I LOVE YOU MY FRIENDS.

I LOVE YOU MY FRIENDS.
Di Tempat Berbeda


__ADS_3

Zi baru saja sampai dirumah kerena pagi sekali dia sudah berangakat kepanti asuhan untuk mengajar anak-anak panti setiap hari liburnya.


"Zi kamu baru pulang ucap Givan. "


"Ya kak,,baru saja aku sampai."


"Zi apa cabang perusahaan kamu sudah siap untuk kariwan baru berkerja,dan bagai mana perkembangannya sekarang?"


"Untuk saat ini sudah kak bulan ini semua karyawan baru sudah bekerja disana dengan normal kak,perkembangan pada perusahaan baru itu baru saja di mulai kak,tergantung bagaiman karyawan disana bisa membuat perusahaan aku naik namanya.


"Apakah kamu tidak mau menghedel perusahaan itu untuk sementara kerena cabang dari perusahaan kamu itu butuh orang yang handal disana untuk perkembangan anak perusahaan kamu Zi."


"Nantik Zi akan pikirkan kembali apa Zi yang akan kesana untuk mengawasi semetara atau saja Jo saja yang aku suru kesana untuk sementara waktu,sambil mengambil mecari orang yang bisa aku tarik kesana kak."


"Itu usul yang bagus juga Zi."


"Kak,,mana kak Naysha aku gak telihat,apa mereka pergi ya kok gak dengar suaranya sih kak?."


"Lagi dibelakang Zi bersama Zafira. "


"Ohhh,lagi apa mereka disana kak? "


"Ya mana aku tahu Zi,aku dari tadi disini saja,lagian mereka itu perempuan Zi gak usah bayak ikut campur dengan urusan mereka. "


"Ada acara gak hari ini kak,kita cari angin keluar yok kak,aku juga lagi bosan dirumah."


"Ya kamu,ajak zafira sana,ngapain ajak aku Zi,aku malah enak dirumah bisa dekat-dekat terus tu sama kakak kamu yang cantik itu."


"Huuuuu dasar bucin kamu kak.ucap Zi sambil melempar bantal yang ada ditangannya pada Givan.


"Ha.... Ha.. Makanya kamu nikah zti biar kamu itu tahu rasanya nikah itu seperti apa."


"iiiiss kakak selalu menggangu aku dengan hal-hal yang gak penting itu,pas udah waktunya Zi akan nikah kak,Zi pasti secepatnya melamar zafira pada orang tuanya kak."


"Itu baru Zi,itu yang aku tunggu dari kamu Zi. "


"Kak aku pengen tanya sesuatu pada kamu,apa aku setelah menikah apakah aku boleh tinggal dirumah lain dengan istri Zi kak?"


"Kalau aku sih gak masalah Zi, hal itu tergantung Naysha, zi dia yang bisa memutuskan kamu boleh atau tidaknya,kakak kamu itu sudah sangat kesepian semejak Alfa pergi melanjutkan pendidikannya di luar negeri."


Sebaiknya kamu bilanglah baik-baik sama dia Zi, kakak takut Naysha akan bertambah sedih lagi jika kedua orang yang sangat disayangnya jauh darinya.


"Baiklah nanti diwaktu yang pas Zi akan coba bicarakan ini dengan kak Naysha."


"Apa kamu betul-betul akan menikah dengan Zafira Zi? "


"Iya kak Zi akan menikah secepatnya sama zafira,kerena aku juga gak mau lagi kehilangannya kak."


"Kakak pasti akan mendukung kamu Zi,apapun keputusan yang kamu ambil."


"Terimakasih kak atas dukungan kamu sehiga Zi bisa jadi orang perti ini. "


"Ya sudah kakak keruang kerja dulu ada sedikit kerjaan yang harus diselesaikan."

__ADS_1


"Zi juga mau mandi kak,sudah sangat gerah rasanya oleh keringat Zi".


"Pergilah sama kamu mandi habis itu ajaklah mereka berdua jalan,kerena kakak gak bisa menemani mereka hari ini."


"Baiklah aku akan bawak kedua wanita kesayanganku itu keluar hari ini."


Zi langsung naik kelantai atas untuk masuk kekamarnya,Zi mandi membersihkan dirinya setelah siap Zi memakai pakaian santai rumahannya.


Zi turun ke lantai bawah kembali untuk menyusul kedua wanita yang sangat spesial dihatinya itu,Zi ke taman belakang untuk bergabung bersama Naysha dan Zafira,Naysha yang melihat Zi datang dia langsung mayapa Zi untuk duduk bersamanya.


"Ayok sini,ngapain kamu bengong berdiri disana Zi. "


"Kalian berdua lagi ngomongin apa sih disini kok betah kali lama-lama ditaman ini?."


"Ooo no.... no... Kamu gak boleh tahu apa pembicaraan kami Zi,urusan wanita."


Ucap singkat Naysha pada Zi saat ini ingin tahu apa yang dikerjakan oleh dua orang yang ada di hadapannya saat ini.


"Tak masalah bagiku kak kalau kalian tidak mau berbagi dengan ku."


"Marah ya Zi"


Sambung Zafira pada Zi saat ini lagi melihat kearahnya.


"Gak ada yang bisa membuatku marah pada kalian berdua."


"Apa benar itu Zi,apa alasannya Zi kakak pengen segar alasan kamu tentang kami berdua."


"Kedua kakak yang selalu mengajarkan aku mana yang baik dan bukan,mengajarkan aku segala hal yang tidak mungkin orang lain dapatkan."


Ketiga Kakak selalu dihatiku tidak ada wanita yang iklas merawat dan memberikan aku kasih sayang melebihi orang tuaku,semua itu hanya dari kakaklah aku dapat semua.


"Kalau Zafira bagiku adalah wanita yang aku cinta dan aku sayangi semenjak kami masih kecil,kamu adalah kekasih dan sahabat yang selalu aku jaga selama ini,kamu berbeda letaknya dihatiku."


Ucap singkat dari Zi sehingga membuat kedua wanita di hadapan Zi menghabur untuk memeluk Zi saat itu juga.


"Terimakasih Zi kamu menarok kami dia hati kamu dengan berbeda cara Zi,aku senang Zi kamu bisa meketakan kami dia hati yang berbeda."


"Kakak juga bahagia mendegar ucapan kamu Zi,kakak sagat bahaagia Zi"diakhir kata Naysha meneteskan air matanya.


"Lohh kok malah nagis,itu benar kalian itu aku tempatkan hati ini dengan berbeda rasa kak."


"Ok,saya juga sudah mengerti Zi apa yang kamu ucapkan itu. "


"Sayang kita jalan yok,bisik Zi pada Zafira yang ada disampingnya."


"Pukkkk..."Satu pukulan sampai dibahu Zi.


"Enak saja kamu ya Zi mentang-mentang sudah punya kekasih gak tahu ada orang di sebelah kamu."repet Naysha pada Zi.


"Dasar anak nakal, dari kapan kamu mulai berani tu pakai sayang-sayang sama Zafira."


Naysha merepet Zi saat ini karena naysha merasa dicuekin oleh Zi.

__ADS_1


"Aduhh kakak kok main tepuk aja, sakit tahu kak. "


"Ha.... Ha.... Rasain kamu Zi biar kapok, makanya lihat-lihat dulu kiri kanan kalau mau pangil mesrahnya."


"Tapi gak salah kamu aku pangil kayak gitu Fi."


"Tapi aku gak suka dipangil kayak gitu Zi,aku agak risih karena tidak terbiasa dengan pagilan seperti itu Zi."


"Sekali-sekali gak apa-apalah Fi,biar nampak romantis gitu,senyum Zi pada Zafira."


"Ya sudah kalian teruskan tu bucin kalian dahulu,kakak masuk dahulu untuk mencari pujaan hatiku. "


Naysha meyelonong saja masuk karena tidak mau menyaksikan sepasang kekasih itu lagi dimabuk cinta.


Zi yang melihat naysha hanya ketawa sambil duduk di tepi kolam renang yanng ada disamping taman rumah itu.


"Zi lihat tu gara-gara kamu kak Naysha jadi meninggalkan kita disini. "


"Biarkan aja Fi,,kak Naysha pasti mengerti akan perasaan kita saat ini,kamu gak usah takut gitu."


"Benaran tu Zi,kak Naysha gak marah ya?"


"Benaran,,tenang saja kamu disini sama aku."


Zi sambil mangengam tangan zafira,yang sedang memikirkan Naysha barusan.


"Hai sudah gak usah dipikirkan lagi Fi,kak Naysha sudah gak enak saja bersama kita,kerena dia merasa segan."


"Ya sudah ini udah hampir sore Zi sebaiknya aku pulang,kamu antar aku pulang ya Zi,kasihan ibuk sendirian dirumah,mungkin saja bimbim sudah berada di caffe saat ini.


"Sebentar lagi Fi aku masih ingin bersama kamu hari ini,soalnya jarang bagi kita punya waktu lama seperti saat ini."


"Kamu ini Zi selalu ada saja alasan buat dekat samaku Zi."


"Makanya kita cepat menikah saja ya,apa kamu mau menikah denganku gak? "


"Aku tergantung kamu saja Zi,aku mengikuti saja Zi disini gak ada untungnya kita lama-lama kayak gini,yang ada dosa yang bertambah Zi."


"Benaran kamu mau menikah dengan ku Fi?


" Iya Zi bawell,ucap Zafira gemas pada Zi.


"Baiklah minggu depan kita nikah kamu mau gak?"


"Apaan kamu Zi nikah kok main gas aja,nikah itu butuh persiapan Zi,gak kayak mau mandi aja,sekali siram siap."


"Iya aku lupa,minggu depan aku dan kak naysha akan melamar kamu kepada ibumu."


"Aku akan tunggu Zi. "


Seyum kedua manusia yang sedang bahagia itu terpancar di raut wajahnya masing-masing saat ini.


*************

__ADS_1


__ADS_2