itu aku ditingalkan didepan pagar panti itu saat kecil? Tanya Zi pada Giva.
"Kakak tidak ingin kamu tahu Zi saat itu kamu baru sangat kecil untuk mengetahui itu, kakak takut kamu akan mencari orang tua kamu saat kamu masih pelajar . "jawab Givan Pada Zi.
"Mungkin benar juga kak, jika aku tahu pasti aku mencari tahu lebih awal."Kata Zi
"Kakak tidak mau melihat kamu masih belajar saat itu terganggu oleh itu semua, kakak sepakat dengan buk panti jangan memberi tahu kamu tentang ini semua, tapi nasib kamu yang baik,kamu dapat dipertemukan dengan Nenek Lita, adalah nenek kamu sendiri."ucap Givan
"Itu semua tidak usah kamu bilang Zi, kamu itu adik kami, jangan pernah lagi bicara seperti itu."ucap Naysha.
"Baiklah kakaku sayang."ucap Zi oada Naysha.
" kamu ini sudah punya istri masih saja suka manja pada istriku."sungut Givan Pada Zi.
"Kamu itu tidak bisa melarang aku kak,kerena aku dari kecil sudah seprti ini, sudah dimanjain sama dia, jadi jangan salahkan aku atas semua ini." jawab santai Zi pada Kakaknya itu.
"Kamu ini Betul-betul membuta aku kesal saja."ucap Givan yang ada disebelah nya itu.
Tidak lama Mereka sampai dirumah Givan, Zi menurunkan Givan didepan gerbang rumah nya itu dengan istrinya Naysha saat ini lagi turun dari dalam mobil Zi.
"Sampai jumpa besok kak, aku juga ingin main lato-lato lagi dengan istri ku."ucap Zi asal.
"Apa sih Mas,ucap Zafira pada Zi.
"Silakan lanjutkan permainan lato-lato kalian itu,karenan pengantin baru pasti nagihlah."ucap Naysha.
"Betul iyu Kak."ucap Zi tancap Gas memasukan mobilnya itu kedalam pekarangan rumahnya itu yang ada didepan rumah Givan.
__ADS_1
"Fira Kamu persiapkan tu diri kamu gempur Zi lagi."sorak Naysha sambil Ketawa oada Sepasang suami-istri itu.
"Kamu jika ingin seperti kami silakan coba main lato-lato sama Kak Givan Saja."balas Sorak Zi pada Ornga yang ada diseberang sana.
"Sudah kita Masuk. "ajak Zafira pada Zi kerena dia sudah sangat malu oleh Givan dan Naysha.
"Kenapa Harus malu sayang,itu sudah terbiasa bagi kami Fi."ucap Zi pada istrinya itu meyelonong masuk kedalam tidak mau mendegar ucapan Zi lagi.
"Aduhhh,,dia merajuk lagi!!! bagaimana bisa main lato-lato jika kayak begini."ucap Zi mengejar istrinya itu naik ke lantai atas untuk kekamarnya itu.
Zi melihat Zafira lagi masuk kekamar mandi untuk membersihkan dirinya itu, dia tidak mau membuang-buang Waktu,Zi juga ikut masuk kedalam kamar mandi itu.
" Hai kenapa malah ikut kamu Kesini Sih Mas?"ucap Zafira Kaget
"Aku ingin mandi sama kamu."ucap Zi santai memeluk istrinya itu.
"Lepas dulu aku mau melepas pakaianku."ucap Zafira pada Zi yang lagi memeluknya itu dari belakang.
"Biar aku yang bantu. "ucap Zi megecup leher istrinya itu dengan lembut.
"Jika kamu ikut mandi pasti aku gak aman lagi Mas."kata Zafira.
"Aku mengiginkan kamu sayang, sudah dua hari ini kita tidak melakukannya."ucap Zi lembut pada Istrinya itu.
"Kamu itu selalu bikin aku kesal, kamu selalu menganggu aku mandi." Ucap Zafira pada Suaminya itu.
"Tapi kamu sukakan dengan lato-lato aku ini?"ucap Zi pada Istrinya itu.
"Kamu ini ngasih nama yang aneh-aneh saja."ucap Zafirah ingin ketawa kerena lucu baginya *Zi menyebut benda pusakanya itu dengan lato-lato.
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣thor ikut ketawa juga Ya Zi.
Malam itu terjadi kembali permainan ranjang itu oleh kedua orang yang sedang dimabuk cinta itu, dan masih pengen pegennya.malam itu terasa panas seluruh ruangan Kamar itu menyaksikan permainan suami-istri itu diatas ranjang yang sedang bergulat dengan goyang pingul Zi saat ini, membuat Zafira tidak bisa beristirahat untuk sebentar saja kerena Zi selalu megempurnya habis-habisan Malam indah buat mereka berdua.
Dengan nafas dan keringat membasahi tubuh mereka berdua saat ini Zi tumbang juga di samping istrinya itu.
"Terimakasih Sayang kamu sudahh membuat aku puas malam ini."ucap Zi menciun bibir istrinya itu kembali.
"Aku Sangat Capek Mas,biarkan aku untuk beristirahat sebentar saja,aku sudah sangat capek."ucap Zafira saat ini.
"Tidurlah aku tidak akan memintanya lagi."ucap Zi tersenyim pada istrinya itu.
Mereka berdua sudah melewati malam panjang berdua saat ini yang sudah sama-sama merasa lelah saat ini, tidak butuh lama buat mereka menejamkan mata saat ini, Zi dan istrinya itu sudah masuk kedalam dunia mimpinya itu.
__ADS_1
***************