I LOVE YOU MY FRIENDS.

I LOVE YOU MY FRIENDS.
Kecewa Atas Sikap Mamanya


__ADS_3

Zi sangat sedih kenapa Mamanya tega melakukan ini pada istrinya sendiri,selama ini Mama baik pada zafira hanya di depannya saja, tidak jika dibelakangnya.


"Mas sudah jangan seperti ini, mungkin saja Mama Berbuat gini kerena aku belum bisa memberikan dia cucu."kata Zafira lembut pada Suaminya.


"Jadi kerena ini alasan kamu selama ini, selalu takut tidak akan memiliki Anak, kerena Mamaku sering megacam kamu sayang."kata Zi baru tahu kebenarannya.


"Ya!! "


"Jangan Takut, aku kan selalu bersama kamu, aku akan kembali lagi pada Zi yang dulu,yang tidak memiliki orang tua, hanya seorang kakak saja yang aku punya, Tidak seperti mereka tidak pernah menghargai aku anaknya, aku tidak bisa mereka meguasai diriku seperti ini."kata Zi sedikit Sedih dan rasa kecewa pada orang tuanya saat ini.


"Kamu gak boleh berkata seperti ini Mas, walaupun mereka tidak baik, tapi itu adalah orang tuanya kamu."kata Zafira mengingatkan suaminya itu.


"Aku tahu Fi, tapi aku gak bisa diam saja sikap Mama sunguh keterlaluan pada kamu." kata Zi pada Istrinya itu.


"Aku gak apa jika disakiti Mas,jika mereka bisa senang."kata Zafira menatap Suaminya itu.


"Termasuk aku harus menikah dengan orang lain,apa yang diinginkan oleh Mama?"kata Zi cepat memotong kata istrinya itu.


"Ya,, jika itu yang membuat Mama senang."kata Zafira tersenyum pada Zi.


"Jagan gila sayang,aku tidak semudah itu menikah kerena keinginan Mama, harus menyakiti hati istriku."kata Zi kesal pada pada istrinya itu yang lagi menatapnya.


"Aku cuma bercandan Mas,mana mau aku kamu madu,bodoh kali jika aku mengalah demi wanita gak tau malu itu."ucap Zafira Memeluk suaminya itu dengan cinta.


"Aku sangat mencintai kamu, jangan perna lagi kamu berkata seperti ini."kata Zi megecup bibir manis istrinya itu.


"Hallo Paman,Alfa menganggu kalian."ucap Alfa santai duduk di samping Zi yang lagi memeluk istrinya itu.


"Ini kamu kebiasaan jika masuk gak salam dulu, main meyelonong suka hati kamu Al."kesal Zi pada Keponakannya itu.


"Sudahi dulu mesra-mesranya, natik saja sambung dikamar."kata Alfa Santai.


"Ya sudah, kalian lanjutkan saja pembicaraan kalian Aku Naik dulu kekamar Ya."ucap Zafira pada kedua Orang sedang duduk itu.


"Bibik kok cepat Kali masuk, nantik kenapa sih." kata Alfa


"Aku sangat Lelah hari ini Al, kelian saja ya yang berbincang disini."kata Zafira Masuk kedalam kamarnya.


"Kalian ini gak asik,aku tingal sendiri gak ada teman jika dirumah,sepi semenjak kamu nika Paman."kata Alfa pada Zi.


"Makanya kamu Nika, cari tu gadis yang kamu bisa nikahi, jangan gadis ingusan itu juga yang kamu tunggu, masih lama."kata Zi santai.

__ADS_1


"Aku ingin menunggunya Paman, sebentar lagi dia tamat SMA,nungguin dia tamat kuliah gak apalah cuma beberapa tahun saja."kata Alfa.


"Kelamaan, keburu tumbuh tu uban dikepala kamu Al." kata Zi dengan santai.


"Aku belum seperti itu paman,aku masih jauh umurku dari paman."balas Alfa santai


"Bunda kamu lagi ngapa Al, kok dari rasa paman gak lihat. "


"Ngpain lagi kalau gak, bikin kue percobaannya,makanya Alfa lari kesini dari pada disuruh nyoba lagi makanan manis itu."ucap Alfa malas.


"Tapi kok paman pengen makan itu kue kakak ya.!! "kata Zi tiba-tiba Saja ingin makan kue bikinan Naysha.


"Biasanya Paman gak suka."kata Alfi melihat Zi.


"Kita kesana Al,Paman ingin makan kue bikinan bunda kamu."ucap Zi megajak Alfa.


Kedua pria tampan itu masuk kedalam rumah besar Givan Dan Naysha yang ada diseberang rumahnya itu.


"Hai Kak,lagi bikin kue ya."sapa Zi pada Naysha.


"Zi,Kamu disini, pas kali ni kuenya masak, kamu ingin mencoba kue ini Zi?"kata Naysha.


"Baguslah jika gerti, ucap Zi cepat.


"Masih panas Kak, masak disuruh makan."ucap Zi.


"Ya ditiup dulu Zi."sahut Naysha sambil mencuci tangannya.


"Tumben kamu datang kesini, gak ngelonin istri kamu Dirumah."kata Givan tiba-tiba datang dari ruang kerjanya.


"Aku lagi ingin makan kue kakak,sudah lama aku gak Makan yang manis-manis itu.kata Zi menujuk kue yang ada diatas meja makan itu.


"Kak aku boleh mintak bikinin jus alpokat tapi kamu yang bikin."ucap Zi manja pada Naysha.


"Enak saja kamu nyuruh istriku, kamu sudah punya istri mintak bikinin sama dia dirumah nantik." ucap Givan Suka kali berdebat dengan Zi dari dulu.


"Tapi aku pengen kakak yang bikin Kak."kata Zi lagi.


"Kamu ini kenapa Zi, kok tingkah kamu itu seperti orang ngidam saja."kta Naysha asal.


"Mungkin lagi ngidam kak."celetuk Zi pada kakaknya itu.

__ADS_1


"Zi juga gak tahu Kak seminggu ini Zi gak bisa makan, selerah Zi hilang, lihat makanan yang terhidang dimeja makan ,mekihatnya saja Zi sudah mual."kata Zi


"Apa benar Zafira lagi hamil Zi?"


"Zi juga gak Tahu Kak."kata Zi santai.


"Makanya kamu priksa, coba kamu beli stecpek diapotik sana."kata Givan lagi.


"Tapi bikinin Zi jusnya dulu."kata Zi


"Apa kakak waktu hamil Alfa kak Givan juga kayak gini ya."kata Zi lagi.


"Gak,, kata Givan cepat.


"Kamu tahu kayak mana nasib kita saat dia hamil Alfa,kata Givan mengigat Zi disuruh Naysha waktu itu berdandan seperti perempuan seharian.


"Jangan ingat itu lagi kak,Aku sungguh malu jika nasibku sial hari itu."kata Zi terseyum.


"Semoga saja Zafira betul hamil Zi." kata Naysha Pada Adiknya itu.


"Aku juga berharap seperti itu kak, jika tidak Mama tidak akan pernah diam untuk mengatur hidup dan rumah tangga Zi kak."kata Zi lemas.


"Kenapa Zi?"kata Givan paham saat ini yang sedang disembunyikan kesedihannya.


"Mama tadi bertengkar dengan Zi, pas makan malam dirumahnya,dia selalu menekan Zafira selama setahun ini, agar Zafira mau bercerai dengan Zi, agar Zi bisa menikah dengan Gadis pilihan Mama." jelas Zi


"Ada alasan lain Mama kamun berbuat Seperti ini Zi?" kata Givan


"Kerena Anak Kak, Zafira belum bisa mengasih keturunan dan pewaris untuk mereka, jadi itu Mama menekan Zafira selama ini, tadi tidak segaja mendegar perdebatan mereka dan melihat kelakuan Mama sama istri ku sagat buruk."ucap Zi kecewa.


"Lalu apa Yang terjadi?" kata Naysha lagi.


"Mama menarik Zafira dengan sangat benci pada istriku,Juga dengan gadis yang akan di jodohkan dengan Zi."


"Kamu yang sabar ya Zi menghadapi ini."kata Givan.


"Aku lebih baik hidup seperti dulu lagi Kak dari aku pada aku Di sulitkan seperti ini, sebaiknya Zi jadi diri Zi sendiri, tampak orang tua kak, cukup cuma kakak Zi punya."kata Zi tidak samangat.


"Kamu gak boleh seperti ini Zi,mungkin Mama kamu lagi khilaf Zi, melakukan kesalahan ini, masih ada yang menyayangi kamu seperti Nenek dan Papa kamu."kata Naysha menenangkan Adiknya itu.


"Entahlah kak Zi sangat kecewa Dengan Mama, Zi gak sangka saja Mama seperti ini.kata Zi lagi.

__ADS_1


Naysha paham kesedihan Adiknya itu saat ini, sangat Meyulitkann Zi dengan Sikap Mamanya.


*********#;


__ADS_2