
"Hihihi..., makan hati sendiri ini orang." ucap Peter dalam hati.
"Ada apa kamu senyum-senyum sendiri seperti itu?" tanya Jos kepada Peter.
"Kamu mau melihat drama menarik nggak?" tanya Peter.
"Drama apa?" tanya Jos kembali.
"Yang pastinya drama sangat luar biasa." jawab Erick.
Jos tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Peter, sesaat kemudian pria itu menatap kemana arah tatapan mata Pieter.
"Jadi drama pria itu ya?" tanya Jos.
"Tentu saja, kita akan lihat bagaimana pria itu cemburu karena kedatangan para rival cintanya." ucap Peter.
Terlihat Romy sudah bersama dengan Viorella, Erick menatap dua orang itu dengan tatapan mata yang begitu kesal.
"Beraninya wanita itu tersenyum begitu bahagia dengan pria itu." ucap Erick yang dari tadi menatap Viorella dan Romy.
"Acara pembukaan bengkel ini sangat luar biasa." ucap Romy.
"Tentu saja, tempat ini akan menjadi tempat yang sangat ramai." jawab kakek Harold.
"Oya, bagaimana dengan hadiah kecil yang aku kirim kemarin?" tanya Romy.
"Hadiah yang anda berikan kemarin sangat bagus, tuan." jawab Viorella.
"Kalung seperti itu aku juga bisa membuatkan." gerutu Erick dalam hati.
"Ada apa bos?" tanya Peter.
"Lebih baik ku kalian pergi dari sini, Kalian malah membuatku kesal." jawab Erick yang terlihat benar-benar kesal saat Peter dan Jos mendekatinya tanpa mengatakan apapun.
Jos langsung menarik tangan peter dan menjauh dari Erick.
"Biarkan pria itu merasakan kekesalannya sendiri." bisik Jos yang membuat Peter menganggukkan kepalanya.
Senyum yang begitu menawan terus ditunjukkan oleh Viorella kepada Romy, namun sesaat kemudian ada seorang tamu yang membuat Erick semakin merasakan api yang membakar dirinya.
__ADS_1
"Jesselyn." Panggil Davin yang juga berada di tempat itu.
Viorella menoleh menatap Davin, wanita itu langsung kesal ketika melihat Papa dan ibu tiri serta adik tirinya itu.
"Ngapain kutu rambut ada di sini." ucap Viorella ketika melihat papa dan keluarga barunya.
Sekitar beberapa menit kemudian
wanita itu langsung pergi meninggalkan keluarganya yang sangat senang berakting itu.
"Kamu mau ke mana, Viorella?" tanya kakek Harold.
"Aku mau jalan-jalan sebentar, kek." jawab Viorella.
Davin tersenyum, niat hati ia ingin mendekati Viorella namun Erick langsung menarik tangan Isterinya.
"Kelihatannya para penggemarmu datang semuanya." ucap Erick.
"Kamu mengatakan hal itu apa kamu cemburu?" tanya Viorella kembali sembari tersenyum kepada suaminya tersebut.
"Ngapain juga aku cemburu." jawab Erick.
"Aku nggak bakalan jatuh cinta sama cewek sepertimu." Erik yang terus menyangkal perasaannya.
"Ya kalau tidak cinta yang tidak apa-apa sih, Ngapain juga harus marah. lagian siapa sih yang mencintaimu, kamu itu pria sok banget sih." perdebatan dua orang itu dilihat oleh Davin ataupun Romy. kedua pria itu dapat melihat kalau Erick memiliki perasaan kepada Viorella.
"Seandainya pun kalau kamu jatuh cinta kepadaku pasti aku akan menolak kamu." ucap Viorella.
"Maksudmu?" Erik yang terkejut.
"Ya tentu saja aku pasti menolakmu, lagian siapa sih yang mau jatuh cinta sama pria seperti kamu. udah licik tidak bertanggung jawab, pelit lagi." Viorella yang terus menyindir Erick.
"Lagian siapa yang kamu bilang pelit, aku tidak pelit." sangkal Erick.
"Kalau tidak pelit kamu tidak akan mungkin memberikan aku perhiasan yang tidak mahal itu. seharusnya walaupun kita menikah kontrak dan aku ini istri bayaranmu.., Coba Kamu hargai aku sedikit. kasih perhiasan mahal kek, jadi nanti kalau kita pisa itu bisa aku jadikan kenang-kenangan." Viorella benar-benar menunjukkan kekesalannya.
"Lagian aku tidak mungkin mau memberikan kamu barang mahal, enak banget aku beri kamu barang mahal. setelah aku beli barang mahal pasti nanti kamu kabur sama pria lain."
"Ya tentu saja aku kabur dengan pria lain, punya suami kok pelit, yang aku butuhkan itu suami yang tidak pelit. suami yang baik dan bisa memanjakanku." Viorella yang menekan perkataannya. setelah mengatakan itu wanita itu akhirnya Pergi.
__ADS_1
"Kelihatannya Bos benar-benar jatuh cinta sama wanita itu." ucap Peter.
"Tentu saja pria itu jatuh cinta sama Viorella, aku sudah pernah bilang kalau sampai wanita itu tidak bisa membuatnya jatuh cinta pasti semua yang aku katakan itu tidak berguna. tapi aku bisa menjamin pria itu tidak akan melepaskan wanita itu begitu saja." jawab Jos.
Kedua orang itu terus memperhatikan Erick dengan semua tingkah konyolnya.
"Kamu mau ke mana?" tanya Erick.
"Tentu saja aku mau melihat para pekerja, Memangnya mau apa." jawab kesal Viorella.
Tanpa mengatakan apapun kembali Erick terus mengikuti Viorela kemanapun dia pergi.
Apa yang dilakukan oleh pria itu membuat Davin ataupun Romy tidak bisa mendekati Viorella kembali.
"Ngapain sih ngikutin aku terus?" Viorella yang menghentikan langkah kakinya.
"Memangnya aku tidak boleh mengikutimu? ini kan kakiku, mau kemanapun itu terserah aku." jawab Erick.
"Dasar pria alien, kamu selalu saja membuat orang lain kesal!!" bentak Viorella yang kemudian pergi.
Hari itu adalah acara pembukaan bengkel yang paling besar, apalagi di bengkel itu ada tempat merakit motor ataupun mobil pesanan.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
__ADS_1
- Isteri bayaran tuan Presdir