
Pagi ini Zi akan berkunjung dulu kerumah sakit untuk melihat keadaan Safitri baru setelah itu dia lansung menuju perusahaannya,kerena ada miting dengan rekan bisnisnya diperusahaan yang bekerja sama dengannya.
Zi bejalan di Koridor rumah sakit itu menuju ruangan inap Safitri adik angkat yang sama sepertinya sama dibesarkan di panti..
Masik dengan megetuk pintu sebelum masuk,Zi melihat Safiri lagi duduk betsandar di sandaran tempat tidur itu.
"Asalamualaikum."ucap Zi
"Walaikumsalam"jawab Ben dan Safitri bersamaan.
"Ka Zi ayok masuk kak."ucap Safitri pada Zi.
"Bagaimana kabar kamu Sa,apa sudah agak baikan? "tanya Zi pada Safitri.
"Alhamdulillah kak,aku sudah mulai baikan kak,kalian berdua tidak usah terlalu kawatir pada ku,aku sudah tidak apa-apa."
Jawab Safitri.
"Syukurlah jika kamu sudah baikkan."balas Zi dengan senyuman melihat Safitri sudah agak baik dari semalam.
"Ben kamu gak mandi-mandi ya dari semalam pake baju itu saja aku lihat."
"Belum sempat dodol,bentar lagi aku akan mandi aku mau cari sarapan pagi dulu keluar."ucap Ben pada sahabatnya itu.
"Tidak usah,aku sudah pesan bentar lagi ada kurir antar makanan untuk kalian berdua, kamu pokus jaga Dia saja. "ucap Zi santai pada sahabatnya itu.
"Ya sudah,terimakasih bayak kamu masih ingat aku belain serapan."ucap Ben pada Zi.
"Ahh dasar kamu ini Ben gak tahu aku saja kamu selama ini." ucap Zi tersenyum.
"Ya sudah aku harus keperusahaan karena jam Sembilan pagi ini aku ada miting,jadi aku tinggal dulu yan Ben."ucap Zi pada Ben
"Ok,, aku mengerti kamu itu orang sibuk Zi,selakan pergi."usir Ben Bercanda.
"Safitri kakak tingal dulu ya, cepat sehat."ucap Zi merusap kepalah Safitri seperti adik sendiri.
"Terimakasih kak Zi kamu telah meyepatkan kesini untuk melihatku."ucap Safitri pada Zi.
__ADS_1
"Ya" ucap Zi menigalkan ruangan itu.
Ben dan Safitri hanya melihat Zi pergi dari ruangan itu,Safitri terseyum pada Ben setelah zi pergi.
"Ada apa kamu tersenyum seperti itu padaku Sa?"tanya Ben pada Safitri.
"Aku hanya melihatmu kak,masa aku tidak boleh tersenyum padamu."jawab Safitri agak sedikit kesal pas Ben.
"Aku mau mandi dulu,kamu tidak apa-apa aku tingal sebentar Sa?"
"Gak apa kak,pergilah aku hanya disini saja kak."ucap Safitri hanya menatap Ben saat ini.
"Ya sudah,kamu Jagan kemana-mana tunggu aku siap dulu baru kamu bisa beranjak dari tempat kamu itu."ucap Ben tegas.
"Emangnya aku ini mau kemana kak? tanya Safitri saat ini.
"Ya sudah aku mandi dulu.ucap Ben beranjak masuk kedalam kamar mandi yang ada diruang inap itu.
Safitri melihat Ben yang bertingkah seperti membuatnya juga kesal, hari ini dia tidak bisa melakukan apa-apa kerena Ben terlalu berlebihan padanya.
Tidak waktu berselang Kurir yang megantar makanan untuk Ben dan Safitri datang kerena Ben sedang mandi saat ini,Safiti yang menerima makanan itu.
"Baru saja aku bilang jangan tinggalkan tempat kamu Sa,nantik terjadi apa-apa dengan kamu lagi siapa yang akan repot." repet Ben pada Safitri saat ini lagi melihat kearah Ben yang lagi berbertelajang dada dengan memakai handuk didepannya.
"Kak mandi dulu bersihkan tubuh kamu itu dulu,lihatlah kerena ulah kamu mataku ternoda melihat tubuh kamu itu."ucap Safitri kesal pada Ben.
"Santai saja Sa hanya kita saja disini."ucap Ben sedikit megedipkan matanya pada Safitri saat ini lagi menatapnya.
"Dasar kamu ini."ucap Safitri sambil melempar bantal pada Ben.
"Ap tidak kenak Sa,kamu akan terbiasa setelah ini melihatku seperti ini,kerena beberapa bulan lagi aku bisa membawa kamu kemana aku pergi."ucap Ben pada Safitri.
"Sudah kak,pergilah mandi kita serapan aku sudah sangat lapar.ucap Safitri pada Ben.
"Ya sudah tunggu aku."ucap Ben kembali masuk kedalam kamar mandi itu,tidak sampai 10 menit Ben selesai mandi kilat nya itu siap dengan stelan santai yang dipakainya saat ini kerena dia tidak bekerja hari ini,Ben cuti seminggu ini untuk menjaga Safitri.
"Ayok kita Makan dulu Sa,jika kamu sudah agak baikan,sebaiknya Kita bisa mintak pulang saja karena aku kurang nyaman dirumah sakit ini menjaga kamu." ucap Ben pada Safitri.
__ADS_1
"Memang aku bisa pulang kak ? " ucap Safitri pada Ben.
"Bisa saja jika kita bilang baik-baik pada dokter yang menangani kamu."ucap Ben meyuapakan makanan pada Safitri.
"Kak aku bisa sendiri makannya gak usah berlebihan seperti ini padaku,aku sudah agak baikkan."ucap Safitri menolak suapan dari Ben..
"Kamu menolak ku Sa hari ini aku bisa seperti ini pada mu,belum tentu besok-besok aku bisa megurus kamu seperti ini,jadi nikmati apa yang aku buat untuk kamu hari ini."ucap Ben terseyum pada Safitri saat ini.
"Baiklah kalau kamu tetap memaksaku kak."ucap Safitri menerima suapan dari Ben.
"Gitu dong,sebentar lagi kamu akan aku jadikan istriku jadi jangan pernah kamu menolak apa yang aku berikan untuk kamu Sa,Aku berjanji akan membahagiakan kamu untuk keluarga kita kelak."ucap Ben sungguh-sungguh menatap Safitri dengan rasa sayangnya itu.
"Apa kamu sungguh-sungguh dengan ucapan kamu itu kak?" ucap Safitri ingin tahu lagi apa apa Ben betul-betul mencintainya.
"Sa aku tidak pernah berbohong selama ini pada kamu,Apa aku seperti pengbohong terlihat dimatamu ?"
"Tidak."ucap Safitri menatap mata Ben dengan senyuman manis itu.
"Apa kamu ragu dengan aku Sa?"
"Tidak kak,aku hanya ingin tahu apa kakak itu benar-benar meyayangiku atau tidak."ucap Safitri.
"Selama ini aku sangat meyayangimu,aku tidak bisa lepas dari kamu Sa,aku sangat mencintai kamu, percayalah padaku."ucap Ben serius kali ini pada Safitri.
"Ya,, aku percaya kak kamu itu sangat meyayangiku selama ini,jadi aku akan ikut kata kamu mulai hari ini,terimakasih kamu sudah menjagaku selama ini."ucap Safitri pada Ben.
"Sekarang abiskan makanan ini dulu aku harus bicara pada dokter apa kamu bisa pulang hari ini,kita rawat dirumah saja,aku akan membawah kamu keapertemaenku yang ada di kota ini."ucap Ben beranjak pergi dari ruangan itu.
Ben pergi menemui dokter yang menangani Safitri,Tidak sampai satu jam Ben kembali dengan sebutan di bibir manis itu.
"Akhirnya kamu bisa pulang hari ini,tapi kamu harus istrahat total seminggu ini di tempatku Sa,kamu tidak boleh kecapean lagi karena aku tidak membiarkan itu terjadi lagi padamu."ucap Ben terseyum pada Orang yang disayanginya itu.
Tidak lama Perawat masuk keriangan itu untuk membukak impus yang ditempel di tangan Safitri.
Setelah itu Ben menyiapkan semua barang-barangnya dan sambil menatap Safitri saat ini hanya bisa duduk memandangnya.
Ben membawa Safitri pulang keapertemenya saat ini untuk sementara waktu,untuk kesehatan safitri,kerena Ben tidak mau membawa Safitri ke panti dilu karena disana pasti Safitri tidak akan beristirahat dengan nyaman.
__ADS_1
***********