Ikanaide

Ikanaide
Lagi, Jatuh di Penginfusan


__ADS_3

"Huaa..ternyata bukan senang melainkan kerepotan diri mengurus semua hingga tak sadar limbung juga kan?"


🪐🪐🪐


Alhamdulillah. Sudah banyak sekali naskah JJS masuk dalam chatroom pribadi Adinda.


Tak tanggung-tanggung ada yang bahkan kirim karya berbentuk foto, "bagaimana saya copas kalau harus ketik manual lagi di laptop?" Kesal Adinda.


Sudah dijelaskan dalam grup sebelum pengumpulan karya, diketik bukan screenshoot.


Duh, kudu sabar menghadapi mereka yang memang benar-benar tidak mengerti. Harus perulangan jelaskan, supaya karya itu di kirim lebih bagus dibanding sebelumnya.


Mengusap dada, "sabar..sabar, Din." Walaupun sebenarnya pengen makan orang-orang yang ada dalam grup, sudah buat nafsi kesal.


Sedari tadi hanya mantau naskah-naskah itu dalam laptop, belum memiliki semangat ngerjainnya melainkan ..


Guys .. Tolong kirim biodata kalian yak, kalau mau pakai foto juga bisa.


Banyak sekali yang merespon ada biodata menggelitik perut gadis aksara, sebab tulisan ingin sekali disampaikan ke bule london.


Ok, tak dipermasalahkan melainkan menunggu beberapa JJS belum mengirim biodata.


Sejak melihat sederet caption tertuju pada Harris J, tetiba saja ada semangat membara mengerjakan naskah mereka.


Padahal ada tugas kuliah, masih bisa terhundle seorang diri.


Beberapa hari kemudian ..


30 April 2018, lagi terjatuh di penginfusan yang membuat nafsi semakin menggerutu tidak bisa mengejar deadline pun ulang tahun Harris menghitung jari, akibat tubuh semakin melemah mengurus project gift birthdays tanpa melibatkan JJS satu pun.


Duh, kalau Lefan tahu bakal marah besar ditambah tersampaikan pesat di daun telinga Harris J.


Uh..semakin memanas sudah kalau hal itu terjadi.


"Tidak! Jangan kasih tahu biar sedikit pun. Karna Kak Lefan paling peka." Padahal pen manja-manja sama dia baru, imbuh Adinda dalam batin.


Adinda menginfokan bagi JJS belum mengirimkan baik itu karya pun biodata, segera mungkin dan belum bisa mengejar deadline selesaikan semua naskah mereka dikarenakan sakit.


Tetiba ..


Gws kak dinda


Semoga lekas sembuh


Banyak istirahat kak.


Mendapati rentetan chat sweet dari salah satu JJS, Bekti.


Syukron dek❤


Hehe tau aja, kalau kk gak banyak istirahatnya.


Mendapati respon yang cukup buat kedua pipi menjadi blush on, tersipu malu ..


Kan mungkin kak dinda buat project itu banyak


Terus kuliah juga


Pasti capek lah kak


Tapi bekti kagum sama kakak

__ADS_1


"Ris, coba kalau kamu tidak marah, pasti senang kan ada segelintir JJS-mu bilang kagum ke saya?" Eh, teringat lagi sama bule menyebalkan.


Aha. Punya ide cemerlang, bagaimana kalau kasih tahu ke mereka dalam chatroom grup whatsapp, tahun depan saja diriliskan antologi itu? Dan, lebih menariknya lagi, bakal ada dua antologi, kumpulan puisi satunya lagi kumpulan cerpen dan cerbung.


Mayan tuh tidak membebankan ongkir juga ke mereka.


Secepat itu kah mendapati respon baik oleh JJS dalam grup?


Cukup memacu semangat Adinda dalam menyelesaikan project itu.


Dentum-dentum penuh mengiramakan simfoni tak mengelak kalau senyum terus terbit sangat manis.


Iya, sama² kak, aku jga ngucapin terimakasih bnyk krna kakak udh ngeluangin waktunya buat kita semua, smngt trs kak, fokus buat kuliahnya, nanti jgn lpa kabarin klo karya² kita d project thn ini sudah dibukukan..


Bahagia bisa memeluk ukhuwah dari mereka.


Penawar terbaik setelah Harris J pamit tak kembali dengan ekspresi manis adalah JJS yang excited dalam berkarya.


🪐🪐🪐


Yey! Akhirnya sakit bertambah hampir sebulan yak. Akhir-akhir ini Adinda hanya lemas, seperti tahu diagnosa penyakit itu, malaria tropika.


Tapi malas berobat selain mengandalkan obat paracetamol.


Tak bersemangat sekali apalagi project itu ketunda hampir sebulan juga.


Hah. Ingin sekali meminta Varinta yang mengerjakannya, tapi kasihan juga sahabatnya sibuk di padang.


Kemungkinan memakai waktu untuk istirahat total tanpa harus memberitahui Lefan dulu apalagi berimajinasi, semakin ngedrop nanti.


Seminggu kemudian ..


Gadis aksara sudah mulai kembali membuka project itu lalu mengambil secarik kertas pun pulpen, kedua bola mata melirik ke arah layar laptop, menuliskan nama-nama yang ngirim karya ada berapa orang.


Wah. Masya allah, tabarakallah, antusias JJS tidak main-main. Damage-nya luar biasa!


Dan semakin buat Adinda lembur bagai kuda, karena harus revisi supaya naik produksi tidak ada diksi lepek ketika dibaca.


Ah, ada sebuah ide untuk mengemas kado walau tahu antologi itu belum bisa terkejar di dua mei, seenggaknya Harris J insyaallah lihat postingannya nanti di instagram.


Beberapa jam kemudian ..


Sudah jadi, setelah perulangan ngerekam suara sendiri cukup mengundang rasa sebal juga sih.



Ada begitu banyak musikalisasi yang tercipta tapi memilih untuk beberapa saja untuk di tag ke akun Harris J.


Ruas-ruas sesak itu kembali terbit lagi, setelah lihat ada sebagian di notice Harris J, hanya doodle dan vidio birthdays.


Dasar..bikin cemburu dan marah kah?! Gusar Adinda dalam batin.


Kenapa masih belum respon lewat chat atau telpon? Yang seperti biasa lihat status whatsapp gadis aksara, mendapati timbal balik ramah pun bersimfoni manis.


Apa karena suara Adinda tidak bagus, maka dari itu melewatkan notice darinya?


Ih, tidak mungkinlah! Sudah jelas kalau sahabat rambut mie london masih marah.


Trus..persoalan kolaborasi yang sudah di bicarakan saat di rumah sakit, apakah hanya menenangkan perasaannya saja, gitu?!


Hm. Menarik napas panjang lalu membuangnya dengan sabar, walau tahu rasa amarah sudah mengepung-ngepung dada.

__ADS_1


Semoga dengan puisi terkirim ke chatroom sahabat rambut mie london menyebalkan, menarik perhatiannya ..


Puisi tentang Dua Mei


Harris Jung..


Kisah apa yang harus saya mulai?


Jika mimpi sebatas lupa


Ketika novelku dilayani luka


Perjuangan lewat aksara


Tak pernah diberikan penghargaan


Luka..


Dia dengan seenaknya buatku tertatih


Oleh pintu asa sekedar sesaat


Puisi tentang dua mei..


Ini bukan tentang nimpi gagalku


Melainkan balon berharga


Yang sedang kau nikmati, Harris J.


Yah..


Puisi tentang dua mei


Di mana Harris J dapatkan lauk pelangi


Buat sarapannya lebih bermakna dan berarti


Dua mei..


Menceritakan kisah bahagiamu


Menyambut balon asa


Lalu menggenggam penuh hangat.


Usai menuliskan puisi itu dan sudah dikirim, masih belum di read oleh Harris J.


Uh, bikin apa lagi sih anak bule menyebalkan igu di london?! Kenapa tidak respon seenggaknya satu atau kata kek, kan sudah janji tidak buat gadis itu bermain dengan nestapa lagi lewat puisi.


Oh, apakah sedang merayakan birthdays bersama teman-teman di london yang lebih mengasikan dibanding dengan sosok sahabat merepotkan, tak istimewa, menyusahkan seperti dirinya kah?


Beberapa menit berada dengan asumsi sendiri, melihat salah satu JJS memposting vidio kalau Harris J mendapati kejutan di kafe london oleh teman cowoknya lalu dirayakan dengan bahagia.


Pantas tidak balas chat, sudah lupa ternyata dengan sahabat aksaranya yang sering kali dicetuskan i proud of you, Din.


Getir-getir itu pun tercetak lewat ekspresi.


Patah tak memiliki harap lagi selain bayang-bayang memoar sikap ramah milik sahabat rambut mie london lewat bola mata aksara.


Kado berupa capcake puisi pun musikalisasi sudah tak istimewa lagi. []

__ADS_1


__ADS_2