
"Ada apa sih Kek?" tanya Erick kepada kakek Harold.
"Kalian itu loh dari mana saja? dari tadi kok dipanggil tidak menyahut?" tanya kakek Harold yang membuat Erick sedikit kebingungan saat akan menjawabnya.
"Aduh kakek ini menganggu saja." jawab Viorella sembari tersenyum malu.
"Benarkah?" tanya si kakek yang malah semakin menggoda.
DEG..
Erick langsung tersentak, pria itu melotot tajam kepada Viorella yang sudah berada di belakangnya.
"Makanya pakaian Erick berantakan banget ya?" tanya kakek Harold.
"Hehehe...," Viorella tersenyum sembari memeluk Erick dari belakang hingga membuat Erick terkejut dan langsung menatap Viorella.
DEG..
DEG...
seketika jantung Erick berdebar kencang ketika dia mendapatkan perlakuan seperti itu dari Viorella.
"O..., baguslah." jawab kakek Harold yang kemudian pergi sambil tersenyum.
"Kami mandi dulu kek!" seru Viorella.
Terasa tubuh Erick membeku seperti balok batu bata yang tidak bergerak sama sekali, pria itu benar-benar terkejut saat Viorella memeluk dirinya. Erick bukanlah pria yang mudah dekat dengan seorang wanita apalagi mendapatkan perlakuan seperti itu. tentu saja pria itu kalang kabut dan benar-benar bertingkah tidak karuan.
"Kenapa kamu diam seperti ini? kamu keenakan ya?" tanya Viorella yang kemudian masuk ke dalam kamar. Sedangkan Erick tentu saja pria itu menyentuh dada jantungnya yang berdebar begitu kencang.
"Dasar wanita tidak tahu diri, Sudah berapa kali dia membuat jantungku ini hampir lepas. dia itu punya otak Nggak sih, dia sudah dua kali membuat aku seperti itu, dia ini sebenarnya lahir dari makhluk seperti apa sih?" gerutu Erick yang menatap kepergian Viorella.
"Cepat Tutup pintunya!" teriak Viorella yang membuat Erick langsung menutup pintunya kemudian menatap Isterinya itu.
"Ngapain kamu berdiri di situ?" tanya Viorella.
"Tentu saja aku mau melihat kamu masuk ke mana, soalnya aku mau mandi aku mau membersihkan diri." jawab Erick.
"Ya udah mandi aja setelah itu aku yang akan mandi." jawab Viorella.
"Kenapa kamu tidak mandi dulu? kenapa harus aku?" tanya Erick.
"Kalau aku yang mandi dulu nanti kamu akan mengintipku." jawab Viorella yang membuat Erick melotot kepada wanita itu.
"Hati-hati nanti matamu jatuh." ucap Viorella.
"Kamu itu ya kenapa kamu tiba-tiba harus memeluk aku?" tanya Erick yang sedikit marah.
__ADS_1
"Seharusnya yang marah itu Aku Bukan kamu, yang merasa dirugikan tuh Aku bukannya kamu. kenapa kamu yang marah-marah?" tanya Viorella dengan begitu santai hingga membuat Erick malah semakin emosi.
"Dasar wanita aneh." ucap Erick yang kemudian masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Viorella dia nampak menyandarkan di tubuhnya di sofa panjang yang ada di kamar itu.
BIP...
Viorella melihat ponselnya.
"Papamu mencarimu seperti orang gila." pesan Jos.
"Benarkah?" tanya Viorella.
"Tentu, apalagi ketika mereka tahu kalau kamu pergi jalan-jalan." jawab Erick.
"Hahaha..., tolong kamu buat sesuatu yang luar biasa, aku mau pria itu semakin gila. kelihatannya adik tiriku yang kurang ajar itu mulai melirik suamiku." ucap Viorella.
"Benarkah?" tanya Jos.
"Tentu saja." Viorella yang terus berselancar Di ponselnya.
Tak berselang lama terlihat Erick keluar dari kamar mandi sembari menatap istrinya yang sedang menatap ponsel tersebut.
"Cepat mandi sana." pinta Erick.
"Sebentar." jawab Viorella.
"Memangnya kamu sedang main ponsel sama siapa?" tanya Erick.
"Cepat mandi, nanti kakek ke sini sambil teriak-teriak." ucap Erick yang membuat Viorella langsung masuk ke kamar mandi. tatapan mata Erick menatap ponsel Viorella yang tergeletak di atas sofa. pria itu menatap ponsel istrinya dan benar wanita itu sedang membalas pesan dari Jos.
Sesaat kemudian Erick mengirim pesan kepada jos dan mencari tahu mengenai apa yang dia minta kemarin.
"Bagaimana tugasmu, Jos?" tanya Erick.
"Semua sudah saya kerjakan, Tuan." jawab Jos.
"Oh ya, tolong kamu Cari tahu mengenai pulau yang di datangi oleh kakek Viorella sebelum pria itu menghilang." ucap Erick.
"Memangnya ada apa, Tuan?" tanya Erick.
"Kamu Cari tahu mengenai tempat itu, setelah itu kamu beritahu aku karena aku mungkin berada di tempat yang tidak jauh dari tempat hilangnya kakek istriku." jawab Erick.
"Baiklah kalau begitu, Tuan. saya akan segera mencari tahu mengenai pulau itu." Jos yang kemudian mematikan ponselnya.
Sebenarnya Erick benar-benar penasaran dengan sosok Davin yang dikatakan oleh Jos, sesaat kemudian pria itu menggunakan ponselnya untuk mencari tahu mengenai informasi pengusaha bernama Davin.
"Sebenarnya seperti apa wajah pria itu." ucap Erick yang kemudian menemukan profil Davin. tatapan mata Erick menatap foto tersebut, pria itu nampak menyimpan foto itu sebagai identitas pria yang harus dijaga jaraknya agar tidak terlalu dekat dengan istrinya.
__ADS_1
"Jadi pria ini yang bernama Davin, dia saudara tiri Viorella." ucap Erick yang kemudian terus mencari tahu mengenai pria itu. terlihat Erick tersenyum Setelah dia mendapatkan informasi itu.
"Kalau dia mau melawanku dia akan kalah, dari segi kekayaan,l Aku masih menang, dari segi sebagai seorang pengusaha aku juga masih menang. umur kami sama tapi aku tidak akan membiarkan pria itu mencoba untuk mendekati wanita yang sudah aku jadikan istri itu." ucap Erik yang terus berselancar di ponselnya. pria itu tidak menyadari kalau Viorella sudah keluar dari kamar mandi.
Langkah kaki Viorella mendekati Erick.
"Kamu sedang lihat apa sih, Kok serius banget?" tanya Viorella yang membuat Erick langsung mematikan ponselnya.
"Kamu ini ngagetin aja sih." ucap Erick.
"Jangan-jangan kamu melihat video porno ya?" tanya Viorella yang membuat Erick mencibir kan bibirnya.
"Aku bukan pria seperti itu, Jadi jangan pernah berpikir kalau aku akan melakukannya." jawab Erick.
"Kamu tahu, sebenarnya itu aku meragukanmu sebagai seorang pria atau tidak. kamu itu bisa menyukai wanita nggak sih?" tanya Viorella yang membuat Erick wajahnya langsung merah.
"Dasar tidak tahu diri, aku ini benar-benar pria. Apa kamu mau melihat milikku?" tanya Erick yang membuat Viorella mencibir.
"Ya sudah kalau begitu Aku mau melihat milikmu." jawab Viorella yang kemudian malah wanita itu membuka baju mandi yang dia pakai.
"Kamu mau apa?!" Erik yang benar-benar sudah kebingungan.
"Kamu bereaksi nggak kalau kamu melihat aku bugil tanpa pakaian!" tanya Viorella yang kemudian langsung membuka handuk mandinya hingga membuat Erick langsung menutup matanya.
"Kamu gila ya, tentu saja aku masih suka wanita tapi bukan seperti ini!" seru Erick yang membuat Viorella malah tersenyum.
"Mau lihat nggak tubuhku seksi loh." ucap Viorella yang membuat Erick memalingkan wajahnya.
"Dasar, kalau kamu pria sejati kamu pasti suka melihat pemandangan seperti ini." ucap Viorella yang membuat Erik langsung marah sembari menatap Viorella dengan kesal. ketika Erik menatap Viorella Ternyata wanita itu sudah mengenakan pakaian.
"Dasar tidak tahu diri, kamu membohongiku ya?" tanya Erick yang membuat Viorella malah tertawa terbahak-bahak.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
__ADS_1
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir