ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR

ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR
JUAL MAHAL AJA SUSAH


__ADS_3

"Hahaha....," tawa kakek Harold.


"Kok tuan besar tertawa sih?" tanya Peter.


"Aku suka dengan drama ini." jawab Kakek Harold.


"Kakek dan cucu sama saja." guman Peter dalam hati.


PERUSAHAAN FREDERICK


"Aaaaa!!!" teriak Erick.


TUT..


suara interkom


"Ada apa?" tanya Erick.


"Tuan, ada tuan Romy yang ingin bertemu dengan anda." jawab sekertaris.


"Heh..., suruh dia masuk." pinta Erick.


"Selamat pagi, Erick." sapa Romy.


"Selamat pagi, tuan Romy." jawab Erick.


"Kelihatannya kamu sedang sibuk ya?" tanya Romy.


"Tidak juga, tuan. memangnya ada apa Anda kemari tanya Erick kepada Romy.


"Aku kemari tentu saja ada urusan." jawab Erick.


"Apakah ada sesuatu yang bisa saya bantu?" tanya Erick kembali.


"Aku ingin memesan sebuah gelang." jawab Romy.


"Gelang?" tanya Erick yang sedikit penasaran.


"Iya, aku ingin memesan sebuah gelang dan jam tangan yang bertahtakan berlian dan batu safir." jawab Romy.


DEG..


setelah mendengar perkataan Romi tentu saja Erik langsung berpikir mengenai apa yang diminta oleh pria itu, seketika pikiran Erick tertuju kepada istrinya.


"Dasar pria Gila kurang ajar, dia ingin memesan perhiasan untuk seseorang. jangan-jangan dia akan memberikan perhiasan itu untuk istriku." guman Erick dalam hati.

__ADS_1


"Ada apa Erick, Apakah ada sesuatu?" tanya Romy kepada Erick.


"Tidak tuan, tidak ada." jawab Erick.


"Oh ya, Bisakah aku memesan seperti yang aku minta? aku ingin kamu mendesain seperti yang aku inginkan." ucap Romy.


"Memangnya Tuan ingin memesan gelang dan jam tangan itu seperti apa?" tanya Erick yang kemudian mengambil selembar kertas putih dan mulai membuat desain untuk Romi.


"Aku ingin gelang itu sebesar jari kelingking ku kemudian ada ornamen lukisan seperti kaligrafi Cina, serta beberapa ornamen bunga sakura." jawab Romy.


Erick benar-benar sangat kesal dengan semua yang dikatakan oleh pria yang ada di depannya itu, tidak seharusnya pria itu mengatakan hal seperti itu.


"Apakah hanya itu saja, Tuan Romy?" tanya Erick.


"Ya, aku ingin jam tangan itu mempunyai keunikan. satu jam tangan couple dan satunya jam tangan khusus wanita." jawab Romy yang membuat Erick langsung menghentikan pergerakan tangannya dan menatap pria itu.


"Jam tangan couple?" tanya Erick.


"Iya, aku ingin kamu mendesain sama jam tangan itu. namun harus ada sedikit perbedaan, Aku ingin hadiah itu membuat dia mengerti Kalau Aku memiliki perasaan padanya." jawab Romy dengan begitu lugasnya. entah pria itu ingin mempertegas perkataannya kepada Erick atau pria itu ingin mengatakan perasaannya kepada Viorella.


Romy ingin mempertegas semua yang dia lakukan di hadapan Erik, pria itu ingin menunjukkan Bagaimana cintanya kepada wanita yang sudah bersuami tersebut.


DEG...


DEG...


"Baiklah kalau begitu, aku akan kembali dulu." ucap Romy.


Tak ada jawaban yang di ucapkan oleh Erick, pria itu benar sangat kesal setelah mendengar perkataan yang diucapkan oleh Romy.


"Pria ini benar-benar ingin berperang denganku." kesal Erick.


SATU JAM KEMUDIAN


BENGKEL MY ANGEL


"Ada apa?" tanya Viorella.


"Aku mau merenovasi mobil ini, Tapi sayangnya kita harus membongkar beberapa bagian mesin ini." jawab Jos.


"Apakah ada masalah yang serius? kalau ada masalah serius bongkar seluruhnya saja." Viorella yang kemudian melihat mobil yang sedang diperbaiki oleh Jos.


"Sebenarnya tidak terlalu parah, tapi ada sesuatu yang membuat mobil ini tidak bisa hidup." Jos yang kemudian membuka beberapa bagian mesin mobil.


Seorang pria nampak menatap seorang wanita muda yang terlihat begitu lincah, bahkan begitu pandai mengotak-atik mesin. rambut panjangnya dikuncir ke atas kemudian diikat.

__ADS_1


"Dia memang benar-benar wanita spesial." ucap Erik tanpa sengaja. ketika pria itu tersenyum ada beberapa pria yang juga tersenyum melihat Viorella yang sedang membenarkan beberapa mobil mereka.


"Para pria ini tahu tidak kalau aku ini suaminya, berani sekali mereka menatap wanita yang sudah bersuami. mereka ini punya etika nggak sih." Erik yang terus-menerus menggerutu tidak karuan.


"Apa sedang kau lakukan di sini?" tanya Viorella kepada Erick.


Viorella terkejut ketika melihat suaminya itu sudah ada di bengkelnya.


"Memangnya aku tidak boleh kemari?" tanya Erick balik.


"Ya boleh saja sih." jawab Viorella.


"Kamu sedang apa?" tanya Erick.


"Sudah tahu memperbaiki mobil." jawab Viorella. dengan segera Erick membuka pakaian kerjanya, pria itu menaruh jas yang dia pakai di salah satu meja yang ada di ruangan tersebut.


"Kamu mau apa?" tanya Viorella.


"Kamu istirahatlah dahulu, Kamu makanlah karena Aku sudah membawakan beberapa makanan." ucap Erick.


"Setiap hari kamu membawakan aku makanan, apa kamu mulai khawatir padaku?" tanya Viorella yang kemudian menunjukkan senyumnya.


"Aku memberikan kamu makanan itu Jangan dianggap kalau aku mempunyai perasaan padamu." cibir Erick.


"Ngomong iya saja kok susah, kamu itu memang pria jual mahal. jual mahal itu sangat susah jadi jangan sok jual mahal." Viorella yang kemudian menunjuk Erick dengan salah satu peralatan bengkel.


"Sudah sudah cepat kita makan dulu, aku sudah membawa banyak makanan." ucap Erick yang membuat Jos langsung menoleh.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat


- Gairah terlarang

__ADS_1


- Isteri bayaran tuan Presdir


__ADS_2