
βBanyak senang dikantongi kala detak retak diberikan Harris J, merangkul JJS berproduktif.β
πͺπͺπͺ
Sejak kepulangan Harris J beberapa bulan, tidak ada hal istimewa melainkan retak pun canggung jelas terbentang pelupuk chatroom whatsapp gadis aksara tersebut.
Sunyi menyergapi kolom chatroom-nya.
Hanya grup Aksara for Harris J berkicau sangat brisik.
Sesekali mengelus-ngelus cover terbaru yang berkolaborasi bersama JJS, berhasil ter-riliskan sesudah kepulangan bule london itu.
Coba kek waktu itu minta biaya buat kirim antologi perdana bersama JJS di Harris J, walau pun marah yak seenggaknya masih ada harapan bisa ngobrol dengan bule itu, kan?
Kan, kan, Harris J sudah banyak kantongi duit, tidak mungkin pelitlah sama sahabat sendiri.
Konser seminggu mendatang saja di luar negeri masih bisa di tunda, masa sahabat aksaranya minta duit kaga dikasih sih? Kan, tega.
Ada getir-getir tercetak diri di sana. Ketika memotret antologi itu.
Lagi, melihat antologi itu dengan miris, hal cuma kalau sahabat rambut mie london saja tidak tahu sudah rilis.
Arg. Merutuki kebodohannya waktu itu kenapa terlalu dingin sih, hah?!
Sudahlah. Rambut mie london sudah berubah bengis bukan lagi simfoni di tawari manis.
Atau apakah masih marah karena lebih memprioritaskan kepentingan JJS dibanding kesehatan diri?
"Entah.." Tetiba saja Adinda mencetuskan diksi itu dengan spontan.
Jikalau memberitahui ke kakak menyebalkan spontan rambut mie london ikut tahu.
Lebih baik disimpan sendiri saja deh, pengen sekali kasih tahu ke Kak Renata.
Assalamualaikum, kak..buku antologiku rilis loh, kali ini sama JJS. Mau ndak saya kirimkan ke london?
"Ehe, lupa kalau duit kaga ada." Rutuk dirinya sendiri.
Waalaikumsalam, jangan pake uang ade yah, nanti kakak transfer. Mahal ongkirnya dek.
Memang kakak paling peka sudah.
Tidak lama kemudian ada notice masuk, sudah dipastikan itu transfer dari kakak translation.
"Astagfirullah .. Kak Renata memang kebiasaan dah, transfer kaga ngira-ngira." Adinda menepuk jidat ketika melihat di M-Banking.
Kak, kelebihan ini mah, nanti Dinda balikin kalau ada sisanya yah?
Pasti ..
It's okay, dek. Uang jajan buat ade. Trus berkarya dan menginspirasi orang yah. Kakak suka kamu produktif walau banyak JJSnya Harris curi vidiomu, tapi kamu masih baik sama mereka.
Hah. Membuang napas panjang, bukan berarti uang jajan sebanyak itu juga kali.
Tidak enakan. Pengen dikembalikan justru dapat penolakan halus.
Delapan ratus ribu rupiah adalah biaya pengiriman buku ke luar negeri sisanya sangat terbilang mayan beli HP satu.
__ADS_1
Huee..Kak Renata baik sekali, kenapa kasih kelebihan uang sampai jutaan gitu ke dia?
Kak, insyaallah lusa saya kirim nah, bentar malam baru packing bukunya. Makasih uang jajannya atau mau nambah novel apa lagi nih, kak?
Ping,
Tidak usah dek, Aksara for Harris J saja. Kasihan uangnya mubasir di ongkir.
Membelalak sangat kaget dong, kenapa bilang mubasir di ongkir tapi ke rekeningnya terberi cuma-cuma?!
Menggeleng tak habis pikir. Dan, Adinda meminta agar kedua orang itu jangan tahu terutama Lefan.
Eh, memang sangat peka .. Kakak sudah tahu kok, dek. Makanya sengaja juga ngirim uang jajan untuk ade :)
Katanya sih apresiasi sudah produktif setelah bobo berjangka panjang di rumah sakit, cukup mengundang tawa sipu dari gadis aksara.
Ternyata masih ada orang yang peduli dengan bola aksara terpandang sebelah mata di orang terdekat, mama dan keluarga.
Varinta sudah disibukkan oleh cita di Padang. Pun Gessa juga mulai susah di hubungi.
Hanya Renata saja tempat berbagi kisah mengenai hobi saat pondasi awal tak merestui diri menulis.
Jika sedang tak retak bersama sahabat rambut mie london, sudah dipastikan akan melantangkan sumringah pun pongah terbit di chatroom.
Sayang hanya sunyi menyergapi chat keduanya.
πͺπͺπͺ
Seminggu lagi birthdays Harris J bakal tersapa manis oleh JJS dan tentunya akan meriahkan akun instagram-nya dengan bertumpukan tag dari JJS, vidio mini, foto maupun caption akan bertebaran.
Adinda hanya tersenyum miris.
Haha. Malas mengurusi wajah seperti cuaca, berubah-ubah tak tentu arah.
Lebih baik memproduksikan bakat JJS, sudah terlihat kok pasti akan banyak fans-nya partisipasi di project birthdays yang sedang terencakan oleh Adinda.
Sekilas info, saat ini Adinda sudah mengganti grup Aksara for Harris J ke Project Birthdays lalu mengundang ulang JJS sempat out dari sana.
Oh yah, be the way semalam sulit memejamkan kedua mata karena memotret ketakberuntungan JJS serahkan kado ke idolanya, jika datang konser ke tanah air.
Di tambah sebagian dari mereka tidak mengerti buat vidio kreatif.
Jadi, terbitlah sebuah ide project birthdays berupa tulisan.
Bismillah. Dengan satu kalimat itu terucap dalam batin, semangat kembali memompa rongga-rongga mimpi sempat tertampar oleh realita keterlukaan juga batas sampai, lewat project birthdays tersebut.
Semoga mendapati simfoni-simfoni manis.
Ini grup apa?
Sempat ada tanya terbit dalam grup. Hanya senyum diperlihatkan, sudah tidak sabar sekali untuk ngajak mereka berkarya lagi.
Terima kasih untuk admin yang sudah kasih masuk aku ke dalam grup. Be the way project apa
yah?
Ping,
Maaf..project buat apa yah? Sori saya left terlalu banyak grup.
__ADS_1
Melihat hampir semua JJS left, segera bergabung sebelum semuanya benar-benar hilang tak tersisa.
Hallo guys..tahan dulu yah, jangan keluar dulu. Saya mau ngajak kalian buat project dengan
saya. Sebentar lagi kan birthdays Harris J. Bagaimana nanti kita buat project dengan kado
beda?
Tanpa menunggu waktu panjang, sudah mendapati balasan ..
Menulis lagi kak? Jangan nulis lagi dong kak, soalnya saya tidak berbakat. Buat project vlog
vidio aja kak.
Ada yang protes tidak mau menulis lagi tapi ingin buat vidio, kreatifitas yang sudah biasa tersapa bola mata Harris J di akun media sosialnya.
Belum ada kan yak dari JJS memberi kado berupa buket diksi? Hanya vidio mini atau design foto.
Come on, kali ini Adinda menginginkan kado berbeda yakni buku antologi, menerbangkan balon berupa puisi juga capcake menjelma cerbung. Dengan begitu mengaromakan perjuangan tak sia-sia.
Benar kata Kak Renata harus memberikan inspirasi ke mereka walau tahu luka di beri jangan balas benalu.
Harris J juga menyukai aroma larik yang tak melulu di sajikan sebuah vlog vidio atau pun foto.
Rizka : Wah..buat buku lagi kak? Siap! Semoga Rizka bisa ikut.
Lalu mendiskusikan mengenai antologi itu mau dalam versi inggris atau indonesia ke JJS dalam grup project birthdays.
Adinda : Kan temanya birthdays, gimana kalau kita ngeprank anak bule itu aja? Namanya
juga hadiah kan harus berusaha untuk translet iyek kan? Gimana nih dengan pendapat JJS
lain? Karena ini usulanku sih, nggak tahu dengan JJS lain.
Mendapati respon bervariasi ada yang mengatakan translet ke inggris saja, karena kasihan antologi setebal itu kudu di translet lagi kalau cetak versi indonesia. Juga mereka takut apa yang ingin disampaikan tidak tercapai ke Harris J, tidak di baca sungguh-sungguh.
Kasihan?! Haha..dia saja datang pas jenguk saya, tunggu ada apa-apa baru perhatian. Dasar..bule jahat! Gumam Adinda dengan ketus.
Ada sebagian JJS menyetujui pendapatnya ..
Kan..Bang Jey sering banget tuh ngeprank JJSnya. Nah sekarang waktunya kita dong, Jey? Prank bilang mau nikah, tahu-tahunya bohong. Dasar..anak bule.
Adinda hanya senyum-senyum geli bacanya. Memang pada dasarnya sahabat berambut mie london senang menjaili orang apalagi JJSnya.
Ok. Lagi asyik membahas project birthdays, tak bohong kalau banyak mengantongi bahagia juga senang setelah tahu Harris J hilang kabar.
Seperti penawar terbaik usai kehilangan sosok hangat menjadi bengis.
Duh, lagi deh buat greget ketika sebagian JJS out dari grup.
Adinda : Okay, batas pengumpulan akhir bulan April yah! Bagi yang sudah ikut, nanti dikasih
sertfikat juga.
Mendapati banyak respon sangat antusias dari JJS pun rasa kesal menguap beberapa detik.
Gadis aksara itu juga bosan mendapati respon tembak iri sesama fandom, padahal idola mereka adalah seorang ramah yang jauh dari namanya sorot intimidasi juga pendendam.
Semoga .. Harris J tidak memberikan sebuah diksi keki kala mendapati kado beda dari fans lain. []
__ADS_1