
Sore ini Zi megantar Zafira pulang karena ibunya sendiri saja dirumah saat ini,biasanya Bimbim adiknya Zafira sore hari berada di caffenya.
"Kak Naysha aku pamit pulang dulu ya,soalnya kalau sore gini Bimbim berada dicaffe,ibu pasti sendiri dirumah kak."
"Ya sudah fi, besok kamu kesini lagi main ya kalau ada waktu. "
"InshaAllah kak, aku akan usahakan meluangkan waktu main kesini."
"Zi kamu abis megantar Zafira nantik mampir sebentar dipenjual martabak dekat ujung jalan depan gang sebelah ya,martabak biasa kakak beli,sudah lama gak makan martabaknya,kakak lagi pengen."
"Baiklah nantik Zi belikan,Zi cuma sebentar saja kak megantar Zafira pulang saja,habis itu Zi langsung pulang. "
"Lamapun gak apa Zi,kakak
pasti tungguin kamu pulang, yang penting kamu gak lupa pesanan kakak."
"Ada lagi yang kakak mau,biar sekalian Zi carikan."
"Cuma itu aja Zi,kakak gak mau yang lain lagi."
"Ya sudah aku pamit ya kak."
" Kalian Hati-hati jangan gebut Zi bawak mobilnya."
"Ok kakakku sayang"Zi tidak lupa mencium pipi Naysha karena semakin gemasnya pada kakaknya itu."
"Zafira pulang ya kak,Zafira juga mencium tangan Naysha dan pipinya."
"Salam sama ibu Fi,semoga ibu selalu sehat-sehat saja."
"Ya kak."
Zi dan Zafira keluar dari rumah dengan Zi yang ada dibelakangnya.
Sampai dimobil Zi membukan pintu mobil untuk Zafira,Zi hanya terseyum kearah zafira saat zi menutup pintu mobil itu.
Perjalanan kerumah Zafira,Zi tidak bayak bicara kerena Zi pokus pada jalan. Zafirapun ikut diam melihat Zi diam.
"Kita mampir sebentar ditaman kota dulu yok,kita cari cemilan yang jarang kita makan,saolnya aku lagi pengen gemil."
"Apa kamu gak sibuk hari ini,apa gak ada kerjaan?"
"Kalau kamu tanya kerjaan pasti adalah,kerjaan itu bakal gak habis-habis tu,mau gak? "
__ADS_1
"Aku terserah kamu saja tapi gak bisa lama ya,kasihan ibuk dirumah Zi."
"Janji di kita sebentar saja,karena aku pengen nyantai aja sama kamu seperti kita masih sekolah dulu."
"Mana bisa disamakan sama yang dulu Zi kita sekarang sudah punya tangung jawab besar untuk pekerjaan kita geluti masing-masing."
"Makanya sekali-sekali kita megenang masa-masa sekolah Fi."
"Kamu itu Zi gak pernah berubah,selalu ingin dituruti semua kemauan kamu Zi."
"Ya gak apa-apa sebetar lagi kamu juga akan menjadi nyonya aziqra pratama Fi,tak semudah itu seorang wanita masuk kedalam hatiku, karena kamu sudah ada di hatiku dari kita kecil dulu."
"Jangan global Zi."Zafira teseyum melihat tingkah Zi saat ini. "
"Kok malah terseyum ada yang lucu ya denganku ? "
"Tidak ada yang lucu Zi,kamu manis saja seperti itu,aku suka dengan gaya kamu seperti itu."
"Dasar kamu ini,Mmm kayaknya kita gak ada romantis-tomantisnya ya,kayak mana kita menikah ya Fi,setiap hari kelakuan kita kayak berteman saja."
"biarin aja Zi kita romantisnya habis nikah aja,pasti itu lebih seruh."
"Apanya yang seru Fi?"
"Kita pacarannya sudah menikah saja Zi,jika kita sudah menikah kita bakal gak dosa pegen romantis-romantisan gak ada orang yang marah Zi."
Yah sudah kita batal saja ke tamannya,aku jadi malas jadinya kesana,aku antar kamu langsung pulang ya Fi. "
"Terserah kamu saja zi,cepat pulang aku malah senang,kasihan ibuk dirumah Sendirian."
"Baiklah aku akan antar kamu langsung pulang aja,lagian aku harus cepat pulang tadi Jo tlp ada imel penting baru dikirim yang belum aku cek,eee fi besok aku mau keluar kota untuk ke perusahan cabang yang baru dibukak kemungkinan aku agak lama disana,sehabis siap aku pulang dari sana aku akan melamar kamu,kamu gak apa-apa Fi? "
"Aku ikut kamu saja Zi mana baiknya saja."
Tak lama mobil yang dikedarai oleh Zi sampai dirumah Zafira,Zi turun bersama zafira,Zi megantar kedalam Zafira sekalian Zi izin pada ibu Zagira.
"Asalamualaikum buk,ucap Zafira dan diikuti oleh Zi.
"Waalaikumsalam,kamu sudah pulang nak,eeeha nak zi,ayok masuk nak."
"Iya buk,Zi gak bisa lama buk,Zi hanya megantar zafira saja,Zi langsung pamit pulang buk."
"Kok cepat nak Zi,apa tidak duduk dulu nak? "
__ADS_1
"Zi lagi buru-buru buk ada sedikit kerjaan yang harus Zi kerjakan buk,Zi pamit dulu ya buk."
"Ya nak Zi hati-hati dijalan.
Zi setelah megantar zafira kerumahnya,Zi lansung pulang dan tak lupa Zi mampir di penjual martabak yang dipesan oleh Naysha,setelah itu Zi melanjutkan perjalanan pulang kerumah,kerena bayak kerjaannya yang harus dicek sore ini.
Sampai dirumah Zi membawak satu bungkus martabak kedalam,Zi mencari Naysha yang berada diruanga tengah bersama Givan lagi nonton TV.
"Zi kamu sudah kembali kok cepat kali Zi? "Iya kak Zi ada kerjaan yang harus Zi selesaikan karenan besok zi berangkat keluar kota untuk melihat perkembangan perusahaan cabang Zi yang baru dibukak,ini pesanan kakak." ucap Zi memberikan bungkusan dan martabak yang sudah dibelikan oleh Zi.
"Terimakasih Zi kamu baik bangat hari ini sama kakak."
"Dimakan sayang jangan sibuk muji Zi saja."ucap Givan pada istrinya.
"Iiiiss kamu mas terus bikin aku kesal saja,kamu jangan mulai lagi deh cari ribut sama aku mas. "
"Apa kamu bakal lama disana Zi,pasti rumah ini bakal sunyi gak ada kamu Zi."
"Palingan cuma dua
mingguan kak,kakak bisa kekantornya kak givan jika suntuk dirumah atau kakak bisa kepanti lihat anak-anak kak."
"Itu pasti Zi,siapa lagi kalau gak kerjaan kakak kamu itu setiap hari kayak gitu. "
"Habis aku mau ngapa lagi mas dirumah,udah gak ada teman,ya ngagu kamu dikantor mas."
"Aku tak masalah sayang kamu itu datang kekantor tapi besok akan ada miting diperusahaan teman mas. "
"Tak masalah aku bisa kepanti aja besok."
"Ya sudah dimakan tu martabaknya entar dingin gak enak dimakan lo."
"Ya sudah Zi keruangan kerja dulu kak untuk meyiapkan kerjaan yang diperlukan untuk besok kak."
"Selakan Zi,kami mau melanjutkan bersantai disini saja."
Zi langsung menuju keruangan kerjanya melanjutkan pekerjaannya hari ini.
Zi selalu megigat kata-kata Naysha berjuanglah demi apa impian kamu,dan berusaha maka kamu akan menuai hasilnya kelak,itu yang selama ini Zi ingat dari kata kakaknya,sehingga dia bisah melangkah sampai ke titik ini,menjadi seorang kuat,mampan dan karir sagat cermelang seperti saat ini yang dirasakan oleh Zi.
Zi memang anak yang bertekat kuat,dia tidak mau kalah dengan kelemahannya saat ini karena dia tidak memiliki orang tua,seperti bayak temannya dimasa sekolah dulu,yang
memiliki kedua orang tua yang sangat meyanyangi mereka, sedangakan zi tidak memiliki itu dia anak yang dibuang oleh orang tuanya yang tidak megiginkannya.
__ADS_1
Hari Zi sangat berbahagia masih ada Givan dan Naysha yang membesarkan dia sehingga Zi menjadi orang yang sukses dibalik campur tanggan keluarga pratama diblakang Zi.
*************